Jumat, 14 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Setahun Ratu Dewa, Dari Klaim Data ke Uji Lapangan

Setahun Ratu Dewa, Dari Klaim Data ke Uji Lapangan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SETAHUN memimpin Palembang, Wali Kota Ratu Dewa memaparkan capaian pembangunan. Pertumbuhan ekonomi meningkat, angka kemiskinan menurun, inflasi terkendali, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masuk kategori sangat tinggi, dan tingkat pengangguran terbuka berkurang.

Secara data, arah pembangunan terlihat positif, namun ukuran utama tidak berhenti pada angka, melainkan sejauh mana dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 yang digelar Kamis (2/4/2026) menjadi titik uji arah tersebut. Forum ini bukan hanya agenda tahunan, tetapi ruang evaluasi dan penajaman kebijakan. Pemerintah kota memanfaatkan Musrenbang untuk menyelaraskan program sekaligus memastikan perencanaan ke depan tidak melenceng dari kebutuhan riil di lapangan.

Dalam sambutannya, Ratu Dewa menegaskan pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada aspek fisik. Ia mendorong penguatan sumber daya manusia, keberlanjutan lingkungan, dan peningkatan ekonomi masyarakat. Pernyataan ini menandai pergeseran pendekatan, dari pembangunan berbasis infrastruktur menuju pembangunan yang lebih menyentuh kualitas hidup.

Namun, perubahan pendekatan tidak otomatis menghasilkan perubahan dampak. Pembangunan fisik relatif mudah diukur karena terlihat secara langsung.

Sebaliknya, peningkatan kualitas hidup masyarakat memerlukan waktu, konsistensi kebijakan, serta distribusi program yang tepat sasaran. Tanpa itu, capaian hanya akan berhenti pada laporan administratif.

Data makro yang disampaikan pemerintah kota perlu dibaca secara lebih kritis. Pertumbuhan ekonomi tidak selalu mencerminkan pemerataan. Penurunan angka kemiskinan belum tentu menggambarkan kondisi seluruh kelompok masyarakat. IPM yang tinggi juga bersifat agregat dan tidak selalu mencerminkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan di semua wilayah.

Karena itu, Musrenbang menjadi instrumen penting untuk mengoreksi arah pembangunan. Forum ini mempertemukan pemerintah daerah, provinsi, serta perwakilan kementerian guna menyusun prioritas yang lebih terarah.

Kepala Bappeda Kota Palembang, Korlena, menyampaikan  fokus pembangunan ke depan mencakup pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, layanan kesehatan, dan akses pendidikan.

Empat sektor itu menunjukkan tantangan pembangunan masih bersifat mendasar. Artinya, capaian yang ada belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan struktural.

Pemerintah masih perlu memastikan setiap program yang dirancang benar-benar menjangkau kelompok yang membutuhkan, bukan hanya memperkuat indikator di tingkat atas.

Peluang baru

Tema pembangunan 2027 yang diusung, yaitu percepatan pertumbuhan ekonomi dan investasi melalui penguatan daya saing daerah, mengarah pada strategi yang lebih agresif. Pemerintah kota ingin mendorong investasi sebagai motor pertumbuhan. Strategi ini dinilai penting untuk mempercepat pergerakan ekonomi dan membuka peluang baru.

Namun, peningkatan investasi juga membawa konsekuensi. Tanpa kesiapan tenaga kerja lokal, penguatan regulasi, dan perlindungan terhadap pelaku usaha kecil, manfaat ekonomi berpotensi tidak merata.

Dalam kondisi tersebut, pertumbuhan hanya akan terkonsentrasi pada sektor tertentu tanpa memberikan efek luas bagi masyarakat.

Selain itu, efektivitas Musrenbang sangat bergantung pada kualitas partisipasi publik. Selama ini, forum perencanaan sering dipandang sebagai formalitas administratif.

Padahal, keberhasilan Musrenbang ditentukan oleh sejauh mana aspirasi masyarakat benar-benar masuk dalam dokumen kebijakan dan diimplementasikan secara nyata.

Pemerintah kota mendorong peserta untuk menyampaikan ide dan gagasan. Tantangan berikutnya adalah memastikan usulan tersebut tidak berhenti sebagai catatan.

Diperlukan mekanisme seleksi, pengawalan, dan evaluasi yang jelas agar partisipasi publik memiliki dampak konkret terhadap kebijakan.

Evaluasi satu tahun kepemimpinan menjadi momentum penting untuk membaca capaian secara objektif. Data yang disampaikan dapat menjadi dasar perencanaan. Namun uji utama tetap berada di lapangan, pada kondisi yang dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Pembangunan tidak berhenti pada laporan kinerja atau indikator statistik. Ukurannya lebih sederhana dan konkret, apakah layanan publik membaik, biaya hidup lebih terkendali, dan peluang kerja semakin terbuka. Jika indikator tersebut belum terasa luas, maka perencanaan perlu dikoreksi.

Musrenbang RKPD 2027 menjadi langkah awal untuk memastikan arah pembangunan tidak hanya tepat dalam perencanaan, tetapi juga efektif dalam pelaksanaan.

Dari forum ini, klaim berbasis data mulai diuji secara nyata. Hasilnya tidak ditentukan oleh angka yang disampaikan hari ini, melainkan  sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan dampaknya dalam waktu ke depan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pontensi Menjajikan, Menteri KP Menargetkan NTT dan NTB Jadi Andalan Budidaya Nasional

    Pontensi Menjajikan, Menteri KP Menargetkan NTT dan NTB Jadi Andalan Budidaya Nasional

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 976
    • 0Komentar

    MENTERI Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di sektor kelautan dan perikanan. Sebagai bentuk keseriusannya, Trenggono mengunjungi lokasi Keramba Jaring Apung (KJA) di Pulau Semau, Kabupaten Kupang yang menjadi pilot project kegiatan budidaya ikan kerapu dan kakap […]

  • Harno – Finda Ajak Simpatisan Kirim Al –Fatihah untuk Alm.Romi Herton

    Harno – Finda Ajak Simpatisan Kirim Al –Fatihah untuk Alm.Romi Herton

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.479
    • 0Komentar

    “Terakhir bertemu dengan Almarhum, tetap menitipkan pesan yang sama pada kami berdua,”

  • Lakalantas di OKI, 1 Tewas, 2 Luka Serius

    Lakalantas di OKI, 1 Tewas, 2 Luka Serius

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.245
    • 0Komentar

    TIGA orang anak yang masih di bawah umur asal Desa Talang Pangeran Kecamatan Teluk Gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengalami kecelakaan lalulintas (lakalantas) tunggal, hingga salah satu diantaranya meninggal dunia di lokasi kejadian, Minggu (24/11/2019) sore. Tragedi naas tersebut terjadi sekitar pukul 16.01 WIB di Jalan Singadekane (Pahlawan) Kecamatan Kayuagung OKI. Dimana sepeda motor Yamaha Mio […]

  • 14.000 Pelajar Ikutin Try Out Akbar, Ini Pesan Gubernur Sumsel

    14.000 Pelajar Ikutin Try Out Akbar, Ini Pesan Gubernur Sumsel

    • calendar_month Minggu, 3 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 906
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –  Sebanyak 14.000 pelajar dari berbagai sekolah di Palembang terlihat beramai-ramai memenuhi gedung Sport and Convention Center (PSCC) untuk mengikuti Try Out [TO] akbar, di Sabtu pagi, kemarin. Mereka terlihat sangat ceria, sanda gurau pun terlihat dari masing-masing pelajar. Sebelum memasuki gedung PSCC itu, para pelajar yang berasal dari  berbagai sekolah tampak berkelompok […]

  • Berkat Dukungan Semua Pihak,  KKP Catat Kinerja Positif Triwulan I

    Berkat Dukungan Semua Pihak, KKP Catat Kinerja Positif Triwulan I

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 602
    • 0Komentar

    MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono berhasil membawa sektor kelautan dan perikanan mencatatkan kinerja positif pada triwulan I 2022 karena alami peningkatan.ll Neraca perdagangan produk perikanan mengalami surplus sebesar USD1,39 miliar, sekaligus naik 21,78% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. “Tentu ini kabar baik di momen Lebaran, karena ini menunjukkan kinerja ekspor yang meningkat […]

  • Langkah Strategis Untuk Jaga Ketahanan Pangan

    Langkah Strategis Untuk Jaga Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.305
    • 0Komentar

    MESKI ditengah pandemi covid 19, Pemerintah provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus berupaya untuk tetap menjaga ketersediaan termasuk stabilisasi pasokan dan harga komoditas pangan. Mengingat ketersediaan dan ketahanan pangan adalah faktor yang paling utama untuk keberlangsungan hidup seluruh masyarakat. Hal tersebut disampaikan langsung Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar, usai mengikuti Rapat tim ketahanan pangan […]

expand_less
WordPress Archive Lemars – Personal Blog WordPress Theme Lemon | A Clean and Smooth WooCommerce WordPress Theme Lensa – Camera & Photography Equipment Store Elementor Template Kit Lenze – Portfolio Photography HTML Template Leonard Shop – Responsive WooCommerce WordPress Theme Leonas – Blog & Magazine Elementor Template Kit Leonas – Magazine and Blog WordPress Theme Leopard – WordPress Offload Media Leprechaun – Home Repair Elementor Template Kit Lestin – Directory Listing WordPress Theme