Rabu, 26 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Bukan Buternburg, Ternyata H. Jahri Penemu Prasasti Kedukan Bukit

Bukan Buternburg, Ternyata H. Jahri Penemu Prasasti Kedukan Bukit

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 4 Des 2018
  • visibility 2.332
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Seperti diketahui, prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan oleh M. Batenburg berkebangsaan Belanda pada pada 1920, dikampung Kedukan Bukit, Kelurahan 35 Ilir Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), punya makna penting dalam sejarah Sriwijaya di Palembang.

Namun, ada yang unik dibalik kisah temuan prasasti Kedukan Bukit, yang mungkin tidak pernah diceritakan di dalam buku sejarah dan literatur lainnya, kisah ini diceritakan kembali oleh Pemerhati Sejarah Palembang, Jupri Al Palimbani.

“Kalau cerita versi lainnya ada,” ujar Jupri, disela bincang santai di Markas KompakS Palembang, Selasa (4/12/18).

Jupri menjelaskan, mungkin versi cerita ini mendasar pada cerita turun temurun, yang berkembang di masyarakat Palembang dan di dalam buku berjudul Sejarah Sriwijaya karangan Erwan Suryanegara bin Asnawi Jayanegara (2009).

Awalnya kisah ini bermula pada November 1920, dari seorang penduduk asli daerah 35 ilir Palembang, bernama Haji Jahri, yang sibuk menjala ikan di Sungai Tatang disela kesibukan itu,  saat menarik jala, Jahri menemukan batu unik berbentuk bulat telur yang bertulis aksara lama.

Jahri pun bergegas pulang, dan berfikir bahwa batu ini, semacam ‘ajimat’ yang mungkin akan membawa keberuntungan bagi hidupnya.

Tak lama berselang dari temuan itu, terdengarlah bahwa akan ada perlombaan bidar oleh Belanda, di Sungai Musi untuk menyambut kedatangan Ratu Wilmena di Palembang.

Saat perlombaan inilah, penampakan batu itu pertama kali, terlihat oleh warga Palembang pada masa itu, sebagai batu aneh, yang diikatkan persis di depan bidarnya H. Jahri, pada perlombaan itu, sebagai ‘ajimat’ keberuntungan pada pelombaan bidar itu dan anehnya perahu bidar itu pun menang.

“Disinilah, seorang kontrolir Belanda bernama Batenburg melihat prasasti Kedukan Bukit itu sebenarnya,” jelas Jupri.

Karena Butenburg paham dengan tulisan itu, maka dimintalah batu prasasti itu, dan dibawa ke Batavia untuk dilaporkan penemuan itu ke Oudheidkundigen Dienst atau Dinas Purbakala pada waktu itu, kemudian sejarah pun mencatat nama Butenburg sebagai penemu pertama prasasti Kedukan Bukit, yang sekarang tersimpan di Museum Nasional Jakarta.

“Prasasti Kedukan Bukit merupakan prasasti tertua dari masa Kedatuan Sriwijaya dengan angka tahun 604 Saka atau setelah dikonversikan menjadi 682 Masehi.Dikukuhkannya hari Jadi Kota Palembang, yang diperingati setiap tanggal 16 Juni, juga mendasar pada penandaan tanggal di Prasasti Kedukan Bukit, menurut buku Hari Jadi Kota Palembang tahun 1973,” terangnya.

Sementara itu, Ketua KompakS Palembang Hirmeyudi, menjelaskan karena begitu pentingnya prasasti kedukan bukit ini yang Artinya menjadi akte kelahiran kota alangkah baiknya, jika ada tugu peringatan hari jadi kota di sekitaran titik Nol kota tepatnya ditaman Nusa Indah dulunya.

Ditugu itu juga, menurutnya, Replika akte kelahiran kota ditampilkan sebagai penegas lahirnya kota Palembang, biar generasi kedepan tetap peduli dengan kotanya dan tak melupakan sejarah Palembang sebagai kota tua.

“Mudah mudahan akan jadi destinasi wisata baru kota dan kebanggan Kota Palembang yang berada ditengah tengah kota, he..hee.. lokasi baru tempat berfoto dan berselfi ria,” tutupnya.[**]

 

Penulis :Faldy

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Grafik Kasus Aktif, Kasus Sembuh dan Kasus Meninggal per Provinsi (Update per 13 Agustus 2021)

    Grafik Kasus Aktif, Kasus Sembuh dan Kasus Meninggal per Provinsi (Update per 13 Agustus 2021)

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 850
    • 0Komentar

    Grafik Kasus Aktif, Kasus Sembuh dan Kasus Meninggal per Provinsi (Update per 13 Agustus 2021)

  • Maret, Muba Targetkan 100 %  Pelaporan e-LHKPN

    Maret, Muba Targetkan 100 % Pelaporan e-LHKPN

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.096
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] menargetkan 100% pelaporan e-Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) tahun 2019 bagi wajib LHKPN dalam Kabupaten Muba. Menurut laporan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muba Sunaryo SSTP MM dalam acara sosialisasi dan evaluasi pelaporan e LHKPN bagi wajib LHKPN di Kabupaten Muba dan pendelegasian administrasi kepegawaian, […]

  • Hadiri Syukuran, Alex : Kompas Gramedia Group Berhasil Cerdaskan Bangsa

    Hadiri Syukuran, Alex : Kompas Gramedia Group Berhasil Cerdaskan Bangsa

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.912
    • 0Komentar

    Alhamdulillah belum pernah terjadi dan Insya Allah tidak akan pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan antar unat beragama.

  • Thia Yufada Kembali Dinobatkan Jadi Wanita Inspiratif Sumsel 2020

    Thia Yufada Kembali Dinobatkan Jadi Wanita Inspiratif Sumsel 2020

    • calendar_month Rabu, 23 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.234
    • 0Komentar

    Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza kembali meraih apresiasi dan penghargaan, setelah satu hari sebelumnya yakni pada Senin (21/12/2020) meraih penghargaan Inspiring Figure Nasional dari Moeslim Choice. Selasa (22/12/2020) malam istri dari Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin ini meraih juara Terbaik I Wanita Inspiratif Sumsel tahun 2020, dan ini kedua kalinya […]

  • 14.000 Pelajar Ikutin Try Out Akbar, Ini Pesan Gubernur Sumsel

    14.000 Pelajar Ikutin Try Out Akbar, Ini Pesan Gubernur Sumsel

    • calendar_month Minggu, 3 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –  Sebanyak 14.000 pelajar dari berbagai sekolah di Palembang terlihat beramai-ramai memenuhi gedung Sport and Convention Center (PSCC) untuk mengikuti Try Out [TO] akbar, di Sabtu pagi, kemarin. Mereka terlihat sangat ceria, sanda gurau pun terlihat dari masing-masing pelajar. Sebelum memasuki gedung PSCC itu, para pelajar yang berasal dari  berbagai sekolah tampak berkelompok […]

  • Gubernur Larang Bupati Membangun Daerah Asal-Asalan, Itu Akan Merugikan

    Gubernur Larang Bupati Membangun Daerah Asal-Asalan, Itu Akan Merugikan

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 967
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru menekankan agar Bupati dan Walikota di Sumsel tidak asal-asalan dan melanggar ketentuan dalam melakukan pembangunan. Menurutnya pembangunan harus dilakukan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sehingga dapat berdampak pada kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. “Jangan asal dan melanggar ketentuan apa yang akan dibangun. Harus sesuai dengan RPJMD. Pembangunan […]

expand_less
WordPress Archive Unlimited Addons for WPBakery Page Builder Unlimited Elements for Elementor Pro Unniq – Dark Digital Creative Agency Elementor Template Kit Uno – Creative Photography WordPress Theme unRovr – Animated vCard WordPress Theme Unta – MultiPurpose Business WordPress Theme Uomo – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme UpCreators – Digital Creators WordPress Theme UpCreators – Multipurpose, Creative Elementor Template Kit Upcycle - Waste Management & Recycling Elementor Template Kit