Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Gadis Protokol Kesehatan Masuk Grand Final Putri Remaja Indonesia 2020

Gadis Protokol Kesehatan Masuk Grand Final Putri Remaja Indonesia 2020

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Kamis, 29 Okt 2020
  • visibility 2.990
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIKUKUHKAN sebagai salah seorang Gadis Protokol Kesehatan pekan lalu, Rosa Indiana, minggu ini mengikuti Grand Final Putri Remaja Indonesia Sumsel 2020 di Jakarta.
Selain dirinya, dua orang lainnya juga mewakili Sumsel di ajang ini. Keduanya, Nanda Artika Natasya dan Geta Zahra Alkhansa Harahap.
Sebelumnya, Rosa lolos sebagai runner up Putri Remaja Indonesia Sumsel 2020. Inilah yang membawa Rosa Indiana Jannatri Harkha melenggang ke Grandfinal ajang tersebut di Jakarta. Sementara Nanda Artika, menjadi Putri Remaja Indonesia Sumsel 2020 dan Geta Zahra sebagai Putri Remaja Indonesia III Sumsel 2020.
“Doakan saya bisa membawa nama Sumsel, khususnya Palembang, ke puncak ya. Bisa membawa pulang selempang Putri Remaja Indonesia 2020 ke tepian Musi,” ujar siswa kelas II SMAN 1 Palembang ini renyah.
Tanpa beban, sepertinya, karena dia pun melakukan dan mengikuti ajang itu juga tanpa beban. Sebagai salah seorang Gadis Protokol Kesehatan Kompas RI dari 18 pasang Bujang Gadis Protokol Kesehatan yang dikukhukan pekan lalu, Rosa mengaki dalam berbagai kesempatan selalu mengupayakan mematuhi protokol kesehatan. “Minimal, bisa jadi contoh orang di sekitar kita dalam berprilaku dan bertindak sesuai protokol kesehatan,” ujarnya.
Soal hasil yang bakal diraihnya di Grand Final Puteri Remaja Indonesia 2020 yang diikutinya, mengalir dan berusaha maksimal saja. “Dibawa santai saja. Yang penting, saya berusaha maksimal. Dan orang lain yang menilai,” tambah remaja pemilik rambut yang pernah mencapai lebih dari satu meter ini.
Bayangkan, hingga dia berusia 16 tahun sekarang ini, ternyata rambutnya hanya sekali dibotakin waktu bayi. Setelah itu dibiarkan tumbuh alami. Dan, pekan lalu, dipotong sedikitnya 20 cm untuk menyesuaikan dengan kondisi ajang yang diiikutinya.
Selama ini, bukan tak pernah pernah dipotong. “Tetapi, pemotongan itu sekedar merapikan,” tambah sang ibu yang senantiasa mendampingi putri keduanya itu.
Rosa, selama ini dikenal sebagai remaja yang multi talenta. Bahkan, dia menyenyangi seni tradisional. Yang bagi remaja seusianya, mungkin sesuatu yang menjadi nomor kesekian.
Diantaranya, dia menyukai Irama batanghari sembilan, yang identik dengan Sahilinan. Di beberapa daerah, irama batanghari sembilan malah disebut sahilinan. Meskipun, ada juga yang menyebutnya rejungan ataupun betembang,
Beruntung, Rosa punya teman yang menjadi parnert di atas panggung, yakni Randi. Mereka kerap berduet diiringi petikan gitar tunggal.
Kini, seakan mereka berdua menjelma ikon irama milenial irama batanghari sembilan. Rosa, putri pasangan Rika Aisaby. SE dan Hamzah. SIP, MM ini mencoba melebur dalam seni budaya tradisional tersebut. Beberapa kali, runner Up Putri Remaja Sumsel 2020 ini tampak terlihat fasih membawakan irama Batanghari Sembilan. Tentu saja berdua Randi.
Seperti saat penutupan Webinar Plus: Artnormal, iklim kesenian menuju kenormalan baru, yang digelar Dewan Kesenian Palembang (DKP), keduanya tampil memukau. Sambutan penonton atas lagu Kaos Lampu karya Sahilin yang dibawakan berduet dengan Randi Putra Ramadan, seorang putra maestro Dulmuluk, seperti biasanya cukup meriah.
Dalam berbagai acara remi di pemerintahan Kota Palembang maupun provinsi Sumsel, keduanya sering membuat hadirin kagum dan takjub karena seolah menjadin ikon baru irama batanghari Sembilan.
Kini, remaja milenial yang bercita-cita menjadi dokter ini terus aktif menempa dan mengasah diri. “Sebagai anak muda saya ingin melestarikan dan memperkenalkan kesenian asli daerah, seperti irama batanghari sembilan dan Dulmuluk kepada anak muda zaman now,” ujarnya ringan ketika dihubungi via WA.
Ayo kita dukung dengan memberikan tanda like dan menonton profilnya di channel youtube maupun Instagram panitia: Untuk Youtube di channel DD Organization dengan link: https://youtu.be/QfY658TKlfU .
Sementara untuk IG bisa dengan memfollow: @officialputeriremajaindonesia Rosa Indiana Jannatri H Sumatera Selatan 2. Semoga Sukses. (**)

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Hujan Intensitas Tinggi, Muba Sigap di Tiap Kecamatan

    Antisipasi Hujan Intensitas Tinggi, Muba Sigap di Tiap Kecamatan

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 864
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Pemkab Muba menyiapkan posko di setiap kecamatan, siaga ini dilakukan guna mengantisipasi hal tak diinginkan saat intensitas curah hujan tinggi. Terhitung pada Kamis (11/2/2021) wilayah Sumatra Selatan khususnya di Kabupaten Muba akan dihadapkan pada hujan dengan intensitas tinggi. Berdasarkan data yang dihimpun wilayah Muba yang akan dihadapkan dengan curah hujan tinggi yakni meliputi Batang Hari Leko, Babat […]

  • Dinkominfo Muba bersama BPS bikin pelatihan & evaluasi kegiatan EPSS 

    Dinkominfo Muba bersama BPS bikin pelatihan & evaluasi kegiatan EPSS 

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 956
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Menyikapi kebijakan Satu Data Indonesia, Dinas Komunikasi dan Informatika, Kab. Musi Banyuasin melaksanakan Pelatihan kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Musi Banyuasin Selasa (13/05/2023). Pelatihan dalam rangka Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) di lingkungan Pemerintah Kab. Musi Banyuasin tersebut, dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi […]

  • Tidak Benar, Pejuang Turki Tiba di Palestina, Ini Yang Sebenarnya

    Tidak Benar, Pejuang Turki Tiba di Palestina, Ini Yang Sebenarnya

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 707
    • 0Komentar

    BEREDAR sebuah video pada platform Facebook yang mengklaim bahwa pejuang Turki telah tiba di Palestina. Video tersebut memperlihatkan sejumlah kendaraan yang sedang konvoi taktis berbendera Turki. Terlihat juga sejumlah warga memadati jalanan yang dilalui konvoi kendaraan taktis tersebut. Dikutip dari Liputan6.com, video yang mengklaim pejuang Turki telah tiba di Palestina adalah salah. Faktanya, video tersebut […]

  • Utamakan Damai, Polda Sumut Bakal Pakai Restorative Justice untuk Pedagang Dipukul Malah Tersangka

    Utamakan Damai, Polda Sumut Bakal Pakai Restorative Justice untuk Pedagang Dipukul Malah Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 701
    • 0Komentar

    KAPOLDA Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si., menjelaskan perkembangan terbaru penanganan kasus pedagang dipukul preman malah menjadi tersangka. Kapolda Sumut mengatakan pihaknya bakal mengedepankan restorative justice dalam kasus ini. “Setelah kita tarik perkara itu ke Polda ini masih dalam proses, kita percayakan saja bahwa kita akan tetap melakukan pendekatan restorative […]

  • Bupati Muba Hadiri Musrenbangnas RPJMN 2020-2024 di Istana

    Bupati Muba Hadiri Musrenbangnas RPJMN 2020-2024 di Istana

    • calendar_month Senin, 16 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 943
    • 0Komentar

    GOTONG – ROYONG menjadi budaya yang sangat mendukung program nasional dalam memajukan bangsa. Seperti misalnya budaya gotong royong atau Saling Rojong yang dikenal di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang kini terus digencarkan Bupati Muba Dodi Reza dalam upaya melakukan percepatan pembangunan. Upaya percepatan pembangunan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang digencarkan Bupati Muba […]

  • Berpelantang Menantang

    Berpelantang Menantang

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.558
    • 0Komentar

    Sehat tak guna masker untuk yang sakit WHO turut memutar pesan terkait Pakai masker kalau tak mau semua sakit Jangan medis, biasa pun tak sekedar aksesoris genit   Alkohol bahan utama haram kata agama Sanitasi tangan langka karena semua pengguna Disinfektan membasahi manusia sama bahaya Busa sabun tak matikan semua Karena masih ada diantaramya memberi […]

expand_less
WordPress Archive Quform | WordPress Form Builder Quick Buy Now Button for WooCommerce Quick Call – Call Center Elementor Template Kit Quick Order flutter mobile app for woocommerce with multivendor features Quick Order Plugin for WooCommerce Quick order preview for WooCommerce Quick Quiz – Laravel Quiz and Exam System Quick Rental – Vehicles Booking WordPress Theme Quick User Export & Filter Quick View Of WooCommerce Products