Selasa, 27 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » Pesantren Upaya Meningkatkan Ilmu Agama, Kenapa ?

Pesantren Upaya Meningkatkan Ilmu Agama, Kenapa ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
  • visibility 1.011
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WAKIL Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengapresiasi tumbuhnya semangat masyarakat untuk belajar agama dalam beberapa tahun terakhir. Namun, Wamenag berharap agar semangat itu tidak hanya berbasis pembelajaran melalui internet dan media sosial yang sulit dipastikan kesesuaian metode pembelajaran, sama keilmuan, dan kapasitas pengajar agamanya.

“Pendidikan model pesantren dapat menjadi jawaban atas meningkatnya semangat masyarakat untuk belajar agama saat ini,” terang Wamenag saat memberi sambutan pada Wisuda SMP dan SMA Pesantren Modern Internasional Dea Malela di Sumbawa, belum lama ini.

Hadir, Pengasuh Pesantren Moderen Internasional Dea Malela, Prof. Dr. KH. Din Syamsuddin, MA, Bupati Sumbawa, serta sejumlah santriwan santriwati yang diwisuda.

Menurut Wamenag, pembelajaran agama yang keliru terbukti berpengaruh pada munculnya eksklusivisme beragama dan intoleransi, yang berpotensi konflik di tengah masyarakat, serta mengancam kesatuan bangsa dan nilai-nilai kemanusiaan.

Sementara itu, sebagai institusi pendidikan warisan para ulama, pesantren terbukti telah berhasil melahirkan banyak individu unggul di berbagai bidang, yang memahami dan mengamalkan nilai ajaran Islam, dengan tetap mengedepankan ilmu dan akhlak, berjiwa mandiri, seimbang, dan moderat.

Bahkan, kata Wamenag, jauh sebelum kemerdekaan, masyarakat pesantren telah berkontribusi dalam bidang dakwah, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. “Lewat perjuangan dan kepemimpinan para ulama, pesantren mampu memberikan kontribusi besar dalam mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelasnya.

“Capaian keberhasilan pesantren dalam kontribusi positif kepada bangsa dan negara sangat penting untuk terus dipertahankan. Termasuk tugas pesantren yang tidak kalah penting adalah menjaga dan mengawal moral, akhlak bangsa dan menebarkan pemahaman beragama yang toleran (tasamuh), moderat (tawasuth), seimbang (tawazun), adil dan berkemajuan,” lanjutnya.

Wamenag yakin bahwa pesantren adalah tonggak utama dalam mengawal moderasi beragama. Moderasi beragama sesungguhnya menjadi solusi antara dua ekstremitas beragama, yaitu ekstremitas ultrakonservatif dan ekstremitas liberal.

Wamenag mengucapkan selamat kepada para santri yang diwisuda dan berharap mereka mendapat ilmu yang bermanfaat bagi diri, keluarga dan masyarakat luas.

Pesan senada disampaikan pengasuh pesantren, Prof Dr. KH Din Syamsuddin, MA. Dia mengingatkan para santri untuk memegang teguh ikrar. Para santri juga harus terus menebarkan ajaran Islam sebagai agama rahmat din ar-rahmah untuk sekalian alam.

Pesan lainnya, para santri bisa menjadi bagian dari ummatan wasathan, umat yang tengahan, adil dan pilihan, agar menjadi saksi atas perbuatan manusia. Kepada para pengurus, Din berharap Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela bisa menjadi lembaga pendidikan berkeunggulan di tingkat global dalam melahirkan sumber daya insani beriman yang mandiri, kreatif, inovatif dan kompetitif.Kemenag (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPKM  Mikro, SMAN 17 Palembang Terapkan Belajar Daring

    PPKM Mikro, SMAN 17 Palembang Terapkan Belajar Daring

    • calendar_month Minggu, 25 Jul 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 911
    • 0Komentar

    PEMBERLAKUAN Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Palembang diperpanjang hingga akhir Juli. Karenanya, saat ini pihak SMAN 17 Palembang masih menerapkan pembelajaran daring. Sama seperti saat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). SMA Negeri 17 Palembang telah melaksanakan MPLS pada 13-16 Juli secara daring. Palembang masih zona merah dan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). […]

  • OPPO Rancang Solusi Sinyal 5G yang Luar Biasa di Find X5 Pro dengan Pengalaman yang Lebih Baik, Lebih Cepat, dan Lebih Kuat

    OPPO Rancang Solusi Sinyal 5G yang Luar Biasa di Find X5 Pro dengan Pengalaman yang Lebih Baik, Lebih Cepat, dan Lebih Kuat

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 824
    • 0Komentar

    SHENZHEN, CHINA – Pada tahun 2025, jaringan 5G diharapkan dapat melayani sepertiga populasi dunia. Sebagai bagian dari upaya tanpa henti untuk kesempurnaan, OPPO mengembangkan solusi smartphone 5G yang memberikan pengalaman tak tertandingi, menawarkan koneksi 5G yang stabil dan tanpa kompromi kepada pengguna untuk kenikmatan maksimal. Meletakkan fondasi Kualitas sinyal ponsel cerdas ditentukan oleh antenanya, dan […]

  • KPK RI Kunjungi Muba Gelar Rakor Tingkatkan Upaya Pencegahan Korupsi 

    KPK RI Kunjungi Muba Gelar Rakor Tingkatkan Upaya Pencegahan Korupsi 

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 907
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, SEKAYU, MUBA- Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud diwakili Pj Sekda Muba Musni Wijaya S Sos MSi bersama jajaran Tim Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) melaksanakan rapat koordinasi pemantauan dan evaluasi program pemberantasan korupsi terintegrasi Pemkab Muba berlangsung di ruang rapat Serasan Sekate, Selasa (11/07/2023). Adapun evaluasi hasil Monitoring Centre for Prevention […]

  • OPD Muba Diminta percepatan serapan keuangan 2022

    OPD Muba Diminta percepatan serapan keuangan 2022

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 752
    • 0Komentar

    PENJABAT (Pj) Bupati Musi Banyuasin (Muba) Drs H Apriyadi MSi menekankan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Muba untuk percepatan penyerapan keuangan APBD, dan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) juga Dana Insentif Daerah (DID) Tahun 2022. Hal itu diungkapkan Pj Bupati Muba saat memimpin Rapat Percepatan Penyaluran DAK Fisik dan DID Kabupaten Musi Banyuasin Tahun […]

  • Satgas Nemangkawi Buru Pelaku Pembantaian 2 Pegawai PT Indopapua

    Satgas Nemangkawi Buru Pelaku Pembantaian 2 Pegawai PT Indopapua

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

     KELOMPOK Kriminal Bersenjata kembali membantai dua warga sipil Papua yang bekerja membangun jembatan di Sungai Brazza, Kampung Kribun, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua. Kasatgas Humas Nemangkawi, KBP Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangannya menyatakan,   “Benar bahwa telah terjadi pembantaian dua orang sipil pekerja PT Indopapua di jembatan Kali Brasa. Dari keterangan olah TKP, diduga pelaku pembantain tersebut […]

  • 10 Tahun REDD+, Mengapa Perjuangan Menyelamatkan Hutan Belum Usai?

    10 Tahun REDD+, Mengapa Perjuangan Menyelamatkan Hutan Belum Usai?

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Menyelamatkan hutan tak cukup dengan cara menghentikan penebangan pohon, ada yang lebih penting, yaitu dengan menekan deforestasi, apalagi ada persoalan lain yang tak kalah rumit, misalnya bagaimana memastikan hasilnya terukur, pendanaannya berkelanjutan, dan komitmen antarnegara benar-benar berjalan di lapangan. Persoalan ini menjadi salah satu perhatian dalam REDD+ Community of Practice Regional Meeting for […]

expand_less
WordPress Archive GamiPress Easy Digital Downloads Partial Payments GamiPress Easy Digital Downloads Points Gateway GamiPress Email Digests GamiPress Expirations GamiPress Frontend Awards GamiPress Leaderboards GamiPress Mark As Completed GamiPress Nominations GamiPress Notifications GamiPress Points Cards