Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Skor Tinggi, Celah Korupsi Masih Mengintai Layanan

Skor Tinggi, Celah Korupsi Masih Mengintai Layanan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Melalui digitalisasi, setiap proses layanan bisa tercatat, terukur, dan diawasi.”

KALIMAT  itu bukan hanya penjelasan teknis. Ia seperti garis pembatas mana layanan yang bersih, mana yang masih menyisakan celah. Dari situlah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menaruh tekanan, selama proses belum sepenuhnya terdigitalisasi, ruang abu-abu itu belum benar-benar tertutup.

Di Sumatera Selatan (Sumsel), upaya menutup celah tersebut sudah berjalan. Pemerintah provinsi mulai mendorong layanan publik beralih dari pola manual ke sistem digital yang lebih transparan dan terintegrasi.

Langkah ini ditegaskan Sekretaris Daerah Sumsel, Edward Candra, saat rapat bersama KPK dalam rangka monitoring Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), Rabu (6/5/2026).

Bagi pemerintah daerah, digitalisasi bukan lagi pilihan tambahan.

Ia menjadi strategi utama untuk mempercepat layanan sekaligus mempersempit ruang penyimpangan.

Bahkan  semakin sedikit interaksi langsung, semakin kecil peluang negosiasi di luar sistem.

Namun, hasil evaluasi menunjukkan perjalanan itu belum sepenuhnya mulus.

Sementara di satu  lain, layanan administrasi kependudukan seperti akta kelahiran, Kartu Keluarga, dan KTP berhasil meraih nilai sempurna 100. Ini menandakan sistem sudah berjalan stabil, terstandar, dan memberi kepastian bagi masyarakat.

Warga di sektor ini mulai merasakan perubahan, proses lebih cepat, alur lebih jelas, dan hasil lebih pasti.

Selain itu sektor perizinan kesehatan termasuk Surat Izin Praktik tenaga kesehatan dan Sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (SPPIRT) mencatat nilai 80.

Angka ini tergolong baik, tetapi masih menyisakan pekerjaan rumah.

Sejumlah tahapan masih dilakukan secara manual. Integrasi sistem belum sepenuhnya berjalan, sehingga efisiensi layanan belum maksimal.

Kondisi serupa terlihat pada layanan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) yang meraih nilai 90.

Meski tinggi, evaluasi mencatat masih adanya proses verifikasi dokumen yang belum sepenuhnya memanfaatkan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).

Artinya, digitalisasi sudah dimulai, tetapi belum merata.

Secara keseluruhan, capaian layanan publik Sumsel dalam evaluasi Stranas PK berada di angka 71,74.

Nilai ini dinilai belum optimal karena masih ada pekerjaan yang belum selesai sepenuhnya, termasuk proyek yang masih dalam tahap pemeliharaan.

Jika ditarik ke realitas lapangan, kondisi ini menciptakan dua wajah layanan publik.

Sehingga ada layanan yang sudah serba digital cepat, efisien, dan minim kontak langsung dan bahkan masih ada layanan yang mengandalkan berkas fisik dan proses manual yang lebih panjang.

Perbedaan ini bukan hanya soal kenyamanan, dalam perspektif KPK, di sanalah potensi celah muncul.

Pondasi penting

Digitalisasi memungkinkan setiap proses tercatat secara sistematis.

Setiap langkah bisa dilacak, setiap keputusan bisa diawasi.

Sebaliknya, proses manual menyisakan ruang yang lebih longgar ruang yang, jika tidak diawasi ketat, bisa dimanfaatkan.

Oleh karena  itu, KPK menekankan  digitalisasi dan standardisasi layanan publik adalah fondasi penting dalam membangun birokrasi yang bersih dan profesional.

Edward Candra menambahkan pembenahan akan terus dilakukan secara bertahap.

Targetnya bukan sekadar memindahkan layanan ke platform digital, tetapi memastikan seluruh sistem terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pendekatan ini penting agar digitalisasi tidak berhenti sebagai formalitas, apalagi tanpa integrasi, layanan digital justru berisiko menciptakan lapisan baru tanpa benar-benar menyederhanakan proses.

Ke depan, tantangan terbesar bukan lagi memulai digitalisasi, melainkan mempercepat dan meratakannya.

Agar tidak ada lagi kesenjangan antara layanan yang sudah sepenuhnya online dan yang masih bergantung pada proses manual.

Agar masyarakat tidak perlu menebak mana yang bisa diakses dari rumah, mana yang tetap harus diurus langsung.

Dan yang paling penting, agar kepercayaan publik tidak hanya bertumpu pada angka capaian, tetapi juga pada pengalaman nyata saat mengakses layanan.

Sumsel sudah menunjukkan arah yang jelas. Beberapa sektor bahkan telah mencapai hasil maksimal.

Namun selama masih ada proses yang belum sepenuhnya digital, pesan KPK tetap relevan celah itu belum benar-benar tertutup. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BNN Tangkap Oknum DPRD Palembang Bawa Sabu Jumlah Besar

    BNN Tangkap Oknum DPRD Palembang Bawa Sabu Jumlah Besar

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.274
    • 0Komentar

    SATU oknum Anggota DPRD Kota Palembang berinisial D alias Dodon ditangkap bersama tiga rekannya oleh tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan BNN Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan (Sumsel) di sebuah rumah toko (ruko) yang berada di Jalan Riau, Puncak Sekuning, Ilir Barat (IB) I, Palembang, sekitar pukul 07.00 WIB, Selasa (22/9/2020) pagi. Penangkapan salah satu anggota […]

  • 3 Tips Produktif Pakai Galaxy Z Fold6 ala Content Creator Apiipp

    3 Tips Produktif Pakai Galaxy Z Fold6 ala Content Creator Apiipp

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    Produktivitas Apiipp sebagai seorang Content Creator yang semakin meningkat berkat kecanggihan Galaxy Z Fold6   Saat ini sudah bukan zamannya lagi kerja keras, tapi kerja cerdas. Sebagai generasi yang aktif dan produktif, para Milenial dan Gen Z sudah dikenal mahir memanfaatkan teknologi terlebih dalam menerapkan prinsip kerja “work smarter, not harder“. Berangkat dari pemahaman akan […]

  • Disdukcapil Muba Terbaik di Indonesia, Dirjen Puji Dodi  

    Disdukcapil Muba Terbaik di Indonesia, Dirjen Puji Dodi  

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 840
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Pelayanan publik di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus berbenah dan terus mengikuti perkembangan teknologi serta informasi. Dalam kesempatan meresmikan Gedung Loket Pelayanan Disdukcapil Muba, Rabu (20/3/2019). Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri RI Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh SH MH yang berkesempatan hadir langsung ke Muba memuji fasilitas dan pelayanan Kantor Disdukcapil Muba. […]

  • “An Evening of Indonesian Music and Dance” Ajak Penonton Thailand  Nikmati Keanekaragaman Seni dan Budaya Indonesia

    “An Evening of Indonesian Music and Dance” Ajak Penonton Thailand  Nikmati Keanekaragaman Seni dan Budaya Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.170
    • 0Komentar

    Bangkok, Thailand – “An Evening of Indonesian Music and Dance” mengajak penonton negara Thailand menikmati sebagian kecil dari ribuan keanekaragaman seni dan Budaya Indonesia Malam budaya Indonesia bertajuk “An Evening of Indonesian Music and Dance” pada 24 Mei 2023 itu diselenggarakan KBRI Bangkok pada 24 Mei 2023. Bertempat di auditorium Siam Society, acara tersebut digagas melalui kerja sama Perwakilan […]

  • Mesin Jahit Rumput Rekomendasi FIFA Tiba Di Bali, Erick Thohir Pastikan Semua Lapangan di Enam Stadion Utama Piala Dunia U20 Penuhi Persyaratan

    Mesin Jahit Rumput Rekomendasi FIFA Tiba Di Bali, Erick Thohir Pastikan Semua Lapangan di Enam Stadion Utama Piala Dunia U20 Penuhi Persyaratan

    • calendar_month Sabtu, 18 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.731
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  -Ketua Panitia Penyelenggara FIFA U-20 World Cup 2023 (LOC) Erick Thohir memastikan semua lapangan di enam stadion utama Piala Dunia U20 akan memenuhi persyaratan yang ditentukan. Erick menyatakan kedatangan mesin pitch stitching atau jahit rumput rekomendasi FIFA di Indonesia akan meningkatkan kualitas standar lapangan sehingga layak memanggungkan event nomor kedua terbesar FIFA tersebut. “Mesin […]

  • Geopark Ijen Target Pertahankan Green Card UNESCO, Revalidasi Digelar 3-7 Agustus 2026

    Geopark Ijen Target Pertahankan Green Card UNESCO, Revalidasi Digelar 3-7 Agustus 2026

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Geopark Ijen akan menjalani revalidasi UNESCO Global Geopark pada 3-7 Agustus 2026. Pemerintah menargetkan kawasan wisata unggulan di Jawa Timur itu kembali mempertahankan Green Card UNESCO sebagai bukti pengelolaan yang memenuhi standar internasional. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan proses revalidasi menjadi momentum memperkuat pengelolaan kawasan berbasis konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Momen ini […]

expand_less
WordPress Archive Remind review for WC Renata – WordPress Theme for SPA & Wellness Renev – Creative Digital Agency WordPress Theme Renewal | Plastic Surgery Clinic WordPress Theme Renix – Digital Agency & Creative Portfolio Elementor Theme Renovate - Construction Renovation WordPress Theme Renovate – Construction WordPress Theme Renovatio | Interior Design WordPress Theme Renovation – Construction Company Theme Renovation – Construction Company WordPress Theme