Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Nelayan Puger Baca Arah dari Tiga Bintang, Pengetahuan Talu-talu Kini Masuk Kelas Fisika

Nelayan Puger Baca Arah dari Tiga Bintang, Pengetahuan Talu-talu Kini Masuk Kelas Fisika

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID -Tiga bintang yang tampak tersusun lurus dari Timur ke Barat ternyata memiliki arti tersendiri bagi nelayan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Bintang dikenal masyarakat setempat sebagai talu-talu itu menjadi salah satu penanda arah dan waktu ketika nelayan beraktivitas di laut.

Uniknya, pengetahuan itu tidak lahir dari ruang kelas, malah tumbuh dari pengalaman masyarakat pesisir dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Selain bintang, nelayan juga terbiasa memperhatikan arah angin, gelombang, posisi Bulan hingga kondisi pasang-surut sebelum menentukan aktivitas melaut.

Sehingga, pengetahuan yang selama ini hidup di tengah masyarakat nelayan itu justru dibawa ke lingkungan sekolah oleh mahasiswa Universitas Jember (UNEJ).

Lima mahasiswa melalui Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) mencoba mempertemukan pengalaman nelayan Puger dengan konsep astronomi, oseanografi dan fisika.

Pendekatan tersebut diarahkan guna membuat siswa pesisir lebih memahami lingkungan tempat mereka tinggal dan mengenali potensi bencana tsunami.

Ketua tim, Shofiyatul Lailiyah, mengatakan pembelajaran fisika tidak seharusnya berhenti pada teori yang diterima siswa di dalam kelas.

Menurutnya, pengetahuan masyarakat nelayan bisa menjadi pintu masuk agar siswa melihat hubungan antara konsep sains dengan kehidupan sehari-hari.

Dari sana, kesadaran mengenai kondisi lingkungan dan risiko bencana di wilayah pesisir juga dapat dibangun.

Untuk mendapatkan gambaran pengetahuan yang berkembang di masyarakat, tim terlebih dahulu menggali informasi melalui wawancara dengan sejumlah nelayan Puger.

Sugiyono, salah seorang nelayan, mengatakan membaca bintang, Bulan, angin dan gelombang merupakan bagian dari pengalaman yang digunakan nelayan untuk menentukan waktu maupun arah ketika berada di laut.

Pengetahuan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk pembelajaran yang lebih dekat dengan siswa.

Tim mengembangkan tiga produk, yakni media reel berupa simulasi tsunami, media digital interaktif menggunakan Articulate Storyline, serta buku panduan untuk siswa. Materi yang diberikan tidak hanya membahas konsep fisika, tetapi juga menghubungkannya dengan kondisi laut yang selama ini dikenal masyarakat pesisir.

Salah satu kegiatan pembelajaran, bahkan mengajak siswa mengamati Bulan untuk memahami hubungan antara fase Bulan, pasang-surut air laut dan aktivitas nelayan.

Program itu diterapkan di SMKS Puger pada Agustus 2026 dengan melibatkan 54 siswa dari kelas X Akuntansi dan X Usaha Layanan Wisata. Mereka mengikuti simulasi tsunami, menggunakan media pembelajaran digital dan melakukan pengamatan yang berkaitan dengan fenomena laut.

Astro-oceanografi

Pemahaman siswa kemudian dievaluasi melalui pretest dan posttest untuk melihat perkembangan literasi sains serta kesiapsiagaan mereka terhadap bencana.

Dosen pembimbing Lailatul Nuraini menjelaskan, nilai penting program tersebut berada pada pertemuan antara pengetahuan masyarakat dengan sains yang dipelajari di sekolah.

Kearifan lokal, menurut dia, tidak perlu ditempatkan sebagai sesuatu yang terpisah dari pembelajaran sains. Justru pengalaman yang sudah dikenal siswa dari lingkungan sekitar dapat digunakan untuk membantu mereka memahami konsep dan berpikir lebih kritis.

Selain pengetahuan nelayan, kehidupan budaya masyarakat Puger juga ikut menjadi bagian dari konteks pembelajaran. Tim mengamati langsung tradisi Petik Laut Puger pada 30 Juni 2026.

Tradisi tersebut merupakan bentuk ungkapan syukur masyarakat nelayan atas rezeki dari laut. Rangkaian kegiatannya antara lain khataman Al-Qur’an, tahlil, kirab budaya, pergelaran wayang kulit hingga prosesi pelarungan sesaji.

Program PKM-RSH yang berlangsung Juni hingga September 2026 itu pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang bagaimana siswa memahami rumus dan konsep fisika.

Ada pengetahuan nelayan, tanda-tanda alam, budaya pesisir dan kesadaran menghadapi ancaman tsunami yang dipertemukan dalam satu ruang pembelajaran.

Melalui pendekatan tersebut, tim berharap model pembelajaran berbasis astro-oceanografi dan kearifan lokal dapat dikembangkan lebih luas di sekolah-sekolah pesisir Indonesia. Harapannya, siswa tidak hanya mampu memahami sains, tetapi juga semakin mengenali lingkungan dan lebih siap menghadapi potensi bencana di sekitarnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Warung Kopi Naik Bursa, KreatIPO Bikin Pegiat Kreatif Cuan”

    “Warung Kopi Naik Bursa, KreatIPO Bikin Pegiat Kreatif Cuan”

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.002
    • 0Komentar

    ANAK kreatif itu identik sama coretan di kafe, sekarang siapa sangka mereka malah bisa nyantol di lantai bursa, bukan bursa kerja, bro, tapi Bursa Efek Indonesia tempat saham-saham berputar kayak roda kehidupan, kadang naik, kadang bikin jantungan. Nah, di sinilah Kementerian Ekonomi Kreatif barengan BEI lagi getol ngajak para pegiat kreatif buat naik kelas lewat […]

  • Karhutlah, Camat hingga Kades di Muba Diinstruksikan Laksanakan Ini

    Karhutlah, Camat hingga Kades di Muba Diinstruksikan Laksanakan Ini

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 922
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id,- Kebakaran hutan kebun dan lahan (karhutlah) yang kini menyelimuti beberapa kawasan gambut di Kabupaten Muba membuat Pj Bupati Apriyadi Mahmud menginstruksikan seluruh Camat dan Kades lurah di masing masing wilayah untuk melaksanakan Shalat Istisqa di desa masing masing.   Hal tersebut berharap agar wilayah Kabupaten Muba yang mengalami karhutbunlah segera turun hujan untuk […]

  • Kembangkan Hilirisasi Industri Karet, Muba Gaet Pusat Penelitian Karet Sembawa

    Kembangkan Hilirisasi Industri Karet, Muba Gaet Pusat Penelitian Karet Sembawa

    • calendar_month Jumat, 20 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.774
    • 0Komentar

    PEMKAB Muba mencari opsi lain, selain produksi lateks sebagai bahan campuran aspal karet. Ingin mengembangkan hilirisasi industri karet disektor lain, agar meningkatkan penyerapan karet masyarakat serta mendukung program pemulihan ekonomi ditengah Pandemi COVID-19 bisa tercapai. Untuk merealisasikannya, Pemkab Muba menggandeng Pusat Penelitian Karet Sembawa. “Sengaja kita mengundang bapak-bapak (Puslit Karet Sembawa) untuk paparan mengenai turunan […]

  • Pj Bupati OKI bagikan vitamin dan menyiagakan tim kesehatan bagi para petugas PPK

    Pj Bupati OKI bagikan vitamin dan menyiagakan tim kesehatan bagi para petugas PPK

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 751
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj Bupati OKI membagikan vitamin dan menyiagakan tim kesehatan bagi para petugas PPK yang sedang melakukan pleno rekapitulasi pemungutan suara pada Selasa, (20/2) dini hari.   Pemberian vitamin dan layanan kesehatan ini digelar saat pemantauan pleno rekapitulasi pemungutan suara di 4 Kecamatan, yaitu Kayuagung, Teluk Gelam, Lempuing Jaya dan Mesuji OKI.   Turut […]

  • Sambut HUT Bhayangkara ke-73, Polres Muba Gelar Funbike

    Sambut HUT Bhayangkara ke-73, Polres Muba Gelar Funbike

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 800
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi bersama Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM dan Unsur Forkopimda serta Masyarakat Bumi Serasan Sekate melaksanakan Funbike, Gerak Jalan dan Senam Bersama Dalam Rangka Memeriahkan HUT Bhayangkara ke-73 Polres Muba, Jum’at (21/6/2019). Kegiatan yang di pusatkan di Halaman Mapolres Muba ini benar-benar meriah, diawali dengan funbike dan […]

  • Sumbang Sapi Limosin di Idul Adha 1439 H, Gubernur Sumsel Alex Noerdin Pamit

    Sumbang Sapi Limosin di Idul Adha 1439 H, Gubernur Sumsel Alex Noerdin Pamit

    • calendar_month Rabu, 22 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 744
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Seperti di tahun-tahun sebelumnya  Masjid Agung Palembang dipadati oleh ribuan masyarakat Muslim Kota Palembang yang ingin melaksanakan Sholat Idul Adha 1439 H/2018 M. Begitu pula Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin ikut hadir melaksanakan Sholat Idul Adha bersama masyarakat Palembang. Sholat Idul Adha tahun ini merupakan yang terakhir  dalam tugas Alex Noerdin sebagai […]

expand_less
WordPress Archive Sober | WooCommerce WordPress Theme Socca – Football Team & Sports Club Elementor Template Kit Soccer Acumen – Football Club WordPress Theme Soch – Social Chat Support for WordPress SociaBuff – Social Media & Digital Agency Elementor Template Kit Social Auto Poster Social Counter Plugin for WordPress – Arqam Social Events for Videos Add-on for Easy Social Share Buttons Social Locker for WordPress Social Locker – plugin for WordPress