Rosan dan Bahlil Menghadap Prabowo di Hambalang, Bawa Laporan Penting
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 6 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : setneg.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Rosan Roeslani dan Bahlil Lahadalia menghadap Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026). Dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima laporan mengenai sejumlah agenda strategis pemerintah, termasuk percepatan hilirisasi dan penataan BUMN.
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani datang bersama jajaran Danantara. Sementara Bahlil hadir sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pertemuan tersebut menjadi perhatian karena mempertemukan dua tokoh yang berkaitan erat dengan agenda investasi dan pengelolaan sumber daya alam pemerintah.
Salah satu pembahasan utama yang disampaikan kepada Prabowo adalah percepatan hilirisasi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan hilirisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri, memperkuat investasi, sekaligus menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia. Apalagi posisi Rosan dan Bahlil sebagai menteri sangat penting.
Rosan berada di jalur investasi dan Danantara, sementara Bahlil menangani sektor energi dan sumber daya mineral. Keduanya memiliki irisan kepentingan dalam mendorong pengembangan industri berbasis sumber daya alam.
Pembahasan hilirisasi karena itu tidak hanya berkaitan dengan bagaimana sumber daya alam diolah. Ada pula kebutuhan investasi, pembiayaan, pembangunan industri, teknologi, hingga penguatan rantai pasok di dalam negeri.
Selain hilirisasi, Prabowo menerima laporan perkembangan penataan dan perampingan perusahaan negara.
Presiden menegaskan agar proses penataan BUMN dilakukan secara terukur dan menyeluruh sehingga perusahaan negara memiliki struktur yang lebih efisien, sehat, dan profesional.
Pertemuan di Hambalang memperlihatkan dua agenda yang berjalan bersamaan, pembenahan struktur perusahaan negara dan percepatan pemanfaatan sumber daya alam melalui hilirisasi.
Dalam pertemuan tersebut turut hadir Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kini yang menarik untuk dicermati adalah tindak lanjut dari pembahasan tersebut, terutama proyek hilirisasi apa yang akan dipercepat dan sejauh mana Danantara akan mengambil peran dalam mendorong investasi di sektor strategis. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
