Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Kok Bisa Selisih 31 Ribu Bibit di Manado? Alarm Program Mendekati Rp10 T

Kok Bisa Selisih 31 Ribu Bibit di Manado? Alarm Program Mendekati Rp10 T

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIDAK sesuainya  data dalam program pembibitan kelapa di Manado, Sulawesi Utara menjadi sorotan setelah ditemukan selisih signifikan antara laporan dan kondisi di lapangan, dari 48 ribu bibit yang tercatat secara administratif, namun dari hasil pengecekan hanya sekitar 17 ribu bibit yang tersedia.

Temuan tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat melakukan inspeksi di Desa Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, kemarin.

Selisih sekitar 31 ribu bibit ini dinilai terlalu besar untuk dikategorikan sebagai kesalahan teknis biasa. Perbedaan angka tersebut memunculkan pertanyaan terkait akurasi pelaporan dan efektivitas pengawasan di lapangan.

Dalam program berbasis target luasan tanam, ketepatan data menjadi dasar dalam menentukan distribusi bibit, perencanaan produksi, hingga alokasi anggaran.

Selain persoalan jumlah, kualitas bibit juga menjadi perhatian, dalam kunjungan itu, ditemukan sebagian bibit yang tidak memenuhi standar tanam, baik dari ukuran maupun kondisi fisiknya. Bibit yang tidak layak berpotensi menurunkan tingkat keberhasilan penanaman dan berdampak pada produktivitas kebun ke depan.

Mentan Amran meminta agar kekurangan bibit segera dipenuhi dan kualitasnya diperbaiki.

Ia juga menegaskan pentingnya evaluasi terhadap proses distribusi dan pelaporan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Laporannya 48 ribu, tetapi di lapangan hanya sekitar 17 ribu. Ini harus segera diperbaiki,” ujarnya.

Untuk memastikan transparansi, ia meminta agar temuan tersebut diperiksa secara terbuka oleh aparat penegak hukum.

Langkah ini diambil sebagai bentuk penguatan pengawasan dalam pelaksanaan program. “Kami minta ini diperiksa. Kita harus terbuka,” jelasnya.

Pemerintah terangnya tidak akan mentoleransi adanya penyimpangan, akan ada sanksi tegas diberikan kepada pihak yang terbukti melanggar aturan dalam pelaksanaan program.

Penjelaskan Menteri setidaknya menjadi pembelajaran program itu ke depannya sebab haru  akuntabilitas, terutama mengingat besarnya anggaran yang dialokasikan.

Pemerintah diketahui menganggarkan sekitar Rp9,95 triliun untuk program pembibitan yang ditujukan bagi masyarakat secara gratis.

Benahi

Dengan nilai anggaran yang mendekati Rp10 triliun, efektivitas pelaksanaan program menjadi perhatian utama. Ketidaksesuaian data seperti yang ditemukan di Manado berpotensi mempengaruhi efisiensi penggunaan anggaran serta pencapaian target yang telah ditetapkan.

Program pembibitan ini merupakan bagian dari agenda nasional untuk pengembangan berbagai komoditas perkebunan, termasuk kelapa, tebu, pala, lada, kakao, kopi, dan mete. Pemerintah menargetkan pengembangan lahan hingga sekitar 870 ribu hektare atau mendekati 1 juta hektare di seluruh Indonesia.

Target tersebut tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja. Dengan asumsi setiap hektare lahan melibatkan beberapa tenaga kerja, program ini diperkirakan mampu menyerap hingga jutaan tenaga kerja.

Terkait masalah itu, tahapan pembibitan menjadi krusial karena menjadi fondasi awal dari keseluruhan program. Ketidaksesuaian dalam tahap ini dapat berdampak langsung pada keberhasilan penanaman di lapangan.

Temuan di Manado juga menjadi indikator perlunya penguatan sistem pengawasan, khususnya dalam proses distribusi dan pelaporan. Ketergantungan pada laporan administratif tanpa verifikasi lapangan dinilai berisiko menimbulkan perbedaan data yang signifikan.

Perbaikan sistem, termasuk penguatan monitoring dan evaluasi berkala, menjadi langkah penting untuk memastikan program berjalan sesuai rencana. Selain itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah juga perlu ditingkatkan agar pelaksanaan program lebih terintegrasi.

Oleh sebab itu, pemerintah tetap melanjutkan program dengan mendorong partisipasi daerah dalam pengembangan komoditas pertanian. Dukungan terhadap perluasan lahan dan peningkatan produksi terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian nasional.

Namun demikian, keberhasilan program tidak hanya ditentukan besarnya anggaran atau luasnya target lahan. Ketepatan pelaksanaan di lapangan, termasuk kualitas bibit dan akurasi data, menjadi faktor utama dalam menentukan hasil akhir.

Selisih 31 ribu bibit di Manado menjadi catatan penting dalam pelaksanaan program pembibitan secara nasional. Jika tidak segera dibenahi, kondisi serupa berpotensi terjadi di wilayah lain dan dapat mengganggu efektivitas program secara keseluruhan.

Sebaliknya, temuan ini dapat menjadi momentum evaluasi untuk memperkuat sistem pelaksanaan, sehingga program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi petani dan masyarakat luas. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rusun Pemkab Banyuasin Ditanam Bibit Buah-buahan, Bupati : Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

    Rusun Pemkab Banyuasin Ditanam Bibit Buah-buahan, Bupati : Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 14 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.488
    • 0Komentar

      BUPATI Banyuasin, H. Askolani, SH., MH didampingi Wakil Bupati H.Slamet Somosentono, SH menghadiri acara penanaman bibit tanaman buah-buahan bantuan dari Pemuda Batak Bersatu (PBB) Banyuasin di Halaman Rumah Susun Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Rabu (14/4/21). Dalam sambutannya, Bupati H.Askolani mengatakan bahwa bantuan bibit tanaman buah untuk masyarakat ini merupakan salah satu wujud nyata perhatian pemerintah melalui  […]

  • Jelang Ramadhan, Arab Saudi kembali mendistribusikan Al-Qur’an dan kurma untuk masyarakat Indonesia.

    Jelang Ramadhan, Arab Saudi kembali mendistribusikan Al-Qur’an dan kurma untuk masyarakat Indonesia.

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.192
    • 0Komentar

    JELANG Ramadhan Arab Saudi kembali mendistribusikan Al-Qur’an dan kurma untuk masyarakat Indonesia. Distribusi tersebut ditandai dengan peluncuran program Saudi Mendistribusikan Kurma dan Al-Qur’an di Indonesia, akhir pekan lalu. Peluncuran program ini dihadiri Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi, Syaikh Dr. Abdullatif bin Abdulaziz Al-Syaikh, Dubes Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Essam bin […]

  • Mesin Jahit Rumput Rekomendasi FIFA Tiba Di Bali, Erick Thohir Pastikan Semua Lapangan di Enam Stadion Utama Piala Dunia U20 Penuhi Persyaratan

    Mesin Jahit Rumput Rekomendasi FIFA Tiba Di Bali, Erick Thohir Pastikan Semua Lapangan di Enam Stadion Utama Piala Dunia U20 Penuhi Persyaratan

    • calendar_month Sabtu, 18 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.747
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  -Ketua Panitia Penyelenggara FIFA U-20 World Cup 2023 (LOC) Erick Thohir memastikan semua lapangan di enam stadion utama Piala Dunia U20 akan memenuhi persyaratan yang ditentukan. Erick menyatakan kedatangan mesin pitch stitching atau jahit rumput rekomendasi FIFA di Indonesia akan meningkatkan kualitas standar lapangan sehingga layak memanggungkan event nomor kedua terbesar FIFA tersebut. “Mesin […]

  • TNI & Pemkab Muba Siap Cegah Karhutla

    TNI & Pemkab Muba Siap Cegah Karhutla

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.453
    • 0Komentar

              Komikus : Septian Mauludi Naskah  : Kominfo Pemkab Muba

  • Pingin Uang Rp1 Miliar? Buruan Ikutan Undian Go-jek

    Pingin Uang Rp1 Miliar? Buruan Ikutan Undian Go-jek

    • calendar_month Selasa, 17 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.365
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Melalui platform loyalty program, Go-Points menghadirkan kembali program undian khusus bagi pengguna setia Go-Jek dalam Go-Points Go-Lucky: Edisi Miliarder. Hanya dengan menukarkan 250 poin dengan voucher undian, pengguna setia Go-Jek berkesempatan untuk memenangkan total hadiah miliaran rupiah. “Hadiah utama pada program undian kali ini adalah sebesar Rp1 miliar bagi satu pemenang yang beruntung. Selain itu, […]

  • Icha & Petikan Nada-Nada Bass dalam Arena Musikal

    Icha & Petikan Nada-Nada Bass dalam Arena Musikal

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.145
    • 0Komentar

    Ketika irama musik dalam genre apapun melantun saat ia berekpresi memainkan dawai bass. Karena itu peranan instrumen bass sangat penting ketika permainan nada bergelombang membangun nilai estetika dalam seni bunyi-bunyian (nada).

expand_less
WordPress Archive Carrentx – Car Rental Elementor Template Kit CarRepair – Local Business Template Kit Carry Hill School – Education WordPress Theme Cars4Rent | Car Rental & Taxi Service WordPress Theme Carsentro – Car Dealer & Listing Company Elementor Template Kit Carshen - Car Detailing Service Car Repair Elementor Template Kit CarSpot – Car Directory Listing WordPress Plugin Carsten – Hotel Booking WordPress Theme Cartana – Building and Construction WordPress Theme CartBack | WooCommerce Abandoned Cart & Remarketing in Facebook Messenger