Sabtu, 22 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » [Tekno + Edukasi ] “Belgia Bukan Cuma Cokelat, Misi Dagang Kampus, Digital & Double Degree ke Indonesia”

[Tekno + Edukasi ] “Belgia Bukan Cuma Cokelat, Misi Dagang Kampus, Digital & Double Degree ke Indonesia”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 748
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

-Kemdiktisaintek, kolaborasi pendidikan tinggi, teknologi, dan internasionalisasi kampus

ITULAH tiga kunci utama pertemuan antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan Duta Besar Belgia untuk Indonesia, Frank Felix. Di tengah era global yang serba daring dan penuh saingan seperti antrean sembako gratis, Kemdiktisaintek nggak mau ketinggalan kereta. Mereka gercep membangun kerja sama internasional, demi mencetak generasi Indonesia yang nggak cuma bisa TikTok-an, tapi juga bisa bersaing di panggung dunia.

Kisahnya dimulai begini…

Di suatu Rabu yang tidak terlalu mendung, tapi cukup cerah untuk ngopi sore, datanglah tamu kehormatan dari negeri jauh bernama Belgia. Bukan, ini bukan sales wafer Belgia atau importir keju. Ini adalah Frank Felix, Duta Besar Belgia yang datang membawa misi: bukan misi rahasia, tapi misi pendidikan, teknologi, dan harapan manis masa depan.

Disambut langsung oleh Sekjen Kemdiktisaintek, Pak Togar Mangihut Simatupang yang wajahnya sumringah seperti mahasiswa baru dapat beasiswa LPDP pertemuan ini berlangsung dengan nuansa hangat dan penuh potensi. Kayak gebetan yang cocok diajak ngobrol panjang dan punya visi hidup.

Kalau dulu kampus identik dengan bangunan tua dan papan tulis penuh kapur, kini Indonesia punya cita-cita besar: kampus digital, sistem manajemen pembelajaran yang mutakhir, bahkan ujian online yang nggak perlu sinyal kencang. Belgia pun menawarkan solusi teknologi pendidikan yang bisa dipakai bahkan di daerah yang sinyalnya sering “hilang muncul kayak mantan waktu butuh”.

Solusi ini seperti menemukan WiFi gratis di tengah hutan belantara berkah banget buat Indonesia yang geografisnya ribet dan infrastrukturnya belum semua melek digital.

Kemdiktisaintek juga nggak mau mahasiswa Indonesia cuma “muter-muter” di dalam negeri. Kolaborasi dengan kampus Belgia pun diincar untuk bikin program double degree. Bayangin, lulus dapet dua ijazah satu dari Indonesia, satu dari Belgia. Kayak beli satu dapat satu, tapi ini ijazah, bukan sepatu diskon.

Apalagi program doktoral, yang bisa jadi jembatan emas untuk riset bareng. Dari semikonduktor sampe air bersih, dari energi terbarukan sampai ketahanan pangan kerja samanya bukan kaleng-kaleng. Ini udah bukan soal belajar, tapi soal bertahan hidup di masa depan. Seperti kata pepatah, “Siapa yang menanam riset, dia akan memanen solusi.”

Dubes Frank dengan semangat menyampaikan bahwa Belgia juga pengen lebih banyak mahasiswa mereka kuliah di Indonesia. Lah, ternyata Indonesia bukan cuma tujuan wisata murah buat bule, tapi juga tempat kuliah yang makin seksi. Belgia ngeliat potensi kita kayak pengusaha ngelirik startup baru: penuh peluang, tinggal dipoles.

Kemdiktisaintek pun mengiyakan dengan tegas. Biar adil, pertukaran ini harus dua arah. Kayak sahabat baik saling datang, saling belajar, saling bagi pengalaman. Jangan sampai Indonesia cuma jadi tempat magang, tapi juga rumah belajar.

Di balik semua seremoni, duduk manis, dan kopi diplomatik itu, ada pesan moral yang dalam:
Kalau kita ingin maju, jangan cuma menutup pintu lalu bilang “kami mandiri”, tapi buka jendela, buka ruang kolaborasi. Belajar dari siapa saja, bekerja sama dengan siapa saja, demi masa depan anak bangsa yang lebih cerdas, lebih adaptif, dan tetap punya nilai lokal walau berstandar global.

Seperti kata pepatah modern, “Internasionalisasi bukan berarti kehilangan jati diri. Tapi menemukan siapa kita dalam percakapan global.”

Pertemuan Kemdiktisaintek dan Dubes Belgia bukan cuma soal seremoni dan foto bareng. Ini adalah langkah konkret untuk membangun masa depan pendidikan tinggi Indonesia. Biar generasi berikutnya nggak cuma jago main PUBG, tapi juga jago riset, bikin teknologi, dan siap bersaing di dunia yang makin kompleks ini.

Jadi, kalau besok kamu ketemu mahasiswa dari Belgia di kantin kampus, jangan kaget. Itu bukan turis nyasar, tapi buah dari kerja sama yang hari ini ditanam.

Dan ingat, dunia ini terlalu luas untuk dipelajari sendirian. Jadi yuk, belajar bareng karena masa depan itu hasil kolaborasi, bukan kompetisi terus-terusan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Silaturahmi Rasa Reuni : Cik Ujang Ketemu Kawan Lamo, Guyon Tanpa Jarak!

    Silaturahmi Rasa Reuni : Cik Ujang Ketemu Kawan Lamo, Guyon Tanpa Jarak!

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Macem-macem aja pribahasa, ada yang bilang silaturahmi itu bisa memperpanjang umur dan melancarkan rezeki, ada juga kata orang, “jauh di mata, dekat dihati [bukan cuma dekat di hati, tapi juga dekat di meja makan!] Ada pula yang bilang pertemanan itu ibarat pohon, maka silaturahmi ini adalah pupuknya! Memang malam itu, di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, bukti nyatanya! […]

  • Dirjen PHL, Agus Justianto Pesan Perusahaan Wajib Jaga Habitat Gajah Sumatera

    Dirjen PHL, Agus Justianto Pesan Perusahaan Wajib Jaga Habitat Gajah Sumatera

    • calendar_month Sabtu, 18 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.357
    • 0Komentar

    Lokasi yang dikunjungi Dirjen PHL tersebut merupakan bagian dari konsesi PT Bumi Andalas Permai (BAP). Landscap Conservation-HSE Head Perusahaan Mitra Pemasok APP Sinar Mas di OKI, Acok Nuryadi mengatakan, saat ini di areal konsesi perusaaan terdapat sebaran gajah sumatera yang menjadi tanggung jawab dan komitmen perusahaan untuk menjaga kelestariannya. Sedikitnya sekitar 48 ekor gajah liar […]

  • Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Selatan Sebut  Serapan DAK Fisik OKI Tertinggi di Sumsel.

    Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Selatan Sebut  Serapan DAK Fisik OKI Tertinggi di Sumsel.

    • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 976
    • 0Komentar

      PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir menjadi  raih capaian tertinggi realisasi anggaran dana alokasi khusus (DAK) Fisik Triwulan II Tahun Anggaran 2021 di wilayah Provinsi Sumatera Selatan, cut of 21 Juli 2021 sebesar 32,3 % yang diikuti oleh Kota Prabumulih dengan realisasi sebanyak 22,7% dan Provinsi Sumatera Selatan dengan realisasi sebanyak 20,8%. Hal itu terungkap […]

  • Muhammad Jaya Terpilih sebagai Ketua Baznas Muba 

    Muhammad Jaya Terpilih sebagai Ketua Baznas Muba 

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 768
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  –  Lakukan Penyegaran, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Musi Banyuasin menggelar rapat pleno rolling Jabatan unsur pimpinan Baznas, Jumat (8/3/2024) berlangsung di ruang rapat Randik. Rapat pleno ini dipimpin Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH, dan dihadiri oleh Kakankemenag Muba, […]

  • 12 Sapi, 2.000 Senyum & Sejuta Rasa Syukur

    12 Sapi, 2.000 Senyum & Sejuta Rasa Syukur

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 661
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di balik suara embek dan lenguhan sapi yang dikurban di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), ada pesan yang lebih dalam dari sekadar bagi-bagi daging kiloan. Tahun ini, 2.000 mustahik menerima manfaat dari pelaksanaan kurban  mulai dari petugas keamanan, sopir, tenaga kebersihan, pegawai non-ASN, hingga pegawai golongan I dan II. Kalau kurban ini […]

  • Harnojoyo : Tolong Awasi Program Strategis Palembang

    Harnojoyo : Tolong Awasi Program Strategis Palembang

    • calendar_month Jumat, 14 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.524
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Walikota Palembang Harnojoyo meminta dukungan kepada DPRD Kota Palembang dalam menjalankan program kerja Kota Palembang terutama untuk mengatasi masalah banjir. Untuk mengatasi masalah banjir di Palembang, dia meminta agar program di dinas-dinas jangan ada tumpang tindih. “Program kerja dan penganggaran harus tepat sasaran dan efisien. Beberapa program strategis pemkot, antara lain pompanisasi […]

expand_less
WordPress Archive Gabriela – Crafted Blog WordPress Theme Gaco – Landscape & Gardening Elementor Template Kit Gadden – Garden Landscaper WordPress Theme GadgetFIX – Gadget, Smartphone & Laptop Repair Services Template Kit Gadgetin – Smartphone & Computer Repair Elementor Template Kit Gaea – Environmental WordPress Theme Gags – Image, Meme & Video Sharing WordPress Theme Gaia - Agriculture & Organic Farming Elementor Template Kit Gainlove – Nonprofit Charity WordPress Theme Galatia – Contemporary Agency WordPress Theme