Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Tak Punya Perusahaan, Tetap Bisa Terlindungi, Ini Langkah Palembang

Tak Punya Perusahaan, Tetap Bisa Terlindungi, Ini Langkah Palembang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PALEMBANG – Tidak semua orang yang bekerja setiap hari punya kantor, seragam perusahaan, atau atasan yang bisa disebut pemberi kerja.

Pedagang kecil, pengemudi, buruh harian, nelayan hingga pekerja mandiri tetap bekerja dan menghasilkan uang. Namun, posisi mereka dalam sistem perlindungan sosial tidak selalu sekuat pekerja formal.

Persoalan inilah yang coba dijawab Pemerintah Kota Palembang.

Pemkot menargetkan 150.000 pekerja rentan dan pekerja informal mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Target tersebut cukup besar. Apalagi pekerja informal tersebar di berbagai wilayah dan tidak selalu tercatat dalam sistem ketenagakerjaan formal.

Karena itu, pekerjaan rumah pertama bukan sekadar membayar iuran. Pemerintah juga harus memastikan siapa yang perlu dilindungi benar-benar ditemukan dan masuk dalam pendataan.

Pemkot Palembang meminta camat dan lurah memperkuat pemetaan pekerja informal di wilayah masing-masing. Langkah tersebut penting agar pekerja tidak terlewat hanya karena mereka tidak memiliki hubungan kerja formal.

Plh Asisten I Setda Kota Palembang, Edison, bahkan mengingatkan hal tersebut.

“Jangan sampai ada pekerja yang luput dari perhatian hanya karena mereka bekerja tanpa seragam perusahaan atau tanpa hubungan kerja formal,” kata Edison.

Dari sinilah skema gotong royong yang didorong Pemkot Palembang mengambil peran.

Melalui Surat Edaran Wali Kota Palembang Nomor 27 Tahun 2026, dunia usaha diajak ikut memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pekerja rentan dan pekerja informal melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Perlindungan Tak Cukup Hanya Terdaftar

Iuran yang didorong sebesar Rp16.800 per orang setiap bulan selama tiga bulan.

Skemanya terlihat sederhana. Perusahaan membantu membayar iuran, pekerja mendapatkan perlindungan, sedangkan pemerintah memperluas jangkauan program.

Namun ada satu hal yang layak diperhatikan, salah satunyan yaitu,  perlindungan sosial tidak berhenti pada saat seseorang berhasil didaftarkan.

Apalagi dukungan yang didorong dalam skema tersebut baru berlangsung selama tiga bulan.

Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana memastikan pekerja tetap terlindungi setelah periode tersebut berakhir.

Persoalan serupa juga menjadi perhatian di negara lain.

International Labour Organization (ILO), misalnya, bersama pemerintah dan sejumlah lembaga di Filipina mengembangkan pendekatan layanan terpadu bagi pekerja informal di Siargao.

Dalam laporan ILO pada November 2024, layanan One-Stop Island Services mempertemukan pendaftaran perlindungan sosial dengan edukasi, dukungan mata pencaharian dan layanan ketenagakerjaan. Pekerja dari sektor pertanian, perikanan, pariwisata, pekerja digital hingga usaha mikro dan kecil dapat mengakses layanan tersebut dalam satu rangkaian pelayanan.

Setahun kemudian, ILO kembali melaporkan pelatihan panduan perlindungan sosial bagi pekerja informal yang melibatkan pemerintah lokal Quezon City dan Del Carmen, Siargao. Pelatihan tersebut ditujukan untuk memperkuat kapasitas pemerintah lokal dan pemimpin komunitas agar dapat membantu pekerja informal memahami serta mengakses program perlindungan sosial.

Meski demikian, laporan dari ILO tak berarti harus diterapkan mentah-mentah di Palembang. Namun yang perlu dipertimbangkan salah satunya yakni, bisa memperluas perlindungan pekerja informal membutuhkan lebih dari hanya kepesertaan.

Misalnya data yang harus tersedia, pekerja harus mengetahui manfaatnya, akses harus mudah dan kepesertaan perlu dijaga agar tidak terputus,  sehingga hal itucukup masuk akal, jika melihat karakter pekerja informal sendiri.

Mereka bisa berpindah lokasi, bekerja sendiri, berganti pekerjaan atau tidak memiliki penghasilan tetap. Kondisi tersebut membuat pendataan sekaligus keberlanjutan kepesertaan menjadi pekerjaan yang tidak sederhana.

Di Palembang, upaya perluasan kepesertaan sebenarnya sudah berjalan, sebab sepanjang 2026, Pemkot Palembang menanggung jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 4.947 orang yang terdiri dari Ketua RT, Ketua RW, serta ustaz dan ustazah.

Angka itu menggambarkan perlindungan mulai diperluas ke kelompok di luar pekerja formal. Namun jika dibandingkan dengan target 150.000 pekerja, cakupan yang harus dikejar masih cukup besar.

Oleh sebab itu, keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting dari strategi tersebut. Pemkot mendorong perusahaan yang beroperasi di Palembang ikut mengambil bagian melalui CSR.

Harapannya, perlindungan pekerja informal tidak sepenuhnya bergantung pada kemampuan pemerintah membiayai seluruh kepesertaan.

Tetapi keberhasilan program nantinya tidak cukup diukur dari berapa banyak perusahaan yang ikut atau berapa banyak pekerja yang didaftarkan.

Yang lebih penting adalah apakah pekerja yang sebelumnya berada di luar sistem benar-benar masuk perlindungan dan tetap mendapatkan manfaatnya.

Sosialisasi Surat Edaran Wali Kota Nomor 27 Tahun 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palembang di Kantor Dinas Ketenagakerjaan, Rabu (16/9/2026), menjadi salah satu langkah awal.

Setelah itu, pekerjaan yang lebih berat justru berada di lapangan. Pendataan harus diperkuat. Dunia usaha perlu benar-benar terlibat. Dan keberlanjutan kepesertaan perlu dipikirkan sejak awal, bukan setelah bantuan tiga bulan selesai.

Sebab, pekerja informal tidak berhenti bekerja ketika sebuah program berakhir. Mereka tetap berjualan, mengemudi, mengangkut barang, melaut, bertani atau menjalankan usaha kecil untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Tidak memiliki perusahaan bukan berarti tidak memiliki risiko kerjam, dan tidak mengenakan seragam perusahaan bukan berarti perlindungan sosial boleh berhenti di depan pintu. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebaran Gak Pakai Galau, Wali Kota Bagi Sembako

    Lebaran Gak Pakai Galau, Wali Kota Bagi Sembako

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.139
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Lebaran udah di depan mata, THR mulai cair, dan euforia mudik makin terasa. Tapi di tengah gegap gempita itu, ada yang gak boleh kelupaan—mereka yang kerja keras demi wajah kota tetap kinclong! Makanya, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, kasih kejutan spesial buat para Pegawai Harian Lepas (PHL) di Dinas Perkimtan Kota Palembang. Gak […]

  • Muba Tertinggi Turunkan Angka Kemiskinan

    Muba Tertinggi Turunkan Angka Kemiskinan

    • calendar_month Selasa, 22 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 997
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Menindaklanjuti hasil dari penandatanganan kesepakatan bersama menuju pengurangan kemiskinan menjadi satu digit, pada Musrenbang RPJMD Provinsi Sumsel 16 Januari kemarin, Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Wakil Bupati Muba, Beni Hernedi pimpin Rapat Koordinasi Program Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2019 bertempat di Ruang Rapat Serasan Sekate, Selasa (22/1/2019). Pada Rapat tersebut […]

  • Wawako Terpilih Jadi Ketua E- Sport

    Wawako Terpilih Jadi Ketua E- Sport

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 999
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda terpilih sebagai Ketua Elektronik Sport  (E-Sport) Indonesia Pengurus Daerah (Pengda) Kota Palembang. Ketua Harian E-Sport Indonesia (ESI) Kota Palembang, Gusra Muttaqin dalam Rapat Persiapan Pelantikan Pengurus E-SportsIndonesia Kabupaten/Kota di Caffe Kopi Darat, Selasa 22 September 2020. “Ini adalah mandat dari Pusat, kemudian kita buat penyeleksian dan akhirnya terpilihlah ibu Fitrianti Agustinda […]

  • Biofuel Muba Pukau Peserta Kuker SEKKAU

    Biofuel Muba Pukau Peserta Kuker SEKKAU

    • calendar_month Rabu, 27 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang- Setelah menyedot perhatian Konsulat Jenderal RI untuk Houston Amerika Serikat dan legislatif serta eksekutif di tingkat pusat, kali ini inovasi konversi kelapa sawit menjadi bahan bakar minyak (BBM) yang di inisiatori Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin memukau ratusan peserka kuliah kerja (Kuker) Sekolah Komando Angkatan Udara (SEKKAU) di Griya Agung, Rabu (27/2/2019). […]

  • Tinggal Tahap Selanjutnya, Kemenag Umumkan 66.708 Pelamar CASN Lulus Seleksi Administrasi

    Tinggal Tahap Selanjutnya, Kemenag Umumkan 66.708 Pelamar CASN Lulus Seleksi Administrasi

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 711
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Agama kembali mengumumkan pelamar seleksi calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2021. Setelah melewati masa sanggah, diumumkan ada 66.708 pelamar yang dinyatakan lulus seleksi adminitrasi. “Tahapan sanggah sudah diselesaikan. Kemenag umumkan ada 66.708 CASN yang lulus seleksi administrasi,” tegas Sekjen Kemenag Nizar, di Jakarta, Kemaren. “Jumlah ini terdiri atas 57.564 Calon Pegawai Negeri Sipil […]

  • Bangkitkan Kunjungan Wisatawan, Kemenparekraf Dukung Balap Sepeda L’Etape Indonesia By Tour De France Di Mandalika 2022

    Bangkitkan Kunjungan Wisatawan, Kemenparekraf Dukung Balap Sepeda L’Etape Indonesia By Tour De France Di Mandalika 2022

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.563
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendukung penyelenggaraan balap sepeda internasional bertajuk “L’Etape Indonesia by Tour de France” yang akan berlangsung pada 20 Februari 2022 di Kuta Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebagai bagian dari rangkaian penyelenggaraan acara, diluncurkan sepeda lipat edisi L’etape Indonesia karya anak bangsa yang berkolaborasi dengan brand Pro […]

expand_less
WordPress Archive Smart NFT – Bulk minting (Addons) Smart NFT – KYC Verification Badge (Addons) Smart Notification Popups for WooCommerce Smart Notification WordPress Plugin Smart Offers Smart Photo Gallery – Responsive WordPress Plugin Smart Product Review For WooCommerce – All in one review pack for WooCommerce Smart QR Codes Generator – Plugin for WordPress Smart Sections Theme Builder – WPBakery Page Builder Addon smart slider 3 pro + Demo