Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Pasca Gempa M 6,2 Sulbar, Ribuan Warga Mamuju & Majene Masih Ngungsi

Pasca Gempa M 6,2 Sulbar, Ribuan Warga Mamuju & Majene Masih Ngungsi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
  • visibility 926
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PASCA gempa magnitudo (M)6,2 yang terjadi pada 15 Januari 2021 masih menyisakan dampak terhadap masyarakat Sulawesi Barat (Sulbar). Ribuan warga di Kabupaten Mamuju dan Majene masih mengungsi hingga hari ini.

Sebanyak 8.658 warga tercatat mengungsi di dua kabupaten yang tersebar di 53 titik. Data BNPB per 15 Maret 2021, sebanyak 7.885 warga Mamuju mengungsi di 48 titik pos pengungsian. Sedangkan di Kabupaten Majene, sebanyak 773 warga mengungsi di 5 titik. Kabupaten lain, Poliwali Mandar tidak ada lagi pengungsian. Warga Poliwali Mandar yang juga merasakan guncangan gempa sempat melakukan pengungsian pascagempa namun mereka telah kembali ke rumah masing-masing.

Dr. Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB melansir situs resmi BNPB, senin [15/3/2021] mengatakan Pemerintah pusat dan daerah terus memberikan dukungan terhadap mereka yang berada di pos-pos pengungsian. Pemerintah daerah memprioritaskan penanganan pascagempa pada beberapa sektor, seperti pemerintahan, ekonomi, kesehatan, pelayanan fasilitas umum dan sosial dan transportasi antar daerah. Selain itu, pemerintah daerah juga terus berupaya untuk membuka daerah-daerah yang terisolir.

Sebanyak 4 desa di Kabupaten Majene yang sebelumnya terisolir telah berhasil dibuka kembali, sedangkan 1 desa lain baru dapat dilalui roda dua. Sedangkan di Kabupaten Mamuju, dua desa masih terisolir dan satu desa telah dapat diakses.

Sementara itu, proses pembersihan reruntuhan bangunan tetap berlangsung dengan mengerahkan alat berat. Reruntuhan sejumlah bangunan berhasil dilakukan, yaitu kantor 22 unit, tempat ibadah 40, mini market 4, sekolah 37, pelayanan kesehatan 12 dan rumah 50.

BPBD Provinsi Sulbar mencatat total kerusakan bangunan sektor pemukiman berjumlah 15.522 unit. Berikut ini rincian kerusakan bangunan rumah dengan kategori rusak berat, sedang dan ringan di tiga kabupaten di Provinsi Sulbar.

Kabupaten Mamuju, total kerusakan sebanyak 11.423 unit, dengan rincian rusak ringan (RR) 5.526 unit , rusak sedang (RS) 3.843 unit dan rusak berat (RB) 2.054 unit.

Kabupaten Majene, total kerusakan sebanyak  4.099 unit, dengan rincian RR 1.177 unit, RS 1.140 unit dan RB  1.782 unit.

Kabupaten Mamasa, total kerusakan sebanyak 594 unit, dengan rincian RR 440 unit, RS 98 unit dan RB 56 unit.

Di samping sektor pemukiman, kerusakan terjadi di beberapa sektor lain sebagai berikut:

Kabupaten Mamuju (fasum dan fasos):

  • Kantor: 38 unit (RB), 11 unit (RS), 2 unit (RR)
  • Rumah sakit/puskesmas: 4 unit (RB), 17 unit (RS)
  • Posyandu/poskedes: 4 unit (RB), 4 unit (RS), 1 unit (RR)
  • Tempat ibadah: 28 unit (RB), 7 unit (RS), 9 unit (RR)
  • Sekolah: 79 unit (RB), 53 unit (RS), 31 unit (RR)
  • Gedung/lapangan olah raga: 2 unit (RB), 1 unit (RS)
  • Hotel: 1 unit (RB)
  • Rumah jabatan: 5 unit (RS)
  • Pusat perbelanjaan: 1 unit (RB)
  • Mini market: 2 unit (RB), 1 unit (RS)
  • Pelabuhan: 1 unit (RS)
  • Jembatan: 5 unit (RS), 2 unit (RR)

 

Kabupaten Majene (fasum dan fasos):

  • Kantor: 8 unit (RB), 13 unit (RS), 9 unit (RR)
  • Puskesmas/pustu: 3 unit (RB), 3 unit (RS), 4 unit (RR)
  • Posyandu/polindes: 2 unit (RB), 16 unit (RS), 9 unit (RR)
  • Tempat ibadah: 20 unit (RB), 18 unit (RS), 17 unit (RR)
  • Sekolah: 22 unit (RB), 27 unit (RS), 19 unit (RR)
  • Mini market: 1 unit (RB), 1 unit (RS)
  • Rumah jabatan camat/desa: 2 unit (RB), 1 unit (RS), 1 unit (RR)

 

Menyikapi kondisi pascagempa, Pemerintah Provinsi Sulbar telah menetapkan status transisi darurat ke pemulihan untuk wilayah Kabupaten Mamuju dan Majene. Status tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Sulbar Nomor 188.4/58/Sulbar/II/2021, yang berlaku selama 60 hari. Periode ini terhitung dari 5 Februari 2021 hingga 5 April 2021.

Sedangkan pantauan perkembangan terkini di wilayah Sulawesi Barat, aktivitas pasar dan pertokoan telah kondusif. Sektor ini didukung oleh listrik dan penerangan, jalur transportasi, SPBU serta jaringan telepon selular yang pulih. Di samping itu, sektor pelayanan kesehatan, perbankan dan perkantoran juga kembali aktif. [***]

ril

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Dorong Produk UMK Binaan Naik Kelas

    Pertamina Dorong Produk UMK Binaan Naik Kelas

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    AJANG UMK Academy Pertamina terbukti dapat mendorong para mitra binaan Pertamina naik kelas secara progresif. Pada tahun 2020, terdapat 61 mitra binaan berhasil lulus menjadi UMK Go Global. Tahun ini, jumlah tersebut akan terus ditingkatkan salah satunya dengan cara memberikan wawasan tentang ekspor pada peserta UMK Academy 2021 kelas Go Global. Pjs. Senior Vice President Corporate […]

  • Wagub Berharap CSR-nya BUMN Untuk Sumsel Lebih Besar, Alasannya ?
    CSR

    Wagub Berharap CSR-nya BUMN Untuk Sumsel Lebih Besar, Alasannya ?

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.907
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumsel memang memiliki Sumber Daya Alam cukup besar, seperti minyak, gas, batubara, selain itu perkebunan seperti karet dan sawit sangat luas. Oleh karena itu, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya ingin perusahaan terutama BUMN dapat memberikan partisipasi melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) lebih besar. “Melalui dana CSRnya, kita harap partisipasinya untuk Sumsel lebih besar. […]

  • Ada Kesenjangan di Digital Indonesia, Tol Langit Sangat Dibutuhkan untuk Pulau Terdepan

    Ada Kesenjangan di Digital Indonesia, Tol Langit Sangat Dibutuhkan untuk Pulau Terdepan

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.368
    • 0Komentar

    BAKTI Kominfo terus berupaya menghadirkan jaringan internet di seluruh Indonesia khususnya di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) dengan membangun Tol Langit. Istilah Tol Langit ini menggambarkan sebuah sambungan bebas hambatan berupa sinyal internet yang dapat menghubungkan seluruh daerah di Indonesia tanpa terkecuali. Hal ini dapat diwujudkan dengan membangun jaringan backbone nasional dan satelit multifungsi berteknologi […]

  • Hari Ini ASN dan PTT Muba Peroleh THR

    Hari Ini ASN dan PTT Muba Peroleh THR

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 814
    • 0Komentar

    PEGAWAI Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel bisa lebih lega. Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR), hari ini Bila sebelumnya, Bupati Dodi memastikan pegawai menerima THR pada 24 Mei nanti, namun tunjangan untuk berhari raya tersebut akan masuk ke […]

  • “Nila Salin & Tambak Gaul, Bekasi hingga Indramayu, Kita Budi Daya Bukan Budi Bicara!”

    “Nila Salin & Tambak Gaul, Bekasi hingga Indramayu, Kita Budi Daya Bukan Budi Bicara!”

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 768
    • 0Komentar

    BIASANYA yang direvitalisasi rumah tua, taman kota, atau hubungan yang mulai hambar, kini giliran tambak-tambak di Pantura yang mau diremajakan. Tambak bukan tambal ban, he..he .. bukan juga tambal hati yang luka, karena mantan nikah duluan. Tambak ikan beneran lho!, bahkan bukan sembarang tambak. Totalnya mencapau 20 ribu ribuan hektare lebih, bung!, Itu kalau dijadikan […]

  • He..he, Rumah Penerima PKH Bakal Ditempel Sticker “Keluarga Miskin’

    He..he, Rumah Penerima PKH Bakal Ditempel Sticker “Keluarga Miskin’

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.249
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id, Kayuagung– Rumah keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Ogan Komering Ilir bakal diberi label. Label tersebut berupa tulisan yang menjelaskan bahwa penghuni rumah merupakan KPM PKH yang masuk kategori miskin. Pelabelan tersebut menjadi salah satu cara untuk memastikan bahwa penerima KPM PKH benar-benar keluarga miskin. “Untuk keluar dari KPM PKH […]

expand_less
WordPress Archive Ancora | Tattoo Salon & Shop WordPress Theme Andaman – Creative & Business WordPress Theme Andaman – Creative & Business WordPress Theme Anders – Design Portfolio WordPress Theme Andier – Responsive One & Multi Page Portfolio Theme Ando – WordPress Blog and CV Theme for Creative Professionals Android News App Anema | Creative OnePage & MultiPage WordPress Theme Anemone – Blog & Magazine Elementor Template Kit Anemos – A Multiuse Blogging WordPress theme