Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » [Tekno + Edukasi ] “Belgia Bukan Cuma Cokelat, Misi Dagang Kampus, Digital & Double Degree ke Indonesia”

[Tekno + Edukasi ] “Belgia Bukan Cuma Cokelat, Misi Dagang Kampus, Digital & Double Degree ke Indonesia”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 774
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

-Kemdiktisaintek, kolaborasi pendidikan tinggi, teknologi, dan internasionalisasi kampus

ITULAH tiga kunci utama pertemuan antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan Duta Besar Belgia untuk Indonesia, Frank Felix. Di tengah era global yang serba daring dan penuh saingan seperti antrean sembako gratis, Kemdiktisaintek nggak mau ketinggalan kereta. Mereka gercep membangun kerja sama internasional, demi mencetak generasi Indonesia yang nggak cuma bisa TikTok-an, tapi juga bisa bersaing di panggung dunia.

Kisahnya dimulai begini…

Di suatu Rabu yang tidak terlalu mendung, tapi cukup cerah untuk ngopi sore, datanglah tamu kehormatan dari negeri jauh bernama Belgia. Bukan, ini bukan sales wafer Belgia atau importir keju. Ini adalah Frank Felix, Duta Besar Belgia yang datang membawa misi: bukan misi rahasia, tapi misi pendidikan, teknologi, dan harapan manis masa depan.

Disambut langsung oleh Sekjen Kemdiktisaintek, Pak Togar Mangihut Simatupang yang wajahnya sumringah seperti mahasiswa baru dapat beasiswa LPDP pertemuan ini berlangsung dengan nuansa hangat dan penuh potensi. Kayak gebetan yang cocok diajak ngobrol panjang dan punya visi hidup.

Kalau dulu kampus identik dengan bangunan tua dan papan tulis penuh kapur, kini Indonesia punya cita-cita besar: kampus digital, sistem manajemen pembelajaran yang mutakhir, bahkan ujian online yang nggak perlu sinyal kencang. Belgia pun menawarkan solusi teknologi pendidikan yang bisa dipakai bahkan di daerah yang sinyalnya sering “hilang muncul kayak mantan waktu butuh”.

Solusi ini seperti menemukan WiFi gratis di tengah hutan belantara berkah banget buat Indonesia yang geografisnya ribet dan infrastrukturnya belum semua melek digital.

Kemdiktisaintek juga nggak mau mahasiswa Indonesia cuma “muter-muter” di dalam negeri. Kolaborasi dengan kampus Belgia pun diincar untuk bikin program double degree. Bayangin, lulus dapet dua ijazah satu dari Indonesia, satu dari Belgia. Kayak beli satu dapat satu, tapi ini ijazah, bukan sepatu diskon.

Apalagi program doktoral, yang bisa jadi jembatan emas untuk riset bareng. Dari semikonduktor sampe air bersih, dari energi terbarukan sampai ketahanan pangan kerja samanya bukan kaleng-kaleng. Ini udah bukan soal belajar, tapi soal bertahan hidup di masa depan. Seperti kata pepatah, “Siapa yang menanam riset, dia akan memanen solusi.”

Dubes Frank dengan semangat menyampaikan bahwa Belgia juga pengen lebih banyak mahasiswa mereka kuliah di Indonesia. Lah, ternyata Indonesia bukan cuma tujuan wisata murah buat bule, tapi juga tempat kuliah yang makin seksi. Belgia ngeliat potensi kita kayak pengusaha ngelirik startup baru: penuh peluang, tinggal dipoles.

Kemdiktisaintek pun mengiyakan dengan tegas. Biar adil, pertukaran ini harus dua arah. Kayak sahabat baik saling datang, saling belajar, saling bagi pengalaman. Jangan sampai Indonesia cuma jadi tempat magang, tapi juga rumah belajar.

Di balik semua seremoni, duduk manis, dan kopi diplomatik itu, ada pesan moral yang dalam:
Kalau kita ingin maju, jangan cuma menutup pintu lalu bilang “kami mandiri”, tapi buka jendela, buka ruang kolaborasi. Belajar dari siapa saja, bekerja sama dengan siapa saja, demi masa depan anak bangsa yang lebih cerdas, lebih adaptif, dan tetap punya nilai lokal walau berstandar global.

Seperti kata pepatah modern, “Internasionalisasi bukan berarti kehilangan jati diri. Tapi menemukan siapa kita dalam percakapan global.”

Pertemuan Kemdiktisaintek dan Dubes Belgia bukan cuma soal seremoni dan foto bareng. Ini adalah langkah konkret untuk membangun masa depan pendidikan tinggi Indonesia. Biar generasi berikutnya nggak cuma jago main PUBG, tapi juga jago riset, bikin teknologi, dan siap bersaing di dunia yang makin kompleks ini.

Jadi, kalau besok kamu ketemu mahasiswa dari Belgia di kantin kampus, jangan kaget. Itu bukan turis nyasar, tapi buah dari kerja sama yang hari ini ditanam.

Dan ingat, dunia ini terlalu luas untuk dipelajari sendirian. Jadi yuk, belajar bareng karena masa depan itu hasil kolaborasi, bukan kompetisi terus-terusan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Greenpeace Indonesia : Lagi-Lagi Batu Bara

    Kabar Greenpeace Indonesia : Lagi-Lagi Batu Bara

    • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.306
    • 0Komentar

      BARU dua minggu tahun 2022 berjalan, sektor energi Indonesia sudah gonjang-ganjing. Pemerintah memutuskan menutup lalu membuka kembali keran ekspor batu bara hanya dalam hitungan hari. Sebelumnya PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyebut kekurangan pasokan batu bara untuk bahan baku listrik dalam negeri yang bisa menyebabkan pemadaman yang luas di Indonesia. Momen ini seharusnya menjadi […]

  • Krisis Darah Palembang, LRT Sumsel Selamatkan Nyawa

    Krisis Darah Palembang, LRT Sumsel Selamatkan Nyawa

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Krisis darah Palembang masih menjadi pekerjaan rumah besar. Setiap bulan kebutuhan darah masyarakat mencapai sekitar 7.000 kantong, sementara PMI Kota Palembang baru mampu memenuhi sekitar 5.000 kantong. Artinya, masih terjadi kekurangan sekitar 2.000 kantong darah yang harus dipenuhi agar kebutuhan pasien di berbagai rumah sakit tetap terjaga. Kondisi tersebut mendorong Palang Merah Indonesia […]

  • Pemerintah Berencana Tambah Kapasitas Pembangkit EBT Sebesar 38 Mega Watt (MW) Hingga 2035

    Pemerintah Berencana Tambah Kapasitas Pembangkit EBT Sebesar 38 Mega Watt (MW) Hingga 2035

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.606
    • 0Komentar

    PEMERINTAH berencana menambah kapasitas pembangkit Energi Baru Terbarukan [EBT] sebesar 38 Mega Watt (MW) hingga 2035. Langkah itu dilakukan karena pangsa pasar energi baru terbarukan (EBT) global diproyeksikan meningkat pesat hingga mencapai 50 persen.pada 2035 dan mencapai 75 persen pada tahun 2050. Laporan Global Energy Perspective dari McKinsey (2019) memprediksi pembangkit listrik tenaga batubara serta minyak bumi akan turun drastis […]

  • Gugus Tugas OKI Dalami Penambahan 3 Pasien Terkonfirmasi Covid-19

    Gugus Tugas OKI Dalami Penambahan 3 Pasien Terkonfirmasi Covid-19

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.101
    • 0Komentar

    BERTAMBAHNYA 3 pasien positif COVID-19 di Kab.OKI membuat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten OKI melakukan penyelidikan mendalam. “Jumlah kasus terkonfirmasi positif sampai dengan hari ini sebanyak sembilan orang. Dari sebelumnya sebanyak 6 orang. Bertambah tiga kasus baru dan sudah disampaikan tadi oleh Gugus Tugas Provinsi Sumsel kami lanjutkan malam ini di OKI,” kata Juru […]

  • RUPST Tahun Buku 2020, Semen Baturaja Catatkan Volume Penjualan 1,93 Juta Ton Semen, Kinerja Positif Selama Pandemi

    RUPST Tahun Buku 2020, Semen Baturaja Catatkan Volume Penjualan 1,93 Juta Ton Semen, Kinerja Positif Selama Pandemi

    • calendar_month Jumat, 28 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.279
    • 0Komentar

    PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2020 di Wisma Antara, Jakarta Pusat, Kamis 27 Mei 2021. Para pemegang saham menghadiri acara RUPST secara langsung maupun daring karena protocol kesehatan yang membatasi adanya peserta RUPST yang hadir di tempat. Dipimpin langsung oleh Komisaris Utama SMBR […]

  • Ini Saatnya Punya Tablet Flagship Serbaguna yang Terjangkau: Galaxy Tab S9 FE!

    Ini Saatnya Punya Tablet Flagship Serbaguna yang Terjangkau: Galaxy Tab S9 FE!

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.184
    • 0Komentar

      Promo sampai 12 Oktober jangan kelewatan! Belajar, bekerja, susun ide kreatif dan streaming makin lancar pakai Galaxy Tab S9 FE     Sumselterkini.co.id, -Samsung Electronics Indonesia memperkenalkan Galaxy Tab S9 FE series, yang memberikan pengalaman selayaknya tablet flagship seperti berkreasi dengan S Pen, layar luas yang bisa dibagi untuk multitasking membuka beberapa aplikasi, ataupun […]

expand_less
WordPress Archive Gabriela – Crafted Blog WordPress Theme Gaco – Landscape & Gardening Elementor Template Kit Gadden – Garden Landscaper WordPress Theme GadgetFIX – Gadget, Smartphone & Laptop Repair Services Template Kit Gadgetin – Smartphone & Computer Repair Elementor Template Kit Gaea – Environmental WordPress Theme Gags – Image, Meme & Video Sharing WordPress Theme Gaia - Agriculture & Organic Farming Elementor Template Kit Gainlove – Nonprofit Charity WordPress Theme Galatia – Contemporary Agency WordPress Theme