Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » OKU Jadi Daerah Lumbung Pangan di Sumsel

OKU Jadi Daerah Lumbung Pangan di Sumsel

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2020
  • visibility 2.884
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERTANIAN merupakan salah satu sektor andalan di Sumsel. Sebab itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru gencar menggenjot pengembangan lahan pertanian sehingga sehingga produksi hasil pertanian di Sumsel terus meningkat. Hal itu juga dilakukan guna mewujudkan kembali cita-cita Sumsel sebagai lumbung pangan nasional.

“Keberhasilan pertanian di lahan yang ada irigasinya tentu itu hal biasa. Namun, jika Gubernur dan bupati serta pejabat pemerintahan datang ke lahan yang mungkin tidak dijagokan hasil pertaniannya, itu artinya daerah tersebut berpotensi dikembangkan menjadi lumbung pangan,” kata Herman Deru ketika melakukan Panen Perdana Padi Sawah MT.2020 di Desa Lontar Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten OKU.

Menurut HD, meskipun lahan pertanian di Desa Lontar Kecamatan Muara Jaya Kabupaten OKU bukan termasuk wilayah irigasi teknis, namun hasil pertanian daerah tersebut patut diacungi jempol. Sebab saat ini, para petani bisa diwilayah tersebut bisa melakukan panen dua kali.

“Kita menghargai komitmen para petani disini yang tetap bersemangat sehingga saat ini bisa melakukan panen dua kali dengan hasil 4 ton perhektar. Ini sudah cukup baik untuk sawah tadah hujan seperti ini,” tuturnya.

Diketahui, luas lahan pertanian di Kabupaten OKU sendiri yakni 3.387 hektar. Dimana saat ini, hasil panennya mampu mencukupi kebutuhan pangan di kabupaten tersebut.

Kendati luas lahannya tidak begitu luas, namun HD meyakini jika hasil pertanian di kabupaten OKU bisa ditingkatkan. Bahkan dengan semangat para petani serta dorongan pemerintah, kabupaten OKU bisa menjadi salah satu daerah lumbung pangan di Sumsel.

“Jangan kalah dengan sawah yang memiliki irigasi teknis. Sumsel ini berkomitmen untuk menjadi lumbung pangan nasional dan Kabupaten OKU harus juga berkontribusi. Jika lumbung pangan untuk daerahnya, OKU ini sudah melampauinya. Tinggal bagaimana agar bisa lebih ditingkatkan lagi semangat petani agar petani ini punya jiwa enterpreneur,” jelasnya.

Artinya, lanjut HD, para petani tidak boleh hanya menjadi buruh di lahannya sendiri. Untuk itu, Pemprov Sumsel membentuk pansel untuk di tahun 2021 dengan mengangkat 1000 Petugas Penyuluh Laoangan (PPL) yang akan di sebar ke seluruh kabupaten dan kota sampai ke desa-desa di Sumsel untuk memberikan edukasi kepada para petani.

“PPL ini akan sangat membantu petani sehingga petani sehingga tidak menjadi buruh di lahannya sendiri. Mereka (petani) harus memproduksi pertanian secara maksimal guna menunjang perekonomian keluarga dan menunjang program daerah. Sumsel harus menjadi lumbung pangan nasional dan menjadi andalan bukan hanya slogan, infrastrukturnya dan juga semua hal yang diperlukan petani harus dipenuhi,” paparnya.

Tidak hanya itu, HD pun memberikan bantuan bibit dan Alat Mesin Pertanian(Alsintan) kepada petani di Kabupaten OKU berupa 4 unit mesin pemotong padi, 6 unit pompa air 6 unit, 11 unit hand sprayer, 51 ton benih jagung 2020, dan 11 ton benih padi.

“Bantuan ini berupa bibit hingga alsintan agar pertanian disini meningkat sehingga tidak kalah dengan daerah lain. Ini juga sebagai bentuk dorongan kita supaya petani semakin bersemangat,” paparnya.

Diharapkannya, bantuan tersebut dapat dipergunakan untuk meningkatkan produksi pertanian. Terlebih, Sumsel sendiri dinobatkan sebagai salah satu provinsi ke-5 Produksi Beras Tertinggi pada tahun 2019 bersama empat Provinsi lainnya yaitu Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Sulawesi Selatan.

Sebelumnya HD sendiri telah menargetkan produksi padi di Sumsel di tahun 2020 bisa mencapai 4.925.191 ton GKG dan sampai dengan 17 Agustus 2020 kemarin, produksi padi di Sumsel sudah mencapai 2.899.041 ton GKG dengan luas tanam baru mencapai 840.663 Ha, dibutuhkan tambahan luas tanam lagi seluas 128.719 Ha agar target capaian produksi tersebut bisa dipenuhi di tahun ini.

“Diharapkan bantuan tersebut dapat terus mendongkrak peningkatan produksi pangan disini. Jika kabupaten OK.[***]

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Payung..

    Payung..

    • calendar_month Minggu, 29 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.211
    • 0Komentar

      “Waduh, payungku kegedean, apalagi anginnya bertiup cukup kencang, sulit untuk menutupnya,” teriak Inara bocah 4 tahun tengah berusaha melipat payung miliknya usai membeli jajanan di Warung tak jauh dari kediamannya di Blok C Perum Pesona Harapan Jaya Tahap I, Jalan KH Azhari RT 50 Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni Palembang, beberapa pekan lalu.   CUACA […]

  • Tambang Ilegal, Hutan Menangis, Gakkum Datang Sebelum Alam Ngamuk

    Tambang Ilegal, Hutan Menangis, Gakkum Datang Sebelum Alam Ngamuk

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 662
    • 0Komentar

    DI negeri tropis yang katanya subur ini, ada satu kebiasaan yang susah dihilangkan menggali dulu, mikir belakangan. Gunung Karang, yang semestinya jadi tempat burung ngetem dan akar pepohonan meditasi, malah dijadikan arena tambang ilegal. Hutan produksi terbatas yang harusnya dijaga seperti mantan yang masih sayang, malah disikat habis pakai ekskavator seolah sedang korek-korek tahu bulat […]

  • BMKG Tutup Kesenjangan Data dengan Radar Cuaca Mobile

    BMKG Tutup Kesenjangan Data dengan Radar Cuaca Mobile

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    KESENJANGAN data cuaca masih menjadi tantangan utama dalam mitigasi bencana hidrometeorologi di Indonesia, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor yang belum terjangkau radar cuaca permanen. Untuk mempersempit celah tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengembangkan radar cuaca non-polarimetrik berkonsep mobile sebagai penguat sistem pemantauan nasional. Radar cuaca ini dirancang sebagai perangkat pendukung yang dapat […]

  • Warga Minta Kejelasan Terkait Pembangunan Taman Desa Di Lokasi Lapangan SepakBola

    Warga Minta Kejelasan Terkait Pembangunan Taman Desa Di Lokasi Lapangan SepakBola

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 847
    • 0Komentar

    MASYARAKAT blok C dan blok D Desa Suryadi meminta kepada pemerintah desa setempat untuk mengalihkan lokasi rencana pembagunan taman Desa Suryadi, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Rencana pembagunan taman desa akan dibangun diarea lapang sepakbola Andalas football club (FC) di Blok C dan Blok D Desa Suryadi. Menanggapi hal tersebut salah satu masyarakat […]

  • Dorong Elektronifikasi Keuangan Daerah,OKI Fokus 3 Hal Ini

    Dorong Elektronifikasi Keuangan Daerah,OKI Fokus 3 Hal Ini

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.338
    • 0Komentar

    PEMERINTAH mendorong elektronifikasi transaksi keuangan daerah. Tiga area yang jadi fokus, yaitu penyaluran bantuan sosial, transaksi keuangan dan pembaharuan klasifikasi, kodefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah.  “Karenasejalan dengan perkembangan kebutuhan pengelolaan keuangan negara, pengelolaan sumber daya keuangan pemerintah secara efisien dirasakan semakin penting” ujar Wakil Bupati OKI, H. M. Dja’far Shodiq dalam acara […]

  • Operasional BPJamsostek Mundur Pukul 09.00 – 15.00 WIB

    Operasional BPJamsostek Mundur Pukul 09.00 – 15.00 WIB

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.163
    • 0Komentar

    BPJamsostek mengundurkan operasionalnya, terjadwal dari pukul 09:00 – pukul 15:00 waktu setempat. Hal tersebut dilakukan setelah pemerintah mengeluarkan anjuran masyarakat untuk menerapkan social dan physical distancing, sebagai salah satu upaya dalam menekan penyebaran wabah Covid-19. BPJamsostek pun mulai melakukan penyesuaian jam operasional, di seluruh unit kerja layanannya di seluruh Indonesia. Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat […]

expand_less
WordPress Archive LearnPress WPML Addon LearnWell – Education WordPress Theme Leather Market WP – WooCommerce Responsive Theme Lebuild - Construction Industry Company WordPress Theme Legacy – Antique, Vintage & Collectibles WordPress Theme Legacy – White label WordPress Admin Theme Legal Assistant Pro – EU Cookie Law, Terms & Privacy Generator Legale – Lawyer & Law Firm Template Kit Legalor – Law Firm & Attorney Elementor Template Kit Legasy – Beauty & Spa WordPress Theme