Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Festival Sriwijaya XXVIII Masuk Top 100 Kalender Pariwisata Nasional

Festival Sriwijaya XXVIII Masuk Top 100 Kalender Pariwisata Nasional

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 18 Jun 2019
  • visibility 861
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru secara resmi membuka Festival Sriwijaya XXVIII Tahun 2019 di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB), akhir pekan ini.

Pembukaan festival ini ditandai dengan  pembentangan layar Kapal Sriwijaya secara simbolis oleh Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata RI, Rizky Handayani, Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Ketua Arsip Nasional, Walikota Palem

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan Palembang adalah kota tertua di Indonesia dimana saat ini masih sisaa peninggalan kerajaan Sriwijaya. Selain prasati juga ada pulau dan parit  buatan peninggalan masa lampau di situs Karang Anyar. Situs ini sekarang dikenal sebagai Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya.

“Dari semua peninggalan itu ada 3 hal besar yang membuktikan bahwa Kerajaan Sriwijaya sangat mempengaruhi peradaban saat ini pertama Sriwijaya berjasa dalam mendukung persatuan dan kesatuan  bangsa. Kemudian kapal-kapal Sriwijaya yang berlayar ke berbagai wilayah ikut mempengaruhi hadirnya bahasa melayu yang sekarang dinikamti sebagai bahasa Indonesia. Dan yang  ketiga Sriwijaya ikut menumbuhkan  gagasan pendidikan dan memberikan contoh tolreansi dan kehiduoan multi kultur,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakan HD hingga saat ini banyak hal yang  dapat digali dari peninggalan masa lalu sekitar 6 abad lalu. Banyak jejak peninggalan yang telah  ditemukan. Tapi jauh lebih banyak yang belum ketemu baik itu artefak maupun gagasan yang terpendam.

“Semakin banyak temuan akan semakin menegaskan kita sebagai ahli waris kerajaan besar Sriwijaya. Maka dari itu melalui festival ini kita dapat belajar dari masa lalu. Belajar dari masalalu bukan kemunduran tapi sebagai penanda untuk meluruskan tujuan kita maju kedepan,” papar Deru.

Untuk itu Iapun himbau dan mengajak semua untuk mari maju bersama dalam keragaman budaya. ” Kepada seluruh peserta festival. selamat datang dan menikmati serta merayakan dan berkompetisi yang sehat. Karena ini perdana saya pikir wajar kalau masih ada kekurangan disana-sini. Kedepan ini akan kita perbaiki,” jelasnya.

Intinya kata Herman Deru sejumlah hal akan dibenahi agar festival ini menjadi alasan orang datang ke Sumsel.untyk berwisata. Termasuk misalnya pembenahaan TPKS yang sangat bernilai sejarah.

Dikatakan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata RI, Rizky Handayani Festival Sriwijaya ini sudah yang ke 28 tahun digelar. Sudah semestinya dari tahun ke tahun bukan hanya kualitasnya saja yang ditingkatkan tapi juga keberadaannya di tengah masyarakat maupun wisatawan mancanegara.

“Sumsel harus bangga karena Festival Sriwijaya XXVIII ini menjadi 1 dari 100 top Kalender Pariwisata Nasional. Kedepan event ini harus mendatangkan wistaawan ke Sumsel atau Palembang. Karena itu jangan hanya festival ini saja tapi nanti harus ada event lain juga yang dikemas menarik,” jelasnya.

Dengan 9 agenda yang ditampilkan, Rizky berharap festival ini menjadi hiburan yang benar-benar dinikmati masyarakat bukan saat pembukaannya saja. Apalagi festival ini  mengangkat nilai-nilai tradisional dalam frame kebesaran kerajaan Sriwijaya.

“Semua industri harus mendukung festival dan agenda pariwisata seperti ini. Termasuk pemerintah. Setidaknya ada tiga hal yang disiapkan untuk mendukung itu Akses, Amenitas dan Atraksi. Akses sudah bagus sekarang juga hotel dan sekarang tinggal atraksi wisatanya. Seperti Sungai Musi ini bisa dioptimalkan dengan dukungan Bupati dan Walikotanya.,” papar Rizky.

Sementara itu Ketua Panitia yang juga Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel Aufa Syafrizal mengatakan sangat mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya festival ini termasuk Kementerian Pariwisata RI.

Pada Festival Sriwijaya XXVIII ini kata Aufa diikuti perwakilan dari 17 kabupaten kota se Sumsel. Bahkan beberapa provinsi tetangga seperti Jambi, Pangkal Pinang dan Metro Lampung. Sedangkan konsep panggung sendiri sengaja dibuat berbeda dengan menampilkan kiasan Kapal Sriwijaya yang melambangkan bahwa Sriwijaya merupakan Kerajaan dengan kekuatan maritim yang sangat berpengaruh di pulau Sumatera bahkan nusantara.

“Kali ini kami mengangkat tema besar bersatu dalam keberagaman budaya. Semoga festival yanh digelar sampai 22 Juni ini berlangsung sukses,” jelasnya.[**]

 

Penulis : mad

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muba Siap Luncurkan CSIRT, Ini Gunanya

    Muba Siap Luncurkan CSIRT, Ini Gunanya

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 983
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id –  Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin (Dinkominfo Muba) menjelaskan sangat siap meluncurkan MubaKab-CSIRT, bahkan sudah jauh-jauh hari mempersiapkannya. “Perangkat ini nantinya untuk meningkatkan pertahanan dan keamanan berbasis siber di Lingkungan kita khususnya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin,” kata Herryandi Sinulingga, Kepala Dinkominfo Muba dalam Rapat dengan Badan Siber […]

  • ODP Center Tampung Santri Sumsel dari Jatim, Wagub Sumsel Minta Pendatang Diisolasi

    ODP Center Tampung Santri Sumsel dari Jatim, Wagub Sumsel Minta Pendatang Diisolasi

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 955
    • 0Komentar

    Sebanyak 16 orang santri pesantren asal Sumsel yang diketahui baru tiba dari Jawa Timur, belum bisa pulang ke kediamannya masing-masing. MEREKA harus menginap terlebih dahulu di ODP Center atau Rumah Sehat Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) Palembang guna menjalani karantina terkait Covid-19. Diketahui, belasan orang santri itu tiba di Palembang dalam waktu yang tidak […]

  • Senangnya Peserta Di HKN ke-54 Dinkes Muba, Ada Apa ?

    Senangnya Peserta Di HKN ke-54 Dinkes Muba, Ada Apa ?

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 929
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar berbagai tangkai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54, Kamis (22/11/2018). Digelarnya kegiatan lomba di Lapangan Dinas Kesehatan setempat tersebut, dimaksudkan untuk menjalin silaturahmi dan keakraban antar sesama tenaga kesehatan yang ada di Bumi Serasan Sekate ini. Kepala Dinkes Muba, dr H […]

  • FKMD Kasih Penghargaan Inovasi, Bupati Muba Pesan Jaga Persatuan Untuk Sumsel

    FKMD Kasih Penghargaan Inovasi, Bupati Muba Pesan Jaga Persatuan Untuk Sumsel

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    BUPATI Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan hari ini FKMD dibentuk untuk bersatu dan meneguhkan organisasi untuk membangun Sumatera Selatan. “Bersatu memberikan kontribusi yang baik untuk Sumatera Selatan, kedepan kita akan dukung niat baik semua. Bersama FKMD maka kita akan majukan provinsi yang kita banggakan ini”, ujarnya. Dodi juga mengucapkan terima kasih atas penghargaan […]

  • Masyarakat Jangan Khawatir, Kata Bulog Stok Beras Cukup Aman Sampai Akhir Tahun

    Masyarakat Jangan Khawatir, Kata Bulog Stok Beras Cukup Aman Sampai Akhir Tahun

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    Bahkan gudang bulog Sumsel juga bisa mendistribusikan stok beras bagi daerah yang membutuhkan pasokan beras

  • Terus Pantau Persediaan, Presiden Mengecek Persediaan Obat COVID-19 di Kota Bogor

    Terus Pantau Persediaan, Presiden Mengecek Persediaan Obat COVID-19 di Kota Bogor

    • calendar_month Sabtu, 24 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 663
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi salah satu apotek di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/07/2021). Presiden hendak mengecek ketersediaan beberapa jenis obat dan suplemen yang dibutuhkan masyarakat untuk penanganan COVID-19. Dikutip dari situs www.setkab.go.id, kunjungannya tersebut, Presiden menjumpai beberapa jenis obat dan vitamin mengalami kekurangan stok. Presiden pun menelepon Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin […]

expand_less
WordPress Archive Smart Market Shortcodes – Plugin for WordPress and Envato Market Smart NFT BEP/ERC-20 Custom token standard (Addons) Smart NFT – Bulk minting (Addons) Smart NFT – KYC Verification Badge (Addons) Smart Notification Popups for WooCommerce Smart Notification WordPress Plugin Smart Offers Smart Photo Gallery – Responsive WordPress Plugin Smart Product Review For WooCommerce – All in one review pack for WooCommerce Smart QR Codes Generator – Plugin for WordPress