Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Terkait PSBB, Perwali Palembang-Prabumulih Ditunggu 1 Pekan

Terkait PSBB, Perwali Palembang-Prabumulih Ditunggu 1 Pekan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2020
  • visibility 1.026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SETELAH diterbitkanya SK dari Menteri Kesehatan mengenai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Prabumulih dan Kota Palembang, dengan Nomor HK.01.07/MENKES/307/2020 untuk Kota Palembang dan Penetapan PSBB Kota Prabumulih sesuai Keputusan Menkes RI Nomor HK.01.07/MENKES/306/2020.

Gubernur Provinsi  Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru memberikan tenggat waktu satu minggu kepada  Walikota Palembang  Harno Joyo dan Walikota Prabumulih Ridho Yahya untuk segera menyusun dan menerbitkan Peraturan Wali Kota(Perwali) mengenai peraturan yang akan diterapkan pada saat PSBB nanti.

Ia mengungkapkan, aturan yang akan diberlakukan  terkait dengan penegakan hukum. Sehingga, membutuhkan waktu sekitar lima hari setelah diterbitkannya peraturan walikota (perwali) untuk disosialisasikan kepada masyarakat.

“Tentu Kota Palembang dan Kota Prabumulih sudah siap untuk menghadapi ini, akan tetapi butuh proses untuk membuat produk yuridisnya, Agar nanti ketika diimplemantasikan perwalinya dapat diterima tanpa harus  banyak pelanggaran,”katanya saat melangsungkan Konferensi Pers Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk kota Palembang dan Kota Prabumulih di Auditorium Bina Praja Rabu (13/5/2020).

Mengingat, dalam perwali tersebut akan memuat pasal-pasal yang akan bermuara pada penegakan hukum jika ada yang masyarakat yang melanggar.

“Masa rumusannya ini saya Beri tenggat waktu maksimal satu minggu, walikota Palembang dan Prabumulih harus menyampaikannya draft nya kepada Gubernur,  baru kita akan segera terapkan melalui tahapan sosialisasi dalam waktu 4 hingga 5 hari sosialisasi untuk diterapkan,” tuturnya.

Dikatakan, untuk Masa pemberlakukaan status PSBB minimal 1 kali Masa inkubasi terlama, dimana masa inkubasi terlama maksimal  14 hari setelah disosialisasikan.

“Boleh diperpanjang jika tidak terjadi penurunan, namun jika terjadi penurunan kita harapkan landai cenderung menurun PSBB nya bisa dihentikan,” ungkapnya.

Pemprov Sumsel sudah merumuskan dengan matang termasuk juga dampak-dampak dari personal-personal yang akan melaksanakan tugas baik TNI, Polri dan juga PolPP, dimana dalam pelaksanaannya nanti Ia membuat kebijakan untuk memberikan honorarium kepada pelaksana tugas.

“Saya ingin semua pekerja ikhlas, tetap semangat namun pemerintah juga harus memikirkan tentang honorarium mereka, maka  saya sampaikan dengan Sekda  by name by job jadi tugasnya apa, namanya apa, nanti masing-masing satuan bisa memberikan nama dan ditugaskan dimana tugas itu, jadi TNI, Polri termasuk Pol PP akan diberikan honorarium yang sesuai by name by job,” terangnya.

Ia juga telah menegaskan, jika saat penyelenggaraan PSBB nanti ada masyarakat yang melanggar, maka akan diberikan sanksi penindakan ditempat layaknya tilang kendaraan.

“Kejaksaan sudah saya anjurkan bila perlu sidang di tempat, jika nanti terjadi pelanggaran dilaksanakan sidang ditempat seperti tilang kendaraan . Dilain hal mengenai ketahanan pangan ini penting maka sudah saya sampaikan kepada Walikota Palembang dan Walikota Prabumulih untuk membuka data secara transparan jika refocusing dan realokasi anggaran yang sudah dilakanasakan ternyata belum mencukupi maka provinsi akan menyanggah itu,” pungkasnya.[***]

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasihan, Pencuri  Motor Ini Tewas Setelah Di Amuk Massa

    Kasihan, Pencuri Motor Ini Tewas Setelah Di Amuk Massa

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.290
    • 0Komentar

    NASIB naas dialami oleh seorang pencuri kendaraan roda dua [motor] yang diketahui bernama Kardi [35], ia akhirnya tewas hari ini, Selasa [3/9/2019] setelah kemarin babak belur diamuk massa. Peristiwa itu terjadi pada senin kemarin, saat ia mencuri Sepeda Motor jenis Supra Fit, namun naasnya aksi tersebut sempat diketahui oleh anak pemilik motor. Warga Desa Tanjung Alai, […]

  • HUT ke-60 Pramuka,  Sejumlah Tokoh Peduli Pramuka di Muba Dapat Penghargaan

    HUT ke-60 Pramuka, Sejumlah Tokoh Peduli Pramuka di Muba Dapat Penghargaan

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 774
    • 0Komentar

    CAPAIAN prestasi dan keaktifan Pramuka di Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kendali Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Muba, Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang tak lain Bupati Muba tak perlu diragukan lagi. Hal ini karena capaian prestasi di tingkat provinsi dan nasional, bahkan yang teranyar Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic […]

  • Besok Pemkab Muba Gelar Salat Istisqa

    Besok Pemkab Muba Gelar Salat Istisqa

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 813
    • 0Komentar

    Pelaksanaan sholat Istisqa ini dilakukan untuk meminta turun hujan dari sang pencipta. 

  • Belum Genap Setahun,  DKP Jadikan Pemantik Berkesenian (HUT ke-21)

    Belum Genap Setahun,  DKP Jadikan Pemantik Berkesenian (HUT ke-21)

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 2.312
    • 0Komentar

    Dewan Kesenian Palembang (DKP) merayakan Hari Ulang Tahun ke-21, di Guns Cafe Palembang, Rabu (9/9/2020). Menahkodai  DKP tahun pertama, Ms Iqbal Rudianto menegaskan akan jadikan masa awal ini pemantik berkesenian. “Kami berusaha membangun iklim berkesenian yang bergairah. Sehingga, tahun pertama kepenguursan ini, jadi pemantik. Untuk berikutnya  menjadi lebih brrgairah,” ujarnya di sela-sela peringatan HUT DKP […]

  • Dodi Reza Dapatkan Dua Brevet Militer

    Dodi Reza Dapatkan Dua Brevet Militer

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.256
    • 0Komentar

    PEMBINAAN kedirgantaraan terus digencarkan oleh jajaran TNI Angkatan Udara (AU) Pangkalan Udara Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang. Kali ini, Lanud SMH menggandeng Bupati Muba Dodi Reza untuk mengawali menjadi bagian menggalih potensi kedirgantaraan. Hal ini diketahui saat pelaksanaan Apel Khusus Dalam Rangka Penyematan Wing Terbang Layang Kepada Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza, Senin (20/1/2020) di […]

  • Sidang Paripurna Istimewa HUT ke -77, Dihadapan Gub. Sumsel, Bupati OKI Sampaikan 3 Indikator Makro Terkait IPM

    Sidang Paripurna Istimewa HUT ke -77, Dihadapan Gub. Sumsel, Bupati OKI Sampaikan 3 Indikator Makro Terkait IPM

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 720
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, OKI- Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE menyampaikan Pidato di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OKI, Gubernur Sumsel Herman Deru serta undangan lainnya dalam rapat paripurna istimewa peringatan Hari Jadi ke 77 Kabupaten OKI pada Selasa (11/10). Ada tiga indikator makro yang disampaikan Iskandar sampaikan dalam pidatonya, yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM), […]

expand_less
WordPress Archive Atra – Creative Agency Elementor Template Kit Atravel – Travel Agency Elementor Pro Full Site Template Kit Atria – Animals & Shelter Charity WordPress Theme Attitude – Multi-Purpose WordPress Theme AttorCO – Attorney & Lawyers WordPress Theme Attorney Press – Lawyer WordPress Theme Auction Lots for iBid Audio Player for WooCommerce Audio player Statistics AddOn for WordPress Audios – App Showcase Elementor Template Kit