Kamis, 17 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Peringatan Isra Mikraj,  Wapres : Momentum Perbaiki Salat & Jauhkan Diri dari Perbuatan Fasad dan Keji

Peringatan Isra Mikraj,  Wapres : Momentum Perbaiki Salat & Jauhkan Diri dari Perbuatan Fasad dan Keji

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 1 Mar 2022
  • visibility 782
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WAPRES KH Ma’ruf Amin mengatakan, peringatan Isra Mikraj merupakan peristiwa penting spiritual dan monumental bagi umat Islam, yakni sejarah perjalanan Nabi Muhammad SAW ketika mendapatkan perintah salat dari Allah SWT. KH Ma’ruf Amin pun mengajak masyarakat untuk mengumumkan peringatan Isra Mikraj ini sebagai momentum memperbaiki salat, agar tercipta ketenangan hidup.

Hal itu disampaikannya melalui video conference pada peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Tingkat Kenegaraan Tahun 2022M/1443H. Acara yang mengusung tema Teguhkan Semangat Beragama dan Berbangsa digelar secara berani dan memikat dari Auditorium HM Rasiidi Kantor Kemenag Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Senin (28/2/2022) malam.

“Salat dapat mengarahkan hidup, seperti yang disebutkan dalam Al-Qur’an “dirikanlah salat untuk mengingat aku (Allah)”, kemudian ada juga “hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram”. Artinya salat akan membantu berhati-hati setiap orang yang bisa,” jelas Wapres.

Menurutnya, dalam ajaran Islam, salat merupakan tiang agama. Orang yang melaksanakannya dianggap sebagai penegak agama, sementara bagi yang meninggalkannya dianggap sebagai perusak agama.

“Karena begitu pentingnya menjaga salat sehingga akan dihisab pertama kali sebelum amal-amal yang lain. Jika salatnya dianggap baik maka amal yang lain mungkin untuk lolos, sebaliknya, jika salatnya dianggap baik maka amal yang lain mungkin tidak lolos,” jelasnya.

Wapres menjelaskan, pahala salat selain di akhirat, juga akan berdampak positif bagi para pelakunya di dunia. “Seperti yang digambarkan Al-Qur’an “barang siapa yang mengerjakan kebajikan baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan percaya, maka kami akan memberikan kehidupan yang baik”. Baik juga berupa kesehatan, ketenangan, bisa materi,”tambahnya.

Salat Jauhkan Diri dari Perbuatan Fasad dan Keji

Dikatakan, orang yang mengerjakan salat tapi tidak mencegah dari perbuatan fasad , keji, dan mungkar, maka dia tidak semakin dekat dengan Allah justru justru semakin jauh. Seperti dalam hadis Nabi yang artinya “barang siapa yang salatnya tidak mencegah dari perbuatan buruk dan mungkar, maka salatnya tidak akan menambah dekat dengan Allah, melainkan semakin jauh dari Allah SWT”.

“Menurut para ulama, fasad adalah dorongan syahwat kebinatangan yang menyangkut kebutuhan biologi, maupun birahi yang melampaui batas. Termasuk perbuatan zina yang dikategorikan sebagai fasad . Sedangkan mungkar adalah dorongan sifat kebinatangan yang cenderung melakukan hal-hal yang merugikan dan merugikan orang lain. Baik melalui ucapan, tulisan, termasuk dalam media sosial,” jelasnya.

Dijelaskan Wapres, orang yang melakukan salat seharusnya dapat terhindar dari perbuatan fasad  dan mungkar, karena jika salat dilakukan sesuai dengan tuntutan syariat agama akan memunculkan perasaan sebagai seorang hamba, perasaan taat, cinta, dan mengagungkan Allah SWT.

“Salat juga akan menjadi instrumen atau alarm untuk memberikan sinyal jika seseorang akan melakukan salah, serta melahirkan perasaan sedih dan menyesal karena kepatuhan terhadap Allah,” ujarnya.

Sedangkan hati yang sudah mati menurut imam Ibnu Atoillah adalah tidak adanya rasa sedih dan penyesalan karena telah melakukan perbuatan keji. Hal ini menunjukkan gambaran seseorang yang sudah tidak ada sinyal atau alarm di dalam hati.

Lebih celaka lagi, orang-orang itu tidak bisa diberitahu dan dinasehati karena sudah sebagai orang yang sombong. Ia menjelaskan, dalam Al-Qur’an disebutkan “orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kami dan menyombongkan diri terhadapnya, tidak akan membukakan pintu-pintu langit bagi mereka dan tidak akan masuk surga sebelum ada yang bisa masuk ke dalam lubang jarum” .

“Artinya orang itu tidak mungkin masuk surga karena tidak ada yang bisa masuk ke dalam lubang jarum. Menurut ulama penyakit ini tidak ada obatnya kecuali dia bertaubat kembali ke hadirat Allah SWT. Oleh karenanya marilah kita memperingatkan Isra Mikraj ini sebagai momentum diri memperbaiki salat” pungkas Wapres.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • anggaran-pendidikan

    Pemerintah Tetap Jaga Anggaran Pendidikan 20 Persen

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.715
    • 0Komentar

    Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018. Disebutkan sebesar Rp440,9 triliun. Tiga pembiayaan itu diperoleh dari belanja pusat Rp146,6 triliun, transfer Rp279,3 triliun, serta pembiayaan Rp15 triliun.

  • Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ikuti Rakor Pelayanan Publik Berbasis HAM

    Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ikuti Rakor Pelayanan Publik Berbasis HAM

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 599
    • 0Komentar

    KAKANWIL Kemenkumham Sumsel Harun Sulianto mengikuti rapat Koordinasi implementasi Pelaksanaan Permenkumham No. 2 Th 2022 tentang Pelayanan Publik Berbasis HAM (P2HAM) yang diselenggarakan oleh Ditjen HAM, Kamis (24/03). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Unit Pusat, Kantor Wilayah, dan Unit Pelaksana Teknis di seluruh Indonesia melalui virtual zoom meeting. Staf Ahli Menkumham Bidang Sosial, Min Usihen […]

  • Horee, Tahun Ini Palembang Gratiskan Lagi PBB

    Horee, Tahun Ini Palembang Gratiskan Lagi PBB

    • calendar_month Senin, 25 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.431
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Pemerintah Kota Palembang tahun ini gratiskan lagi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) untuk Pajak Bumi Bangunan [PBB] yang nilainya dibawah Rp300 ribu. Program ini sudah di gratiskan sejak tahun lalu, pasalnya ketetapan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)berdasarkan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 18 Tahun 2019  tentang pembebasan, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB ) perkotaan atas objek […]

  • Masa PPKM Darurat, Bulog Siapkan 200 Ribu Ton Beras Bansos

    Masa PPKM Darurat, Bulog Siapkan 200 Ribu Ton Beras Bansos

    • calendar_month Kamis, 8 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 740
    • 0Komentar

    PERUM BULOG segera menyiapkan beras sebanyak 200.000 ton untuk tambahan bantuan sosial dari Kementerian Sosial kepada penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH) sesuai instruksi Presiden pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). “BULOG siap melaksanakan penugasan menyalurkan tambahan beras untuk bantuan sosial kepada 10 juta penerima Bantuan Sosial Tunai dan 10 […]

  • Tingkatkan Pengawasan, Komisaris Utama Pertamina Laksanakan Peninjauan

    Tingkatkan Pengawasan, Komisaris Utama Pertamina Laksanakan Peninjauan

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 550
    • 0Komentar

    DALAM rangka melaksanakan tugas dan meningkatkan pengawasan, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama bersama beberapa anggota Dewan Komisaris yang terdiri dari Sobri Efendy, Eddy Fritz Sinaga melakukan kunjungan kerja ke beberapa titik kegiatan operasi perusahaan di wilayah Belitung untuk memastikan distribusi BBM dan LPG serta seluruh kegiatan operasi dan layanan kepada masyarakat berjalan […]

  • Tenaga Farmasi Masih Minim di Puskesmas Daerah Terpencil

    Tenaga Farmasi Masih Minim di Puskesmas Daerah Terpencil

    • calendar_month Minggu, 22 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 963
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki menilai masih minim tenaga Farmasi yang ditempatkan di Puskesmas daerah terpencil di Sumsel. Hal tersebut disampaikannya dalam membuka Seminar Nasional dan Konferensi Daerah XI Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sumatera Selatan di Ballroom STIFI Bhakti Pertiwi Palembang, Sabtu (21/7/2018). Oleh karena itu, katanya  IAI dapat mendorong anggotanya untuk […]

expand_less
WordPress Archive The DMCS – WooCommerce Theme The Event Calender for AMP The Events Calendar Pro Community Events Addon The Events Calendar Pro Community Tickets Addon The Events Calendar Event Tickets Plus The Events Calendar Eventbrite Tickets The Events Calendar Filter Bar The Events Calendar PRO WordPress Plugin The Events Calendar Shortcode and Templates Pro – WordPress Plugin The Events Calendar Single Event Page Builder