Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Sistem Cegah Karhutla 4 Perusahaan di Kalbar Diuji, Kemenhut Siapkan Sanksi bagi yang Lalai

Sistem Cegah Karhutla 4 Perusahaan di Kalbar Diuji, Kemenhut Siapkan Sanksi bagi yang Lalai

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 19 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID -Kesiapan perusahaan kehutanan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat mulai diuji langsung di lapangan. Pemerintah tidak hanya melihat kelengkapan fasilitas, tetapi juga memastikan perangkat pencegahan kebakaran bisa bekerja ketika situasi darurat terjadi.

Pemeriksaan dilakukan terhadap empat pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) pada 10–14 Agustus 2026. Lokasinya berada di Kabupaten Ketapang dan Sanggau.

Empat perusahaan tersebut yakni PT Wanakerta Eka Lestari di Ketapang, PT Finantara Intiga di Sanggau, PT Mohairson Pawan Khatulistiwa di Ketapang, serta PT Wana Subur Persada yang juga berada di Ketapang.

Yang diperiksa cukup luas. Tim melihat kondisi menara pantau, ketersediaan embung dan sumber air, sekat kanal, peralatan pemadaman, hingga kesiapan regu pengendalian kebakaran milik perusahaan.

Kemampuan mendeteksi potensi kebakaran dan meresponsnya sejak awal juga menjadi perhatian. Artinya, keberadaan fasilitas saja belum menjadi ukuran bahwa perusahaan sudah siap menghadapi karhutla.

Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan Leonardo Gultom mengatakan pemeriksaan diarahkan untuk mengetahui apakah sistem pengendalian kebakaran benar-benar berfungsi saat diperlukan.

Menurut dia, sarana pengendalian harus dalam kondisi siap digunakan, termasuk personel yang bertugas menangani kebakaran di areal perusahaan.

Pengawasan tersebut dilakukan Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kalimantan Barat, Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah X Pontianak, serta Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Dwi Januanto Nugroho menempatkan kesiapsiagaan karhutla sebagai bagian dari tanggung jawab pengelolaan usaha kehutanan.

Pencegahan dinilai penting karena dampak kebakaran tidak berhenti di kawasan hutan. Asap dapat mengganggu masyarakat, sementara kebakaran yang meluas juga berpotensi mengganggu kegiatan ekonomi dan keberlangsungan usaha.

Karena itu, perusahaan pemegang izin diminta tidak menunggu munculnya kebakaran untuk melakukan pembenahan. Sistem deteksi, patroli, sumber air, peralatan, dan personel harus dipastikan siap sebelum kondisi memburuk.

Pemerintah juga mengingatkan adanya konsekuensi bagi pemegang izin yang tidak memenuhi kewajibannya. Perusahaan yang tidak patuh terhadap ketentuan pengendalian karhutla dapat dikenai sanksi administratif.

Pengawasan terhadap empat perusahaan ini sekaligus menjadi bagian dari langkah pencegahan menghadapi periode kemarau yang dinilai meningkatkan risiko kebakaran di Kalimantan Barat.

Dengan pemeriksaan langsung tersebut, pemerintah ingin memastikan pengendalian karhutla tidak berhenti pada dokumen atau daftar fasilitas. Ketika potensi kebakaran muncul, seluruh sistem di lapangan diharapkan sudah berada dalam kondisi siap bergerak. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hewan Kurban Harus Penuhi Syarat, Kementan Ajak Masyarakat Ikuti Aturan

    Hewan Kurban Harus Penuhi Syarat, Kementan Ajak Masyarakat Ikuti Aturan

    • calendar_month Kamis, 15 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 952
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan kurban sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 114/Permentan/PD.410/9/2014. Agar pelaksanaan pemotongan hewan kurban memenuhi persyaratan teknis dan dapat menjamin daging kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat berstandar Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH), terlebih di masa […]

  • Jokowi Dorong BUMN Beli Karet Petani

    Jokowi Dorong BUMN Beli Karet Petani

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.220
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Banyuasin– Presiden RI Ir H Joko Widodo dalam lawatannya ke Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, menegaskan, pemerintah terus berupaya meningkatkan harga getah karet petani, demi  untuk meningkatkan kesejahteran masyarakat. Menurut presiden kondisi perekonomian dunia yang tidak stabil berdampak besar dengan kondisi ekonomi masyarakat di Indonesia. Namun demikian lanjut dia, Pemerintah sudah berupaya meningkatkan harga beli […]

  • Muba Siap Jadi Tuan Rumah Harganas XXV 2018

    Muba Siap Jadi Tuan Rumah Harganas XXV 2018

    • calendar_month Selasa, 2 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 678
    • 0Komentar

    Oleh : Ari Wibowo SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Kepala Bagian Protokol Setda Muba, Muhammad Fariz SSTP MM menyambut baik pelaksanaan Harganas XXV 2018 di Kabupaten Muba. “Terima kasih telah mempercayakan Kabupaten Muba sebagai tuan rumah pelaksanaan Hari Keluarga Nasional tahun 2018 Tingkat Provinsi Sumsel. Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan tentunya kami siap dan akan […]

  • “Ekraf Melaju Pesat, Tapi Daerah Tertinggal Masih Cemberut, Kisah Si Kue & Si Kota”

    “Ekraf Melaju Pesat, Tapi Daerah Tertinggal Masih Cemberut, Kisah Si Kue & Si Kota”

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.187
    • 0Komentar

    EKONOMI kreatif Indonesia sekarang ibarat anak muda yang lagi gaspol di jalan tol. Lampu hijau menyala di Jakarta dan Jawa Barat, klakson menderu, aspal mulus – semua nyaman, semua senang. Tapi begitu belok ke luar Jawa, jalanan masih berdebu, lubang di mana-mana, dan si anak muda cuma bisa ngegas di tempat yang aman. Ya, begitulah […]

  • Idul Adha 1440 H, Pusri Berikan Bantuan 38 Ekor Hewan Kurban 

    Idul Adha 1440 H, Pusri Berikan Bantuan 38 Ekor Hewan Kurban 

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.931
    • 0Komentar

    PT Pupuk Sriwijaya Palembang memberikan bantuan sebanyak 38 ekor sapi kurban melalui masjid, pondok pesantren [Ponpes] dan Camat di lingkungan perusahaan, guna memperingati Hari Raya Idul Adha 1440 H. Bantuan hewan kurban itu diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Perusahaan dan Tata Kelola PT Pusri Palembang, R.A Rahim yang mewakili manajemen kepada pengurus Masjid Al Ikhlas, Kelurahan […]

  • Jelang Nataru, Sektor Angkutan Darat Jadi Perhatian Khusus

    Jelang Nataru, Sektor Angkutan Darat Jadi Perhatian Khusus

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.497
    • 0Komentar

    DALAM upaya mengantisipasi lonjakan mobilitas dan mengawasi penerapan kebijakan pengetatan protokol kesehatan (prokes) masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), sektor darat menjadi yang paling krusial. Karena, selain melakukan pengaturan terhadap transportasi umum dan angkutan barang, juga harus melakukan pengaturan terhadap kendaraan pribadi baik mobil maupun motor. Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menjelaskan dengan […]

expand_less
WordPress Archive WP Smart Recruit – Jobs Plugin for WordPress WP Soundify | WordPress Audio Plugin WP Staging Pro WP Story Premium – Instagram Style Stories For WordPress WP Ultimate BAN Users WP Ultimo Email Verification Step WP User Frontend Pro – Business WP User Frontend Pro – Personal WP WooCommerce Product Table WPAchievements – WordPress Achievements Plugin