Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sebagai Jalur Rempah, Indonesia Bagian Timur Jadi Sasaran Kunjungan Laskar Rempah

Sebagai Jalur Rempah, Indonesia Bagian Timur Jadi Sasaran Kunjungan Laskar Rempah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
  • visibility 511
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE dan Tidore menjadi salah satu titik penting dalam Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022 sehingga kedua daerah itu menjadi perioritas untuk dikunjungi.

Salah satu rempah yang sampai hari ini menjadi primadona adalah cengkeh yang merupakan tanaman endemik Maluku Utara. Berbagai penelitian, studi dan catatan sejarah menjelaskan pengaruh rempah-rempah, salah satunya cengkeh, dalam membentuk peradaban dunia.

Sejarawan dan budayawan Ternate, Zainuddin Muhammad Arie, Kamis (16/6/2022) mengatakan bahwa pada masa lalu, cengkeh digunakan sebagai obat.

“Daun cengkeh itu dulu obat herbal yang cukup ampuh bagi orang-orang Maluku yang saat ini sudah dilupakan. Jadi, daun cengkeh diambil dan dijadikan obat sehingga ada kemungkinan besar orang-orang Maluku mempertahankan dan melestarikannya karena dia menjadi obat yang sangat baik bagi masyarakat setempat pada saat itu,” jelas Zainuddin.

Ia menjabarkan tentang cengkeh yang menjadi filosofi hidup masyarakat Maluku Utara, khususnya Ternate. “Doka gosora se bualawa. Om doro fo mamote. Foma gogoru, foma dodara” yang berarti kehidupan bermasyarakat layaknya cengkeh dan pala yang masak (hidup) dan gugur (mati) bersama-sama.

Kedatangan Laskar Rempah ke Maluku Utara pun dilakukan untuk melihat berbagai jejak kejayaan yang dihasilkan dari perdagangan cengkeh masa silam. Pemuda-pemudi terpilih yang berasal dari 34 provinsi berbeda ini diajak mengunjungi beberapa cagar budaya serta perkebunan cengkeh dan pala di Desa Tubo, Kota Ternate.

Di desa ini, peserta berdialog dengan petani cengkeh serta berkesempatan untuk memanennya dan mencicipi rempah istimewa tersebut. Di desa yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani cengkeh, peserta bisa melihat rekatnya masyarakat dengan rempah dan turut melestarikannya dari dulu hingga saat ini.

Tokoh masyarakat Desa Tubo, yakni Haji Ade Safar, menjelaskan bahwa sampai sekarang masih ada sistem adat yang masyarakat jalankan terkait penanaman cengkeh.

“Setelah cengkeh dan pala panen, ada sistem bagi hasil yang kemudian disedekahkan ke masjid karena masyarakat Tubo percaya bahwa ada bagian dari orang lain dari setiap cengkeh yang mereka hasilkan,” ujarnya.

Salah satu Laskar Rempah asal Jawa Barat, Amos mengungkapkan pengalamannya yang berharga ini. “Perjalanan ke Tubo ini menurutku paling berkesan, karena seumur-umur baru kali ini main di kebun cengkeh dan pala langsung. Apalagi pengalaman ngunyah cengkeh yang segar langsung di kebunnya,” katanya.

Zainuddin pun berharap masyarakat Maluku Utara bisa mengembalikan lagi cengkeh sebagai barang hidup hayati.

“Setiap hari bergaul dengan cengkeh, di makanan kita, di obat-obatan kita. Kalau kita mengembalikan lagi cengkeh sebagai tanaman budaya atau tanaman identitas, maka mungkin kita akan mempertahankan cengkeh. Oleh karena itu, jangan lihat cengkeh sebagai barang komoditi, tapi sebagai tanaman budaya,” pungkasnya.InfoPublik (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tjong A Fie, Cerutu Sultan & Mimpi jadikan Medan Sebagai Paris-nya Budaya Nusantara

    Tjong A Fie, Cerutu Sultan & Mimpi jadikan Medan Sebagai Paris-nya Budaya Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 697
    • 0Komentar

    BERWISATA ke Medan tanpa mampir ke situs sejarah ibarat makan nasi goreng tanpa kecap kosong rasanya. Untungnya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon baru-baru ini menyambangi Medan, bukan untuk cari bolu meranti, tapi untuk memastikan warisan budaya tak lenyap di tengah derasnya arus kopi kekinian dan cafe estetik. Mulai dari Museum Daerah Deli Serdang, Istana Maimoon, sampai […]

  • Kutuk Keras Serangan Bom Teroris Gereja Katedral di Makassar, DK PBB : “ Serangan Teroris Keji & Pengecut

    Kutuk Keras Serangan Bom Teroris Gereja Katedral di Makassar, DK PBB : “ Serangan Teroris Keji & Pengecut

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 778
    • 0Komentar

    DEWAN Keamanan PBB telah mengeluarkan pernyataan yang mengutuk pengeboman di Makassar sebagai “serangan teroris keji dan pengecut”. Dalam pernyataan tersebut, DK PBB turut menyampaikan bela sungkawa kepada Pemerintah Indonesia dan para korban bom di Gereja Katedral Makassar, serta menyerukan agar seluruh pelaku yang terlibat dapat ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. DK PBB juga menegaskan kembali bahwa […]

  • Tetap Akurat, Pemprov Sumsel Serahkan Laporan Keuangan 2021 Lebih Cepat

    Tetap Akurat, Pemprov Sumsel Serahkan Laporan Keuangan 2021 Lebih Cepat

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 686
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru menyerahkan langsung Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (Unaudited) Tahun 2021 di Wilayah Provinsi Sumsel, kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumsel, kemaren. Penyerahan laporan ini tercatat lebih cepat sebulan dari batas akhir penyerahan laporan yang ditetapkan. “Alhamdulillah tidak telat bahkan lebih cepat 1 bulan. Tidak apa-apa yang penting tidak terlambat […]

  • WFH Hemat BBM, Pelayanan Tetap? Ini Ujian Sumsel

    WFH Hemat BBM, Pelayanan Tetap? Ini Ujian Sumsel

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    PANASNYA  tensi geopolitik global yang bikin harga energi dunia ikut berdenyut tak menentu, efeknya pelan-pelan terasa sampai ke daerah. Bukan lagi sekadar berita luar negeri yang lewat di layar ponsel, tapi mulai menjelma jadi kebijakan nyata, Work From Home (WFH) demi menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM). Dan di Sumatera Selatan, wacana itu sudah masuk […]

  • Antisipasi Aksi Teror di Asian Games, JK Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Daerah

    Antisipasi Aksi Teror di Asian Games, JK Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Daerah

    • calendar_month Selasa, 15 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 938
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Kurang dari 90 hari, tepatnya Agustus 2018, Jakarta – Palembang akan menjadi tuan rumah Pesta Olahraga berkelas dan gengsi di Benua Asia (Asian Games), namun saat ini Indonesia tengah diramaikan teror bom dilakukan teroris. Namun sebagai masyarakat Indonesia harus semuanya waspada dari ancaman tersebut, apalagi di dua Kota di Indonesia akan melakukan […]

  • Ramadan,BKPRMI Laporkan Kegiatan kepada Kemenpora, Ini Kegiatannya

    Ramadan,BKPRMI Laporkan Kegiatan kepada Kemenpora, Ini Kegiatannya

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 869
    • 0Komentar

    MENTERI Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menerima kunjungan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di ruang kerjanya, lantai 10 gedung Kemenpora, Jakarta Pusat, Selasa (30/3). Kedatangan pengurus pusat BKPRMI ini untuk melaporkan sejumlah rencana kegiatan yang akan dilakukan antara lain Rakernas yang dirangkaikan dengan Latihan Mujahid Dakwah (LMD) […]

expand_less
WordPress Archive UserPro | Media Manager Add-on UserPro | Private Messages Add-on UserPro | Social Wall Add-on UserPro | Tags Add-on UserPro | User Rating Add-on UserPro | WooCommerce Integration UserPro | WPLMS Integration Users Insights – Integrations Utah – Multi-Purpose Business WordPress Theme Utouch – Multi-Purpose Business and Digital Technology WordPress Theme