Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Putri & Pancasila

Putri & Pancasila

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
  • visibility 1.714
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KONTES kecantikan di Indonesia yang diselenggarakan sejak tahun 1992 oleh yayasan Puteri Indonesia yang diketuai oleh Mooryati Soedibyo. Puteri Indonesia akan menjadi wakil Indonesia atau duta bangsa pada kegiatan kegiatan yang bertaraf Internasional serta dalam memajukan komoditas ekspor Indonesia, Pariwisata, dan Budaya Indonesia.

Puteri Indonesia juga melakukan berbagai aksi sosial kedaerah daerah yang membutuh kan untuk memberikan hiburan dan bantuan.Pemenang dalam kontes ini akan menjadi wakil Indonesia di Miss Universe yang akan bersaing dengan peserta peserta dari seluruh dunia.

Malam Grand Final pemilihan Puteri Indonesia diikuti oleh peserta dari 34 provinsi di Indonesia.Peserta yang mengikuti malam Grand Final merupakan pemenang dari tiap provinsi atau perwakilan dari provinsi tersebut. Penilain yang digunakan dalam ajang kontes kecantikan ini adalah meliputi 3B yakni, Brain (kecerdasan),  Beauty (kecantikan), dan Behavior (berperilaku baik). Selain itu, terampil dalam komunikasi, dapat berfikir secara rasional, memiliki pengetahuan umum yang luas, dan memiliki jiwa kepedulian sosial yang tinggi.

Ajang Pemilihan Puteri Indonesia yang telah diselenggarakan pada Jumat, 6 Maret 2020 yang saat ini ke 24 kalinya di Jakarta, diikuti oleh 39 finalis dari berbagai Provinsi, Pada berlangsungnya Puncak acara tersebut tak luput juga salah satu peserta yang menjadi sorotan pada malam itu yakni,  wakil puteri Sumatera Barat (Sumbar), Kalista Iskandar yang ternyata tidak hafal dengan sila di dalam pacasila yang merupakan ideology Indonesia.

Kalista Iskandar salah dalam menyebutkan salah satu isi dari Pancasila, hal ini diketahui pada saat pemilihan Puteri Indonesia 2020 memasuki babak enam besar, pada saat ituketua MPR RI yakni Bambang Soesatyo memberikan pertanyaan soal Pancasila. “Kalista, sebagaimana kita pahami bersama, Indonesia adalah bangsa yang besar, yang memiliki 17.500 pulau, 733 bahasa. Kita beruntung memiliki Pancasila sebagai ideology dan dasar negara.Pertanyaan saya adalah, apakah Kalista hapal lima sila yang terkandung dalam Pancasila,” Tanya pria yang akrab disapa Bamsoet itu.

Kalista diberi waktu 30 detik untuk menjawab pertanyaan tersebut, tapi dalam menjawab sila yang pertama sampai yang ketiga Kalista menyebutkan dengan mudah dan lancar, namun pada saat menyebutkan sila ke empat, kalista sedikit kebingungan dan salah menyebutnya, tak luput juga dengan penyebutan sila kelima. Di sila kelima, Kalista kembali melakukan kesalahan.”Kemasyarakatan yang dipimpin oleh hikmat, kebijaksanaan, dalam permusyawaratan per..masyarakat, perwakilan,” kata Kalista dengan agak terbata.“Lima, kemanusiaansosial yang adildanberadab,” kata Kalista mengakhiri jawabannya.

Padahal ini tidak dapat dipungkiri bagaimana penyebab kesalahan tersebut apakah karena factor diri, yakni karena kegugupan atau nerveous, sehingga dia buntu pikiran, karenanya kalista lupa akan sila sila pancasila tersebut. Adapun factor keduanya itu apakah kalista tidak hafal sila pancasila karen akalista adalah seorang blasteran?.

 

Sorotan

Dalam hal ini bisa di telaah apa yang menjadi dasar Puteri Sumatera Barat 2020 mengalami kesalahan dalam menyebutkan sila pancasila, yang menjadi sorotan para khalayak umum selain kesalahan dalam penyebutan sila sila yang ada di dalam pancasila, juga cara penyampain sila sila tersebut yang tidak lantang serta tidak disebutkan angka dalam sila tersebut.

Permasalahan ini juga sangat disayangkan oleh para para pihak pendukung gadis kelahiran Bukittinggi ini, kesalahan bisa menjadi buah bibir oleh khalayak masyarakat walaupun belum sampai titik temu bagaimana hal tersebut yakni salah penyebutan sila pancasila bisa terjadi. Kalista Iskandar juga sudah mengklarifikasikan kenapa ia salah dalam penyebutan Pancasila karena dia merasa gugup.

Memang kalista mempunyai prestasi yang sangat memukau di dunia modeling, dibuktikannya dengan menjuarai beberapa ajang kecantikan. Tapi dengan kesalahannya  sewaktu malam enam besar yang berlangsung di Jakarta membuat masyarakat menjadi kecewa terutama masyarakat sumatera Barat, kesalahan seperti itu lantas membuat masyarakat berspekulasi bahwa dia tidak faham atau mengerti tentang sila sila dalam pancasila. Sebagai seorang individu harusnya dia mampu untuk menenangkan diri di atas panggung agar tidak membuat kesalahan kesalahan, walaupun sekecil apapun kesalahan, yang bisa saja menjadi kesalahan fatal dan berdampak negatif pada citra dirinya maupun daerah yang berataskan namakan dirinya. Seperti tidak diakuinya oleh Gubernur Sumatera Barat, padahal istri Gubenur tersebut pernah berfoto dengan Kalista.

Dasar Negara kita tetaplah pancasila, tetapi apakah generasi muda dapat menghapal serta mengaplikasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari? Kian marak terjadi, pemuda kita tidak dapat menyebutkan kelima dasar Negara atau tidak dapat menyebutkan dengan urut, padahal jika kita lihat kebelakang, perjuangan pahlawan untuk membuat dasar negara sangatlah sulit, mereka memikirkan dasar Negara dengan benar benar memikirkan keaadan bangsa, isinya pun merupakan karakter pribadi bangsa yang tidak dapat di tiru oleh bangsa lain.[***]

 

Penulis :  M. Mifta Farid, M.I.KOM)

Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Fisip UIN Raden Fatah

 

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • lrt-palembang-mock

    Waduh..! Menhub Takut LRT Palembang Jadi Pajangan Saja, Tapi Sebutnya Palembang Keren

    • calendar_month Minggu, 27 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.410
    • 0Komentar

    Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi mengaku cemas dengan selesainya pembangunan Light Rail Transit (LRT) Kota Palembang. Pasalnya setelah usai Asian Games di Jakarta – Palembang, transfortasi kereta ini akan menjadi.

  • Ahh Bolos, ASN Pemprov Siap-Siap Disanksi

    Ahh Bolos, ASN Pemprov Siap-Siap Disanksi

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 899
    • 0Komentar

    Palembang – Guna memastikan tidak terganggunya layanan publik dan terjaganya dispilin pegawai disaat bulan suci ramadhan. Dihari ketiga bulan puasa, Sekretaris Daerah (Sekda)  Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar kembali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) kesejumlan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemprov. Sumsel, Rabu (8/5/2019). Sejumlah OPD yang di sidak Sekda di hari ketiga ini antara lain, Dinas Perindustrian, […]

  • Selesai Verifikasi Faktual, SSB Arepo Siap Arungi SFC Champions League

    Selesai Verifikasi Faktual, SSB Arepo Siap Arungi SFC Champions League

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 981
    • 0Komentar

    SSB Arepo dipastikan ambil bagian dalam test even SFC Champions League yang akan digelar pada akhir bulan Maret 2021 nanti. Hal itu diperkuat dengan selesainya verifikasi faktual yang dilakukan pihak panitia penyelenggara yang dilakukan sore tadi, Selasa (16/3) di lapangan swadaya. Direktur Kompetisi SCL, Ermansyah, melalui Ketua Panitia Pelaksana, Syafrizal, menjelaskan bahwa saat ini sudah […]

  • Raihan Medali Emas di Ajang Porprov Sumsel XIII, Muba Sementara Masih Jadi Jawara

    Raihan Medali Emas di Ajang Porprov Sumsel XIII, Muba Sementara Masih Jadi Jawara

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 818
    • 0Komentar

    MUBA Duduki Peringkat Satu Peraihan Medali Emas Porprov Sumsel Kontingen Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berhasil menduduki peringkat satu dalam peraihan medali emas di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel XIII. Hal ini diketahui pada rekapitulasi resmi PB Porprov XIII yang dirilis panita Porprov Sumsel. Hingga pukul 19.00 WIB, Rabu (24/11/2021) Kontingen Muba berhasil mengantongi total […]

  • Kejar Capaian UHC, Palembang Bisa Berhasil Jika Salah Satu Syarat Ini Dapat Dipenuhi

    Kejar Capaian UHC, Palembang Bisa Berhasil Jika Salah Satu Syarat Ini Dapat Dipenuhi

    • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 856
    • 0Komentar

      PEMERINTAH Kota Palembang menargetkan ketercapaian Universal Health Coverage (UHC) di tahun 2021 ini.  Hal ini disampaikan Wali Kota Palembang Harnojoyo usai audiensi dengan pihak Forum Koordinasi Pengawasan dan  Pemeriksaan Kepatuhan BPJS Kesehatan Kota Palembang di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Selasa ( 4/5/ 2021). UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga mendapat pelayanan […]

  • Eksistensi Oposisi untuk Demokrasi yang Konstruktif

    Eksistensi Oposisi untuk Demokrasi yang Konstruktif

    • calendar_month Sabtu, 1 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.385
    • 0Komentar

    DALAM perspektif etika demokrasi, oposisi politik bisa disebut suatu aktivitas parlementarian yang sangat terhormat, dalam tingkatan demokrasi ia dapat menduduki posisi tertinggi karena sanggup mengendalikan adanya bahaya mayoritarianisme. Oposisi, bukan hanya perlawanan sikap yang menentang kebijakan saja. Lebih dari itu merupakan sekelompok masyarakat diluar pemerintah yang dapat bertindak mengontrol secara tegas terhadap kebijakan penguasa yang bertentangan […]

expand_less
WordPress Archive Giraffe – Kindergarten Education WordPress Theme Give – 2Checkout Gateway Give – AmeriCloud Payments Give – Authorize.net Gateway Give – Aweber Give Boost – Digital Marketing Agency Elementor Template Kit Give – Braintree Gateway Give – CCAvenue Gateway Give – Constant Contact Give – ConvertKit