Kamis, 22 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Backlog Rumah Turun, Tapi 24 Persen Rumah Tangga Masih Tinggal di Hunian Tak Layak

Backlog Rumah Turun, Tapi 24 Persen Rumah Tangga Masih Tinggal di Hunian Tak Layak

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Persoalan perumahan di Indonesia mulai menunjukkan perubahan. Jumlah rumah tangga yang belum memiliki rumah sendiri memang turun, tetapi masalah lain masih membayangi. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan backlog kelayakhunian masih mencapai 24,03 persen pada semester I 2026.

BPS dalam Publikasi Statistik Perumahan Tahun 2026 mencatat backlog kepemilikan rumah atau backlog 1 turun menjadi sekitar 9,29 juta rumah tangga. Angka tersebut berkurang sekitar 350 ribu rumah tangga dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, memiliki rumah belum otomatis berarti memiliki hunian yang layak.

Backlog kelayakhunian atau backlog 2 masih tercatat 24,03 persen. Indikator ini menggambarkan rumah tangga yang sudah memiliki rumah sendiri, tetapi rumah yang ditempati belum memenuhi kriteria rumah layak huni.

Kondisi tersebut menunjukkan persoalan perumahan Indonesia tidak lagi semata-mata soal menyediakan rumah baru. Kualitas rumah yang sudah ditempati masyarakat juga menjadi pekerjaan besar pemerintah.

BPS mencatat persentase rumah tangga yang menempati rumah layak huni pada 2026 mencapai 70,30 persen. Angka ini meningkat dibandingkan 68,40 persen pada 2025.

Dalam menentukan rumah layak huni, BPS menggunakan sejumlah komponen, yakni ketahanan bangunan, kecukupan luas lantai per kapita, akses sanitasi layak, dan akses listrik.

Dari sejumlah indikator tersebut, sanitasi masih menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.

Perbaikan kondisi hunian tersebut berjalan bersamaan dengan berbagai program pemerintah. Pada semester I 2026, Program Bedah Rumah tercatat mencapai 88.635 unit.

Dari sisi pembiayaan, realisasi FLPP mencapai 91.531 unit. Sementara Kredit Program Perumahan telah mencapai 95.878 debitur dengan nilai pembiayaan sekitar Rp20,58 triliun.

Pemerintah daerah juga ikut berkontribusi melalui dukungan APBD dan kemudahan perizinan. Pada semester I 2026, pembebasan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat yang memenuhi ketentuan telah mencapai 101.201 unit.

Data tersebut menunjukkan bahwa tantangan perumahan Indonesia mulai bergeser. Pemerintah tidak hanya dituntut memperluas akses kepemilikan rumah, tetapi juga memastikan rumah yang ditempati masyarakat memenuhi standar kelayakan.

Dengan demikian, penurunan backlog kepemilikan menjadi kabar positif, tetapi belum berarti persoalan perumahan selesai. Masih ada pekerjaan besar untuk meningkatkan kualitas jutaan hunian agar benar-benar layak ditempati.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Covid, Ringankan Beban di Masa Pandemi Bupati Dodi Salurkan Bantuan Beras Bagi Warga Muba di Kota Palembang

    Dampak Covid, Ringankan Beban di Masa Pandemi Bupati Dodi Salurkan Bantuan Beras Bagi Warga Muba di Kota Palembang

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 786
    • 0Komentar

    DAMPAK dari pandemi COVID-19 tidak hanya dirasakan warga Musi Banyuasin yang berdomisili di Muba, namun warga Muba yang merantau dan tersebar di Sumsel khususnya di Palembang juga terdampak dari imbas COVID-19. Sebelumnya juga sebanyak 400 tabung oksigen beserta isi disalurkan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang juga Ketua Umum KADIN Sumsel […]

  • Hasil Operasi Selama Ini, Polri Amankan Ribuan Premanisme

    Hasil Operasi Selama Ini, Polri Amankan Ribuan Premanisme

    • calendar_month Sabtu, 19 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 906
    • 0Komentar

    DALAM operasi pemberantasan aksi premanisme dan pungutan liar atau pungli, Polri mengamankan sebanyak 8.217 orang. Namun, sebagian besar dari mereka dilakukan pembinaan dan sisanya dilanjutkan dengan penegakan hukum. “Dari 34 Polda terus melakukan tindakan dan operasi mengenai aksi premanisme dan pungli, totalnya untuk premanisme ada 4.107 dan untuk pungli ada 4.110 orang,” ujar Kabag Penum […]

  • Sukses di Padang, Tim Tenis Sumsel Optimis di PON Papua Mendatang

    Sukses di Padang, Tim Tenis Sumsel Optimis di PON Papua Mendatang

    • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.142
    • 0Komentar

    TIM Tenis Sumsel berhasil keluar sebagai juara umum turnamen tenis Se-Sumatera Piala Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) pada Minggu (11/4) petang. Selain juara kategori beregu tim yang juga menurunkan atlet andalan Sumsel pada PON Papua mendatang juga menjadi juara kategori perorangan. Sekretaris PELTI Sumsel, Dr Arianto Mpd mengungkapkan, turnamen ini menjadi ajang untuk mengukur kemampuan […]

  • Kembangkan SDM Pemuda, Kemenpora Sosialisasikan IPP di Bengkulu

    Kembangkan SDM Pemuda, Kemenpora Sosialisasikan IPP di Bengkulu

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.530
    • 0Komentar

    DEPUTI 1 Kemenpora terus mensosialisasikan konsep Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) ke berbagai daerah. Kali ini giliran Provinsi Bengkulu yang berkesempatan mendapat penjelasan mengenai IPP dan upaya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan index tersebut yang masih terbilang rendah. Sekretaris Deputi 1 Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Esa Sukmawijaya membahas IPP tersebut lewat diskusi yang […]

  • Road Show ke TVRI, PWI PII Sumsel Bahas Isteecomah 3, Ajak Sebarkan Informasi Berkualitas untuk Kaum Melanium

    Road Show ke TVRI, PWI PII Sumsel Bahas Isteecomah 3, Ajak Sebarkan Informasi Berkualitas untuk Kaum Melanium

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.210
    • 0Komentar

    PENGURUS Wilayah (PW) Pelajar Islam Indonesia (PII) Sumatera Selatan (Sumsel) mengajak Televisi Republik Indonesia [ TVRI ] untuk menyebarkan informasi yang berkualitas kepada pelajar [Kaum Milenium ] yang ada di Sumatera Selatan. Hal itu disampaikan Dina Disiska Pj Ketua Umum Korps PII Wati Sumsel saat beraudensi dengan TVRI dalam rangka membahas Islamic Teenagers Course For […]

  • “BPOM Temukan Antibiotik Bebas & Kosmetik Ilegal di Sumsel: Warung Bu Susi Jadi Sorotan”

    “BPOM Temukan Antibiotik Bebas & Kosmetik Ilegal di Sumsel: Warung Bu Susi Jadi Sorotan”

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 530
    • 0Komentar

    DI sebuah sudut pasar di Kabupaten Banyuasin, tepat di balik kios buah dan penjual cilok, berdirilah warung legendaris milik Bu Susi. Warung ini tidak hanya menjual kebutuhan harian, tetapi juga “antibiotik rasa permen” dan “lipstik merah marun tak berlabel.” Konon, warung ini lebih lengkap dari apotek dan lebih fleksibel dari klinik. Tak perlu antri, tak […]

expand_less
WordPress Archive Aquavist – Fish Aquarium & Aquascape Elementor Template Kit Aqum | Contemporary Magazine WordPress Theme Aracelia – Travel Agency Elementor Template Kit Aragon – Creative Multi-Purpose WordPress Theme Arai Interior & Furniture Elementor Template kit Arangi – Organic WooCommerce Theme Aravt – Creative MultiPurpose Theme Arcade Storefront WooCommerce Theme Arcane – The Gaming Community Theme Arcdeco – Architecture & Interior Design WordPress Theme