Minggu, 25 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Kabupaten Banyuasin kawasan food estate, Menjadi Penyangga Ketahanan Pangan Nasional

Kabupaten Banyuasin kawasan food estate, Menjadi Penyangga Ketahanan Pangan Nasional

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
  • visibility 893
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru bersama masyarakat melakukan panen raya padi IP 200 di lahan penangkaran benih kelompok tani Sri Rezeki di Desa Telang Jaya Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Selasa (1/6).

Panen yang dilakukan di lahan seluas 20 hektar tersebut semakin membuktikan keseriusan Sumsel sebagai penyangga ketahanan pangan nasional.

“Sebagai kabupaten yang diprioritaskan menjadi kawasan food estate, tentu panen raya ini merupakan langkah yang baik. Artinya Banyuasin memang bisa membawa Sumsel sebagai menjadi andalan sebagai lumbung pangan di Indonesia,” kata Herman Deru di sela-sela panen.

Dia menuturkan, Kabupaten Banyuasin memiliki luas tanam terbesar di Sumsel yang tentunya dapat semakin mendorong produktivitas pertanian.

“Luas tanam di Banyuasin ini terbesar di Sumsel. Tentunya lahan ini harus dimanfaatkan dengan baik agar produksi pangan terus menerus meningkat,” ujarnya.

Dia berkeyanian, upaya Sumsel untuk menjadi penyangga ketahanan pangan akan berjalan sesuai keinginan. Apalagi, hal itu didukung inovasi yang dilakukan petani khususnya yang ada di Desa Telang Jaya.

Dimana salah masyarakat desa tersebut mampu menangkar benih secara mandiri yang sesuai standarisasi pertanian.

“Yang membanggakan bukan panen rayanya, tapi panen yang dilakukan ini benihnya merupakan hasil penangkaran lokal yang sudah masuk dalam e-katalog,” terangnya.

Dia berharap, inovasi tersebut bisa memantik semangat para petani lainnya di Sumsel.

“Mudah-mudahan penangkaran ini terus tumbuh sehingga masyarakat tidak perlu lagi kesulitan dan mengantri panjang untuk mendapatkan benih padi,” paparnya.

Diketahui, hasil pertanian di Banyuasin kerap meningkat setiap tahunnya. Dimana sebelumnya, hasil panen di Kabupaten Banyuasin mencapai 3 ton meningkat menjadi 4,2 ton per hektar. Sementara untuk panen saat ini, Herman Deru berharap dapat mencapai 5,2 ton.

“Kekuatan food estate ini bukan hanya dari petani dan lahan. Namun juga harus didukung dengan irigasi, pupuk, hingga ilmu pengetahun,” katanya.

Sebab itu, selain gencar melakukan pembenahan infrastruktur agar akses para petani semakin lancar, Herman Deru juga menginstruksikan dinas terkait termasuk penyuluh pertanian untuk aktif melakukan pembinaan dan edukasi kepada para petani.

“Saya minta penyuluh pertanian terus melakukan pembinaan kepada para petani ini. Ilmu pengetahuan juga penting untuk para petani,” tuturnya.

Selain itu, sebelumnya Herman Deru juga telah menyampaikan inisiasinya kepada pemerintah pusat agar dana subsidi pupuk yang saat ini masih dilakukan untuk dialihkan ke menjadi subsidi harga beras.

Hal itu dilakukan agar para petani mendapatkan hasil yang sesuai atas jerih payahnya.

“Saya sudah meminta agar subsidi pupuk bisa dialihkan ke subsidi harga beras agar para petani yang produktif ini mendapatkan hasil yang sesuai. Kita ingin pertanian ini menjadi salah satu alat untuk memerangi kemiskinan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuasin H Askolani Jasi mengatakan, Kabupaten Banyuasin ini telah sepakat untuk membangun dan meningkatkan sektor pertanian di Sumsel.

“Pembangunan dan peningkatan ini kita mulai dari Banyuasin khususnya sektor pertanian. Kita sudah sepakat untuk memulainya,” kata Askolani.

Dia menjelaskan, rencana food estate tentu menjadi angin segar bagi peningkatan kesejahteraan para petani. Sebab, dengan kawasan pertanian yang luas, Kabuapten akan lebih mudah untuk berkontribusi agar Sumsel menjadi lumbung pangan nasional.

“Banyuasin ini masuk dalam empat besar penghasil beras nasional. Tentunya ini dapat menjadi langkah kita agar petani semakin sejahtera,” ucapnya.

Apalagi, hal itu juga didorong oleh berbagai bantuan dari Gubernur H Herman Deru baik infrastruktur maupun sarana dan prasarana pertanian.(***)

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Segera Dibuka, Inilah Pedoman Pengadaan CPNS, PPPK Guru, dan PPPK JF Tahun 2021, Silahkan Persiapkan Diri

    Segera Dibuka, Inilah Pedoman Pengadaan CPNS, PPPK Guru, dan PPPK JF Tahun 2021, Silahkan Persiapkan Diri

    • calendar_month Selasa, 15 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 965
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menerbitkan tiga peraturan terkait penyelenggaraan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2021. Aturan tersebut yakni Peraturan Menteri PANRB (PermenPANRB) No. 27/2021 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil (PNS), PermenPANRB No. 28/2021 tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Jabatan Fungsional Guru pada Instansi Daerah […]

  • Agar Bisa Ciptakan Lapangan Kerja, Mahasiswa Ditekankan Harus Kreatif Jadi Wirausaha

    Agar Bisa Ciptakan Lapangan Kerja, Mahasiswa Ditekankan Harus Kreatif Jadi Wirausaha

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 800
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H Mawardi Yahya menghimbau kalangan mahasiswa dan mahasiswi di Sumsel untuk cepat tanggap berinovasi menciptakan lapangan kerja lewat wirausaha, hal ini menurutnya akan mengurangi pengangguran intelektual atau sarjana yang belum mendapat pekerjaan. Dikatakan Mawardi, peran strategis di era berkembangnya peradaban manusia dengan kemajuan teknologi, menjadi bagian penting dalam […]

  • Ayo Ramai-rami Hentikan Kabut Asap

    Ayo Ramai-rami Hentikan Kabut Asap

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 843
    • 0Komentar

    “Dari hasil kajian 90 persen karhutla karena oleh manusia, nah 10 persennya kita tidak tau inilah perlu kita selidiki. Kita juga tidak mau uang negara habis karena karhutla ini,”

  • Percepat Turunkan Stunting, Gubernur Minta Efektifkan Peran IPeKB  

    Percepat Turunkan Stunting, Gubernur Minta Efektifkan Peran IPeKB  

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 690
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru menyatakan keseriusannya dalam melakukan percepatan penurunan angka stunting pada anak. Bahkan, dia berkomitmen akan membuat upaya tersebut menjadi ikon kesejahteraan masyarakat. Menurut dia, upaya penurunan angka stunting tersebut memang harus serius dan konsisten dilakukan. Terlebih, pemerintah sendiri menargetkan angka stunting diharapkan harus turun lebih dari tiga persen setiap tahunnnya, sehingga […]

  • 10 Film Pendek Indonesia Diputar di Tampere Film Festival/TFF ke-52 Finlandia

    10 Film Pendek Indonesia Diputar di Tampere Film Festival/TFF ke-52 Finlandia

    • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.376
    • 0Komentar

    TAMPERE, Finlandia – Sepuluh film pendek Indonesia diputar pada tanggal 9-13 Maret 2022 di Festival Film Tampere (Tampere Film Festival/TFF) ke-52, Finlandia. Terpilihnya Indonesia selain Hungaria sebagai guest country, merupakan hasil kolaborasi Festival Director Tampere Film Festival, Jukka-Pekka Laakso, dan Program Director Minikino Film Week-Bali International Short Film Festival, Fransiska Prihadi. Secara khusus, film “Jamal” […]

  • Warga Muba Ramaikan Festival Berkarang di Danau Siarak, Apa Itu ?   

    Warga Muba Ramaikan Festival Berkarang di Danau Siarak, Apa Itu ?  

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

     WARGA Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] meramaikan Festival Berkarang di Danau Siarak. Tradisi ini merupakan rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HUT ke -63 kabupaten tersebut. Tradisi turun menurun dari ‘Puyang’ masyarakat Muba ini dilaksanakan di Desa Tanah Abang, Kecamatan Batanghari Leko, Minggu [29/9/2019]. “Festival ini bisa diselenggarakan setiap tahunnya dan menjadi Festival tahunan guna mendukung pariwisata Muba,” kata […]

expand_less
WordPress Archive Docmet – HealthCare and Medical WordPress Theme Doctery – Hospital and Healthcare WordPress Theme + RTL Doctor on Demand – Online Consultations Elementor Template Kit Doctreat – Doctors Directory WordPress Theme Doctreat – Hospitals and Doctors Directory WordPress Listing Theme Doctype – A Flat and Minimal Portfolio Theme Docy - Documentation & Knowledge base WordPress Theme with Helpdesk Forum Dogma – Responsive Architecture WordPress Theme DOIT – Creative MultiPurpose Theme Dokan Integrate & Design Launcher Addon for LUMISE Product Designer