Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » AC Makin Dibutuhkan, 4.121 Teknisi Justru Disiapkan Jaga Iklim, Ini Alasannya

AC Makin Dibutuhkan, 4.121 Teknisi Justru Disiapkan Jaga Iklim, Ini Alasannya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Penggunaan AC yang terus meningkat membuat pekerjaan teknisi pendingin ikut berubah. Mereka tak lagi hanya dituntut mampu memasang atau memperbaiki AC, tetapi juga harus memahami cara menangani refrigeran agar tidak memperbesar dampak terhadap lingkungan.

Pemerintah kini memperkuat kemampuan 4.121 teknisi Refrigeration and Air Conditioning (RAC) sebagai bagian dari pengembangan tenaga kerja hijau. Keahlian mereka dinilai penting karena penanganan refrigeran yang tepat dapat mencegah kebocoran, menjaga efisiensi peralatan, sekaligus menekan emisi.

Penguatan tenaga kerja tersebut dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bersama Kementerian Ketenagakerjaan dalam rangkaian peringatan Hari Ozon Sedunia 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Jawa Barat, belum lama ini dalam rilis dilaman resminya.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan operator dan teknisi reparasi AC serta peralatan pendingin menjadi salah satu lini depan dalam menghadapi transisi hijau.

“Momen Hari Ozon Sedunia ini kita jadikan untuk mengakselerasi kesiapan tenaga kerja dalam menghadapi transisi hijau,” kata Yassierli.

Menurut dia, kemampuan teknisi harus terus mengikuti perkembangan teknologi. Karena itu, materi pelatihan akan diperbarui agar sesuai dengan kebutuhan industri pendingin yang semakin mengarah pada teknologi ramah ozon dan iklim.

Teknisi AC Bukan Lagi Urusan Servis

Perubahan kebutuhan tersebut berkaitan erat dengan refrigeran yang digunakan dalam berbagai peralatan pendingin. Salah satu perhatian pemerintah adalah hidrofluorokarbon atau HFC. Senyawa ini tidak merusak lapisan ozon, tetapi memiliki potensi pemanasan global yang tinggi.

Cara teknisi menangani refrigeran, tambahnya menjadi bagian penting dari upaya mengurangi dampak lingkungan. Mulai dari pemasangan, perawatan, perbaikan hingga penggantian peralatan, semuanya membutuhkan penanganan yang tepat.

Keahlian itu kini diarahkan lebih jauh. Peluang kerja hijau di sektor pendingin mulai mencakup proses recovery, recycle, reclaim hingga pengelolaan limbah refrigeran.

Artinya, perkembangan industri pendingin ikut membuka ruang pekerjaan baru yang tidak hanya berkutat pada instalasi dan servis.

Standar Kompetensi Mulai Diperkuat

Untuk mendukung perubahan tersebut, KLH/BPLH dan Kementerian Ketenagakerjaan telah mengembangkan kurikulum pelatihan khusus bagi teknisi RAC selama hampir satu dekade terakhir.

Kurikulum mengacu pada teknologi yang ramah terhadap ozon dan iklim. Standarnya kemudian dibakukan melalui Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Selain 4.121 teknisi, pemerintah juga memperkuat 340 instruktur dan 24 asesor yang berkaitan dengan kompetensi sektor pendingin.

Pada momen Hari Ozon Sedunia tahun ini, KLH/BPLH turut menyerahkan bantuan alat peraga pelatihan refrigerasi kepada 14 BBPVP dan BPVP di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Peralatan tersebut diharapkan mendukung pelatihan teknisi agar kemampuan yang diberikan tidak berhenti pada teori, tetapi sesuai dengan kebutuhan pekerjaan di lapangan.

Industri Pendingin Ikut Berubah

Penguatan tenaga kerja merupakan bagian dari perubahan yang lebih besar dalam industri pendingin Indonesia. Dalam satu dekade terakhir, pemerintah mencatat alih teknologi ramah ozon dan iklim telah dilakukan pada empat manufaktur AC, delapan manufaktur refrigerasi, 21 industri busa berskala besar dan menengah, serta tiga sistem house poliuretan.

Program serupa juga menyentuh 201 usaha kecil dan menengah. Di sisi pengawasan, pengendalian bahan perusak ozon (BPO) dan HFC diperketat melalui kebijakan pembatasan impor. Sebanyak 914 petugas Bea dan Cukai telah ditingkatkan kapasitasnya untuk mendukung pengawasan tersebut.

Langkah itu menjadi bagian dari implementasi Amandemen Kigali yang mendorong pengurangan konsumsi HFC secara bertahap.

Dari AC ke Lapangan Kerja Hijau

Pemerintah menilai akses terhadap teknologi pendinginan yang aman, hemat energi dan terjangkau perlu diperluas, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta wilayah terpencil.

Maka itu, peran teknisi menjadi perhatian, apalagi disaat peralatan pendingin yang semakin banyak digunakan membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya mampu membuat AC kembali dingin, tetapi juga memahami bagaimana peralatan tersebut digunakan dan dikelola dengan lebih ramah lingkungan.

Peringatan Hari Ozon Sedunia 2026 yang mengusung tema global Global Action for a Cooler Planet pun tidak hanya menjadi momen untuk mengingat perlindungan lapisan ozon. Agenda itu menjadi dorongan untuk menyiapkan tenaga kerja baru yang mengikuti perubahan teknologi pendingin dan kebutuhan ekonomi hijau. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ingat, Pesan UAS Kepada Pemimpin Daerah, Apa Saja ?

    Ingat, Pesan UAS Kepada Pemimpin Daerah, Apa Saja ?

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 703
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, OKI- Dalam ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW Sungai Kecamatan Lempuing, Belida Lempuing Jaya OKI,  Ust. Abdul Somad mengaku merasa nyaman menyampaikan ceramah, karena Ormas-ormasnya yang hadir, seperti FPI dan Banser berbaur akrab. “Yang seperti inilah kita harapkan. Karena nanti ada 7 golongan yang mendapat pertolongan di naungan singgasana Allah. Mereka itu di antaranya orang-orang […]

  • Naik Kelas Jangan Berhenti di Meja Izin, Bro!

    Naik Kelas Jangan Berhenti di Meja Izin, Bro!

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.597
    • 0Komentar

    FESTIVAL kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Palembang kemarin itu rasanya kayak hajatan kampung ketemu kondangan selebriti. Spanduk besar kayak mau ambil Instagram award, lampu menyala terang, pejabat lengkap, UMKM antre panjang kayak mau bagi-bagi ketupat. Foto rame, tepuk tangan gausah ditanya, mantap bro…pasalnya bergemuruh sampai tetangga yang di seberang jalan ikut kepo. Namun, seperti […]

  • ASUS Kembali ke Computex 2023 dengan Teknologi Mutakhir dan Solusi Berkelanjutan

    ASUS Kembali ke Computex 2023 dengan Teknologi Mutakhir dan Solusi Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 762
    • 0Komentar

      ASUS kembali: Booth fisik hadir kembali untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, dengan ASUS dan ROG kembali ke Computex untuk menampilkan inovasi terbaru mereka Jelajahi seluruh jajaran ASUS: Pengunjung dapat menjelajahi produk konsumen, game, komersial, kreator, dan banyak lagi lainnya di booth ASUS dan ROG Mempertimbangkan Keberlanjutan: ASUS berkomitmen untuk mempromosikan keberlanjutan dan akan […]

  • Alvin Kennedy Pamit Mundur dari Ketua DPW PSI Sumsel, Ada Apa ?

    Alvin Kennedy Pamit Mundur dari Ketua DPW PSI Sumsel, Ada Apa ?

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.113
    • 0Komentar

    KETUA DPW PSI Sumsel Alvin Kennedy tiba- tiba berpamitan untuk meninggalkan PSI sehingga membuat sejumlah Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Sumsel mengaku kaget. “Iya benar, bro Alvin sudah menyampaikan pengunduran diri ke DPP, dan sekarang sedang berproses. Jelas kami terkejut pengunduran bro Alvin tersebut,” kata Wakil Ketua DPW PSI Sumsel Debby Susanto, kemarin. Menurut Debby, Alvin […]

  • Resto Kolam Susu, Kuliner Bernuansa Religi

    Resto Kolam Susu, Kuliner Bernuansa Religi

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 3.282
    • 0Komentar

    Memanjakan lidah, bisa dengan menikmati hidangan di restoran ataupun cafe. Memuaskan selera melalui sajian yang nikmat plus nuansa dan suasana yang juga memenuhi hasrat mata dan hati, tentu bisa jadi alternatif. Apalagi, kalau ditambah dengan suasana religi. Tentu bukan sekadar perut yang terpuaskan, rohani pun turut terhibur. Kolam Susu, restoran yang secaa historis berawal dari […]

  • Flash Coffee Perpanjang Putaran Seri B jadi US Juta

    Flash Coffee Perpanjang Putaran Seri B jadi US$50 Juta

    • calendar_month Sabtu, 13 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 473
    • 0Komentar

      SINGAPURA – Media OutReach, Rantai kopi berbasis teknologi yang berbasis di Singapura Flash Coffee telah mengumumkan keberhasilan penyelesaian putaran pembiayaan Seri B yang dipimpin oleh White Star Capital, mengumpulkan total US$50 juta setelah penutupan terakhirnya. Investor yang ada termasuk White Star Capital, Delivery Hero, Geschwister Oetker, dan Conny & Co, berpartisipasi dalam putaran pembiayaan – […]

expand_less
WordPress Archive VG iFoody – Responsive WooCommerce WordPress Theme VG Mimosa – Modern Fashion WooCommerce WordPress Theme VG Oregon – Responsive WooCommerce WordPress Theme VG PostCarousel – Post Carousel for WordPress VG PostSlider – Post Slider for WordPress VG Rossi – Responsive WooCommerce WordPress Theme Viator Affiliate Widgets Manager Viavi Flickr Album Gallery Vibecast - Podcast Studio Elementor Pro Template Kit Vibra – Music WordPress Theme for DJs, Artists and Festivals