Rabu, 4 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Peringati Hari Batik Nasional, Dharma Pertiwi Bawa Batik Mendunia

Peringati Hari Batik Nasional, Dharma Pertiwi Bawa Batik Mendunia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
  • visibility 5.402
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANGGAL 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional, hal ini terkait dengan ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009 silam.

Selain sebagai warisan budaya, batik juga memiliki nilai ekonomi khususnya bagi para pengelola usaha, perajin, dan juga pedagang. Usaha batik juga dapat memberikan kontribusi yang cukup besar dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia. Untuk itu pelestarian dan perkembangan usaha batik harus menciptakan hasil karya dengan kualitas yang baik serta memiliki ciri khas tiap daerah.

Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional sekaligus mendukung batik mendunia, Dharma Pertiwi bersama OASE Kabinet Indonesia Maju, Dekranas, dan Yayasan Batik Indonesia (YBI), bekerja sama dengan LaDara menyelenggarakan “Membatik Bersama Mendunia” pada Sabtu, 2 Oktober 2021 di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Acara ini juga dapat diikuti secara daring melalui aplikasi Zoom Webinar dan dapat disaksikan secara live streaming melalui kanal YouTube Dharma Pertiwi, Instagram Dharma Pertiwi (@dharmapertiwipusat), YBI (@ybi.official), dan LaDaRa (@ladaraindonesia).

Acara dibuka oleh Ibu Negara Republik Indonesia, Hj. Iriana Joko Widodo, selaku Penasehat Dharma Pertiwi, serta sambutan oleh  Nanny Hadi Tjahjanto (Ketua Umum Dharma Pertiwi). Narasumber yang hadir antara lain GKBRay Adipati Paku Alam X (Istri Wakil Gubernur DIY), dan Prof. Dr. Ismunandar (Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO).

Dalam sambutannya Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa batik telah mendarah daging di masyarakat Indonesia sejak jaman nenek moyang, keragamannya merupakan hasil dari akulturasi beragam budaya yang ada di Indonesia, corak dan motifnya tak pernah sama berdasarkan letak geografis dan kearifan lokal masing-masing wilayah.

“Setiap gores simbol batik merupakan manifestasi kekayaan budaya yang ada di Indonesia, batik tak hanya dipandang sebagai produk, melainkan juga menyimpan beragam sisi sejarah dan filosofi yang terkandung di dalamnya. Untuk itu mari kita bersama-sama bergandengan tangan melestarikan dan mejaga hasil karya anak bangsa yang patut kita jaga bersama,” kata Nanny.

Iriana Joko Widodo juga memberikan sambutannya dan menjelaskan bahwa batik merupakan warisan kekayaan budaya adi luhur yang sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.

“Pengakuan dunia sudah kita dapatkan, tapi tugas kita belum selesai. Kita harus tetap menjaga agar pengakuan batik sebagai warisan budaya bangsa kita diketahui, digemari, dan dicintai oleh seluruh masyarakat dunia. Karena itu tugas kita bersama untuk terus memperkenalkan dan mengangkat citranya, mematenkan karya-karya batik Indonesia, memberikan brand batik Indonesia dalam setiap lembar karya batik sehingga akan memperjelas kepemilikan atas kreasi batik Indonesia dan semakin tinggi nilainya,” ujar Iriana.

Selanjutnya Nanny Hadi Tjahjanto dan Yanti Airlangga bersama-sama membunyikan kenongan sebagai tanda dimulainya kegiatan membatik serta penyematkan syal kepada para tamu undangan VIP.

Adapun penyampaian wawasan tentang batik Puro Pakualaman oleh GKBRay Adipati Paku Alam yang disampaikan langsung secara virtual.

Dalam paparannya GKBRay Adipati Paku Alam mengatakan bahwa Batik Yogya atau yang dikenal sebagai motif atau corak Yogyakarta mewarisi motif kerajaan Mataram Islam. “Kekhasan tersebut salah satunya terletak pada corak batik berbentuk ragam geometris dan didominasi warna tanah yang cenderung gelap yaitu coklat tua, biru tua, hitam dan putih terang. Ada empat motif utama Batik Klasik Yogyakarta yaitu Parang, Semen, Ceplok, Nitik”, tutur GKBRay Adipati Paku Alam.

Ismunandar yang hadir secara virtual juga memberikan ucapan selamat Hari Batik Nasional dan membagikan video singkat yang ia buat di Menara Eiffel mengenai Hari Batik Nasional.

Acara membatik bersama yang diikuti oleh puluhan ribu ibu-ibu Dharma Pertiwi dari seluruh Indonesia dan bahkan dari berbagai belahan dunia kali ini juga mencatatkan rekor MURI sebagai acara membatik bersama yang terbesar.

Selain dialog interaktif, rangkaian kegiatan dalam acara Membatik Bersama Mendunia juga menyuguhkan acara fashion show, penyerahan syal batik tulis, Batik Fever (hingga 20 Oktober 2021 di ASHTA DISTRICT 8 dan Marketplace LaDaRa), Pameren Batik Indonesia (hingga 30 Oktober 2021 di Museum Tekstil), dan YBI Peduli Pengrajin.(ril)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kualitas, Kominfo Optimasi Enam Belas Titik Sinyal Lemah di Mandalika

    Tingkatkan Kualitas, Kominfo Optimasi Enam Belas Titik Sinyal Lemah di Mandalika

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 645
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan peningkatan kualitas jaringan atau optimasi pada 16 titik lemah sinyal di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), guna mendukung gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia yang dilaksanakan 18-20 Maret 2022. Selain mendukung penuh event internasional itu, upaya Kominfo juga berkomitmen penuh menyediakan serangkaian infrastruktur jaringan telekomunikasi yang berkualitas dan […]

  • Pengembang App Store Hasilkan Total Tagihan & Penjualan ,1 Triliun di Ekosistem App Store pada  2022

    Pengembang App Store Hasilkan Total Tagihan & Penjualan $1,1 Triliun di Ekosistem App Store pada  2022

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.752
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – CUPERTINO, CALIFORNIA- Lebih dari 90 persen tagihan dan penjualan diperoleh hanya untuk pengembang, tanpa komisi apa pun yang dibayarkan ke Apple. Studi baru menggarisbawahi kekuatan dan ketahanan ekosistem App Store — dengan tagihan dan penjualan yang difasilitasi oleh App Store tumbuh 29 persen dari tahun ke tahun.  Apple  mengumumkan ekosistem App Store memfasilitasi […]

  • Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Makin Membaik, Itu Berdasarkan Data

    Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Makin Membaik, Itu Berdasarkan Data

    • calendar_month Kamis, 15 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 674
    • 0Komentar

    MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi DKI Jakarta mengatakan bahwa perkembangan Covid-19 di Indonesia relatif lebih baik dibandingkan global. Indonesia telah menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di tingkat mikro. “Kebijakan PPKM skala mikro terbukti efektif karena jumlah kasus baru terkonfirmasi Covid-19 menunjukkan tren penurunan kasus hampir di semua […]

  • Ajak Jurnalis Kembangkan Good News

    Ajak Jurnalis Kembangkan Good News

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 783
    • 0Komentar

    PERKEMBANGAN teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat telah mengubah lanskap ruang publik di seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia. Setiap orang tidak lagi menjadi audiens yang pasif. Dengan akses yang luas tanpa batas ke dunia maya, pengguna juga bisa menjadi produsen informasi. Menanggapi hal tersebut Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H. Herman Deru menghimbau sebagai insan […]

  • Teliti Ulang Klaim “Lebih Hijau” di Sekitarmu

    Teliti Ulang Klaim “Lebih Hijau” di Sekitarmu

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.238
    • 0Komentar

    KETIKA masalah iklim menjadi semakin populer di tengah masyarakat, akan semakin banyak pula perusahaan yang mencoba membangun image “lebih hijau”. Hal ini sangat berkaitan dengan greenwashing. Sudah tahu soal kosakata ini? Greenwashing adalah klaim yang dibuat oleh organisasi atau perusahaan untuk membuat kamu percaya kalau mereka sudah melakukan sesuatu untuk bumi. Padahal mungkin nyatanya tidak demikian. Menurut Earth.org, secara mendasar greenwashing adalah […]

  • Dimulai dari Biak,  Api PON Papua Tiba di Mimika

    Dimulai dari Biak, Api PON Papua Tiba di Mimika

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 940
    • 0Komentar

    API Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua telah tiba di Kabupaten Mimika, Papua pada Selasa (28/9/2021). Dilansir dari InfoPublik, Selasa, berdasarkan pantauan InfoPublik atau Media Center Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di landasan Bandara Udara Mozes Kilangin Timika, Api PON tersebut datang dengan menggunakan maskapai penerbangan Trigana Air sekitar pukul 11.00 WIT. Dengan menggunakan nomor […]

expand_less
WordPress Archive Mojado – Mobile Friendly Hotel WordPress Theme Mojito – Digital Agency WordPress Theme Mojuri – Jewelry Store WooCommerce WordPress Theme Moko | Creative Digital Agency WordPress Theme + RTL Ready Molla – eCommerce HTML5 Template Molla | Multi-Purpose WooCommerce Theme Molli – Creative Portfolio & Agency Theme Molongui Authorship Pro Molte Fashion and Food WooCommerce Theme Momen – Photography & Blog Elementor Template Kit