Rabu, 19 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Konservasi Mangrove Jadi Agenda APEC, Ini Langkah Indonesia

Konservasi Mangrove Jadi Agenda APEC, Ini Langkah Indonesia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Ekosistem mangrove semakin mendapat perhatian dunia menyusul  perannya dalam menjaga kawasan pesisir, menyerap karbon, dan mendukung keanekaragaman hayati. Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, kerja sama antarnegara dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat upaya konservasi mangrove.

Isu ini menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan kehutanan negara-negara anggota Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Shenzhen, Tiongkok. Indonesia memanfaatkan forum itu untuk memperkenalkan World Mangrove Center (WMC) sebagai platform kolaborasi internasional yang berfokus pada konservasi dan restorasi mangrove.

Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) Kementerian Kehutanan, Laksmi Wijayanti, mengatakan Indonesia memiliki sekitar 23 persen ekosistem mangrove dunia.

Potensi tersebut menjadi modal penting guna memperkuat kerja sama global dalam menjaga keberlanjutan kawasan pesisir.

Menurut Laksmi, World Mangrove Center dirancang sebagai wadah yang mempertemukan pemerintah, lembaga penelitian, organisasi internasional, masyarakat sipil, hingga berbagai pemangku kepentingan.

Melalui kolaborasi tambahnya, pengembangan riset, inovasi, pertukaran pengetahuan, dan solusi berbasis alam diharapkan dapat mempercepat upaya perlindungan mangrove.

Selain memperkuat konservasi mangrove, Indonesia juga memperkenalkan Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK) sebagai instrumen yang menjamin legalitas hasil hutan sekaligus mendukung perdagangan produk kehutanan yang berkelanjutan.

Sistem ini telah diakui bahkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk kayu legal Indonesia.

Indonesia juga menilai pelestarian hutan perlu berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Oleh sebab itu, pengembangan hasil hutan bukan kayu (HHBK) dinilai dapat menjadi alternatif sumber ekonomi tanpa harus mengurangi tutupan hutan, sehingga masyarakat memiliki insentif untuk menjaga kelestarian kawasan hutan.

Melalui kolaborasi internasional, penguatan tata kelola kehutanan, serta pemanfaatan potensi mangrove secara berkelanjutan, Indonesia berharap upaya menjaga ekosistem pesisir dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang lebih hijau. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Butuh Ahli Pers untuk Kasus Delik Pers

    Polri Butuh Ahli Pers untuk Kasus Delik Pers

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.163
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palangkaraya – Mabes Polri masih banyak membutuhkan Ahli Pers dalam penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus delik pers di Polres dan Polda. Analis Utama Divisi Hukum Polri Kombes Pol Dr Warasman Marbun mewakili Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan hal itu. Menurut Warasman, keterangan Ahli Pers dalam delik pers dilihat dari perspektif hukum acara pidana sangat […]

  • Hj Ailuny Husni Mertua HD Terima Anugerah Ratu Sinuhun Awards

    Hj Ailuny Husni Mertua HD Terima Anugerah Ratu Sinuhun Awards

    • calendar_month Minggu, 23 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.128
    • 0Komentar

    Palembang – Hj  Ailuny Husni  yang merupakan Ibu Mertua dari Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menerima penghargaan Ratu Sinuhun Awards dari Dharma Wanita Persatuan Sumsel. Penghargaan tersebut diserahkan, yang bertempatan dengan peringatan Hari Ibu, kemarin. Anugerah Ratu Sinuhun Awards  diserahkan langsung oleh Gubernur Herman Deru didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi  yang juga turut hadir […]

  • Paskibraka, Tim Indonesia Tangguh Kibarkan Sang Merah Putih di Istana Merdeka

    Paskibraka, Tim Indonesia Tangguh Kibarkan Sang Merah Putih di Istana Merdeka

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 615
    • 0Komentar

    TIM Indonesia Tangguh menjadi nama yang disematkan kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas untuk mengibarkan bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada Selasa (17/8/2021). Ardelia Muthia Zahwa yang merupakan perwakilan dari Provinsi Sumatera Utara terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih. Ardelia, kelahiran Tebing Tinggi, 6 Desember 2004, saat […]

  • Dibalik Kokohnya Bangunan Monpera

    Dibalik Kokohnya Bangunan Monpera

    • calendar_month Kamis, 25 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.058
    • 0Komentar

    SAAT jarum jam menunjuk  pukul 10.00 WIB, sinar matahari pun mulai terasa panas di ubun-ubun kepala.  Antrian anak-anak Sekolah Menengah Pertama [SMP] yang berjumlah sekitar 200 siswa dan siswi terlihat memasuki Monumen Perjuangan Rakyat [Monpera], Palembang tepatnya tak jauh dari Benteng Kuto Besak [BKB] Palembang, Rabu [25/10/2018]. Siswa –siswi yang berkunjung ke Monpera tersebut tak […]

  • Gubernur Sumsel Sebut Venue Dayung Terbaik di Asia

    Gubernur Sumsel Sebut Venue Dayung Terbaik di Asia

    • calendar_month Minggu, 15 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 949
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Gubernur Sumsel Alex Noerdin, mengatakan venue dayung yang ada di Jakabaring merupakan fasilitas olahraga yang membanggakan tidak hanya bagi warga Sumsel tapi juga Indonesia. Karena venue ini digadang-gadangkan sebagai salah satu venue terbaik di Asia bahkan sudah diakui Presiden Federasi Kano Asia, Mr Narita beberapa waktu lalu. “Venue ini berstandar internasional dan […]

  • lebaran-bersalaman

    Menanti Lebaran di Ujung Rindu, Bukan di Ujung Ibu Jari

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Bono
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Di jantung Kota Palembang, suasana pagi di hari kemenangan ini terasa begitu akrab namun sekaligus asing. Dari balik jendela-jendela rumah kayu yang berjejer, aroma tajam cuka pempek beradu dengan gurihnya santan malbi yang baru saja matang. Udara seolah menebal oleh wangi rempah, menusuk hidung dan membangkitkan memori yang telah lama tertidur. Sambil menggenggam ponsel di […]

expand_less
WordPress Archive Fraxos – Creative Portfolio WordPress Theme Free Gifts for WooCommerce Freedom – Responsive One Page WordPress Theme Freeio - Freelance Marketplace WordPress Theme Freestyle – A WordPress Theme For Extreme Sports Frenchbulls – Dog Breeder Elementor Template Kit Frenzy – Food Delivery & Restaurant Elementor Template Kit Fresh – Life Coach Elementor Template Kit Freshio - Organic & Food Store WordPress Theme Friend Finder – Social Network HTML5 Template