Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Libur Nataru, Masyarakat Harus Ikuti Aturan

Libur Nataru, Masyarakat Harus Ikuti Aturan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 20 Des 2021
  • visibility 746
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENHUB mengantisipasi ada perjalanan sekitar 11 juta warga pada kurun liburan Nataru di Jawa-Bali. Dari Jabodetabek kemungkinan ada 2,3 juta yang melakukan mobilitas. Isu Omicron atau varian baru Covid ikut berpengaruh.

Mobilitas warga di masa liburan Natal dan Tahun Baru 2022 diperkirakan akan mencapai 11 juta orang. Mereka akan mengisi liburan dengan melakukan perjalanan berupa kunjungan keluarga, ke tempat-tempat wisata, atau keduanya. Khusus untuk kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan ada arus pergerakan 2,3 juta orang.

Gambaran itu muncul pascadibatalkannya rencana pelaksanaan PPKM Level 3 selama hari-hari libur Natal dan tahun baru (Nataru) yang ditangkap oleh survei Kementerian Pehubungan (Kemenhub) di awal Desember 2021. ‘’Untuk warga Jabodetabek, misalnya, ada 7,1 persen yang berniat melakukan perjalanan,’’ ujar Adita Irawati, juru bicara Kemenhub belum lama ini.

Dengan penduduk Jabodetabek di sekitar 30 juta, maka pelaku perjalanan itu diperkirakan 2,3 juta.

Dalam persentase yang lebih rendah, warga daerah lainnya juga berencana melakukan perjalanan. Seperti tradisi yang berlaku selama ini, maka daerah-daerah wisata, seperti Puncak-Bogor, Bandung dan sekitarnya, Yogyakarta, Malang, dan Bali akan menjadi tujuan para pelaku perjalanan. Untuk tujuan kunjungan keluarga, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur akan menjadi tujuan utama.

Menyongsong Nataru 2021-2022, Kemenhub pun melakukan tiga kali survei, yakni pada Oktober, November, dan Desember. Khusus untuk Jawa-Bali, survei Oktober menyebutkan akan ada mobilitas penduduk 12,8 persen atau sekitar 19 juta jiwa. Di Jabodetabek pergerakannya 13,5 persen, atau sekitar 4,45 juta orang.

Pada survei November, pascadiumumkan akan dilakukannya PPKM di sekitar Nataru 24 Desember–2 Januari, minat melakukan perjalanan mudik dan wisata menciut menjadi sekitar 7 persen saja, atau 10 juta. Toh, pasca-pencabutan ketentuan PPKM Level 3 itu tak terjadi lonjakan berarti, angkanya hanya naik ke level 7,1 persen. Isu Omicron diperkirakan ikut menahan lonjakan arus mobilitas Nataru, selain ada larangan cuti mudik bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai BUMN melakukan mobilitas mudik Nataru.

Sebagai catatan, potensi mobilitas Nataru 2021-2022 itu masih di bawah potensi mudik lebaran tahun ini, yang menurut survei pada April 2021 angkanya secara rata-rata nasional 11 persen dan 13 persen untuk Jawa-Bali, atau sekitar 20 juta. Tujuannya terbesar adalah Jawa Tengah 37 persen, Jawa Barat 23 persen, dan Jawa Timur 14 persen.

Namun dengan pelarangan dan pembatasan-pembatasan ketika itu, realisasinya diperkirakan tidak mencapai 25 persen. Namun, mobilitas yang terjadi di tengah gelombang pasang varian Delta dari Covid-19 itu telah menimbulkan ledakan insidensi yang cukup serius. Pada Juni-Juli-Agustus, angka kasus Covid-19 di Indonesia mencapai puluhan ribu dengan puncaknya 56 ribu kasus positif dalam 24 jam.

Perjalanan yang Aman

Mengantisipasi adanya mobilitas warga, Kemenhub harus menyelenggarakan transportasi umum yang aman dari penularan. Vaksinasi dan tes antigen pun jadi syarat perjalanan. “Dengan kebijakan pengetatan protokol kesehatan di masa libur Nataru 2021-2022, maka para pelaku perjalanan diwajibkan sudah menjalani vaksinasi dosis lengkap serta melakukan tes antigen 1 x 24 jam dengan hasil negatif,” kata Menhub Budi Karya Sumadi, dalam keterangan resminya.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah saat ini tengah mengkoordinasikan penyiapan fasilitas vaksinasi dan tes antigen di simpul-simpul transportasi. ’’Seperti di terminal bus, pelabuhan penyeberang, pelabuhan laut, bandara, dan stasiun kereta api, dengan para operator transportasi, TNI, Polri, Satgas Penanganan Covid-19, dan pihak terkait lainnya,” ujarnya.

Kemenhub telah berkoodinasi untuk meminta bantuan jajaran TNI-Polri agar memfasilitasi sentra vaksinasi dan tes antigen yang akan disediakan dengan tarif yang terjangkau. “Saya sudah meminta para dirjen untuk berkoordinasi dengan operator transportasi dan meminta dukungan dari TNI dan Polri, agar masyarakat yang baru satu kali vaksin, dapat memanfaatkan layanan vaksinasi di simpul-simpul transportasi,” tambahnya.

Kewajiban memakai masker juga akan dikenakan bagi para pemakai kendaraan umum. Penumpang akan diatur begitu rupa agar tidak terlalu padat. ’’Kita ingin menjaga agar tidak terjadi penyebaran Covid-19, sehingga kasus positif Covid-19 dapat terkendali, dan tidak ada peningkatan kasus seusai libur Nataru,” pungkasnya.
Indonesia.go.id (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Sumut Bersama Pangdam I/BB Kunjungi Taput Terkait

    Kapolda Sumut Bersama Pangdam I/BB Kunjungi Taput Terkait

    • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 739
    • 0Komentar

    KAPOLDA Sumut Irjen Pol. Panca Simanjuntak dan Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hasanuddin meninjau Dusun Hutagurgur, Desa Aek Tangga, Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara(Taput), Sumut, Rabu (26/5/2021). Berdasar data yang ada, di dusun tersebut berjumlah 307 jiwa, dan beberapa waktu lalu sebanyak 147 jiwa terkonfirmasi terpapar COVID-19. Kapolres Taput, AKBP Muhammad Saleh, melalui Kasubbag Humas, Aiptu […]

  • Launching Produk UKM dan PKM Universitas Musi Rawas 

    Launching Produk UKM dan PKM Universitas Musi Rawas 

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.209
    • 0Komentar

    PRODUK UKM dan Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Universitas Musi Rawas dan produk unggulan dari berbagai wilayah di Kabupaten Muratara di Launching Gubernur Sumsel Herman Deru  di halaman perkantoran Pemkab Muratara, kemarin. Menurut Gubernur meski bersifat industri rumahan, namun UKM sejenis harus terus dipacu pertumbuhannya. Karena UKM adalah salah satu benteng pertahanan ekonomi di Indonesia termasuk […]

  • Bantu Warung Hadapi Pandemi, Mitra Bukalapak dan GrabKios Gotong Royong Amankan Perekonomian Mikro

    Bantu Warung Hadapi Pandemi, Mitra Bukalapak dan GrabKios Gotong Royong Amankan Perekonomian Mikro

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 2.145
    • 0Komentar

    DUA jaringan platform digital terbesar untuk pemberdayaan warung di Indonesia, Mitra Bukalapak dan GrabKioshari ini mengumumkan kerjasama strategis untuk penyediaan dan penyaluran produk digital di hampir 5 juta warung serta agen Mitra Bukalapak yang tersebar di seluruh Indonesia.Melalui kolaborasi ini, GrabKios akan menyediakan produk digital di platform Mitra Bukalapak yang dapat dijual para pemilik warung […]

  • Yayasan Malaya Kasih Bantuan 15 Ribu Bibit Pohon Untuk Penghijuan

    Yayasan Malaya Kasih Bantuan 15 Ribu Bibit Pohon Untuk Penghijuan

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.350
    • 0Komentar

    Ke depan akan melakukan kerjasama lebih intens lagi dengan Yayasan Malaya, dalam bergerak di bidang budaya dan lingkungan.

  • LAWANG BOROTAN : Seni Rupa Menggugat Kekerasan & Tawarkan Damai Lewat Tumpahan Warna

    LAWANG BOROTAN : Seni Rupa Menggugat Kekerasan & Tawarkan Damai Lewat Tumpahan Warna

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.196
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau kuas bisa bicara, mungkin dia akan bilang, “Saya lebih suka menyentuh kanvas daripada kepala orang”. Tapi sayangnya, yang bisa bicara malah pentungan dan celurit, yang akhir-akhir ini malah sering nongol di jam pulang sekolah. Untungnya dari Palembang, tepatnya dari Lawang Borotan yang bersejarah itu, sekelompok orang berseniman waras memilih jalan damai menggambar. […]

  • Nasabah Bank Sumsel Babel Pendopo Kecewa, Jam Kantor Tutup Lebih Awal

    Nasabah Bank Sumsel Babel Pendopo Kecewa, Jam Kantor Tutup Lebih Awal

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.506
    • 0Komentar

    NASABAH Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Pendopo, Kabupaten PALI, Sumsel kecewa karena Bank plat merah milik Pemda se Sumsel dan Babel tersebut  menutup kantornya lebih awal. Hal tersebut disampaikan petugas keamanan BSB, yang mengatakan seluruh karyawan akan berangkat menghadiri acara di Muara Enim sehingga tidak bisa menerima seluruh nasabah. Salah satu nasabahnya BSB, Efran yang […]

expand_less
WordPress Archive MemberPress Mailrelay MemberPress Mailster MemberPress PDF Invoice MemberPress Sendy MemberPress WooCommerce MemberPress Pro WordPress Plugin MemberPress WP Simple Pay Pro Membership Manager Pro MeMeMe – The Meme Generator | WP Plugin Memento – Photography & Blog Elementor Template Kit