Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Imunisasi-Vaksin Paling Efektif bagi Kesehatan

Imunisasi-Vaksin Paling Efektif bagi Kesehatan

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
  • visibility 1.135
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“IMUNISASI melalui vaksin, terbukti sebagai pendekatan kesehatan masyarakat yang paling efektif. Dengan kata lain telah terbukti juga bahwa tanpa vaksin dan program imunisasi manusia tidak bisa menang perang melawan virus”. Demikian, antara lain dikemukakan dr. Jane Soepardi, konsultan Imunisasi dan Pengawasan untuk Lembaga Pencegahan dan Pengendalian Penyakit CDC Atlanta kantor Indonesia.
Kunci sukses untuk membebaskan Indonesia dari polio menurut dr. Jane adalah dukungan dari jajaran pemerintah yang memiliki keinginan kuat untuk menghapus virus ini dari Indonesia. Selain itu dukungan sumber daya tenaga kesehatan dan logistik yang cukup juga membantu Indonesia terbebas polio. “Tidak kalah penting, komunikasi dengan masyarakat melalui berbagai media terlaksana dengan baik sehingga imunisasi dengan vaksin yang sesuai, mampu diterima dan terbukti sebagai pendekatan kesehatan yang efektif”.
Lebih lanjut, dr Jane berpesan bagi masyarakat yang belum yakin akan efektivitas vaksin. “Membuat vaksin jauh lebih sulit dan syaratnya lebih berat daripada membuat obat. Karena vaksin untuk orang yang masih sehat, sedangkan obat untuk orang yang sudah sakit. Oleh karena itu, syarat utama bagi vaksin adalah keamanannya. Target pemberian vaksin adalah, agar orang sehat tetap sehat dan menjadi kebal terhadap vaksin tertentu”.
Imunisasi, menurutnya, sangat penting untuk membentuk daya tahan tubuh dalam melawan penyakit tertentu yang merupakan bagian dari upaya mencegah lebih baik daripada mengobati. Imunisasi merupakan interfensi kesehatan masyarakat yang spesifik dan efektif dari segi biaya.
Salah satu upaya imunisasi yang massif yang pernah dilakukan pemerintah adalah program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) dimulai pada tahun 1995. PIN saat itu merupakan program untuk mengeradikasi virus polio.
“Pemberian vaksin oral polio pada 1995-1997 diberikan pada siapa saja, tanpa memandang seseorang itu sudah diberikan vaksin polio secara rutin atau belum. Bagi yang telah mendapat imunisasi polio rutin, maka pemberian kembali vaksin polio akan memperkebal daya tahan tubuhnya. Mereka yang belum mendapat vaksin polio, maka bisa dikatakan mendapatkan imunisasi dasar”, terang dr. I Nyoman Kandun MPH, Penasihat Field Epidemiology Training Program (FETP), dalam acara Dialog Produktif bertema Belajar dari Sukses PIN Polio, yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Selasa (17/11). Dokter Nyoman dan Dokter Jane Soperdi menjadi narasumber dalam kegiatan ini.
PIN saat itu, lanjut dr Nyoman, bertujuan untuk mengeradikasi polio di Indonesia. Masyarakat perlu mengetahui tahap-tahap penanganan penyakit menular, yaitu mengontrol, mengeliminasi dan mengeradikasi.
“Mengontrol adalah menekan insiden penyakit menular. Sedangkan mengeliminasi adalah menekan hingga angka yang sangat rendah, bisa sampai nol, tapi virusnya tidak hilang. Mengeradikasi artinya, di samping kita bisa menekan penularan sampai nol, virusnya juga bisa hilang. Seperti misalnya cacar yang tidak ditemukan lagi adanya virus cacar sehingga kita bisa dikatakan mengeradikasi cacar”, terang dr Nyoman.
Cakupan imunisasi rutin polio yang dimulai dari 1995, sempat menurun akibat terdampak krisis multi dimensi pada periode 1998-2002. Pada 2002 baru pemerintah melakukan PIN kembali. Pada 2005 virus polio liar (wild polio virus) teridentifikasi di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat. “Penanganan virus polio di Cidahu sebenarnya telah dilakukan dalam tindakan cepat yang dikenal sebagai sub PIN, supaya virus polio liar yang masuk Cidahu tidak menyebar. Tapi virus tersebut menyebar ke Sumatra dan wilayah lainnya,” jelas dr. Nyoman.
Pemerintah kemudian menetapkannya sebagai KLB dan kembali menjalankan PIN. Hasilnya, polio kembali sukses diberantas pada 2006. Kemudian pada 2014, label bebas polio diberikan WHO kepada Indonesia. “Sampai saat ini tidak ditemukan lagi penderita polio yang disebabkan virus polio liar. Jadi apa yang bisa dilakukan untuk meminimalisir penyebaran virus? Cakupan imunisasi harus setinggi-tingginya, bila perlu 100 persen”, terang dr Nyoman.
Selain itu, dari sudut pandang investasi kesehatan, dr Nyoman mengatakan, “Imunisasi merupakan investasi masa depan bagi anak Indonesia. Dengan dibekali imunisasi yang melindungi mereka dari penyakit menular, maka anak Indonesia bisa tumbuh sehat secara fisik dan mental. Dengan begitu, anak Indonesia bisa tumbuh sehat dan cerdas”, tutupnya.(**)sir

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Hujan, Bupati Muba Ajak Warga Bersihkan Drainase dari Sampah Plastik

    Musim Hujan, Bupati Muba Ajak Warga Bersihkan Drainase dari Sampah Plastik

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.199
    • 0Komentar

    MUSIM hujan penghujan sudah dimulai, dikhawatirkan warga akan dihadapkan pada permasalahan banjir. Namun, antisipasi agar persoalan banjir tidak terjadi telah dilakukan Bupati Muba Dodi Reza dengan salah satunya memastikan drainase bagus dan tidak ada sampah plastik yang menumpuk di selokan. Pantauan di lokasi, tampak Bupati Muba Dodi Reza mengecek satu persatu drainase di Kota Sekayu guna […]

  • Grand Opening Uniqlo Palembang Langsung Diserbu Pengunjung

    Grand Opening Uniqlo Palembang Langsung Diserbu Pengunjung

    • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.191
    • 0Komentar

    TEPAT jam 09.00 WIB pagi ratusan pengunjung sudah memadati Mall Palembang Icon. Dengan menerapkan protokol kesehatan ratusan orang mengantri di depan store Uniqlo yang resmi membuka gerainya yang ke-36 Kamis (11/3/2021). Brand pakaian asal Jepang itu memberikan promo berupa harga spesial serta membagikan beberapa hadiah menarik lainnya seperti tumbler, serta voucher yang dapat di tukar […]

  • Wagub Sampaikan Penjelasan Terhadap 9 Raperda Provinsi Sumsel, Apa Saja Raperda Yang Disampaikan

    Wagub Sampaikan Penjelasan Terhadap 9 Raperda Provinsi Sumsel, Apa Saja Raperda Yang Disampaikan

    • calendar_month Senin, 10 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.815
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya menyampaikan penjelasan terhadap 9 Rancangan Peraturan Daerah, Pada Rapat Paripurna XXX (30) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumsel. Kegiatan itu dilakukan di Ruang Rapat Paripurna Provinsi Sumsel,  Senin (10/5), dan Rapat Paripurna di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj. R.A. Anita Noeringhati. Dalam penyampaiannya, Wakil Gubernur […]

  • Kian Manjakan Warga dengan Digitalisasi Adminduk

    Kian Manjakan Warga dengan Digitalisasi Adminduk

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel melaunching layanan kependudukan online mandiri dari rumah bisa (Lakon Mandira), Senin, (12/4/21). Tujuannya untuk membahagiakan warga OKI dengan cara mendekatkan serta memudahkan layanan kependudukan kepada masyarakat. Kepala Dinas Kependudukan & Catatan Sipil Kabupaten OKI,  H. Hendri, SH. MM mengatakan pihaknya terus melakukan beragam inovasi untuk memudahkan masyarakat yang […]

  • Nah Teler Bank Curi Uang Nasabah Rp1,2 Miliar, Polda Riau Langsung Melakukan Penangkapan

    Nah Teler Bank Curi Uang Nasabah Rp1,2 Miliar, Polda Riau Langsung Melakukan Penangkapan

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 583
    • 0Komentar

    HN (29) kini harus berurusan dengan Kepolisian Daerah Ria (Polda Riau). Pasalnya HN tertangkap tangan melakukan pencurian uang nasabah Bank BRI sebesar Rp1.264.000.000. HN sendiri merupakan seorang pegawai BUMN yakni seorang teller Bank BRI di kota Dumai. Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menjelaskan tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku ini digunakan untuk membayar […]

  • Diajak Gabung di Koalisi Indonesia Adil Makmur, Yenny Wahid : Masih Istikharah

    Diajak Gabung di Koalisi Indonesia Adil Makmur, Yenny Wahid : Masih Istikharah

    • calendar_month Kamis, 20 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 749
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Presiden RI-4, Alm. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid mengaku masih istikharah atau memohon petunjuk pada Allah SWT terkait sikap politiknya di Pilpres 2019. Apakah ia akan kut bergabung dengan Koalisi Indonesia Adil Makmur dari pasangan calon presiden- wakil presiden, Prabowo-Sandi atau Jokowi – Ma’ruf. “Saya belum mengamini, masih momohon petunjuk Allah […]

expand_less
WordPress Archive Kozi – Elementor Fashion Store WordPress Theme KRAFTY – Construction & Industry Elementor Template Kit Krakatau – Mountain & Hiking Elementor Template Kit Kraken Automatic Post Editor Plugin for WordPress Kramic – Pottery & Ceramic Store WooCommerce Elementor Template Kit Krativa – Creative & Digital Agency Services Elementor Template Kit Kreate – Modern Creative Agency WordPress Theme Kreatifa – Creative Digital Agency Elementor Template Kit Kredok – Car Showroom Elementor Template Kit Kristo – Modern Magazine WordPress Theme