Benteng Kuto Besak Direvitalisasi, DED Direview Tim Ahli
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Senin, 27 Jul 2026
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Revitalisasi Benteng Kuto Besak (BKB) belum akan memasuki tahap pekerjaan fisik menyusul Pemerintah Kota Palembang memilih mereview dokumen Detail Engineering Design (DED) lebih dulu bersama tim ahli pelestarian agar penataan kawasan cagar budaya nasional itu tetap mengacu pada kaidah konservasi.
Tahap itu menjadi salah satu keputusan dalam rapat finalisasi revitalisasi Bastion Benteng Kuto Besak yang dipimpin Asisten I Setda Kota Palembang, Sulaiman Amin, di Ruang Rapat II Setda Kota Palembang, Senin (27/7/2026).
Menurut Sulaiman, peninjauan ulang DED diperlukan karena Benteng Kuto Besak bukan sekadar bangunan bersejarah, tetapi juga telah berstatus sebagai cagar budaya nasional, oleh karena itu, setiap rencana penataan harus disesuaikan dengan kondisi bangunan di lapangan dan rekomendasi para ahli.
“Kita telah mendatangkan tim ahli pelestari yakni Dr Kriswandono dari Semarang. Selanjutnya DED yang kita buat akan kita review sesuai saran dan masukan dari beliau. Setelah direview tentunya akan disesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan,” ujar Sulaiman.
Ia menjelaskan, dokumen DED sebelumnya telah disusun Dinas Kebudayaan Kota Palembang sebagai acuan teknis penataan kawasan. Hasil review nantinya akan menjadi dasar sebelum revitalisasi fisik dilaksanakan.
Revitalisasi Bastion Benteng Kuto Besak merupakan bagian dari kerja sama antara Pemerintah Kota Palembang dan Kodam II/Sriwijaya. Pelaksanaan teknisnya dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama Teknis (PKS-T) antara Kodam II/Sriwijaya dengan Dinas Pariwisata Kota Palembang.
Melalui kerja sama tersebut, area bagian dalam bastion direncanakan ditata dan dibuka untuk masyarakat sebagai ruang wisata sejarah yang edukatif sekaligus menambah daya tarik wisata Kota Palembang.
Sulaiman mengatakan koordinasi dengan Kodam II/Sriwijaya terus berjalan selama proses persiapan revitalisasi.
“Kodam II/Sriwijaya juga sangat mensupport untuk kegiatan ini,” katanya.
Setelah proses review DED selesai, Pemkot Palembang akan melanjutkan pekerjaan revitalisasi di lapangan.
“InsyaAllah tahun ini bisa selesai sesuai dengan apa yang kita harapkan,” pungkasnya. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
