Selasa, 3 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » SUMSELGLOBAL » Ngintip Inovasi Surabaya, Wawako Palembang Cari Resep Gas & Reklame

Ngintip Inovasi Surabaya, Wawako Palembang Cari Resep Gas & Reklame

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 1.483
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BIASANYA emak-emak ke Surabaya cari oleh-oleh lapis legit, kali ini Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, malah datang buat cari “oleh-oleh” yang lebih serius, yakni resep bikin layanan publik jadi nggak ribet, sistem jaringan gas biar emak-emak bisa masak tanpa drama, plus cara bikin reklame kota rapi tapi tetap setor duit ke kas daerah.

Kunjungan kerja ini berlangsung Selasa (30/9/2025) di Ruang Rapat Wali Kota Surabaya, rombongan Palembang disambut hangat oleh Agus Imam Sonhaji, Staf Ahli Wali Kota Surabaya Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan. Bedanya dengan penyambutan study tour sekolah, kali ini nggak ada teriakan “ayo foto bareng!” di depan Tugu Pahlawan, tapi suasananya tetap penuh rasa ingin tahu.

Topik pertama yang bikin heboh adalah jaringan gas kota, Surabaya udah lebih dulu pakai sistem ini, jadi warganya bisa masak tanpa rebutan gas 3 kilo di warung sebelah.

Prima Salam langsung ngebayangin, kalau ini bisa diterapkan di Palembang, mungkin emak-emak lagi goreng pempek bisa lebih tenang. Nggak perlu panik gas habis di tengah jalan, apalagi saat ada tamu mendadak datang.

“Surabaya sudah terbukti menghadirkan sistem terintegrasi, kami ingin membawa semangat itu ke Palembang, tentunya disesuaikan dengan kondisi masyarakat,” ujar Prima Salam dengan wajah serius, meskipun di kepala warga yang dengar mungkin langsung muncul bayangan emak-emak antre tabung gas sambil ngomel.

Kalau urusan gas buat isi perut, reklame urusannya isi kas daerah, nah, ini juga jadi topik hangat.

Di banyak kota, reklame sering tampil lebih ngotot daripada lampu lalu lintas, ada yang gede banget sampai nutupin pohon, ada yang tulisannya burem kayak soal ujian Matematika, bahkan ada yang posisinya miring kayak menara Pisa.

Prima Salam menekankan, reklame itu bukan cuma soal iklan, tapi juga wajah kota. “Kalau tata kelolanya rapi, bukan hanya enak dipandang, tapi juga bisa menambah pendapatan asli daerah,” jelasnya.

Artinya, Palembang nggak mau lagi punya reklame yang bikin warga bingung ini iklan atau mural iseng. Targetnya, reklame bisa tetap cuan-able tapi tetap bikin kota terlihat estetik, bukan kayak timeline medsos penuh iklan.

Agus Imam Sonhaji sebagai tuan rumah menyambut positif kedatangan tamu dari Palembang, ia bilang Surabaya selalu terbuka buat berbagi pengalaman.

“Kalau ada yang bisa diadaptasi, silakan, yang penting disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat masing-masing,” ujarnya kalem, tapi kalau diterjemahkan ke bahasa dagelan kira-kira “Silakan contek, tapi jangan plek-plekan, nanti nggak lulus sensor guru”.

Meski gaya ngobrolnya santai, kunjungan ini punya misi serius, tiga target utama Palembang setelah pulang dari Surabaya adalah, pertama, pelayanan publik jadi gampang, biar ngurus izin nggak kayak main game escape room yang bikin pusing. Kedua, energi makin efisien. Dengan jaringan gas, dapur warga lebih tenang, nggak drama gas bocor di tengah acara arisan dan ke tiga, reklame tertib dan cuan, kota jadi rapi, PAD tetap naik, warga nggak silau lihat baliho gede yang nutupin langit.

Kalau dilihat sepintas, kunjungan ini memang mirip study tour, bedanya, anak sekolah biasanya pulang bawa gantungan kunci atau foto di depan ikon kota, sementara rombongan Pemkot Palembang harus bawa pulang oleh-oleh berupa ilmu.

Warga Palembang pun tentu berharap, hasil belajar ini bukan cuma berakhir di postingan Instagram resmi Pemkot dengan caption panjang, tapi benar-benar jadi perubahan nyata.

Karena kalau pelayanan publik masih ribet, warga lebih gampang daftar paket internet ketimbang bikin izin usaha. Kalau reklame masih semrawut, jalan kota bisa mirip bazar iklan gratis, dan kalau jaringan gas belum ada, emak-emak tetap rebutan tabung gas tiap subuh.

Kunjungan kerja ini diharapkan jadi awal kerja sama lebih erat antara Palembang dan Surabaya,  dan bagi Prima Salam, oleh-oleh yang paling penting bukan rawon atau kaos “I Love Surabaya”, tapi inspirasi inovasi, karena di era sekarang, kota yang keren itu bukan yang banyak mall, tapi yang warganya bisa ngurus izin kayak belanja online, yakni cepat, jelas, dan transparan.

Kalau semua target ini jalan, bisa jadi nanti giliran Surabaya yang study tour ke Palembang. Tapi tentu aja, dengan gaya khas, bukan sekadar jalan-jalan, melainkan sama-sama belajar demi bikin hidup warganya lebih gampang.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Isra Mikraj,  Wapres : Momentum Perbaiki Salat & Jauhkan Diri dari Perbuatan Fasad dan Keji

    Peringatan Isra Mikraj,  Wapres : Momentum Perbaiki Salat & Jauhkan Diri dari Perbuatan Fasad dan Keji

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 799
    • 0Komentar

    WAPRES KH Ma’ruf Amin mengatakan, peringatan Isra Mikraj merupakan peristiwa penting spiritual dan monumental bagi umat Islam, yakni sejarah perjalanan Nabi Muhammad SAW ketika mendapatkan perintah salat dari Allah SWT. KH Ma’ruf Amin pun mengajak masyarakat untuk mengumumkan peringatan Isra Mikraj ini sebagai momentum memperbaiki salat, agar tercipta ketenangan hidup. Hal itu disampaikannya melalui video conference pada peringatan […]

  • Dorong Warga NU Muba Ikuti Program Replanting Sawit

    Dorong Warga NU Muba Ikuti Program Replanting Sawit

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 772
    • 0Komentar

    PENGURUS Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Muba menemui Pj Bupati Drs H Apriyadi MSi, Rabu (6/7/2022) di Ruang Audiensi Bupati.   Kedatangan Pengurus PCNU Muba yang dipimpin Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Muba KH Muhammad Jazuli tersebut juga diikuti rombongan Badan Otonom PCNU Muba yakni diantarnanya Muslimat NU, Fattayat NU, GP Ansor, […]

  • Peringati Hari Batik Nasional, Dharma Pertiwi Bawa Batik Mendunia

    Peringati Hari Batik Nasional, Dharma Pertiwi Bawa Batik Mendunia

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.401
    • 0Komentar

    TANGGAL 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional, hal ini terkait dengan ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009 silam. Selain sebagai warisan budaya, batik juga memiliki nilai ekonomi khususnya bagi para pengelola usaha, perajin, dan juga pedagang. Usaha batik juga dapat memberikan kontribusi yang cukup […]

  • AN CUP 2019, 7 Gol Diselatkan Timnas All Star ke Gawang Sebimbing FC

    AN CUP 2019, 7 Gol Diselatkan Timnas All Star ke Gawang Sebimbing FC

    • calendar_month Sabtu, 16 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 971
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, OKU – Pada pertandingan pertama Alex Noerdin Cup 2019 zona Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), skuad Timnas All Star menang telak atas lawannya Sebimbing FC di Stadion Madya Kemiling, Baturaja, Jum’at (15/2/2019) . Tujuh gol bersarang ke gawang tuan rumah. Masing-masing dicetak oleh Cristian Carrasco atau yang akrab dijuluki  Sang Spiderman tiga gol, Ronald […]

  • Kabupaten Banyuasin kawasan food estate,  Menjadi Penyangga Ketahanan Pangan Nasional

    Kabupaten Banyuasin kawasan food estate, Menjadi Penyangga Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 895
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru bersama masyarakat melakukan panen raya padi IP 200 di lahan penangkaran benih kelompok tani Sri Rezeki di Desa Telang Jaya Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Selasa (1/6). Panen yang dilakukan di lahan seluas 20 hektar tersebut semakin membuktikan keseriusan Sumsel sebagai penyangga ketahanan pangan nasional. “Sebagai kabupaten yang […]

  • BPS Jadikan OKI Lokus Perhitungan Inflasi di Sumsel

    BPS Jadikan OKI Lokus Perhitungan Inflasi di Sumsel

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan (Sumsel) menjadikan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) lokus Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk perhitungan inflasi 15 Kabupaten di Sumatera Selatan bersama Kabupaten Muara Enim. Kepala BPS Sumsel Moh. Wahyu Yulianto menjelaskan bahwa dua kabupaten ini merupakan perwakilan dari wilayah rural di Sumsel. “Jadi nanti, lebih representatif lagi, karena […]

expand_less
WordPress Archive Resonance - Creative Modern Agency, Freelancer & Portfolio WordPress Theme Resort & Hotel WordPress Theme | Erios Responsive Accordion Responsive Bootstrap Carousel Responsive Cookie Law Consent Notification WordPress Plugin GDPR Compliance Responsive FlipBook Plugin Responsive for WPBakery Page Builder (formerly Visual Composer) Responsive HTML5 Audio Player PRO With Playlist Responsive HTML5 Audio Player PRO WordPress Plugin Responsive Interactive Table