Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Empat Gunung Api Kembali Bergolak, Sinabung Masih Siaga, Bagaimana Kondisi Dempo di Sumsel?

Empat Gunung Api Kembali Bergolak, Sinabung Masih Siaga, Bagaimana Kondisi Dempo di Sumsel?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Aktivitas gunung api di Indonesia kembali bergolak menunjukan aktivitasnya dengan pola berbeda-beda pada Minggu, 6 September 2026. Sejumlah gunung ini tercatat mengalami erupsi, sementara gunung lain masih berada dalam status siaga atau waspada tanpa dilaporkan meletus pada hari yang sama.

Kondisi ini membuat perhatian tidak hanya tertuju pada gunung yang sedang erupsi. Gunung Sinabung di Sumatera Utara masih berada pada level Siaga, sedangkan Gunung Dempo di Sumatera Selatan tetap dalam status Waspada.

Peta aktivitas inilah yang penting dicermati karena setiap gunung memiliki karakter dan tingkat ancaman yang tidak sama.

Empat gunung tercatat mengalami erupsi

Laporan aktivitas vulkanik pada minggu ke empat gunung api mengalami erupsi, yakni Gunung Ibu di Maluku Utara, Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur, Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, dan Gunung Semeru di Jawa Timur.

Gunung Ibu tercatat mengalami erupsi pada pukul 04.55 WIT. Kolom abu teramati mencapai sekitar 400 meter di atas puncak dengan amplitudo maksimum 15 milimeter dan durasi erupsi sekitar 35 detik.

Beberapa jam kemudian, aktivitas serupa terlihat di Gunung Ili Lewotolok. Erupsi dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.11 WITA dengan kolom abu sekitar 400 meter. Amplitudo maksimum tercatat 40 milimeter dan durasinya sekitar 40 detik.

Gunung Anak Krakatau juga masih menunjukkan aktivitasnya. Erupsi tercatat pada pagi hari dengan amplitudo maksimum sekitar 50 milimeter dan durasi sekitar 16 detik. Aktivitas gunung ini memang masih menjadi perhatian karena sebelumnya juga terjadi rangkaian erupsi.

Sementara itu, Gunung Semeru kembali mencatat erupsi pada pukul 07.51 WIB. Kolom abu dilaporkan mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak.

Empat gunung memang sama-sama mengalami erupsi, tetapi bukan berarti kondisi keempatnya identik. Ketinggian kolom abu, durasi, amplitudo, maupun karakter aktivitasnya berbeda.

Sinabung masih Siaga, tetapi bukan bagian dari empat gunung yang erupsi

Di tengah laporan erupsi tersebut, Gunung Sinabung justru menarik perhatian karena statusnya masih berada pada Level III atau Siaga.

Status itu dinaikkan setelah aktivitas Sinabung meningkat dan terjadi erupsi pada 31 Agustus 2026. BNPB melaporkan kolom erupsi saat itu mencapai sekitar 3.500 meter dari puncak.

Hingga pembaruan BNPB, ratusan warga masih berada di lokasi pengungsian. Sebanyak 405 orang tercatat bertahan di tempat pengungsian Jambur Arih Ersada karena kondisi aktivitas Gunung Sinabung.

BNPB juga mengingatkan masyarakat, agar tidak memasuki wilayah yang masuk zona berbahaya. Untuk Sinabung sendiri, terdapat radius bahaya sekitar 3 kilometer dari puncak serta sektor tertentu yang diperluas hingga 6 kilometer ke arah tenggara. Potensi lahar juga tetap menjadi salah satu ancaman yang harus diperhatikan.

Dengan demikian, Sinabung dalam pemberitaan ini bukan gunung kelima yang sedang dilaporkan erupsi pada 6 September.

Status Siaga menunjukkan aktivitas dan potensi bahayanya tetap harus dipantau meskipun tidak masuk dalam daftar empat gunung yang mengalami erupsi hari ini.

Lalu bagaimana kondisi Gunung Dempo di Sumsel?

Pertanyaan berbeda muncul dari Sumatera Selatan. Gunung Dempo yang menjadi salah satu gunung api utama di wilayah Sumsel tidak termasuk dalam daftar gunung yang dilaporkan erupsi pada 6 September.

Gunung Dempo masih berada pada Level II atau Waspada. Pemantauan terbaru yang diberitakan media lokal menunjukkan aktivitasnya tetap dipantau, tetapi tidak ada laporan erupsi seperti yang terjadi pada empat gunung lainnya.

Kondisi ini penting, karena status Waspada tidak berarti Gunung Dempo sedang meletus. Status tersebut merupakan tanda aktivitas vulkaniknya tetap membutuhkan pengawasan dan masyarakat harus mematuhi batas aman yang telah ditetapkan.

Badan Geologi sebelumnya menetapkan kawasan tertentu di sekitar Kawah Marapi Dempo sebagai area yang perlu dihindari.

Masyarakat maupun pendaki diminta tidak mendekati kawah dalam radius 1 kilometer dan sektor utara sejauh 2 kilometer dari kawah.

Gunung Dempo juga memiliki karakter erupsi yang perlu diperhatikan karena letusan freatik dapat terjadi secara tiba-tiba. Karena itu, kondisi yang terlihat tenang di permukaan tidak otomatis berarti seluruh risiko telah hilang.

Peta aktivitas gunung api tidak bisa disamakan

Jika, dilihat secara keseluruhan, situasi gunung api Indonesia pada 6 September memperlihatkan tiga kondisi yang berbeda.

Gunung Ibu, Ili Lewotolok, Anak Krakatau, dan Semeru tercatat mengalami erupsi. Sinabung berada pada level Siaga setelah peningkatan aktivitas sebelumnya, sedangkan Dempo di Sumatera Selatan masih berada pada level Waspada.

Perbedaan status tersebut menjadi pengingat aktivitas vulkanik tidak bisa hanya dilihat dari apakah sebuah gunung sedang mengeluarkan abu atau tidak.

Gunung yang tidak sedang erupsi tetap dapat memiliki potensi bahaya. Sebaliknya, gunung yang mengalami erupsi juga memiliki karakter dan radius bahaya masing-masing.

BNPB mengimbau masyarakat di sekitar kawasan gunung api untuk tetap mengikuti informasi resmi dan arahan pemerintah daerah maupun petugas di lapangan.

Untuk masyarakat Sumatera Selatan, kondisi Gunung Dempo juga tetap layak dipantau. Status Waspada bukan alasan untuk panik, tetapi juga bukan berarti aktivitas gunung dapat diabaikan.

Yang paling penting, masyarakat tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan kondisi visual gunung. Perubahan status dan rekomendasi keselamatan ditentukan berdasarkan hasil pemantauan aktivitas vulkanik oleh lembaga yang berwenang. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Gelar Lomba APSI Juga di Tawau Malaysia, Pesertanya 355 Orang dari 31 CLC, Kebanyakan Anak Pekerja Migran Indonesia, Begini Pesannya Konsul RI

    Ada Gelar Lomba APSI Juga di Tawau Malaysia, Pesertanya 355 Orang dari 31 CLC, Kebanyakan Anak Pekerja Migran Indonesia, Begini Pesannya Konsul RI

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.826
    • 0Komentar

    TAWAU, Malaysia – Konsulat Republik Indonesia Tawau bekerja sama dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur kembali menggelar kegiatan perlombaan A​presiasi Prestasi dan Seni (APSI) tahun 2021, yang merupakan ajang kompetisi antar pelajar CLC tingkat Sekolah Dasar, di bidang akademik dan seni, di wilayah kerja Konsulat RI Tawau (06/10/2021). Dikarenakan masih dalam suasana Pandemi […]

  • Aku, Salamku, dan Salam Agamamu

    Aku, Salamku, dan Salam Agamamu

    • calendar_month Selasa, 13 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.199
    • 0Komentar

    Belakangan ini kita sering sekali mendengar kalimat Moderasi Beragama, bahkan gaungnya sudah sampai ke pelosok desa, di semua sektor khususnya di bawah naungan Kementerian Agama sudah fasih sekali dengan slogan moderasi beragama. Sering sekali kita lihat dari televisi atau juga secara langsung  kebiasaan para pejabat Muslim mengucapkan salam pembuka semua agama dalam acara resmi maupun […]

  • Enggano Bengkulu Diguncang Gempa Bumi M 5.4 Pagi Ini

    Enggano Bengkulu Diguncang Gempa Bumi M 5.4 Pagi Ini

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.445
    • 0Komentar

    BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam situs resminya melaporkan telah terjadi Gempa bumi Magnitudo 5,4  mengguncang  Pulau Enggano Bengkulu,  gempa tersebut terjadi pukul 06 : 34 : 22 WIB, minggu [24/10/2021]. Lokasi Gempa71 km BaratLaut Pulau Enggano dengan kedalaman 11 km di koordinat 4.91 LS, 101.80 BT. BMKG menyebutkan gempa tersebut tidak berpontensi Tsunami […]

  • Penerapan PPKM Darurat Memang Tak Nyaman, Ini Demi Menjaga Keselamatan Rakyat, Jadi Harus Diikuti

    Penerapan PPKM Darurat Memang Tak Nyaman, Ini Demi Menjaga Keselamatan Rakyat, Jadi Harus Diikuti

    • calendar_month Selasa, 6 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 598
    • 0Komentar

    KAPOLRI Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengungkapkan pembatasan aktivitas masyarakat yang dilakukan pemerintah melalui kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat membuat tidak nyaman. Kapolri mengungkapkan hal ini saat meninjau posko PPKM bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang bertempat di Kelurahan Jati Cempaka, Pondok Gede. “Upaya ini harus dilakukan demi […]

  • Akhirnya Keluarga Gus Dur Dukung Jokowi- Ma’ruf

    Akhirnya Keluarga Gus Dur Dukung Jokowi- Ma’ruf

    • calendar_month Rabu, 26 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 848
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Teka-teki arah politik dukungan keluarga Alm. Gus Dur dalam Pilpres 2019 terjawab sudah setelah Rabu sore (26/9/2018) putri Gus Dur, Yenny Wahid menyatakan sikap politiknya mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf amin. “Harin ini kami sekeluarga mendukung Jokowi-Ma’ruf untuk Pilpres 2019,”tegasn Yenny di Sekretariat Gusdurian, Kalibata, Jakarta Selatan, melansir Liputan6.com,Rabu (26/8/2018). Indonesia katanya perlu didukung […]

  • Pusri Tunjuk BNI & Bank Mandiri Sebagai JMLAB, 8 Bank Siap Gelontorkan Dana untuk Proyek IIIB Pusri Palembang Senilai Rp9.317 Triliun, Salah Satunya Bank Sumsel Babel

    Pusri Tunjuk BNI & Bank Mandiri Sebagai JMLAB, 8 Bank Siap Gelontorkan Dana untuk Proyek IIIB Pusri Palembang Senilai Rp9.317 Triliun, Salah Satunya Bank Sumsel Babel

    • calendar_month Sabtu, 14 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.775
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id -, Sebanyak delapan perbankan baik BUMN, daerah dan swasta bersindikasi siap mendanai Proyek Pembangunan Pabrik IIIB milik anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Pusri Palembang. Dana itu digelontorkan sebesar Rp 9.317 triliun melalui Kredit Investasi. Pusri juga menunjuk BNI & Bank Mandiri sebagai Joint Mandated Lead Arranger & Bookrunner (JMLAB) untuk selanjutnya bertindak sebagai […]

expand_less
WordPress Archive WordPress Multi-site Reports WordPress Multilingual All Import Addon WordPress Multilingual CMS Navigation WordPress Multilingual CMS WordPress Plugin WordPress Multilingual Contact Form 7 Addon WordPress Multilingual Gravity Forms Multilingual Add-On WordPress Multilingual MailChimp WordPress Multilingual Media Add-On WordPress Multilingual Multisite WordPress Multilingual String Translation Addon