Rabu, 4 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Setahun Ratu Dewa, Dari Klaim Data ke Uji Lapangan

Setahun Ratu Dewa, Dari Klaim Data ke Uji Lapangan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 220
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SETAHUN memimpin Palembang, Wali Kota Ratu Dewa memaparkan capaian pembangunan. Pertumbuhan ekonomi meningkat, angka kemiskinan menurun, inflasi terkendali, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masuk kategori sangat tinggi, dan tingkat pengangguran terbuka berkurang.

Secara data, arah pembangunan terlihat positif, namun ukuran utama tidak berhenti pada angka, melainkan sejauh mana dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 yang digelar Kamis (2/4/2026) menjadi titik uji arah tersebut. Forum ini bukan hanya agenda tahunan, tetapi ruang evaluasi dan penajaman kebijakan. Pemerintah kota memanfaatkan Musrenbang untuk menyelaraskan program sekaligus memastikan perencanaan ke depan tidak melenceng dari kebutuhan riil di lapangan.

Dalam sambutannya, Ratu Dewa menegaskan pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada aspek fisik. Ia mendorong penguatan sumber daya manusia, keberlanjutan lingkungan, dan peningkatan ekonomi masyarakat. Pernyataan ini menandai pergeseran pendekatan, dari pembangunan berbasis infrastruktur menuju pembangunan yang lebih menyentuh kualitas hidup.

Namun, perubahan pendekatan tidak otomatis menghasilkan perubahan dampak. Pembangunan fisik relatif mudah diukur karena terlihat secara langsung.

Sebaliknya, peningkatan kualitas hidup masyarakat memerlukan waktu, konsistensi kebijakan, serta distribusi program yang tepat sasaran. Tanpa itu, capaian hanya akan berhenti pada laporan administratif.

Data makro yang disampaikan pemerintah kota perlu dibaca secara lebih kritis. Pertumbuhan ekonomi tidak selalu mencerminkan pemerataan. Penurunan angka kemiskinan belum tentu menggambarkan kondisi seluruh kelompok masyarakat. IPM yang tinggi juga bersifat agregat dan tidak selalu mencerminkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan di semua wilayah.

Karena itu, Musrenbang menjadi instrumen penting untuk mengoreksi arah pembangunan. Forum ini mempertemukan pemerintah daerah, provinsi, serta perwakilan kementerian guna menyusun prioritas yang lebih terarah.

Kepala Bappeda Kota Palembang, Korlena, menyampaikan  fokus pembangunan ke depan mencakup pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, layanan kesehatan, dan akses pendidikan.

Empat sektor itu menunjukkan tantangan pembangunan masih bersifat mendasar. Artinya, capaian yang ada belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan struktural.

Pemerintah masih perlu memastikan setiap program yang dirancang benar-benar menjangkau kelompok yang membutuhkan, bukan hanya memperkuat indikator di tingkat atas.

Peluang baru

Tema pembangunan 2027 yang diusung, yaitu percepatan pertumbuhan ekonomi dan investasi melalui penguatan daya saing daerah, mengarah pada strategi yang lebih agresif. Pemerintah kota ingin mendorong investasi sebagai motor pertumbuhan. Strategi ini dinilai penting untuk mempercepat pergerakan ekonomi dan membuka peluang baru.

Namun, peningkatan investasi juga membawa konsekuensi. Tanpa kesiapan tenaga kerja lokal, penguatan regulasi, dan perlindungan terhadap pelaku usaha kecil, manfaat ekonomi berpotensi tidak merata.

Dalam kondisi tersebut, pertumbuhan hanya akan terkonsentrasi pada sektor tertentu tanpa memberikan efek luas bagi masyarakat.

Selain itu, efektivitas Musrenbang sangat bergantung pada kualitas partisipasi publik. Selama ini, forum perencanaan sering dipandang sebagai formalitas administratif.

Padahal, keberhasilan Musrenbang ditentukan oleh sejauh mana aspirasi masyarakat benar-benar masuk dalam dokumen kebijakan dan diimplementasikan secara nyata.

Pemerintah kota mendorong peserta untuk menyampaikan ide dan gagasan. Tantangan berikutnya adalah memastikan usulan tersebut tidak berhenti sebagai catatan.

Diperlukan mekanisme seleksi, pengawalan, dan evaluasi yang jelas agar partisipasi publik memiliki dampak konkret terhadap kebijakan.

Evaluasi satu tahun kepemimpinan menjadi momentum penting untuk membaca capaian secara objektif. Data yang disampaikan dapat menjadi dasar perencanaan. Namun uji utama tetap berada di lapangan, pada kondisi yang dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Pembangunan tidak berhenti pada laporan kinerja atau indikator statistik. Ukurannya lebih sederhana dan konkret, apakah layanan publik membaik, biaya hidup lebih terkendali, dan peluang kerja semakin terbuka. Jika indikator tersebut belum terasa luas, maka perencanaan perlu dikoreksi.

Musrenbang RKPD 2027 menjadi langkah awal untuk memastikan arah pembangunan tidak hanya tepat dalam perencanaan, tetapi juga efektif dalam pelaksanaan.

Dari forum ini, klaim berbasis data mulai diuji secara nyata. Hasilnya tidak ditentukan oleh angka yang disampaikan hari ini, melainkan  sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan dampaknya dalam waktu ke depan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Kreativitas Generasi Milenial, BTN Dukung Islamic Nexgen Fest 2019

    Dorong Kreativitas Generasi Milenial, BTN Dukung Islamic Nexgen Fest 2019

    • calendar_month Selasa, 29 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.924
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Bandung – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mendukung program yang diinisiasi Kementerian BUMN Republik Indonesia dalam Islamic Nexgen Fest 2019 sebagai upaya mendorong kreativitas anak muda generasi milenial Zaman now. Direktur Utama Bank BTN, Maryono, mengatakan dalam Islamic Nexgen Fest tersebut para muslim milenial akan bersaing dalam tiga jenis kompetisi berbeda […]

  • Indonesian Cultural Night 2023, Ini Asa dari Dewan Kota Malmo Swedia

    Indonesian Cultural Night 2023, Ini Asa dari Dewan Kota Malmo Swedia

    • calendar_month Selasa, 31 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.532
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Malmö, Swedia – KBRI Stockholm hadir kembali dengan Indonesian Cultural Night 2023 yang digelar di Folk Mat & Möten, Kota Malmö, Swedia (27/10). Acara tahunan ini diselenggarakan sebagai ajang untuk mempromosikan kebudayaan dan pariwisata Indonesia kepada masyarakat Swedia dan juga warga asing lainnya yang berdomisili di Swedia. Indonesian Cultural Night 2023 dihadiri oleh 200 […]

  • Viral Pernikahan Bocah SD dengan SMP, Polres dan Pemkab Muba Lakukan Ini

    Viral Pernikahan Bocah SD dengan SMP, Polres dan Pemkab Muba Lakukan Ini

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 938
    • 0Komentar

    TERKAIT adanya berita Pernikahan sepasang bocah asal Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ramai dibahas di media sosial Instagram. Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Muba bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Muba akan segera mengkonfirmasi kebenaran akan berita tersebut. Demikian disampaikan Kepala DPPPA Muba, Dewi Kartika SE MSi saat dimintai […]

  • Inilah Komisioner KPU Palembang Periode 2019-2024 Yang Dilantik

    Inilah Komisioner KPU Palembang Periode 2019-2024 Yang Dilantik

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.963
    • 0Komentar

    KOMISI  Pemilihan (KPU) RI, melantik lima komisioner KPU Palembang periode 2019-2024. Kelimanya merupakan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap lima komisioner KPU Palembang sebelumnya yang dipecat KPU RI, karena melakukan pidana pemilu. Ke limanya yaitu, Kurniawan SE, Kurniawan SPd, Munawaroh, S.Sos, Syawaludin, Muhammad Joni. Dimana pelantikan dilaksakan di Jakarta, Jumat (6/12/2019). Menurut Ketua KPU Sumsel Kelly […]

  • Inovasi LAKON MANDIRA KABOKI Punya OKI Berhasil Sebagai TOP Inovasi

    Inovasi LAKON MANDIRA KABOKI Punya OKI Berhasil Sebagai TOP Inovasi

    • calendar_month Rabu, 7 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.306
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, OKI – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DUKCAPIL) Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui Inovasi LAKON MANDIRA KABOKI (Layanan kependudukan online mandiri dari rumah bisa) berhasil keluar sebagai TOP INOVASI pada Penganugerahan Pemenang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di lingkungan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten/kota Se- Provinsi Sumatera Selatan di Aula Bina Praja, […]

  • Apakah Anak-Anak Wajib #PakaiMasker ?

    Apakah Anak-Anak Wajib #PakaiMasker ?

    • calendar_month Jumat, 25 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.199
    • 0Komentar

    #PakaiMasker memang harus disiplin dilakukan oleh semua orang. Akan tetapi, untuk anak-anak ada pengecualian. Anak bisa tidak wajib #PakaiMasker untuk situasi tertentu: masih balita, berada di rumah, ada kebutuhan khusus, dan aktivitas fisik. Yuk tonton videonya dan ikuti rekomendasi dari WHO terkait Anak dan Masker lebih lengkap di http://s.id/masker-dan-anak.[***] Covid19.go.id  

expand_less
WordPress Archive Lemars – Personal Blog WordPress Theme Lemon | A Clean and Smooth WooCommerce WordPress Theme Lensa – Camera & Photography Equipment Store Elementor Template Kit Lenze – Portfolio Photography HTML Template Leonard Shop – Responsive WooCommerce WordPress Theme Leonas – Blog & Magazine Elementor Template Kit Leonas – Magazine and Blog WordPress Theme Leopard – WordPress Offload Media Leprechaun – Home Repair Elementor Template Kit Lestin – Directory Listing WordPress Theme