Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Digitalisasi Bansos, Prabowo, Rakyat Tak Perlu Lagi Berulang Kali Serahkan Data ke Negara

Digitalisasi Bansos, Prabowo, Rakyat Tak Perlu Lagi Berulang Kali Serahkan Data ke Negara

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Digitalisasi bansos menjadi perhatian Presiden RI Prabowo Subianto dalam upaya menyederhanakan pelayanan perlindungan sosial. Prabowo menegaskan masyarakat tidak semestinya terus diminta menyerahkan data yang sebenarnya sudah dimiliki negara.

Pesan itu disampaikan Prabowo dalam pidato pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Jakarta, Jumat (14/8/2026), ketika memaparkan perkembangan digitalisasi perlindungan sosial.

“Rakyat tidak mampu tidak boleh membayar untuk membuktikan bahwa ia tidak mampu. Rakyat juga tidak boleh berkali-kali menyerahkan data yang sebenarnya sudah dimiliki negara,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, digitalisasi perlindungan sosial tidak sebatas mengubah proses pendaftaran dari layanan konvensional menjadi sistem digital. Langkah itu diarahkan untuk membuat pelayanan lebih sederhana sekaligus mengurangi waktu, biaya, dan beban administratif masyarakat.

Digitalisasi pendaftaran untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau program sembako kini telah berjalan di 153 kabupaten dan kota yang tersebar di 38 provinsi.

Lebih dari 3 juta keluarga telah masuk dalam sistem tersebut. Pemerintah menargetkan cakupan mencapai 49 juta keluarga ketika implementasi dilakukan secara nasional, atau lebih dari 50 persen keluarga Indonesia.

Dalam penerapannya, digitalisasi juga mempercepat proses pemeriksaan kelayakan penerima bantuan. Prabowo menyebut proses yang sebelumnya dapat membutuhkan waktu 75 hingga 200 hari kini bisa diselesaikan dalam hitungan menit.

Manfaat lainnya berkaitan dengan biaya yang harus dikeluarkan masyarakat. Sebelum proses digital diterapkan, keluarga yang mengakses pendaftaran bantuan sosial dapat mengeluarkan sekitar Rp150 ribu untuk perjalanan, dokumen, fotokopi, hingga waktu kerja yang hilang.

Melalui sistem digital, proses pendaftaran dapat dilakukan tanpa biaya tersebut.

Pemerintah juga menyiapkan perluasan digitalisasi untuk mencakup seluruh program bantuan sosial, bantuan pemerintah, dan subsidi. Langkah ini menjadi bagian dari implementasi agenda Pro Kesra Terintegrasi.

Prabowo menilai perluasan tersebut penting untuk meningkatkan ketepatan sasaran, transparansi, sekaligus memudahkan masyarakat dalam memperoleh layanan perlindungan sosial.

Meutya: Teknologi Harus Benar-Benar Memudahkan Masyarakat

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan transformasi digital harus menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurut Meutya, keberhasilan digitalisasi tidak cukup diukur dari keberadaan sistem atau aplikasi. Teknologi harus mampu memangkas proses yang selama ini membutuhkan waktu, biaya, dan tenaga masyarakat.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, teknologi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Digitalisasi bukan sekadar memindahkan proses ke sistem digital, tetapi bagaimana teknologi memangkas waktu, biaya, dan beban administratif yang selama ini dirasakan masyarakat,” ujar Meutya.

Kementerian Komunikasi dan Digital, kata Meutya, terus memperkuat ekosistem serta infrastruktur digital sebagai fondasi transformasi pelayanan publik.

Konektivitas yang semakin luas, infrastruktur digital yang andal, serta ekosistem digital yang aman dan terpercaya dinilai penting agar layanan pemerintah berbasis digital dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.

Meutya mencontohkan, manfaat digitalisasi dapat dirasakan ketika masyarakat tidak perlu berkali-kali datang untuk mengakses layanan pemerintah, mengeluarkan biaya perjalanan, atau menyerahkan kembali data yang sebenarnya sudah dimiliki negara.

Transformasi tersebut sekaligus mendorong pemanfaatan data pemerintah secara lebih efektif. Informasi yang telah tersedia dapat digunakan kembali dalam proses pemeriksaan kelayakan sehingga masyarakat tidak harus berulang kali memberikan informasi yang sama.

Pemerintah akan terus memperluas transformasi digital lintas sektor agar pemanfaatan teknologi tidak berhenti pada pembangunan sistem, tetapi menghasilkan pelayanan publik yang lebih cepat, efisien, transparan, dan mudah diakses.

Dalam arahannya, Prabowo menegaskan digitalisasi perlindungan sosial akan terus diperluas hingga mencakup berbagai program bantuan sosial, bantuan pemerintah, dan subsidi.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Ini, Positif COVID-19 di Sumsel Tembus 278 Kasus, Ada Penambahan 51 Orang

    Hari Ini, Positif COVID-19 di Sumsel Tembus 278 Kasus, Ada Penambahan 51 Orang

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.152
    • 0Komentar

    PENDERITA Positif COVID-19 di Sumsel tembus angka 278 kasus, dari sebelumnya 227 kasus.Tambahan kasus positif Corona di Sumsel hari ini, Sabtu (9/5/2020) sebanyak 51 orang. Dari data sumbangan terbesar kasus positif Corona dari Kota Palembang dan Kota Lubuklinggau yang saat ini berstatus zona merah Covid-19. Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, dr […]

  • Jarang Ngantor, Kemana Ya, Bupati OKI ?

    Jarang Ngantor, Kemana Ya, Bupati OKI ?

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.894
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id, Kayuagung,- Keberadaan Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Iskandar, SE tengah menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan. Kehadiran Bupati yang juga merupakan simbol sekaligus lokomotif penggerak gerbong Pemkab OKI mempunyai peranan strategis. Terlebih lagi, sudah seperti tradisi kebiasaan sejumlah kepala dinas yang juga turut menghilang seiring tidak beradanya Bupati ditempat. Sejumlah spekulasi berkembang tentang kegiatan diluar […]

  • Ini Tiga Kasus Besar Yang Berhasil Diungkap Polda Sumut

    Ini Tiga Kasus Besar Yang Berhasil Diungkap Polda Sumut

    • calendar_month Selasa, 6 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 672
    • 0Komentar

    BEBERAPA bulan menjadi Kapolda Sumut, Irjen Pol. RZ. Panca Putra Simanjuntak, M.Si telah membuktikan dirinya bekerja profesional. Ia berhasil membongkar 3 kasus besar yang menyedot perhatian publik. Sejak dilantik oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, pada Kamis (04/03/2021) sejumlah kasus besar berhasil diungkap Irjen Pol. Panca Putra sebagai Kapolda Sumut. Mantan Direktur Penyidik Komisi […]

  • Masyarakat diimbau jangan panik, pesan Pj Gub.Sumsel terkait soal perut

    Masyarakat diimbau jangan panik, pesan Pj Gub.Sumsel terkait soal perut

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.572
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan meminta masyarakat untuk tidak panik akan terjadinya kelangkaan beras di pasaran, kerena persediaan beras aman hingga Maret 2024. “Stok beras di Sumsel aman sampai dengan Maret 2024,” tegas Fatoni usai menerima audiensi dari Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel Babel Mohamad Alexander di Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (18/10/2023). “Selain beras cukup, […]

  • 2 Fraksi DPRD Pagaralam Menarik Diri Ditahapan Pembahasan RAPBD

    2 Fraksi DPRD Pagaralam Menarik Diri Ditahapan Pembahasan RAPBD

    • calendar_month Selasa, 10 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.781
    • 0Komentar

    DUA Fraksi DPRD yaitu Fraksi NasDem dan Fraksi Golkar Kota Pagaralam menyatakan sikap menarik diri dari tahapan pembahasan baik ditingkat Komisi maupun di Badan Anggaran dalam kegiatan pembahasan RAPBD Perubahan tahun anggaran 2020 dan pembahasan RAPBD tahun 2021. Sikap tersebut diambil, karena belum ditanda taganinya hasil Rapat dalam Berita Acara Badan Anggaran DPRD Kota Pagaralam, […]

  • Libur Lebaran 2025, Kemenpar Minta Industri Pariwisata Siap Siaga

    Libur Lebaran 2025, Kemenpar Minta Industri Pariwisata Siap Siaga

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 859
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Musim libur Lebaran 2025 bakal ramai banget! Kementerian Pariwisata (Kemenpar) udah mulai pasang kuda-kuda supaya liburan kita gak berubah jadi petaka. Dari destinasi wisata yang bakal penuh sesak, cuaca yang kadang suka mood swing, sampai daerah rawan bencana, semuanya kudu diantisipasi. Buat memastikan liburan tetap asik, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Hariyanto, […]

expand_less
WordPress Archive Becipe – Recipe Blogging WordPress Theme Beeta – Multipurpose WooCommerce Theme Beetrix – Pet Clinic & Hospital Elementor Template Kit Before After Image Pro Addon for WPBakery Page Builder Bege – Responsive WooCommerce WordPress Theme BeGreen – Multi-Purpose WordPress Theme for Planter – Landscaping- Gardening Behanceomatic Post Generator Plugin for WordPress BeHealth – Multi-Purpose WordPress Theme for Yoga – Health – Beauty – Shop Behold – Personal Blog WordPress Theme Beige – Pet Shop Woocommerce Elementor Template Kit