Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Uji Nyali di Santika, Para Pejabat Eselon II Dites Bukan Hanya Otak, Tapi Juga Niat

Uji Nyali di Santika, Para Pejabat Eselon II Dites Bukan Hanya Otak, Tapi Juga Niat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
  • visibility 816
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau biasanya yang diuji itu anak sekolah atau peserta audisi dangdut, kali ini giliran para pejabat eselon II di Kabupaten Musi Banyuasin yang kena giliran disidang ilmu, dicek nalar, dan dites niatnya. Bertempat di Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, acara bertajuk Job Fit dan Evaluasi Kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini dibuka langsung Wakil Bupati Musi Banyuasin, Kyai Rohman yang tampil santai tapi serius, seperti dosen pembimbing skripsi yang bisa senyum tapi tetap bikin dagdigdug.

Kyai Rohman menyampaikan dengan gaya khasnya, “Uji kesesuaian ini bukan sekadar rutinitas birokrasi. Ini adalah panggung untuk menguji kesiapan dan kapabilitas pejabat kita dalam menghadapi tantangan tata kelola dan pelayanan publik yang semakin kompleks,”.

Terjemahan bebasnya, kalau tak sanggup berlari, jangan jadi pelari estafet pembangunan. Karena kursi empuk tak seharusnya diduduki oleh pantat malas. Sebanyak 26 pejabat eselon II masuk daftar peserta job fit ini.

Mereka tidak hanya diminta menyusun makalah dan presentasi capaian kerja, tapi juga diharapkan mampu menampilkan “akrobat intelektual” yang membuktikan mereka bukan sekadar numpang nama di papan struktur. Ada yang datang dengan map tebal, ada yang datang dengan dada tebal, dan ada juga yang datang dengan wajah tebal berharap masih bisa lanjut jabatan meski capaian pas-pasan.

Kepala BKPSDM Muba, Aidil Fitri, menjelaskan  kegiatan ini digelar bukan untuk seremonial semata, melainkan sebagai saringan alami bagi mereka yang benar-benar punya daya dorong dan daya pikir. “Kita ingin pejabat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan masyarakat. Jangan sampai kita salah tempel stiker jabatan,” ujarnya. Perumpamaannya sederhana seperti sopir angkot, jangan yang tak tahu arah tapi sok pegang setir.

Seleksi ini digarap oleh panitia yang diisi tokoh masyarakat, akademisi, dan pejabat struktural. Ketua Panitia Seleksi, Prof. Ir. H. Ahya Rusdi, MTS., MBA., MM., Ph.D., menyebut bahwa penilaian kali ini tidak hanya melihat tumpukan dokumen administratif. “Kita nilai juga dari keberanian inovasi, ketajaman strategi, dan capaian konkret. Bukan sekadar pintar ngomong tapi tak tahu cara nyalain mesin pembangunan,” katanya.

Para peserta juga dinilai apakah mereka punya visi jangka panjang atau hanya sekadar ingin memperpanjang SK. Karena membangun Muba itu seperti menanam sawit butuh waktu, butuh lahan bersih dari hama kepentingan, dan tentu butuh tukang tanam yang jujur, bukan yang cuma mau panen.

Apa yang dilakukan Pemkab Muba ini patut kita acungi jempol syukur-syukur jempolnya dua. Di tengah maraknya birokrasi yang stagnan dan penuh formalitas, Muba justru menggulirkan evaluasi seperti ini yang tak hanya mengetes kompetensi, tapi juga semangat perubahan. Dalam pepatah tua. “Bagus tidaknya perahu, terlihat saat melawan ombak”. Begitu juga pejabat, kualitasnya tampak saat dia diuji, bukan saat duduk-duduk.

Acara job fit ini bukan sekadar acara nginap di hotel sambil presentasi makalah ini adalah gladi resik kepemimpinan karena jabatan adalah amanah, bukan hadiah. Dan Musi Banyuasin butuh lebih dari sekadar pelaksana tugas, ia butuh penggerak. Jadi, kepada para pejabat yang sedang dites, mari jadikan tiga hari ini sebagai kesempatan untuk membuktikan bahwa Anda bukan hanya cocok di atas kertas, tapi juga cocok memajukan daerah. Kalau tidak? Ya, bisa minggir perlahan seperti aktor figuran di sinetron tampil sebentar, lalu hilang tak berbekas.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rusak Ruang Laut, KKP Hentikan Penambangan Pasir Ilegal

    Rusak Ruang Laut, KKP Hentikan Penambangan Pasir Ilegal

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 652
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP), terus mengambil langkah tegas terhadap praktik pengelolaan ruang laut yang dilakukan tidak sesuai ketentuan salah satunya penambang pasir. Bahkan, KKP melakukan penghentian kegiatan penambangan pasir yang tidak dilengkapi dengan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) di perairan Pulau Rupat-Kepulauan Riau. “Itu bentuk komitmen tegas KKP sesuai dengan garis kebijakan […]

  • 1 Muharram Momentum Introspeksi Diri

    1 Muharram Momentum Introspeksi Diri

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 928
    • 0Komentar

    “Kita hatus memperbaiki diri seiring dengan tuntutan zaman yang kian berkembang,”

  • Palembang Susun Arah Ekonomi 2027, Fokus Pemerataan

    Palembang Susun Arah Ekonomi 2027, Fokus Pemerataan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    PALEMBANG susun arah ekonomi 2027 dengan menempatkan pemerataan, stabilitas harga, dan penguatan usaha kecil sebagai fondasi kebijakan dua tahun ke depan. Pemerintah kota mulai merancang prioritas anggaran dalam forum perencanaan pekan ini, dengan tujuan menjaga pertumbuhan tetap solid sekaligus mempersempit ketimpangan antar-kawasan. Strategi itu menandai pergeseran pendekatan. Pemerintah tidak lagi menjadikan proyek fisik berskala besar […]

  • 50 Siswa Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Prov.Sumsel Dikukuhkan

    50 Siswa Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Prov.Sumsel Dikukuhkan

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.591
    • 0Komentar

    Sebanyak 50 siswa dikukuhkan jadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sumsel Tahun 2022. Pengukuhan paskibraka tersebut ditandai dengan upacara pengukuhan yang digelar di pendopoan Griya Agung Palembang, Senin (15/8) Dimana, puluhan anggota paskibraka tersebut akan bertugas pada upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih saat peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 77 Tahun di […]

  • Cerita Gub. Sumsel Setelah Pantau Wila dari Jalur Udara, Apa Kesimpulannya ?

    Cerita Gub. Sumsel Setelah Pantau Wila dari Jalur Udara, Apa Kesimpulannya ?

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 933
    • 0Komentar

    Setidaknya sudah sembilan orang yang diamankan yang diduga pelaku  pembakaran.

  • Digitalisasi, Suatu Kesempatan Emas bagi Masyarakat dalam Era New Normal

    Digitalisasi, Suatu Kesempatan Emas bagi Masyarakat dalam Era New Normal

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.644
    • 0Komentar

    PERTUMBUHAN ekonomi akan sangat tergantung kepada pengendalian pandemi, respons kebijakan yang tepat, termasuk Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter, untuk memastikan proses pemulihan yang lebih kuat. Begitu juga penciptaan lapangan kerja juga terus didorong Pemerintah untuk mengurangi kemiskinan dan menyangga terkait dengan mereka yang terdampak oleh PHK. “Kita ketahui bersama, semua negara berupaya mengendalikan pandemi Covid-19, […]

expand_less
WordPress Archive Ultimate Member Social Login Addon Ultimate Member Terms & Conditions Addon Ultimate Member Unsplash Addon Ultimate Member User Bookmarks Addon Ultimate Member User Photos Addon Ultimate Member User Reviews Addon Ultimate Member User Tags Ultimate Member Verified Users Addon Ultimate Member WordPress Theme Ultimate Meme Generator – WordPress Plugin