Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Siapkan Strategi, Pemerintah Penuhi Kebutuhan Oksigen dan Percepat Vaksinasi Covid-19 Berbasis Risiko

Siapkan Strategi, Pemerintah Penuhi Kebutuhan Oksigen dan Percepat Vaksinasi Covid-19 Berbasis Risiko

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
  • visibility 624
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebutkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan strategi dalam memenuhi peningkatan kebutuhan oksigen untuk para pasien Covid-19. Menurut Menkes, saat ini kebutuhan oksigen medis meningkat lebih dari lima kali lipat dibandingkan periode sebelum Lebaran tahun 2021.

“Kebutuhan oksigen kita sebelum Lebaran 400 ton per hari. Sekarang sudah naik menjadi 2.500 ton per hari. Kapasitas produksi di Indonesia 1.700 ton per hari, sehingga kita ada gap. Karena sama seperti obat, kenaikannya tinggi sekali,” ujar Menkes dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (26/07/2021).

Untuk mengatasi kekurangan oksigen tersebut, Menkes menjelaskan bahwa pemerintah berupaya mengadakan oksigen konsentrator, baik melalui jalur impor maupun dukungan dari negara-negara sahabat. Selanjutnya, oksigen konsentrator akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit dan tempat isolasi terpusat Covid-19 yang memerlukan.

“Setiap 1.000 oksigen konsentrator bisa memproduksi sekitar 20 ton oksigen per hari. Ini sudah ada donasi 17 ribu dan mulai berdatangan. Kita rencana sudah beli 20 ribu unit yang nanti akan kita distribusikan ke seluruh rumah sakit dengan tempat isolasi agar orang yang membutuhkan oksigen, yang positif, bisa menghirup oksigen yang dihasilkan oleh oksigen konsentrator ini,” jelas Budi.

Menkes menuturkan bahwa dengan memanfaatkan oksigen konsentrator, pemerintah telah mengurangi kebutuhan tabung oksigen besar, transportasi logistik, serta pabrik-pabrik oksigen berukuran besar.

“Jadi kita menghilangkan kebutuhan tabung yang besar-besar, kita menghilangkan kebutuhan transportasi logistik yang juga susah, kita juga menghilangkan kebutuhan pabrik-pabrik oksigen besar yang harus kita bangun dengan cepat,” lanjut Menkes.

Strategi lainnya yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan memanfaatkan kapasitas ekstra dari pabrik-pabrik industri yang memproduksi oksigen untuk menghasilkan cairan oksigen yang akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit.

“Kita dapat dengan memanfaatkan extra capacity dari pabrik-pabrik oksigen yang ada di Indonesia, maupun extra capacity dari pabrik industri lain yang memproduksi oksigen misalnya pabrik baja, smelter, nikel, kemudian juga pabrik pupuk, mereka juga memproduksi oksigen di dalam negeri, itu yang nanti akan kita tarik dan kita distribusikan ke seluruh provinsi,” ujarnya.

Menkes turut berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pemenuhan kebutuhan oksigen di Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih di sini karena banyak organisasi-organisasi sosial, banyak juga negara tetangga yang sudah membantu Indonesia untuk mengadakan oksigen,” ujar Menkes.

Terkait vaksinasi, pemerintah akan memberikan prioritas vaksinasi berbasis risiko. Menkes menjelaskan, pemerintah akan mengutamakan vaksinasi untuk provinsi-provinsi dengan kasus aktif tinggi, seperti Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Bali.

“Itu yang paling tinggi karena kemungkinan terkenannya juga banyak, masuk rumah sakitnya banyak, dan yang wafatnya juga paling banyak. Provinsi-provinsi itu otomatis akan mendapatkan prioritas,” lanjutnya.

Selain itu, pemerintah juga akan memprioritaskan vaksinasi kepada masyarakat dengan risiko tinggi, yaitu untuk para lanjut usia (lansia) dan masyarakat yang memiliki komorbid.

“Itu yang harus kita utamakan. Bukan berarti kita tidak mau suntik yang lain, tapi kalau kita lihat yang wafat di rumah sakit itu adalah orang-orang seperti itu. Kita lindungi mereka dahulu jadi kita berikan mereka,” tandasnya.Kominfo (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gurih Pedas, Resep Ikan Pedo Cabe Hijau Ala Bicik Moya

    Gurih Pedas, Resep Ikan Pedo Cabe Hijau Ala Bicik Moya

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.354
    • 0Komentar

    DI kampung, ada satu sosok yang jadi legenda dapur, yakni Bicik Moya, perempuan paruh baya dengan logat kocak dan tawa renyah ini terkenal bukan karena punya restoran mewah, melainkan karena tangannya ajaib, dari bahan sederhana, dia bisa bikin masakan yang bikin orang kota rela pulang kampung. Salah satu jurus andalannya adalah ikan pedo cabe hijau, […]

  • Tekan Pravalensi di Muba, Duta Cegah Stunting Tingkat Kecamatan di Lantik

    Tekan Pravalensi di Muba, Duta Cegah Stunting Tingkat Kecamatan di Lantik

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    KETUA Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Hj Thia Yufada Dodi Reza mengukuhkan Duta Cegah Stunting TP PKK tingkat Kecamatan se Kabupaten Muba bertempat di Auditorium Pemkab Muba, Jum’at (20/12/2019). Secara resmi sebanyak 15 Duta Cegah Stunting tingkat kecamatan, merupakan Ketua TP PKK di setiap kecamatan dalam Kabupaten Muba. Acara […]

  • Hibur Anak-Anak PAUD, Gub Sumsel Nyanyikan Lagu Ini

    Hibur Anak-Anak PAUD, Gub Sumsel Nyanyikan Lagu Ini

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 926
    • 0Komentar

    “Lisan-lisan yang baik begitu juga hati yang bersih bak kain putih kita tanamkan di dalam hati anak usia dini seperti (etika, perasaan saling menghargai) karena epicentrumnya berada di dalam hati,”

  • Dampak Ekonomi PON, Transaksi di Pameran UMKM PON Klaster Merauke Capai Rp82 Juta Perhari

    Dampak Ekonomi PON, Transaksi di Pameran UMKM PON Klaster Merauke Capai Rp82 Juta Perhari

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 727
    • 0Komentar

      SELAMA pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua terjadi transaksi jual beli di Pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Merauke mencapai Rp80 juta perhari. Dilansir dari InfoPublik.id, pameran UMKM dalam rangka menyukseskan PON Papua Klaster Merauke ini berlangsung mulai 5 sampai 16 Oktober 2021 di sepanjang jalan kantor Bupati Merauke yang melibatkan 164 […]

  • [TAWA TAPI TAHU] Sandal Jepit & Kita: Siapa yang Paling Jujur?

    [TAWA TAPI TAHU] Sandal Jepit & Kita: Siapa yang Paling Jujur?

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 894
    • 0Komentar

    DUNIA yang serba digital ini, di mana orang bisa ngedit foto jadi glowing, suara bisa di-autotune, dan status hati bisa berubah lebih cepat dari promo flash sale masih ada satu benda sederhana yang tetap apa adanya. Dia gak bisa bohong, gak bisa pura-pura kuat, gak bisa pasang filter.Namanya… mau tau semua kalian ? dia adalah […]

  • Pertamina Hulu Mahakam Ajak Pers Perangi Hoax

    Pertamina Hulu Mahakam Ajak Pers Perangi Hoax

    • calendar_month Jumat, 16 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.200
    • 0Komentar

    Belum diikuti pola pikir dan prilaku berselancar di media maya dengan cara-cara yang baik.

expand_less
WordPress Archive Rouge – Makeup & Beauty Elementor Template Kit Roundex – Circular Portfolio WordPress Theme Rovex – Design Agency WordPress Theme Roxeen | Personal Lightweight WordPress Theme Royal Audio Player Royal Elementor Addons Pro (Non-Activated) Royal Event | Catering & Wedding Chef WordPress Theme Royal – Marketing, Landing WordPress Theme Royale – Creative WordPress Theme RoyalGold – A Luxury & Responsive Hotel or Resort Theme For WordPress