Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Desa Tangguh Bencana Jadi Model Indonesia untuk ASEAN

Desa Tangguh Bencana Jadi Model Indonesia untuk ASEAN

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi model yang ditawarkan Indonesia kepada negara-negara ASEAN untuk menghadapi bencana dan ketahanan masyarakat, pendekatan berbasis komunitas ini diperkenalkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam Pertemuan ke-48 ASEAN Committee on Disaster Management (ACDM) di Bandung, Jawa Barat, Kamis (30/7), sebagai praktik baik yang dinilai mampu membangun resiliensi sejak tingkat desa.

Di tengah meningkatnya ancaman bencana akibat perubahan iklim, krisis kesehatan, hingga gangguan ekonomi, Indonesia menilai pengurangan risiko tidak cukup hanya mengandalkan respons saat bencana terjadi. Desa diposisikan sebagai garda terdepan karena masyarakat lokal merupakan pihak yang pertama menghadapi sekaligus merasakan dampak bencana.

Deputi Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati mengatakan masyarakat yang tangguh menjadi fondasi utama bagi terwujudnya kawasan ASEAN yang lebih siap menghadapi berbagai ancaman. Menurutnya, penguatan kapasitas masyarakat di tingkat lokal menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Visi Komunitas ASEAN 2045 agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.

Dalam forum itu, Indonesia juga mendorong konsep ASEAN Sustainable Resilience Strategies, sebuah inisiatif untuk mempercepat implementasi Deklarasi Pemimpin ASEAN 2023 mengenai resiliensi berkelanjutan.

Strategi ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan mitra pembangunan dalam membangun ketahanan kawasan.

Pengalaman Indonesia melalui program Destana menjadi salah satu materi yang mendapat perhatian peserta forum. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan desa dalam mengenali ancaman, menyusun langkah mitigasi, hingga mempercepat pemulihan ketika bencana terjadi.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pencegahan BNPB Pangarso Suryotomo menjelaskan keberhasilan Destana bertumpu pada keterlibatan aktif masyarakat dan pemerintah desa sebagai pelaku utama penanggulangan bencana.

Oleh karena itu, setiap desa didorong memiliki pemetaan risiko, rencana penanggulangan bencana, forum pengurangan risiko bencana, serta mengintegrasikan upaya tersebut ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) agar program berjalan berkelanjutan.

Untuk mendukung pengembangan program tersebut, BNPB juga menghadirkan platform digital Katalog Ketangguhan. Platform ini digunakan untuk memantau, mendokumentasikan, dan mengevaluasi berbagai inisiatif ketangguhan masyarakat melalui peta interaktif, basis data, serta sistem manajemen pengetahuan yang dapat dimanfaatkan berbagai pemangku kepentingan.

BNPB juga mulai mengintegrasikan konsep aksi dini ke dalam pelaksanaan Destana. Langkah ini bertujuan agar informasi mengenai potensi ancaman dapat segera direspons melalui tindakan pencegahan sehingga dampak dan kerugian akibat bencana dapat ditekan semaksimal mungkin.

Menurut BNPB, pengalaman Indonesia menunjukkan bahwa membangun ketangguhan masyarakat harus dimulai sebelum bencana terjadi. Keterlibatan masyarakat, kemitraan lintas sektor, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi menjadi tiga pilar utama yang terus diperkuat untuk menciptakan desa yang lebih siap menghadapi berbagai risiko bencana di masa depan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RPJMD Sudah Disepakati, Tinggal “Nyalakan Kompor Pembangunan”

    RPJMD Sudah Disepakati, Tinggal “Nyalakan Kompor Pembangunan”

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 650
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Di tengah hari yang cerah dan tak ada hujan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama DPRD duduk satu meja, bukan buat makan pempek, tapi menandatangani Nota Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD 2025–2029. Istilah gampangnya, ini seperti dua orang tua sepakat bikin daftar belanja lima tahun ke depan buat anak-anak mereka yang bernama “warga Sumsel”, jumat [16/5/2025]. […]

  • Jelang Pemilu, Ini Pesan KAIMP

    Jelang Pemilu, Ini Pesan KAIMP

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.064
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Komisi Pemilihan Umum (KPU) diharapkan bersikap netral dan adil ada pemilu yang digelar 17 April 2019 nanti, itulah harapan dari puluhan masa saat menggelar aksi damai di  Halaman kantor KPU Sumsel Palembang, yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Independen Mahasiswa dan Pemuda (KAIMP) Sumatera Selatan (Sumsel) meminta KPU agar bersifat profesional. Wildan Vanlubay selaku […]

  • Facebook Tak Perlu Tutup, Legistatif : Pemerintah Perlu Pengawasan yang Kuat

    Facebook Tak Perlu Tutup, Legistatif : Pemerintah Perlu Pengawasan yang Kuat

    • calendar_month Selasa, 17 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.558
    • 0Komentar

    Menutup Facebook tanpa memiliki solusi hanya akan menimbulkan kegaduhan domestik yang tidak perlu.

  • Pilih Batik Sebagai Sarana Promosi Experience Indonesia

    Pilih Batik Sebagai Sarana Promosi Experience Indonesia

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, London, Inggris – KBRI London menggelar “Workshop: Discover Batik” di KBRI London (7/11). Acara ini merupakan rangkaian dari kegiatan promosi Experience Indonesia yang berlangsung selama 3 hari mulai 6 – 8 November 2022 di London. “Kami memilih batik sebagai sarana promosi Experience Indonesia mengingat batik adalah warisan takbenda dunia. Kekayaan wastra nusantara termasuk batik adalah aset diplomasi budaya di […]

  • Pantau Karhutla di Asia Games, Sumsel Butuh 10 Helikopter

    Pantau Karhutla di Asia Games, Sumsel Butuh 10 Helikopter

    • calendar_month Kamis, 31 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.278
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Provinsi Sumatera Selatan sedikitnya membutuhkan 10 helikopter guna mencegah dan memantau kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumsel menyusul Palembang sebagai ibukota menjadi salah satu Pronvinsi  Asian Games XVIII 2018. Untuk mencegah terjadinya karhutla, Pemprov Sumsel melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah melakukan pencegahan sejak dini. “Sekarang kami sudah melakukan […]

  • Palembang Resmi PSBB, Tapi Kok, Jalan  Tetap Ramai…?

    Palembang Resmi PSBB, Tapi Kok, Jalan  Tetap Ramai…?

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 769
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota [Pemkot] Palembang resmi mengumumkan Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai hari [Rabu ini 20 Mei – 2 Juni mendatang. Kebijakan ini diambil untuk mencegah penularan virus Covid-19 Wali kota Palembang Harnojoyo, mengumumkan pemberlakuan PSBB setelah penerbitan Peraturan Walikota Gorontalo Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona […]

expand_less
WordPress Archive Cake & Bakery WordPress Theme Cakecane – Cake & Pastry Elementor Template Kit Cakecrumbs – Bakery Elementor Template kit Cakeryshop – Bakery Business Template Kit Calafate - Portfolio & WooCommerce Creative WordPress Theme Calculated Field for Elementor Form Calculated Fields Form PRO Caldera Forms for AMP Caldwell Tour & Travel Elementor Template Kit CaLeader – Car Dealer WordPress Theme