Senin, 26 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Siapkan Strategi, Pemerintah Penuhi Kebutuhan Oksigen dan Percepat Vaksinasi Covid-19 Berbasis Risiko

Siapkan Strategi, Pemerintah Penuhi Kebutuhan Oksigen dan Percepat Vaksinasi Covid-19 Berbasis Risiko

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
  • visibility 639
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebutkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan strategi dalam memenuhi peningkatan kebutuhan oksigen untuk para pasien Covid-19. Menurut Menkes, saat ini kebutuhan oksigen medis meningkat lebih dari lima kali lipat dibandingkan periode sebelum Lebaran tahun 2021.

“Kebutuhan oksigen kita sebelum Lebaran 400 ton per hari. Sekarang sudah naik menjadi 2.500 ton per hari. Kapasitas produksi di Indonesia 1.700 ton per hari, sehingga kita ada gap. Karena sama seperti obat, kenaikannya tinggi sekali,” ujar Menkes dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (26/07/2021).

Untuk mengatasi kekurangan oksigen tersebut, Menkes menjelaskan bahwa pemerintah berupaya mengadakan oksigen konsentrator, baik melalui jalur impor maupun dukungan dari negara-negara sahabat. Selanjutnya, oksigen konsentrator akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit dan tempat isolasi terpusat Covid-19 yang memerlukan.

“Setiap 1.000 oksigen konsentrator bisa memproduksi sekitar 20 ton oksigen per hari. Ini sudah ada donasi 17 ribu dan mulai berdatangan. Kita rencana sudah beli 20 ribu unit yang nanti akan kita distribusikan ke seluruh rumah sakit dengan tempat isolasi agar orang yang membutuhkan oksigen, yang positif, bisa menghirup oksigen yang dihasilkan oleh oksigen konsentrator ini,” jelas Budi.

Menkes menuturkan bahwa dengan memanfaatkan oksigen konsentrator, pemerintah telah mengurangi kebutuhan tabung oksigen besar, transportasi logistik, serta pabrik-pabrik oksigen berukuran besar.

“Jadi kita menghilangkan kebutuhan tabung yang besar-besar, kita menghilangkan kebutuhan transportasi logistik yang juga susah, kita juga menghilangkan kebutuhan pabrik-pabrik oksigen besar yang harus kita bangun dengan cepat,” lanjut Menkes.

Strategi lainnya yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan memanfaatkan kapasitas ekstra dari pabrik-pabrik industri yang memproduksi oksigen untuk menghasilkan cairan oksigen yang akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit.

“Kita dapat dengan memanfaatkan extra capacity dari pabrik-pabrik oksigen yang ada di Indonesia, maupun extra capacity dari pabrik industri lain yang memproduksi oksigen misalnya pabrik baja, smelter, nikel, kemudian juga pabrik pupuk, mereka juga memproduksi oksigen di dalam negeri, itu yang nanti akan kita tarik dan kita distribusikan ke seluruh provinsi,” ujarnya.

Menkes turut berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pemenuhan kebutuhan oksigen di Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih di sini karena banyak organisasi-organisasi sosial, banyak juga negara tetangga yang sudah membantu Indonesia untuk mengadakan oksigen,” ujar Menkes.

Terkait vaksinasi, pemerintah akan memberikan prioritas vaksinasi berbasis risiko. Menkes menjelaskan, pemerintah akan mengutamakan vaksinasi untuk provinsi-provinsi dengan kasus aktif tinggi, seperti Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Bali.

“Itu yang paling tinggi karena kemungkinan terkenannya juga banyak, masuk rumah sakitnya banyak, dan yang wafatnya juga paling banyak. Provinsi-provinsi itu otomatis akan mendapatkan prioritas,” lanjutnya.

Selain itu, pemerintah juga akan memprioritaskan vaksinasi kepada masyarakat dengan risiko tinggi, yaitu untuk para lanjut usia (lansia) dan masyarakat yang memiliki komorbid.

“Itu yang harus kita utamakan. Bukan berarti kita tidak mau suntik yang lain, tapi kalau kita lihat yang wafat di rumah sakit itu adalah orang-orang seperti itu. Kita lindungi mereka dahulu jadi kita berikan mereka,” tandasnya.Kominfo (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Amankan Nelayan Tangkap Penyu

    Polda Amankan Nelayan Tangkap Penyu

    • calendar_month Sabtu, 13 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 722
    • 0Komentar

    SEORANG nelayan di Kabupaten Flores Timur (Flotim), berinisial BDS (41), berhasil diamankan Direktorat Polairud (Ditpolairud) Polda NTT. BDS ditangkap karena diduga melakukan penangkapan terhadap Penyu di Pantai Oa. Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto, S.H., mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari personel Siintelair Subditgakkum Ditpolairud Polda NTT mendapatkan informasi dari masyarakat, adanya penangkapan […]

  • Lenovo Dinobatkan sebagai Digital Disruptor di Blue Yonder ICONic Customer Award 2023

    Lenovo Dinobatkan sebagai Digital Disruptor di Blue Yonder ICONic Customer Award 2023

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.070
    • 0Komentar

      Lenovo hari ini memenangkan kategori Digital Disruptor di Blue Yonder ICONic Customer Award 2023. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang mendorong batasan dan mendorong perubahan di seluruh organisasinya. Dengan menggunakan solusi perencanaan digital, Lenovo telah mencapai transformasi end-to-end dan gangguan digital. Hasilnya, Lenovo telah mendorong dampak terukur, menantang norma-norma tradisional, dan menciptakan cara-cara baru […]

  • Jangan Terkecoh Udara Palembang Hari Ini, Ternyata Tak Sehat

    Jangan Terkecoh Udara Palembang Hari Ini, Ternyata Tak Sehat

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Udara Palembang hari ini tampak kabur, tetapi kondisi kualitas udaranya justru perlu diwaspadai. Dua titik pemantauan BMKG di Palembang tercatat masuk kategori tidak sehat pada Senin (28/9/2026) dini hari. Data BMKG pukul 01.00 WIB menunjukkan konsentrasi PM2.5 di Musi 2 mencapai 83,4 mikrogram per meter kubik, sedangkan Talang Betutu berada di angka 73,3 […]

  • Sumsel Peroleh Hibah Aset dari Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR 

    Sumsel Peroleh Hibah Aset dari Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR 

    • calendar_month Jumat, 25 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.481
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar, menghadiri sekaligus melakukan penandatanganan Naskah dan Berita Acara Serah Terima Hibah Barang Milik Negara (BMN) dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI kepada Pemerintah Provinsi Sumsel (Pemprov Sumsel). Penandatanganan yang berlangsung kurang lebih […]

  • Wejangan Fitri Saat Menerima PMII Palembang

    Wejangan Fitri Saat Menerima PMII Palembang

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 879
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Wakil Walikota Palembang Fitri anti Agustina mengajak milenial perempuan di Palembang untuk cinta dan peduli terhadap lingkungan. Dirinya juga mengingatkan para milenial untuk bersama-sama menjaga serta memajukan Kota Palembang. Demikian disampaikannya saat audiensi pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Palembang, Kamis (28/3/2019), di Ruang Kerja Wakil Walikota Palembang. Audiensi dihadiri Ketua Pergerakan Mahasiswa […]

  • “Lowongan Kerja Muba Sepi, Ayam Mati di Lumbung Padi!”

    “Lowongan Kerja Muba Sepi, Ayam Mati di Lumbung Padi!”

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.358
    • 0Komentar

    KATA orang tua kita dulu, “kesempatan itu ibarat rezeki yang lewat di depan mata, kalau nggak cepat disambar, bisa diembat orang lain.” Nah, pepatah ini pas banget dengan kondisi rekrutmen tenaga kerja lokal di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Coba bayangkan, Disnakertrans Muba udah gandeng perusahaan gede PT Hindoli buat buka lowongan kerja dari tanggal 29 […]

expand_less
WordPress Archive Rouge – Makeup & Beauty Elementor Template Kit Roundex – Circular Portfolio WordPress Theme Rovex – Design Agency WordPress Theme Roxeen | Personal Lightweight WordPress Theme Royal Audio Player Royal Elementor Addons Pro (Non-Activated) Royal Event | Catering & Wedding Chef WordPress Theme Royal – Marketing, Landing WordPress Theme Royale – Creative WordPress Theme RoyalGold – A Luxury & Responsive Hotel or Resort Theme For WordPress