Minggu, 6 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » PMI di Malaysia, 1.500 WNI Kini Dapat Kepastian Kewarganegaraan, Ada Apa Sebelumnya?

PMI di Malaysia, 1.500 WNI Kini Dapat Kepastian Kewarganegaraan, Ada Apa Sebelumnya?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebanyak 1.500 WNI, termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, kini mendapat kepastian status kewarganegaraan Republik Indonesia setelah menjalani pendataan, verifikasi, dan asesmen pemerintah.

Pekerja Migran Indonesia (PMI), persoalan di negeri jiran tidak berhenti pada pekerjaan, upah, atau dokumen kerja. Ada persoalan lain yang tak kalah penting, kepastian sebagai warga negara Indonesia.

Hal itu menjadi perhatian pemerintah setelah sekitar 1.500 WNI di Malaysia mengikuti proses pendataan, verifikasi, dan asesmen untuk memastikan status kewarganegaraan mereka. Mereka tersebar di empat wilayah, yakni Kuala Lumpur, Johor Bahru, Kota Kinabalu, dan Tawau.

Setelah melalui proses tersebut, para WNI memperoleh Surat Keputusan (SK) Status Kewarganegaraan Republik Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.

Persoalan status kewarganegaraan menjadi penting karena menyangkut lebih dari sekadar kepemilikan dokumen. Ketidakjelasan identitas dan status hukum dapat berpengaruh terhadap akses seseorang terhadap layanan dasar, administrasi kependudukan, keimigrasian, hingga berbagai bentuk perlindungan dari negara.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengatakan kepastian tersebut merupakan bagian dari pelindungan PMI yang harus diberikan secara menyeluruh.

“Pelindungan pekerja migran tidak hanya berbicara mengenai keberangkatan dan pekerjaan, tetapi juga memastikan hak-hak mereka sebagai warga negara tetap terlindungi,” kata Mukhtarudin saat menghadiri Diskusi dan Sosialisasi Layanan Hukum melalui Program “PASTI ADA SOLUSI” di Aula KBRI Kuala Lumpur, Jumat (4/9/2026).

Menurut Mukhtarudin, persoalan administrasi, dokumen, maupun status kewarganegaraan tidak seharusnya membuat PMI dan keluarganya berjalan sendiri ketika membutuhkan bantuan pemerintah.

Penyelesaian persoalan WNI di luar negeri, tambah menteri  membutuhkan keterlibatan sejumlah instansi sekaligus. Dalam program tersebut, Kementerian P2MI berkolaborasi dengan Kementerian Hukum, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Dukcapil, serta KBRI Kuala Lumpur.

Bukan Cuma Soal Dokumen

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa setiap WNI berhak memperoleh kepastian hukum, termasuk mereka yang tinggal di luar negeri dan menghadapi persoalan dokumen maupun status kewarganegaraan.

Menurut Supratman, penegasan status kewarganegaraan menjadi salah satu cara negara memastikan masyarakat mengetahui secara jelas kedudukannya di mata hukum Indonesia.

“Negara harus hadir memberikan kepastian hukum kepada setiap warga negara,” ujar Supratman.

Persoalan tersebut juga berkaitan dengan urusan keimigrasian. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan dokumen perjalanan, kewarganegaraan, dan keimigrasian saling berkaitan sehingga membutuhkan koordinasi antarlembaga.

“Pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara cepat, tepat, dan memberikan kepastian,” kata Agus.

Bagi pemerintah, pola pelayanan seperti ini diharapkan membuat masyarakat tidak perlu menghadapi sendiri persoalan yang sebenarnya melibatkan lebih dari satu instansi.

Menyangkut PMI dan Keluarganya

Duta Besar RI untuk Malaysia Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo menilai persoalan yang dihadapi PMI tidak hanya berkaitan dengan hubungan kerja. Di dalamnya juga terdapat persoalan keluarga, pendidikan anak, identitas, dokumentasi, serta aspek sosial dan hukum. Kepastian kewarganegaraan, akunya memiliki arti yang lebih luas bagi WNI yang tinggal dan bekerja di Malaysia.

“Kewarganegaraan bukan hanya persoalan dokumen. Kewarganegaraan adalah identitas, kepastian hukum, sekaligus ikatan seseorang dengan Negara Republik Indonesia,” tegas Dato.

Sementara itu, Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi memastikan administrasi kependudukan turut diperkuat agar WNI di luar negeri memiliki kepastian identitas dan dapat memperoleh hak-haknya sebagai warga negara.

Proses penegasan status kewarganegaraan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia dan Peraturan Menteri Hukum Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Cara Penegasan Status Kewarganegaraan Republik Indonesia bagi WNI di Luar Wilayah Negara Republik Indonesia.

Melalui Program “PASTI ADA SOLUSI”, pemerintah juga membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat Indonesia di Malaysia. WNI dapat menyampaikan pengaduan, aspirasi, maupun konsultasi mengenai persoalan kewarganegaraan, imigrasi, administrasi kependudukan, hingga pelindungan PMI.

Pelindungan PMI ini tidak berhenti ketika seorang pekerja meninggalkan Indonesia untuk mencari nafkah di luar negeri. “Jadi, negara selalu hadir dari sebelum berangkat, selama bekerja, hingga setelah kembali ke Tanah Air,” pungkasnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percepat MoU, Indonesia – Arab Saudi Laksanakan Pertemuan

    Percepat MoU, Indonesia – Arab Saudi Laksanakan Pertemuan

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.268
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Republik Indonesia (RI) melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melakukan Pertemuan Bilateral dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi di Jenewa, Swiss, Selasa (14/6/2022). Dalam pertemuan tersebut dilakukan penandatanganan Risalah Rapat yang merupakan tindak lanjut dari Pertemuan Bilateral kedua negara yang terjadi di sela-sela ajang The 2nd EWG Meeting G20 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) lalu. Pertemuan sekaligus […]

  • Ciptakan Kota Cerdas, 191 Pemda di Indonesia Sudah Gabung

    Ciptakan Kota Cerdas, 191 Pemda di Indonesia Sudah Gabung

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 705
    • 0Komentar

    GERAKAN Menuju Smart City (kota cerdas) telah diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sejak 2017 untuk menumbuhkan kota-kota cerdas di Indonesia dan sekarang ini terus digalakkan. Menteri Komunikasi dan Informatika (Mnekominfo), Johnny G. Plate, mengatakan hingga saat ini, sudah ada 191 pemerintah daerah (Pemda) kabupaten dan kota yang telah bergabung dengan Gerakan Menuju Smart City. […]

  • Mari Vaksinasi, Stok Vaksin Kembali Tiba

    Mari Vaksinasi, Stok Vaksin Kembali Tiba

    • calendar_month Minggu, 16 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    VAKSIN COVID-19 sebanyak 448.000 dosis merek AstraZeneca pada Sabtu (15/1/2022) pukul 23.59 kembali tiba di tanah air dan menambah stok vaksin secara nasional untuk memaksimalkan Vaksinasi. Vaksin yang masuk dalam tahap kedatangan ke-195 ini merupakan donasi dari Pemerintah Jepang melalui mekanisme dose-sharing. Dari pantauan InfoPublik.id di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, vaksin […]

  • Target 10 Ribu Bedah Rumah, Baru 911 Lolos Verifikasi

    Target 10 Ribu Bedah Rumah, Baru 911 Lolos Verifikasi

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Program bedah rumah bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat belum mencapai target yang ditetapkan pemerintah, dari alokasi 10 ribu rumah pada 2026, baru 911 unit dinyatakan memenuhi syarat setelah sekitar 2.000 rumah menjalani proses verifikasi. Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan dua kendala utama menjadi penyebab banyak rumah belum lolos verifikasi, yakni persoalan kepemilikan […]

  • He..he, ICW : Bikin KTP Pasti Keluar Duit

    He..he, ICW : Bikin KTP Pasti Keluar Duit

    • calendar_month Senin, 10 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.400
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Bukan rahasia umum, memang bikin KTP pasti keluar duit. Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai kantor pelayanan publik menjadi barometer konkret dalam memonitoring implementasi prilaku antikorupsi oleh publik. “Peringatan Hari Antikorupsi Internasional yang diperingati setiap 9 Desember ini positif dan layak diapresiasi. Namun, tidak boleh berhenti hanya di seremonial saja,” kata Ketua ICW […]

  • Kebisuan BUMN-BUMD Menjadi Harmoni Pandemi

    Kebisuan BUMN-BUMD Menjadi Harmoni Pandemi

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 2.169
    • 0Komentar

    Hari kemerdekaan bangsa kita memberikan suntikan semangat bagi insan seni. Selama masa pandemi, kreativitas dan aktivitas penggiat seni tak dipungkiri menjadi terbatas. Di bawah kontrol protokol kesehatan yang ketat, buncahan seniman untuk  berkativitas di dunia nyata sangat kuat. Selama ini, meski terkendala protokol kesehatan, kreativitas dan imanjinasi seniman selama masa pandemi tak pernah padam. Tanpa […]

expand_less
WordPress Archive Woocommerce Multilingual WooCommerce Multiple Currencies WooCommerce Multiple Customer Addresses WooCommerce Multipurpose Responsive WordPress Theme – WizeStore WooCommerce MultiStep Checkout Wizard WooCommerce MultiVendor Marketplace Stripe Connect WooCommerce Name Your Price WooCommerce Nested Category Layout WooCommerce Newsletter Subscription WooCommerce NFT Importer – Data Fetcher via Cronjob (Addon)