Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kunjungi Way Kambas, Dubes Norwegia Tanya Soal Gajah, “Unchain?” Ini Jawab Menhut

Kunjungi Way Kambas, Dubes Norwegia Tanya Soal Gajah, “Unchain?” Ini Jawab Menhut

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Mengunjungi Way Kambas, Lampung, Minggu (20/9), Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Kaja Glomm melihat langsung gajah-gajah jinak di kawasan tersebut.

Saat melihat gajah-gajah itu, Kaja Glomm kemudian melontarkan pertanyaan sederhana kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

“That’s the ambition, to unchain?”

Raja Juli menjawab singkat.

“Yes.”

Jawaban pendek itu ternyata berkaitan dengan rencana yang lebih besar dalam pengelolaan gajah di Way Kambas.

Penggunaan rantai pada gajah-gajah jinak diharapkan bisa dikurangi secara bertahap setelah sistem pengamanan kawasan, pengawasan, dan kemampuan adaptasi satwa semakin siap.

Jadi, melepas rantai bukan hanya  membuka ikatan pada gajah. Ada sistem yang harus dibangun terlebih dahulu agar gajah tetap aman, begitu pula masyarakat dan petugas yang berada di sekitar kawasan.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan barrier atau pembatas kawasan untuk mencegah gajah keluar menuju permukiman dan lahan masyarakat.

Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari sistem mitigasi interaksi negatif antara manusia dan Gajah Sumatera di sekitar Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Saat berada di lapangan, Raja Juli melihat langsung perkembangan pembangunan barrier tersebut. Brigjen TNI Sriyanto, Ketua Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatera di TNWK, turut menjelaskan perkembangan sistem mitigasi kepada rombongan.

Pembatas itu tidak hanya dibuat sebagai garis pemisah antara kawasan hutan dan permukiman. Sistemnya diarahkan untuk membantu mengendalikan pergerakan gajah sekaligus meningkatkan keamanan masyarakat di sekitar kawasan.

Bukan Berarti Gajah Langsung Dilepas

Jawaban “Yes” Raja Juli bukan berarti gajah-gajah jinak di Way Kambas bisa langsung dilepas begitu saja.

Ada proses yang harus dilalui. Gajah perlu beradaptasi secara bertahap, sementara barrier, pengawasan, dan sistem keamanan kawasan harus semakin siap.

Dengan kondisi tersebut, penggunaan rantai diharapkan dapat dikurangi secara bertahap.

Di sinilah pertanyaan Kaja Glomm menjadi menarik. Pembicaraan singkat soal “unchain” ternyata berkaitan dengan pekerjaan yang jauh lebih besar, yakni menciptakan kondisi agar gajah bisa mendapatkan ruang hidup yang lebih bebas tanpa meningkatkan risiko bagi masyarakat maupun petugas.

Mitigasi interaksi manusia dan gajah di sekitar Way Kambas juga tidak hanya mengandalkan pembatas fisik.

Pendekatan berbasis alam seperti pagar sarang lebah dan tanaman yang tidak disukai gajah turut dikembangkan untuk membantu mencegah satwa mendekati area masyarakat.

Way Kambas Tak Hanya Soal Gajah

Kunjungan Raja Juli bersama Kaja Glomm ke Way Kambas juga melihat persoalan lain, yakni kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pengendalian karhutla menjadi bagian penting dalam perlindungan kawasan karena habitat satwa di Way Kambas harus tetap terjaga dari ancaman kebakaran.

Oleh karena itu, pengelolaan TNWK tidak hanya berfokus pada satu persoalan. Perlindungan kawasan mencakup pencegahan karhutla, pengamanan habitat, mitigasi interaksi manusia dan gajah, hingga konservasi satwa lainnya seperti Badak Sumatera.

Sehingga diharapkan, pembangunan barrier menjadi bagian dari sistem perlindungan yang lebih luas. Tujuannya bukan hanya mencegah gajah keluar kawasan, tetapi juga menciptakan kondisi yang lebih aman bagi satwa dan masyarakat yang hidup berdampingan di sekitar Way Kambas.

Targetnya: Gajah Lebih Bebas

Pertanyaan “Unchain?” dari Kaja Glomm pada akhirnya membuka gambaran mengenai target yang ingin dicapai dalam pengelolaan gajah jinak di Way Kambas.

Gajah diharapkan tidak selamanya bergantung pada rantai. Namun, perubahan itu harus mengikuti kesiapan infrastruktur, sistem pengawasan, perilaku masing-masing gajah, serta kemampuan satwa untuk beradaptasi.

Keselamatan masyarakat dan petugas tetap menjadi bagian penting dari proses tersebut.

Sementara, jawaban “Yes” Raja Juli lebih tepat dipahami sebagai arah yang ingin dicapai, bukan tanda bahwa seluruh proses sudah selesai. Di Way Kambas, upaya membuat gajah lebih bebas justru berjalan bersamaan dengan pembangunan sistem pengamanan yang lebih kuat.

Dan semuanya bermula dari satu pertanyaan sederhana yang dilontarkan Dubes Norwegia setelah melihat gajah-gajah jinak di kawasan tersebut “Unchain?” (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Bayi Ngempeng hingga Bisa Debat, ASTERKUMBANG Urus Semua, Kecuali PR Matematika

    Dari Bayi Ngempeng hingga Bisa Debat, ASTERKUMBANG Urus Semua, Kecuali PR Matematika

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 821
    • 0Komentar

    KALAU dulu, orang tua cuma modal doa dan minyak kayu putih buat memastikan anaknya tumbuh sehat, sekarang zamannya udah beda. Anak-anak zaman now bukan cuma perlu imunisasi, tapi juga pantauan tumbuh kembang yang lebih canggih dari fitur kamera iPhone terbaru. Untungnya, Palembang sekarang punya jurus pamungkas bernama ASTERKUMBANG,  bukan nama serangga dari Planet Bekasi, tapi […]

  • Memutar Otak Demi Keberlangsungan Operasional ‘Sepur Dipucuk’

    Memutar Otak Demi Keberlangsungan Operasional ‘Sepur Dipucuk’

    • calendar_month Jumat, 22 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.420
    • 0Komentar

    ‘Sepur Dipucuk’ [Light Rail Transit/LRT] membentang dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin [SMB] II Palembang dengan tujuan akhir Komplek Jakabaring Sport City [JSC], dibangun guna mengurai kemacetan di Kota Palembang. Apalagi ketika itu, Kota Palembang menjadi salah satu kota penyelenggara Asian Games. LRT menjadi moda transportasi yang dianggap lebih efisien  untuk mengangkut  para tamu, atlet Asian […]

  • Pentingnya Memahami Pengetahuan Produk di Dunia Pemasaran

    Pentingnya Memahami Pengetahuan Produk di Dunia Pemasaran

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.466
    • 0Komentar

    PENGETAHUAN tentang produk (product knowledge) di dunia pemasaran merupakan hal yang mutlak untuk dketahui oleh tenaga pemasaran (salesman, detailer) entah apapun itu produk yang dipasarkan. Sebab jika tidak bisa berakibat fatal terhadap produk itu sendiri, bahkan lebih berbahaya jika sampai membahayakan pelanggan karena salah informasi (miss commucation). Misalnya, clean pembersih lantai yang warnanya mirip minuman kaleng, dibilang minuman penuh energi; […]

  • Muba Bantu 2 Unit Mobil Operasional untuk Lapas dan STIH Rahminiyah Sekayu

    Muba Bantu 2 Unit Mobil Operasional untuk Lapas dan STIH Rahminiyah Sekayu

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 808
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin (Muba) menyerahkan bantuan 2 unit kendaraan operasional untuk Lapas dan STIH Rahminiyah Sekayu. 2 unit itu diserahkan langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi mewakili Pemerintah Kabupaten Muba. Dalam sambutannya Sekda Muba mengatakan, dengan diberikannya bantuan mobil dinas dari Pemkab Muba untuk 2 lembaga ini agar dapat digunakan dan dimanfaatkan semaksimal mungkin serta […]

  • Gubernur Dampingi Presiden Jokowi Jajal LRT Sumsel

    Gubernur Dampingi Presiden Jokowi Jajal LRT Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 14 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.145
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID,Palembang- Tak hanya membagikan sertifikat gratis, Presiden RI Joko Widodo didampingi oleh Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menjajal Light Rail Transit (LRT) Sumatera Selatan di Palembang yang merupakan LRT pertama di Indonesia, Jumat (13/7/2018) beserta sang istri Iriana, Jokowi naik LRT dari stasiun Bumi Sriwijaya (Mal Palembang Icon)  sekitar pukul 14.24 WIB menuju Stasiun Jakabaring […]

  • OJK JAGA SEKTOR JASA KEUANGAN TETAP STABIL

    OJK JAGA SEKTOR JASA KEUANGAN TETAP STABIL

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.124
    • 0Komentar

      OTORITAS Jasa Keuangan terus menjaga sektor jasa keuangan tetap stabil dan terus berupaya mendorong upaya pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19 dengan senantiasa melakukan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak serta lembaga terkait. Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK, pekan ini menilai bahwa berdasarkan data hingga Februari 2021, stabilitas sistem keuangan masih terjaga dan mampu […]

expand_less
WordPress Archive Flex Mag – Responsive WordPress News Theme FLEX – Multi-Purpose Joomla Template Flexblog – A Personal WordPress Blog Theme Flexbox Tables Flexible Checkout Fields PRO WooCommerce Flexible Multipurpose Theme | Flare Flexible Table Pricing Matrix for WooCommerce FlexiBlog – React Gatsby Multipurpose Blog Theme Flexy – Agency & Portfolio WP Theme Flickomatic Automatic Post Generator and Flickr Auto Poster Plugin for WordPress