Agribisnis

Menko Turun ke Sungsang, Nelayan Kini Punya Senjata Baru

ist

MESIN kapal masih meraung di tepian Sungai Musi ketika rombongan pemerintah pusat tiba di Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (7/5).

Di kampung pesisir itu, nelayan sudah lama akrab dengan persoalan yang sama, hasil tangkapan melimpah, tetapi harga sering jatuh karena ikan tak mampu bertahan lama.

Kini mereka mulai punya ‘senjata baru’.

Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, meninjau langsung Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sungsang untuk memastikan kesiapan infrastruktur terpadu yang disiapkan pemerintah bagi ribuan nelayan di kawasan tersebut.

Kampung nelayan pertama di Sumsel itu kini dilengkapi fasilitas penunjang yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat pesisir, mulai dari pabrik es hingga cold storage.

Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang mengatakan KNMP Sungsang saat ini menopang sekitar 3.630 nelayan dengan dukungan armada mencapai 1.001 kapal.

Tak hanya itu, kawasan tersebut juga telah memiliki 15 fasilitas pendukung, termasuk pabrik es berkapasitas 1-2 ton per hari dan cold storage berkapasitas 10 ton untuk menjaga kualitas hasil tangkapan laut.

“Hadirnya fasilitas ini membantu nelayan menjaga mutu tangkapan agar tetap bernilai ekonomi tinggi,” ujar Cik Ujang.

Bagi nelayan, keberadaan fasilitas penyimpanan seperti ini bukan hanya bangunan tambahan.

Selama bertahun-tahun, banyak hasil laut harus cepat dijual sebelum kualitas ikan menurun. Akibatnya, nelayan sering berada di posisi lemah saat harga pasar turun.

Dengan adanya rantai pendingin dan penyimpanan yang lebih baik, hasil tangkapan diharapkan bisa bertahan lebih lama dan memberi ruang bagi nelayan mendapatkan harga jual yang lebih stabil.

Pemprov Sumsel juga mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di tujuh kabupaten/kota lainnya. Selain itu, pembangunan SPBUN dan jembatan permanen turut didorong untuk memperlancar distribusi hasil laut dari kawasan pesisir.

Sementara itu, Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan kunjungan tersebut merupakan bagian dari evaluasi program prioritas nasional pemerintah pusat.

Ia memastikan pemerintah akan terus mendorong sinergi lintas sektor guna memperkuat pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis potensi lokal.

Di Sungsang, harapan itu kini perlahan mulai terasa. Nelayan tak hanya ingin laut memberi hasil banyak, tetapi juga ingin tangkapan mereka punya nilai lebih saat tiba di daratan. (***)

To Top