Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Nelayan Puger Baca Arah dari Tiga Bintang, Pengetahuan Talu-talu Kini Masuk Kelas Fisika

Nelayan Puger Baca Arah dari Tiga Bintang, Pengetahuan Talu-talu Kini Masuk Kelas Fisika

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID -Tiga bintang yang tampak tersusun lurus dari Timur ke Barat ternyata memiliki arti tersendiri bagi nelayan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Bintang dikenal masyarakat setempat sebagai talu-talu itu menjadi salah satu penanda arah dan waktu ketika nelayan beraktivitas di laut.

Uniknya, pengetahuan itu tidak lahir dari ruang kelas, malah tumbuh dari pengalaman masyarakat pesisir dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Selain bintang, nelayan juga terbiasa memperhatikan arah angin, gelombang, posisi Bulan hingga kondisi pasang-surut sebelum menentukan aktivitas melaut.

Sehingga, pengetahuan yang selama ini hidup di tengah masyarakat nelayan itu justru dibawa ke lingkungan sekolah oleh mahasiswa Universitas Jember (UNEJ).

Lima mahasiswa melalui Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) mencoba mempertemukan pengalaman nelayan Puger dengan konsep astronomi, oseanografi dan fisika.

Pendekatan tersebut diarahkan guna membuat siswa pesisir lebih memahami lingkungan tempat mereka tinggal dan mengenali potensi bencana tsunami.

Ketua tim, Shofiyatul Lailiyah, mengatakan pembelajaran fisika tidak seharusnya berhenti pada teori yang diterima siswa di dalam kelas.

Menurutnya, pengetahuan masyarakat nelayan bisa menjadi pintu masuk agar siswa melihat hubungan antara konsep sains dengan kehidupan sehari-hari.

Dari sana, kesadaran mengenai kondisi lingkungan dan risiko bencana di wilayah pesisir juga dapat dibangun.

Untuk mendapatkan gambaran pengetahuan yang berkembang di masyarakat, tim terlebih dahulu menggali informasi melalui wawancara dengan sejumlah nelayan Puger.

Sugiyono, salah seorang nelayan, mengatakan membaca bintang, Bulan, angin dan gelombang merupakan bagian dari pengalaman yang digunakan nelayan untuk menentukan waktu maupun arah ketika berada di laut.

Pengetahuan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk pembelajaran yang lebih dekat dengan siswa.

Tim mengembangkan tiga produk, yakni media reel berupa simulasi tsunami, media digital interaktif menggunakan Articulate Storyline, serta buku panduan untuk siswa. Materi yang diberikan tidak hanya membahas konsep fisika, tetapi juga menghubungkannya dengan kondisi laut yang selama ini dikenal masyarakat pesisir.

Salah satu kegiatan pembelajaran, bahkan mengajak siswa mengamati Bulan untuk memahami hubungan antara fase Bulan, pasang-surut air laut dan aktivitas nelayan.

Program itu diterapkan di SMKS Puger pada Agustus 2026 dengan melibatkan 54 siswa dari kelas X Akuntansi dan X Usaha Layanan Wisata. Mereka mengikuti simulasi tsunami, menggunakan media pembelajaran digital dan melakukan pengamatan yang berkaitan dengan fenomena laut.

Astro-oceanografi

Pemahaman siswa kemudian dievaluasi melalui pretest dan posttest untuk melihat perkembangan literasi sains serta kesiapsiagaan mereka terhadap bencana.

Dosen pembimbing Lailatul Nuraini menjelaskan, nilai penting program tersebut berada pada pertemuan antara pengetahuan masyarakat dengan sains yang dipelajari di sekolah.

Kearifan lokal, menurut dia, tidak perlu ditempatkan sebagai sesuatu yang terpisah dari pembelajaran sains. Justru pengalaman yang sudah dikenal siswa dari lingkungan sekitar dapat digunakan untuk membantu mereka memahami konsep dan berpikir lebih kritis.

Selain pengetahuan nelayan, kehidupan budaya masyarakat Puger juga ikut menjadi bagian dari konteks pembelajaran. Tim mengamati langsung tradisi Petik Laut Puger pada 30 Juni 2026.

Tradisi tersebut merupakan bentuk ungkapan syukur masyarakat nelayan atas rezeki dari laut. Rangkaian kegiatannya antara lain khataman Al-Qur’an, tahlil, kirab budaya, pergelaran wayang kulit hingga prosesi pelarungan sesaji.

Program PKM-RSH yang berlangsung Juni hingga September 2026 itu pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang bagaimana siswa memahami rumus dan konsep fisika.

Ada pengetahuan nelayan, tanda-tanda alam, budaya pesisir dan kesadaran menghadapi ancaman tsunami yang dipertemukan dalam satu ruang pembelajaran.

Melalui pendekatan tersebut, tim berharap model pembelajaran berbasis astro-oceanografi dan kearifan lokal dapat dikembangkan lebih luas di sekolah-sekolah pesisir Indonesia. Harapannya, siswa tidak hanya mampu memahami sains, tetapi juga semakin mengenali lingkungan dan lebih siap menghadapi potensi bencana di sekitarnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perluas Layanan Digital untuk Optimalisasi Pajak Daerah

    Perluas Layanan Digital untuk Optimalisasi Pajak Daerah

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 921
    • 0Komentar

    .PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan melalui Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) OKI mengoptimalkan layanan digital untuk memperluas layanan perpajakan, dengan melaunching aplikasi berbasis web yaitu e-SPPT dan e-SPTPD. . “Ini untuk mempermudah para wajib pajak dalam melakukan pembayaran sekaligus pelaporan terhadap pajak yang dikenakan,” Ungkap Kepala BPPD OKI, Suhaimi, AP, M. Si […]

  • Ganti Rugi dari PT Pertagas, Muba Siap Fasilitasi Warga

    Ganti Rugi dari PT Pertagas, Muba Siap Fasilitasi Warga

    • calendar_month Minggu, 18 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.495
    • 0Komentar

    BERTEMPAT di ruang rapat Serasan Sekate, kompleks Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, warga Sungai Lilin atas nama Eddy bin Supria sepakat menerima ganti rugi  lingkungan hidup yang baik dan sehat dari PT Pertamina Gas (PT Pertagas) Kecamatan Sungai Lilin. Kesepakatan ini berhasil didapat usai mediasi yang dilakukan  Pemkab Muba, Jumat (16/4/2021). Bupati Musi Banyuasin Dr H […]

  • Resmikan Dua Gedung MUI dan PCNU di Muba

    Resmikan Dua Gedung MUI dan PCNU di Muba

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 920
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Diketahui dari 17 Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Selatan (Sumsel), Kabupaten Muba merupakan Kabupaten pertama dan bakal menjadi pelopor karena sudah membangunkan sebuah kantor resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan juga gedung untuk Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Muba. Peresmian dua gedung mewah ini sangat di apresiasi oleh Ketua MUI Sumsel dan […]

  • PTBA Buyback 6,3 Juta Lembar Saham

    PTBA Buyback 6,3 Juta Lembar Saham

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.235
    • 0Komentar

    PT Bukit Asam, Tbk melakukan pembelian kembali saham (buyback) pada periode 17 Maret 2020 sampai dengan 16 Juni 2020 sebanyak 6,3 juta lembar saham dengan harga Rp1.987/lembar saham. Anak perusahaan dari MIND.ID target 2021, Perseroan menargetkan kenaikan volume produksi batu bara dari 24,8 juta ton pada 2020 menjadi 29,5 juta ton pada 2020. Perseroan juga […]

  • Punya Galaxy S23 Series 5G ? Bisa Bagikan Momen Ngabuburit dengan Sangat Epic

    Punya Galaxy S23 Series 5G ? Bisa Bagikan Momen Ngabuburit dengan Sangat Epic

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.407
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, – Ngabuburit selalu menjadi kegiatan favorit masyarakat Indonesia saat menjelang waktu berbuka puasa di bulan Ramadan. Beragam aktivitas pun dilakukan, seperti berolahraga, explore resep baru, hingga jalan-jalan sore sambil mencari menu takjil. Agar aktivitas ngabuburit lebih produktif dan bermanfaat, kamu bisa mengabadikan momen ngabuburit untuk dijadikan konten yang epic menggunakan Galaxy S23 Series 5G.   “Smartphone yang ada di tangan kita […]

  • Bangkitkan IKM Agar Naik Kelas, Ayo Beli Produk Dalam Negeri!

    Bangkitkan IKM Agar Naik Kelas, Ayo Beli Produk Dalam Negeri!

    • calendar_month Sabtu, 22 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.290
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Perindustrian sukses menyelenggarakan acara puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dengan tema Festival Joglosemar: Artisan of Java, di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (20/05/2021). Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya secara virtual dan dihadiri langsung oleh sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju. Sebelum menyampaikan laporannya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita […]

expand_less
WordPress Archive Sober | WooCommerce WordPress Theme Socca – Football Team & Sports Club Elementor Template Kit Soccer Acumen – Football Club WordPress Theme Soch – Social Chat Support for WordPress SociaBuff – Social Media & Digital Agency Elementor Template Kit Social Auto Poster Social Counter Plugin for WordPress – Arqam Social Events for Videos Add-on for Easy Social Share Buttons Social Locker for WordPress Social Locker – plugin for WordPress