Senin, 2 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan-Kaki Bukit » Setelah Karhutla Dijinakkan, Palembang Bersiap Hadapi Ancaman Musim Hujan

Setelah Karhutla Dijinakkan, Palembang Bersiap Hadapi Ancaman Musim Hujan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEBERAPA bulan terakhir, Pemerintah Kota Palembang disibukkan dengan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah. Kabut asap yang sempat menyelimuti beberapa kawasan menjadi pekerjaan tersendiri bagi pemerintah. Mulai dari upaya penanganan kebakaran, pemantauan titik api, hingga mengantisipasi dampak asap terhadap aktivitas masyarakat. Kerja masif dan berjibaku dalam penangangan karhutla telah dibuktikan.

Kini, seiring mulai berkurangnya kabut asap, persoalan yang dihadapi Kota Palembang perlahan bergeser. Hujan mulai kembali mengguyur. Bahkan dalam beberapa kesempatan turun dengan intensitas cukup deras. Artinya, setelah berjibaku dengan urusan karhutla, pemerintah kota kini kembali dihadapkan pada pekerjaan lain yang tak kalah membutuhkan perhatian, yakni kesiapan menghadapi musim penghujan.

Pergantian musim ini tak hanya perubahan dari cuaca panas menjadi hujan. Ada sejumlah persoalan yang perlu diantisipasi, mulai dari genangan air, banjir, saluran drainase yang tidak berfungsi optimal, hingga ancaman pohon tumbang akibat angin kencang.

Gambaran tersebut terlihat pada Senin (2/11/2026) siang. Sekitar pukul 13.30 WIB, hujan mengguyur Kota Palembang. Di kawasan Kecamatan Kalidoni, hujan terlihat cukup deras, disertai angin kencang dan berlangsung dalam durasi yang relatif lama.

Di lingkungan Perumahan Pesona Harapan Jaya, Jalan Azhari, RT 50, Kalidoni, pepohonan karet dan akasia yang tumbuh di lahan terbuka dekat permukiman tampak bergoyang kuat diterpa angin. Sementara itu, pohon pisang yang berada di sisi jalan utama samping rumah warga dilaporkan tumbang.

Kejadian tersebut mungkin terlihat sederhana dan belum tentu menimbulkan dampak besar. Namun, ada hal yang patut menjadi perhatian. Ancaman musim hujan bukan hanya persoalan air yang menggenangi jalan atau permukiman. Hembusan angin kencang juga memiliki potensi bahaya, terutama di lingkungan yang memiliki banyak pepohonan, termasuk di sekitar rumah warga.

Pesan Ratu Dewa dan Pekerjaan Rumah OPD

Perubahan kondisi cuaca tersebut juga menjadi alasan penting mengapa kesiapsiagaan pemerintah harus ditingkatkan. Hal ini sejalan dengan arahan Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat memimpin Apel Gabungan OPD di Pelataran Kambang Iwak, Senin (2/11/2026).

Ratu Dewa mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Kota Palembang agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim penghujan. Potensi banjir, pohon tumbang, serta berbagai dampak cuaca ekstrem harus diantisipasi melalui langkah nyata, artinya tidak hanya menunggu laporan ketika kejadian sudah berlangsung.

Perhatian juga diarahkan kepada Camat dan Lurah, agar lebih aktif memantau kondisi wilayah masing-masing. Sebab, perangkat pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan merupakan bagian yang paling dekat dengan lingkungan masyarakat.

Merekalah seharusnya mengetahui kondisi wilayahnya, termasuk titik-titik yang berpotensi menimbulkan persoalan ketika hujan deras turun.

Misalnya terkait dengan masalah drainase, saluran air, kawasan rawan genangan, hingga pepohonan yang berpotensi membahayakan harus menjadi perhatian bersama. Selain itu, OPD teknis juga dituntut memastikan kesiapan personel dan peralatan agar penanganan dapat dilakukan ketika dibutuhkan.

Ratu Dewa turut mengingatkan, agar jajaran OPD tidak terlalu disibukkan dengan kegiatan seremonial maupun rutinitas rapat. Pemerintah harus lebih mengutamakan pekerjaan yang benar-benar memberikan manfaat dan dirasakan masyarakat.

Pesan Ratu Dewa patut menjadi perhatian, apalagi saat ini mulai menghadapi musim penghujan, sehingga yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya imbauan, melainkan tindakan pencegahan yang bisa dirasakan langsung hingga lingkungan permukiman.

Palembang memiliki tantangan lingkungan yang berbeda ketika memasuki pergantian musim. Saat kemarau, perhatian tertuju pada kebakaran lahan dan kabut asap. Ketika hujan mulai datang, ancaman bergeser pada genangan, banjir, angin kencang, hingga pohon tumbang.

Persoalannya, beberapa ancaman tersebut sebenarnya dapat dikurangi, apabila langkah antisipasi dilakukan lebih awal. Saluran air yang tersumbat, misalnya, tidak seharusnya baru diperhatikan ketika hujan deras menyebabkan genangan. Begitu pula dengan pepohonan yang sudah miring atau memiliki ranting rapuh, semestinya diperiksa sebelum diterpa angin kencang.

Oleh sebab itu, kesiapan pemerintah tidak cukup hanya dilakukan secara mendadak. Pemeriksaan saluran drainase, pembersihan anak sungai, pemangkasan pohon yang rawan tumbang, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Jangan sampai pemerintah baru sibuk setelah jalan terendam, pohon tumbang menghalangi akses warga, atau air masuk ke rumah masyarakat.

Pola kerja seperti ini seharusnya mulai ditinggalkan. Pencegahan semestinya menjadi bagian penting dari pelayanan pemerintah, tak hanya menjadi kegiatan tambahan ketika memasuki musim hujan.

Di sinilah peran masing-masing OPD perlu terlihat. Dinas yang menangani pekerjaan umum harus memastikan infrastruktur saluran air berfungsi. Perangkat yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan pertamanan perlu memperhatikan kondisi pepohonan di ruang publik. Sementara Camat dan Lurah menjadi penghubung antara kondisi lapangan dengan instansi teknis.

Bahkan yang lebih penting lagi, koordinasi juga tidak boleh berhenti di tingkat pimpinan. Informasi mengenai wilayah rawan, laporan warga, dan kebutuhan penanganan harus bisa diteruskan dengan cepat. Dengan begitu, pemerintah tidak kehilangan waktu hanya karena persoalan koordinasi antarlembaga.

Masyarakat Juga Tidak Bisa Berpangku Tangan

Di samping tanggung jawab pemerintah, masyarakat juga memiliki peran dalam menjaga lingkungannya. Tidak semua persoalan musim hujan bisa diselesaikan hanya dengan mengandalkan OPD.

Kesadaran untuk tidak membuang sampah ke saluran air, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperhatikan kondisi pepohonan di sekitar rumah merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak penting.

Jika menemukan pohon yang terlihat miring, rapuh, atau berpotensi roboh, warga dapat segera melaporkannya kepada pengurus RT, kelurahan, maupun instansi terkait.

Begitu pula dengan saluran air di lingkungan permukiman. Kebiasaan membiarkan sampah menumpuk di selokan dapat memperburuk aliran air ketika hujan deras datang. Persoalan kecil yang dibiarkan terus-menerus pada akhirnya dapat menjadi masalah bagi lingkungan yang lebih luas.

Kejadian hujan deras disertai angin kencang di Kalidoni pada Senin siang bisa menjadi pesan agar semuanya harus waspada, sebab perubahan cuaca dapat langsung dirasakan di lingkungan tempat tinggal masyarakat. Oleh karena itu, kewaspadaan tidak harus menunggu adanya peringatan atau kejadian besar terlebih dahulu.

Dan, berkurangnya kabut asap akibat karhutla bukan berarti pekerjaan pemerintah selesai. Justru ketika satu persoalan mulai mereda, kesiapan menghadapi persoalan berikutnya harus semakin diperkuat.

Arahan Ratu Dewa dalam apel gabungan tersebut semestinya tidak berhenti sebagai pesan kepada jajaran OPD. Hal terpenting adalah bagaimana instruksi itu diterjemahkan menjadi kerja nyata di lapangan, mulai dari tingkat kota hingga lingkungan RT.

Palembang tentunya tidak ingin setiap pergantian musim selalu dihadapkan masalah klasik yang sama dalam setiap tahunnya, sementara langkah antisipasinya baru dilakukan setelah dampak mulai dirasakan masyarakat.

Sebab, keberhasilan pemerintah menghadapi musim penghujan bukan semata-mata dinilai dari seberapa cepat menangani banjir atau pohon tumbang, melainkan juga dari seberapa banyak potensi bahaya yang berhasil dicegah sebelum menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Semoga hujan menjadi berkah untuk masyarakat Palembang. Akhir kata, kita (masyarakat) semua tentunya berharap hujan mengguyur Kota Palembang membawa berkah bagi masyarakat, bukan malah menimbulkan persoalan baru. Amin.  (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penembak Putri Indonesia Gagal Melangkah ke Final  di Paralimpiade Tokyo 2020

    Penembak Putri Indonesia Gagal Melangkah ke Final  di Paralimpiade Tokyo 2020

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 707
    • 0Komentar

    WAKIL Indonesia di cabang menembak putri, Hanik Puji Hastuti harus mengakui keunggulan lawan-lawannya setelah ia gagal menjejakkan kakinya di babak final menembak 10 M air rifle standing R2. Pada laga penyisihan yang berlangsung di Asaka Shooting Range itu, Hanik menempati peringkat ke-13 dengan mengumpulkan total poin 614,5. Meski gagal melangkah ke babak final, namun Hanik […]

  • Membatik Asa di Atas Kain Nusantara

    Membatik Asa di Atas Kain Nusantara

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.273
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Dulu, batik dipandang seperti baju kondangan simpanan emak-emak di lemari tiga pintu cantik, tapi keluar cuma pas lebaran. Tapi sekarang, batik mulai menggeliat lagi dan bukan cuma karena digoyang setrika. Di balik pola mega mendung yang menggoda dan motif kawung yang konsisten macam mantan yang susah move on, ada cerita tentang perajin, teknologi, […]

  • Disebut Venesia dari Timur, Harno : Investor Tak Perlu Ragu Datang ke Palembang  

    Disebut Venesia dari Timur, Harno : Investor Tak Perlu Ragu Datang ke Palembang  

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 792
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Dipandang sukses menjadi tuan rumah even Internasional, Konsultan Amerika pertebal jalinan persahabatan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Tak perlu diragukan lagi kesuksesan Pemkot Palembang dalam menyelenggarakan even internasional seperti even akbar Asian Games XVII pertengahan Agustus lalu. Oleh sebab itu, Consul For Sumatra American Consulate Medan, Juha P Salin mengaku, sangat mengapresiasi […]

  • Bybit Kenalkan Era Baru Peminjaman Crypto Bebas Ribet

    Bybit Kenalkan Era Baru Peminjaman Crypto Bebas Ribet

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.101
    • 0Komentar

    DUBAI, UNI EMIRAT ARAB –  Bybit, pertukaran kripto yang paling banyak dikunjungi ketiga di dunia, telah mengumumkan peluncuran layanan peminjaman barunya: Bybit Lending. Produk mutakhir ini memungkinkan pengguna memperoleh pembayaran berbunga tinggi atas aset crypto mereka yang menganggur.   Bybit Lending menawarkan APR yang tinggi, menjadikannya cara yang nyaman dan menguntungkan bagi pengguna untuk mendapatkan […]

  • Ditreskrimsus Polda Sumsel Ungkap Modus Truk Palsu Angkut 10 Ton Pupuk Ilegal

    Ditreskrimsus Polda Sumsel Ungkap Modus Truk Palsu Angkut 10 Ton Pupuk Ilegal

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan membongkar praktik penyelewengan pupuk bersubsidi dalam jumlah besar. Dalam operasi di Kabupaten Muara Enim, polisi mengamankan sekitar 10 ton pupuk jenis Urea dan NPK Phonska serta menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Kasus ini terungkap dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya distribusi pupuk subsidi yang tidak tepat sasaran. […]

  • Payung..

    Payung..

    • calendar_month Minggu, 29 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.220
    • 0Komentar

      “Waduh, payungku kegedean, apalagi anginnya bertiup cukup kencang, sulit untuk menutupnya,” teriak Inara bocah 4 tahun tengah berusaha melipat payung miliknya usai membeli jajanan di Warung tak jauh dari kediamannya di Blok C Perum Pesona Harapan Jaya Tahap I, Jalan KH Azhari RT 50 Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni Palembang, beberapa pekan lalu.   CUACA […]

expand_less
WordPress Archive Superio – Job Board WordPress Theme SuperOwly – Kids WordPress Theme Superv Cafe – Restaurant Elementor Template Kit Supplero – Supplement Store WooCommerce Theme Support Automator Support Board – Chat And Help Desk Suppre – Urban Wear WooCommerce Theme Supreme Tables SupremeCourt – Law Firm and Attorney WordPress Theme Supro - Minimalist AJAX WooCommerce WordPress Theme