Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Aksi Besar di Jalur Gajah Mukomuko, 627 Sawit Dibabat, Ranjau Ditemukan

Aksi Besar di Jalur Gajah Mukomuko, 627 Sawit Dibabat, Ranjau Ditemukan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kawasan Hutan Produksi (HP) Teramang, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, kembali ditertibkan. Tim gabungan menyisir area yang masuk Bentang Alam Seblat tersebut pada 10–16 September 2026 dan menemukan sejumlah aktivitas yang mengancam kawasan hutan sekaligus ruang jelajah Gajah Sumatera.

Dalam operasi itu, sekitar 300 hektare kawasan hutan berhasil dikuasai kembali. Sebanyak 627 batang kelapa sawit dimusnahkan dan 22 pondok kerja yang berada di dalam kawasan turut dirobohkan.

Namun, penertiban tidak berhenti pada pembukaan area yang telah dikuasai. Tim juga menemukan ranjau serta material yang diduga mengandung zat kimia berbahaya di jalur yang biasa dilalui Gajah Sumatera.

Temuan tersebut kini masih didalami untuk mengetahui asal-usulnya, termasuk pihak yang diduga memasang serta tujuan penggunaannya. Pembersihan juga dilakukan untuk mengurangi potensi ancaman bagi satwa yang melintas di kawasan tersebut.

Bentang Alam Seblat sendiri menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian dalam pengamanan habitat satwa liar. Selain Gajah Sumatera, kawasan ini juga merupakan habitat penting bagi Harimau Sumatera.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho mengatakan penertiban tidak boleh berhenti setelah kawasan berhasil dikuasai kembali.

“Seblat tidak cukup ditertibkan sekali. Kawasan yang sudah dikuasai kembali harus dijaga agar tidak kembali dirambah,” kata Januanto dilaman resmi kehutanan.

Menurut dia, penanganan juga perlu diarahkan pada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari penguasaan kawasan secara ilegal. Di saat yang sama, habitat yang telah mengalami kerusakan harus dipulihkan.

“Gajah Sumatera membutuhkan ruang jelajah yang aman, bukan hutan yang terus terfragmentasi oleh kebun ilegal dan berbagai ancaman terhadap keselamatannya,” ujarnya.

Operasi di HP Teramang melibatkan Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sumatera, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu, Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu, kepolisian, serta TNI.

Tim tidak hanya melakukan penertiban secara fisik. Identifikasi terhadap pihak yang diduga menguasai maupun menjalankan aktivitas di dalam kawasan hutan juga dilakukan.

Bahan dan keterangan dikumpulkan selanjutnya digunakan untuk menelusuri bagaimana kawasan tersebut dikuasai dan siapa saja yang terlibat. Jika ditemukan unsur pidana, proses penegakan hukum akan dikembangkan berdasarkan fakta dan alat bukti.

Kepala Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sumatera, Hari Novianto, mengatakan kawasan yang telah dikuasai kembali harus segera diamankan agar tidak kembali menjadi sasaran perambahan.

“Setelah kawasan dikuasai kembali, kami harus memastikan areal tersebut tidak kembali dirambah,” kata Hari.

Ia juga menyebutkan temuan ranjau dan bahan yang diduga berbahaya di jalur lintasan gajah masih dalam pendalaman. Termasuk mencari tahu pihak yang memasang dan alasan pemasangannya.

Penertiban di HP Teramang merupakan bagian dari Operasi Gabungan Merah Putih Bentang Alam Seblat yang telah dijalankan Kementerian Kehutanan sejak 2025.

Pada operasi tahun sebelumnya, tim gabungan menguasai kembali sekitar 8.200 hektare kawasan hutan yang terindikasi dirambah. Operasi tersebut juga mencatat pemusnahan sekitar 24.100 batang kelapa sawit, pembongkaran 186 pondok kerja, pemutusan tujuh jembatan, pemasangan 81 papan larangan, hingga pengamanan alat berat dan peralatan yang digunakan dalam aktivitas perambahan.

Memasuki 2026, operasi kembali diarahkan ke sejumlah titik yang masih menghadapi tekanan, termasuk HP Teramang.

Setelah penertiban, kawasan yang telah dikuasai kembali akan diarahkan untuk pengamanan dan pemulihan ekosistem. Pemulihan vegetasi dan penguatan konektivitas habitat menjadi bagian dari langkah lanjutan agar kawasan tersebut kembali berfungsi sebagai ruang hidup satwa liar.

Bagi Bentang Alam Seblat, pengamanan kawasan menjadi penting karena terputusnya tutupan hutan dapat mempersempit ruang gerak satwa dan mengganggu konektivitas habitat.

Kementerian Kehutanan menyatakan operasi akan terus dilanjutkan melalui kombinasi pengamanan kawasan, penegakan hukum, dan pemulihan ekosistem. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Pemkab Muba – IDGI, Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit Gratis

    Kolaborasi Pemkab Muba – IDGI, Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit Gratis

    • calendar_month Senin, 10 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.449
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU, – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bekerjasama dengan Ikatan Dokter Gigi Indonesia Kabupaten Muba dan Universitas Indonesia akan melaksanakan Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dan Langit – Langit secara gratis di RSUD Sekayu, pada tanggal 15 – 17 Desember 2018. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Persiapan Pelaksanaannya yang dipimpin Bupati Muba H Dodi Reza […]

  • Parpol Harus Jaga Kebersamaan Agar Kerukunan Dapat Dipertahankan, Oleh Karena Itu Penting Berkolaborasi

    Parpol Harus Jaga Kebersamaan Agar Kerukunan Dapat Dipertahankan, Oleh Karena Itu Penting Berkolaborasi

    • calendar_month Senin, 7 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.652
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengajak sejumlah pihak termasuk partai politik yang ada di Sumsel untuk berkolaborasi dalam menjaga kebersamaan agar kerukunan dapat terus dipertahankan. Pernyataan itu disampaikannya ketika menerima kunjungan kerja Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumsel di ruang rapat Gubernur Sumsel, Senin (7/6). Menurutnya, dalam membangun Sumsel tidak […]

  • Koordinasi Capacity Building, Satukan Langkah Pengendalian Inflasi di Sumsel 

    Koordinasi Capacity Building, Satukan Langkah Pengendalian Inflasi di Sumsel 

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 704
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Guna meningkatkan kapasitas, menyatukan langkah dan strategi dalam menyusun laporan kerja terkait evaluasi kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mengikuti kegiatan koordinasi capacity building penyusunan laporan kinerja (TPID) se-Provinsi Sumatera Selatan secara virtual, Jumat (16/2/2024) di Ruang Rapat Randik. Penjabat Bupati Muba H Apriyadi Mahmud, diwakili Asisten Perekonomian dan […]

  • Rahasia Malbi Palembang Bi Cik Mona, Empuk & Bikin Nagih!

    Rahasia Malbi Palembang Bi Cik Mona, Empuk & Bikin Nagih!

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.012
    • 0Komentar

    CARI resep Malbi Palembang asli? Bu Cik Mona punya rahasia daging empuk, bumbu gurih, dan tips seru yang bikin semua orang ketagihan. Kalau bicara kuliner Palembang, semua orang pasti langsung terbayang pempek. Tapi ada satu hidangan yang tak kalah legendaris Malbi Palembang ala Bi Cik Mona, daging sapi empuk, bumbu manis gurih, aromanya bikin lidah […]

  • Terjebak di Kolam Ikan, BBKSDA Riau Bersama Warga Evakuasi Tapir

    Terjebak di Kolam Ikan, BBKSDA Riau Bersama Warga Evakuasi Tapir

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.121
    • 0Komentar

    Call center Balai Besar KSDA Riau pada Selasa (20/04/21) mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya Tapir yang terjebak masuk dalam kolam ikan Ibu Juleha di perumahan Cendrawasih, Jl. Garuda Sakti km.3 Pekanbaru. Tim Rescue segera diturunkan untuk melakukan evakuasi. Tim Balai Besar KSDA Riau bersama dengan warga perumahan, aparat desa, Polisi  dan Babhinsa mengevakuasi Tapir yang […]

  • Cerminan Wajah Sumsel, Gubernur Minta Berperan Aktif Tingkatkan Layanan

    Cerminan Wajah Sumsel, Gubernur Minta Berperan Aktif Tingkatkan Layanan

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 820
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru menekankan agar Kantor Imigrasi Kelas I Palembang terus meningkatkan kinerja salah satunya di bidang pelayanan. Hal itu disampaikan Herman Deru usai menjadi Inspektur Upacara (Irup) peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke 70 Tahun di Kantor Wilayah Imigrasi Kelas I Palembang, Senin (27/1). Menurut HD, pelayanan imigrasi merupakan cerminan wajah Indonesia. Untuk […]

expand_less
WordPress Archive Wiloke Posts Tab And Grid Wiloke Progress Pie for Elementor Wiloke Visual Card Elementor Windazo – Plastic Windows and Doors WordPress Theme Windco – Doors & Windows Service Elementor Template Kit WindowMag – News & Magazine WordPress Theme Windsor | Apartment Complex / Single Property Site Template Wine Maker – Winery WordPress Shop Winger – Aviation & Flight School WordPress Theme Winst – One Page Portfolio WordPress Theme