Rabu, 12 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Ebola Belum Jadi Pandemi, Tapi Dunia Sudah Siaga, Ini Sebenarnya Ditakuti WHO

Ebola Belum Jadi Pandemi, Tapi Dunia Sudah Siaga, Ini Sebenarnya Ditakuti WHO

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUNIA kembali dibuat waspada oleh munculnya wabah Ebola di Afrika Tengah. Meski jumlah kasusnya belum sebesar pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu, Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization sudah menetapkan status Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) pada 17 Mei 2026.

Keputusan itu langsung membuat banyak negara meningkatkan kewaspadaan, termasuk Indonesia.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memastikan hingga kini belum ditemukan kasus Ebola di Indonesia. Namun, pengawasan di berbagai pintu masuk negara mulai diperketat untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran virus dari luar negeri, terutama dari wilayah terdampak di Afrika.

Banyak masyarakat bertanya-tanya, kenapa dunia begitu siaga padahal wabah Ebola saat ini belum dikategorikan sebagai pandemi? Pertanyaan itu muncul karena publik masih memiliki ingatan kuat terhadap Covid-19 yang awalnya juga dianggap kasus lokal sebelum akhirnya menyebar ke seluruh dunia.

WHO menetapkan status darurat global bukan semata-mata karena jumlah kasus Ebola yang besar, melainkan karena tingkat kematian virus ini sangat tinggi dan penyebarannya berpotensi meluas lintas negara.

Selain itu, kondisi fasilitas kesehatan di sejumlah wilayah terdampak dinilai masih terbatas sehingga risiko pengendalian wabah menjadi lebih sulit.

Berdasarkan data terbaru, wabah Ebola yang terjadi di Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo disebabkan oleh strain Bundibugyo Virus Disease atau BVD. Hingga pertengahan Mei 2026, tercatat ratusan kasus suspek dengan puluhan kematian. Tingkat fatalitasnya mencapai lebih dari 30 persen, jauh lebih tinggi dibanding banyak penyakit menular lain.

Inilah yang sebenarnya membuat dunia khawatir. Ebola memang tidak menyebar secepat Covid-19 melalui udara bebas, tetapi virus ini dikenal sangat mematikan ketika berhasil menginfeksi manusia. Dalam beberapa wabah sebelumnya, tingkat kematian Ebola bahkan bisa mencapai sekitar 50 persen.

Selain itu, mobilitas manusia modern menjadi tantangan besar dalam pengendalian wabah. Perjalanan internasional yang semakin cepat membuat virus berpotensi berpindah negara hanya dalam hitungan jam melalui penumpang pesawat, terutama jika ada kasus yang belum terdeteksi.

Situasi inilah yang membuat pemerintah Indonesia mulai memperketat pengawasan di bandara dan pelabuhan internasional. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik

Pantau ebola

Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan wabah Ebola secara global sambil memperkuat sistem kewaspadaan nasional.

Petugas kesehatan kini disiagakan di berbagai pintu masuk negara untuk melakukan skrining terhadap pelaku perjalanan, terutama yang datang dari negara terdampak seperti Republik Demokratik Kongo dan Uganda. Pemerintah juga menyiapkan prosedur rujukan ke rumah sakit apabila ditemukan penumpang dengan gejala yang mengarah pada Ebola.

Seluruh laporan pengawasan dari pintu masuk negara akan dipantau selama 24 jam melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons serta pusat operasi darurat kesehatan nasional. Kapasitas laboratorium juga disiapkan untuk mendukung deteksi cepat apabila sewaktu-waktu ditemukan kasus suspek.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap Ebola, Kemenkes meminta masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. Dalam beberapa hari terakhir, berbagai unggahan lama mengenai Ebola kembali beredar di media sosial dan memicu kepanikan publik.

Padahal hingga saat ini belum ada laporan kasus Ebola di Indonesia. Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang namun tidak lengah. Edukasi dinilai menjadi langkah penting agar masyarakat memahami cara penularan dan gejala penyakit ini secara benar.

Virus Ebola menular melalui kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, atau benda yang telah terkontaminasi oleh manusia maupun hewan yang terinfeksi. Virus dapat masuk melalui kulit yang terluka atau selaput lendir seperti mata, hidung, dan mulut.

Gejala Ebola biasanya muncul mendadak dengan masa inkubasi antara dua hingga 21 hari. Penderitanya dapat mengalami demam tinggi, tubuh lemas, nyeri otot, sakit kepala, muntah, diare, hingga perdarahan pada kondisi yang lebih berat.

Karena belum tersedia pengobatan spesifik yang digunakan secara luas, pencegahan menjadi langkah paling penting dalam menghadapi Ebola. Pemerintah mengimbau masyarakat kembali memperkuat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS sebagai perlindungan dasar dari berbagai penyakit menular.

Kebiasaan sederhana seperti rajin mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker saat sakit, serta menerapkan etika batuk dan bersin yang benar dinilai tetap efektif mengurangi risiko penularan penyakit. Masyarakat juga diingatkan untuk menghindari kontak langsung dengan orang atau hewan yang sakit.

Kemenkes turut memberikan perhatian khusus kepada warga yang baru pulang dari negara terdampak Ebola. Mereka diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam atau gejala mencurigakan dalam waktu 21 hari setelah perjalanan.

Pelajaran besar dari pandemi Covid-19 membuat banyak negara kini memilih bergerak lebih cepat sebelum wabah meluas. Dunia mungkin belum menghadapi pandemi Ebola, tetapi alarm kewaspadaan sudah lebih dulu dibunyikan agar penyebaran virus mematikan ini tidak berkembang menjadi ancaman global yang lebih besar.(***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Palembang Book Party#31,[Ketika Warga Palembang Membaca, Menatap, Lalu Terkena Serangan Sastra Mendadak]

    Palembang Book Party#31,[Ketika Warga Palembang Membaca, Menatap, Lalu Terkena Serangan Sastra Mendadak]

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 975
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di tengah hiruk-pikuk Palembang yang kalau sore macetnya bisa bikin kita sempat merenung soal masa depan, ternyata ada satu acara yang bikin hati adem dan otak waras, yakni Palembang Book Party ke-31. Namun jangan bayangkan ini kayak pesta ultah anak tetangga yang isinya balon dan kue tart. Karena ini lebih dari sekadar kumpul-kumpul, […]

  • Pempek, Songket & Obrolan Santai dengan Kepala Daerah di Stand Palembang ICE

    Pempek, Songket & Obrolan Santai dengan Kepala Daerah di Stand Palembang ICE

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 832
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Palembang bukan cuma dikenal dengan Jembatan Ampera dan Sungai Musi-nya yang legendaris. Kini, kota yang terletak di Sumatera Selatan ini memperkenalkan sisi lain dalam Indonesia City Expo (ICE) yang tengah digelar di Grand City, Surabaya. Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam membawa kabar gembira lewat stand yang penuh […]

  • Penghematan, foodpanda &TADA Teken MOU Kemitraan Strategis di Asia

    Penghematan, foodpanda &TADA Teken MOU Kemitraan Strategis di Asia

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.920
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,SINGAPURA – foodpanda, jaringan pengiriman makanan dan bahan makanan terbesar di Asia di luar Tiongkok, telah menjalin kemitraan strategis dengan TADA, platform ride hailing berbasis blockchain, untuk memperkenalkan manfaat pengguna baru bagi pelanggan di Asia, dimulai dengan Singapura dan Kamboja.Sebagai bagian dari kemitraan, pengguna foodpanda dan TADA dapat menikmati penghematan, potongan harga, dan langganan program loyalitas […]

  • “Galaxy AI, Si Asisten Pintar Baca Kebiasaan Anda”

    “Galaxy AI, Si Asisten Pintar Baca Kebiasaan Anda”

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    MISALNYA pagi-pagi Anda bangun, mata masih ngantuk, kopi belum nyala, tapi HP Anda sudah setel alarm cadangan, layar menyesuaikan brightness, dan playlist favorit Anda mulai menyala. Serius, ini bukan film fiksi ilmiah, ini Galaxy AI Samsung. Awas lho, teknologi ini bisa lebih cerdas dari tetangga yang kepo tapi suka pura-pura nggak tahu. Sejak resmi diluncurkan […]

  • Bupati Muba Hadiri Forum Musrenbangnas 2019 dan RKP 2020

    Bupati Muba Hadiri Forum Musrenbangnas 2019 dan RKP 2020

    • calendar_month Kamis, 9 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 836
    • 0Komentar

    Jakarta – Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menghadiri  secara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2019 di Shangri-La Hotel, Jakarta, Kamis (9/5/2019). Acara  penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2020 bertema  Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Berkualitas.  Presiden Joko Widodo langsung memimpin pembahasan ini dengan peserta beberapa pimpinan lembaga negara diantaranya Ketua DPR Bambang Soesatyo, […]

  • Luar Biasa, Gubernur Gowes Sepeda 40 Km ke Sungsang

    Luar Biasa, Gubernur Gowes Sepeda 40 Km ke Sungsang

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 914
    • 0Komentar

    DINI Hari weekend-nya, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengisi agendanya dengan gowes sepeda  bersamaan memeriahkan HUT ke 74 Kodam II Sriwijaya. Gowes yang mengambil rute Makodam di  Kota Palembang hingga Tanjung Api-api sepanjang 73 Km tersebut juga melibatkan Forkopimda diantaranya Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan. Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto dan ratusan  peserta […]

expand_less
WordPress Archive Invested – Venture Capital & Investment WordPress Theme Investex – Corporate & Accounting Theme Investment – Business & Financial Advisor WordPress Theme Investmoon – Finance & Investment Manager Elementor Template Kit INVIA Responsive Corporate WP Theme Invoice Pdf WooCommerce Invoices – Laravel Invoice Management System – Accounting & Billing Management Invoicing Pro Jetpack CRX Addon Iodova – Single Property Real Estate WordPress Theme iOne | Minimal WooCommerce Theme