Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Karya Anak Bangsa, PT Dahana Ciptakan Roket Penghancur Pesawat Tempur

Karya Anak Bangsa, PT Dahana Ciptakan Roket Penghancur Pesawat Tempur

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
  • visibility 1.886
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH terus konsisten mengembangkan industri alat utama sistem senjata (alutsista) dalam negeri yang salah satunya menciptakan rudal. Seiring dengan pemenuhan target program kekuatan pokok minimum atau minimum essential force (MEF) yang dicanangkan pemerintah sejak 2007. Program yang dieksekusi mulai pada 2010 dan terbagi dalam tiga tahap, yaitu Tahap I 2010–2014, Tahap II 2015–2019, dan Tahap III 2020–2024.

Kewajiban matra TNI melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) untuk menggunakan alutsista buatan dalam negeri diatur dalam Pasal 43 Ayat (1) nomor 16 tahun 2012 tentang Industri Pertahanan. Dalam beleid tersebut tertuang bahwa pengguna wajib menggunakan alat peralatan pertahanan dan keamanan produksi dalam negeri.

Salah satu badan usaha milik negara (BUMN) strategis yang turut mengembangkan alutsista lokal adalah PT Dahana (persero). Perusahaan ini sebelumnya dikenal memproduksi bahan peledak maupun amunisi untuk kepentingan militer maupun industri ekstraktif. Dalam beberapa tahun ini, perusahaan ini mulai mengerjakan produk-produk pertahanan seperti misil roket dan peluncur roket jarak dekat/menengah.

Di penghujung tahun ini, Dahana menjalin kerja sama dengan Pusat Penelitian Center for Integrated Research and Innovation (Cirnov) Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta. Dari kolaborasi dua lembaga ini menghasilkan peluru kendali (Rudal) Merapi untuk pertahanan tempur.

Uji coba rudal produksi anak bangsa ini dilakukan di Area Weapon Range (AWR) TNI-AU, Lumajang, Jawa Timur, pada 27–28 Desember 2021. Ajang uji coba ini diberi istilah “Konser Akhir Tahun 2021”, yang berfungsi untuk mengevaluasi performansi tiap-tiap subsistem rudal dalam rangka pematangan penguasaan pembuatan teknologi rudal, peningkatan kemampuan rudal, serta persiapan hasil produksi riset untuk industri. Uji coba tersebut juga melibatkan Pusat Riset Teknologi Penerbangan BRIN, Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI-AD (Dislitbangad), dan Politeknik TNI-AD (Poltekad) Kodiklatad.

Purwarupa rudal Merapi yang didesain untuk melumpuhkan sasaran tempur udara ini telah melalui Proses Quality Assurance (QA) selama pembuatannya. Proses produksinya sangat ketat dan memerlukan sejumlah evaluasi meliputi performansi roket pendorong, struktur aerodinamik sirip belakang (fin-tail), sirip depan (canard), penjejak (seeker) yang menggunakan teknologi inframerah, peluncur tabung, dan lain-lain.

PT Dahana dalam hal ini, menurut Direktur Teknologi dan Pengembangan Dahana Suhendra Yusuf RPN, membuat bahan propelan untuk pendorong roket pada rudal Merapi dengan kaliber 70 mm tersebut. Dengan propelan tersebut rudal Merapi mampu melesat di atas kecepatan 650 kilometer per jam atau bahkan dapat didesain melampaui kecepatan suara (supersonik). “Kecepatan rudal mampu untuk merontokkan pesawat baik pesawat tempur, helikoper militer, serta sasaran udara lainnya seperti drone,” ujar Suhendra Yusuf.

Salah satu keunggulan produk ranpur ini, beratnya cukup ringan sekitar 10 kg sehingga mudah dibawa ke mana-mana oleh pasukan di lapangan. Pada aplikasinya, rudal ini dimasukkan ke dalam tabung peluncur yang membutuhkan canard dan fin-tail yang dapat dilipat, sehingga setelah rudal ditembakkan dari peluncur, semua sirip-sirip tersebut akan membuka untuk melakukan fungsi aerodinamiknya menuju sasaran.

Rudal besutan anak bangsa ini juga dilengkapi dengan sistem fire and forget, di mana setelah rudal dilepaskan, alutsista ini akan mengunci target sasaran secara otomatis. Dengan begitu memudahkan para penembak rudal dalam melakukan manuver selanjutnya setelah melesatkan rudal.

Profesor Hariyadi, Kepala Cirnov sekaligus Ketua Tim Konsultan program pembuatan rudal Merapi, menuturkan bahwa dari hasil uji tembak yang dilakukan diperoleh konsistensi yang tinggi mengenai performansi roket pendorong rudal selain jarak jangkau langsung ke sasaran dapat mencapai 3.000 m. Hal itu penting karena akan menjadi salah satu rujukan dasar bagi sinkronisasi subsistem lain dari rudal secara lengkap.

“Juga canard dan fin-tail dapat membuka dengan baik setelah keluar tabung peluncur untuk menuju area sasaran yang ditandai dengan flare atau sumber cahaya penghasil sinar inframerah yang dibawa terbang oleh drone,” jelas Hariyadi.

Dari hasil evaluasi uji coba tersebut akan dilakukan sejumlah penyempurnaan sampai siap dilakukan proses produksi massal untuk kebutuhan pertahanan dalam negeri maupun permintaan dari luar negeri.

Inovasi dari PT Dahana, lainnya di bidang peroketan adalah membangun roket smokeless propellant. Uji coba perdana roket tanpa asap itu juga dilaksanakan di AWR TNI-AU, Lumajang, Jawa Timur, Selasa, 28 Desember 2021.

Suhendra Yusuf RPN menyebutkan, roket buatan anak bangsa ini merupakan roket inovasi pertama di Indonesia yang memiliki kemampuan dorong tanpa asap (smokeless). Seluruh proses produksi roket dilakukan secara mandiri oleh SDM yang dimiliki oleh BUMN strategis tersebut.

“Smokeless propellant komposit ini diharapkan mampu dikembangkan pada roket kaliber 70 mm atau 80 mm serta dapat diintegrasikan dengan warhead cal 70 mm yang telah memperoleh sertifikasi sebelumnya sehingga dapat mengurangi ketergantungan impor,” ujar Suhendra.

Selain itu, Suhendra juga menambahkan, smokeless propelan komposit dapat diaplikasikan pada roket-roket lain seperti RHAN 122B dan roket lainnya, sehingga roket-roket produksi Dahana memiliki kemampuan dorong tanpa asap.

Hingga saat ini, Dahana telah memproduksi berbagai macam kebutuhan alutsista seperti, kendaraan peluncur dan propelan untuk RHAN 122B, RHAN 450, roket senjata lawan tank (SLT), Bomb P Live Series dan produk sejenis lainnya.

Suhendra juga berharap, dengan membuat peluru kendali secara mandiri Indonesia siap jika menghadapi ancaman embargo peralatan militer. Selain memenuhi kebutuhan alutsista nasional, produksi rudal, dan bahan peledak dalam negeri secara masif mengurangi ketergantungan impor. Tentunya juga dapat menambah devisa bagi negara dengan menawarkan produk alutsista Indonesia di pasar persenjataan dunia.
Indonesia.go.id (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Media Centre Kominfo Muba  Siap bersinergi dan Dukung Terbitnya Majalah GPR News

    Media Centre Kominfo Muba  Siap bersinergi dan Dukung Terbitnya Majalah GPR News

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.188
    • 0Komentar

    GUNA mendukung terbitnya majalah GPR News sebagai acuan informasi pusat ke daerah dan informasi daerah ke pusat. Kepala Dinas Komunikasi dan informasi Kabupaten Musi Banyuasin Herryandi Sinulingga menugaskan salah satu pengelola MC Muba untuk mengikuti Bimtek yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI selama 3 hari di The Margo Hotel Depok. “Rakor dan  Bimtek ini […]

  • RI Siap Penuhi Permintaan 120 Ton Jahe Gajah untuk Buyer Mesir

    RI Siap Penuhi Permintaan 120 Ton Jahe Gajah untuk Buyer Mesir

    • calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 714
    • 0Komentar

    Kairo, Mesir – Duta Besar RI menyebutkan RI siap penuhi permintaan 120 ton Jahe Gajah untuk Buyer Mesir. Duta Besar RI, Lutfi Rauf dalam sambutannya menyampaikan selamat atas terselenggaranya komitmen dan kontrak transaksi untuk produk jahe gajah ini dan mengharapkan produk-produk lainnya dapat dijajaki untuk penguatan hubungan dagang Indonesia-Mesir. Didampingi Atase Perdagangan dan Sekretaris II Ekonomi KBRI Kairo […]

  • Ramai Data HIV Sidoarjo, Kemenkes Ungkap Penyebab Sebenarnya

    Ramai Data HIV Sidoarjo, Kemenkes Ungkap Penyebab Sebenarnya

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Ramai perbincangan terkait data Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Sidoarjo belakangan ini memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat. Menanggapi hal itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan meningkatnya jumlah kasus yang tercatat tidak otomatis menunjukkan penularan HIV sedang melonjak. Pemerintah menilai, kenaikan angka temuan justru dipengaruhi semakin luasnya pemeriksaan HIV yang kini menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat. […]

  • 343 Personil Polres Muaraenim Divaksin Sinovac

    343 Personil Polres Muaraenim Divaksin Sinovac

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 902
    • 0Komentar

    SEBANYAK 343 personil Polres Muara Enim melaksanakan vaksin sinovac  secara bertahap yang berlangsung selama 7 hari. “Untuk hari ini dilaksanakan vaksin  melalui Urkes Bag Sumda Polres Muara Enim vaksinasi covid-19 (Sinovac). Hari pertama diikuti  65 Personil Polres Muara Enim,”ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar S.I.K melalui Aipda Sunarno Paur Urkes Polres Muara Muara Enim,senin (8/8/2021). […]

  • Tren Positif, Program Subsidi Tepat untuk Solar Subsidi dengan QR Code Diberlakukan di 234 Wilayah

    Tren Positif, Program Subsidi Tepat untuk Solar Subsidi dengan QR Code Diberlakukan di 234 Wilayah

    • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.398
    • 0Komentar

      Jakarta- Sebagai badan usaha yang ditugaskan dalam menyalurkan BBM bersubsidi, Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen untuk menjaga penyaluran Solar Subsidi sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Salah satu upaya dalam mewujudkan penyaluran Solar Subsidi yang tercatat dengan baik, Program Subsidi Tepat untuk produk Solar Subsidi kini dilanjutkan dengan mekanisme Full QR di 234 Kota […]

  • Kerja Tanpa Lelah Masa Pandemi, Gubernur Salurkan Bansos Untuk Kalangan Insan Pers 

    Kerja Tanpa Lelah Masa Pandemi, Gubernur Salurkan Bansos Untuk Kalangan Insan Pers 

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 705
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus berupaya meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 salah satunya melalui pendistribusian   Bantuan Sosial (Bansos) berupa beras. Selain diberikan pada masyarakat yang masuk dalam data base keluarga penerima manfaat (KPM).  Bansos beras ini juga disalurkan pada anggota komunitas atau organisasi  profesi. Seperti halnya, Selasa (3/8) Gubernur Sumsel H. Herman […]

expand_less
WordPress Archive Colova – Clean & Multi-Concept WordPress Theme Colza – Mining & Industry WordPress Theme Comed – Comedian Elementor Template Kit Coming Soon and Maintenance Mode Coming Soon Counter Page / Maintenance Mode WordPress Plugin – Lacoming Soon Coming Soon Products for WooCommerce Comment Form for AMP Comment System Plugin for WordPress & Ajax Comments – Comment Press CommunityJunction – BuddyPress Membership Theme Companion – Corporate Business WordPress Theme