Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Sensus Ekonomi 2026 Mulai Buru Angka Ekonomi Kebudayaan Selama Ini Tersebar

Sensus Ekonomi 2026 Mulai Buru Angka Ekonomi Kebudayaan Selama Ini Tersebar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Sensus Ekonomi 2026 diarahkan untuk memetakan aktivitas ekonomi kebudayaan yang selama ini tersebar di berbagai sektor. Pendataan tersebut diharapkan memberi gambaran lebih jelas mengenai kontribusi kebudayaan terhadap perekonomian nasional, termasuk peluang menghitung Produk Domestik Bruto (PDB) kebudayaan.

Wakil Ketua Badan Pusat Statistik (BPS) Sonny Harry Budiutomo Harmadi mengatakan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum untuk melihat besarnya aktivitas ekonomi di bidang kebudayaan.

“Sensus Ekonomi kali ini mungkin untuk pertama kalinya akan menghitung berapa besarnya PDB kebudayaan, seberapa besar kontribusi aktivitas ekonomi di bidang kebudayaan terhadap keseluruhan perekonomian,” kata Sonny dalam kegiatan NGIBAR (Ngisi Bareng) Kuesioner Sensus Ekonomi 2026 bagi pelaku usaha bidang kebudayaan di Jakarta, Jumat (21/8).

Aktivitas ekonomi kebudayaan mencakup banyak bidang, mulai dari film dan audiovisual, musik, seni pertunjukan, seni rupa, sastra, museum, konservasi, festival hingga produksi dan layanan budaya berbasis digital.

Sebaran tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pendataan. Pelaku usaha dan pekerja di sektor kebudayaan dapat berada dalam klasifikasi lapangan usaha maupun profesi yang berbeda sehingga aktivitasnya tidak selalu terlihat sebagai satu ekosistem ekonomi.

Kementerian Kebudayaan mendorong pemetaan yang lebih rinci melalui Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dan Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI).

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan data yang lebih presisi dibutuhkan untuk mengetahui struktur, skala, serta kontribusi ekonomi budaya.

“Data menjadi bagian dari infrastruktur kebijakan. Dengan data yang tepat, kita dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, menentukan prioritas secara lebih terukur, serta merancang intervensi yang sesuai dengan kondisi nyata pelaku dan ekosistem kebudayaan,” ujar Fadli.

Menurut dia, data tersebut dapat digunakan untuk membaca potensi ekonomi budaya di berbagai wilayah, sektor yang memiliki peluang pertumbuhan dan penyerapan tenaga kerja, hingga kebutuhan pembiayaan dan pengembangan kapasitas pelaku.

Pemetaan juga berkaitan dengan transformasi digital dan pelindungan kekayaan intelektual yang menjadi bagian dari perkembangan ekosistem ekonomi kebudayaan.

Bagi BPS, hasil pendataan nantinya dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan sektor kebudayaan. Sonny menilai kebudayaan tidak hanya berkaitan dengan identitas dan peradaban bangsa, tetapi juga memiliki potensi menjadi sumber kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, Kementerian Kebudayaan dan BPS mendorong pelaku usaha bidang kebudayaan, pemerintah daerah, serta Balai Pelestarian Kebudayaan ikut mendukung proses pendataan di berbagai wilayah. Hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya diharapkan memberi gambaran yang lebih utuh mengenai posisi ekonomi kebudayaan dalam perekonomian Indonesia. (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkah Lebaran, Penyapu Koin Tangguk Rezeki

    Berkah Lebaran, Penyapu Koin Tangguk Rezeki

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.144
    • 0Komentar

    LEBARAN memberi cerita unik bagi pemudik yang melintasi jalur Pantai Utara (pantura) di kawasan PP Indramayu, Jawa Barat.PP Keunikannya adalah, pada musim arus mudik ataupun arus balik Lebaran, banyak penyapu koin yang berjejer di sekitaran Jembatan Sewo, Indramayu untuk mencari rezeki. “Kalau musim Lebaran seperti sekarang, saya bisa kumpulin uang receh, uang koin, bisa sampai […]

  • Warga Lais Ciptakan Pakan Ternak Dengan Teknologi Mososa

    Warga Lais Ciptakan Pakan Ternak Dengan Teknologi Mososa

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.089
    • 0Komentar

    KESULITAN pakan ternak yang hemat dan berkualitas merupak­­­an persoa­­lan yang ke­rap kali ditemui oleh peter­n­ak yang ti­dak mem­il­iki penga­la­man atau pendidik­an pe­­ter­nakan, untuk men­g­an­tisipasi hal ini pem­erintahan keca­­matan Lais kabupaten Musi Banyuasin (Mu­ba) be­ke­rjas­ama dengan bazn­as dan pemerintah desa me­mba­ntu me­­ning­katkan kemampuan mas­yarakat di kec­am­atan Lais sesuai den­gan mata pencaha­rian dan hob­inya, dalam hal ini […]

  • Vaksinasi Penting di Masa Pandemi, Dorong Terciptanya Kekebalan Kelompok

    Vaksinasi Penting di Masa Pandemi, Dorong Terciptanya Kekebalan Kelompok

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.301
    • 0Komentar

    PRINSIP gotong- royong penting diterapkan dalam pelaksanaan vaksinasi, sehingga dapat tercipta kekebalan kelompok (herd immunity). Pada dasarnya, kekebalan kelompok dapat dicapai jika mayoritas dari suatu populasi sudah memiliki antibodi, salah satunya dengan cara melakukan vaksinasi. Kekebalan kelompok ini sekaligus dapat melindungi kelompok-kelompok yang tidak divaksinasi karena kondisi khusus, misalnya memiliki sakit kronis atau alergi pada […]

  • Soak Bato Jadi Sekolah Pasar Pertama di Sumatera, Penasaran ? Baca Ini

    Soak Bato Jadi Sekolah Pasar Pertama di Sumatera, Penasaran ? Baca Ini

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.099
    • 0Komentar

    “Sekolah Pasar ini memberikan edukasi kepada para pedagang tentang tata kelola perdagangan, tata kelola keuangan, menjaga kebersihan dan kesehatan, serta etika berdagang,”

  • jokowi

    Jokowi Minta Seluruh Kementrian Tekan Angka Kemiskinan

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.477
    • 0Komentar

    Presiden RI,  Joko Widodo (Jokowi) seluruh kementrian dapat menekan angka kemiskinan,  karena merupakan tanggung jawab bersama sehingga target tahun ini untuk menekan angka kemiskin 10,5 persen dapat terealisasi.

  • Tinjau Korban Banjir di Tiga Desa Kecamatan Muara Jaya Kab. OKU

    Tinjau Korban Banjir di Tiga Desa Kecamatan Muara Jaya Kab. OKU

    • calendar_month Rabu, 20 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.474
    • 0Komentar

    BEGITU mendapatkan laporan terkait dengan bencana banjir bandang yang merendam sejumlah desa dan merusak sejumlah jembatan yang ada di Kecamatan Muara Jaya Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Gubernur Sumsel H Herman Deru tidak berdiam diri melainkan langsung bertolak ke lokasi kejadian pada, Selasa (19/10) siang, guna memastikan kondisi warganya yang terdampak bencana tersebut. ”Saya sengaja […]

expand_less
WordPress Archive KingPlace - Hotel Booking, Spa & Resort WordPress Theme (Mobile Layout Ready) Kingsley – Finance & Investment Elementor Template Kit Kintamani – Dog Breeder & Adoption Elementor Template Kit Kipso - Education LMS WordPress Theme Kitchen – Design Responsive WordPress Theme Kitchenia – Kitchenware & Cooking Utensils Store Template Kit Kitecx – Architecture & Interior Elementor Template Kit Kitecx – Architecture & Interior WordPress Theme KitSoccer – Football Team & Sports Elementor Template Kit Kitty – Fashion Clothing, Furniture WordPress Theme