Rabu, 4 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Empat Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan Berat

Empat Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan Berat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
  • visibility 763
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANK Indonesia (BI) memperkuat koordinasi kebijakan demi menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.

Tinggal beberapa hari lagi, kita akan meninggalkan 2021 menuju 2022. Biasanya, kita selalu menyambut kedatangan pergantian tahun dengan sukacita. Namun, badai wabah Covid-19 yang masih terus berlangsung menyebabkan kita harus tetap waspada.

Apalagi, kini di depan mata kita telah datang varian baru dari Covid-19, yakni Omicron. Presiden Joko Widodo pun telah memberikan peringatan agar masyarakat mewaspadai penularan virus Covid-19 varian Omicron yang sudah terdeteksi di Indonesia.

Tentunya, kedatangan varian baru Omicron yang sudah terdeteksi di Indonesia juga membuyarkan sejumlah optimisme terhadap ekonomi di tahun depan. Menteri Keuangan Sri Mulyani pun sudah memberikan sinyal bahwa ekonomi global pada 2022 tidak akan lebih baik daripada 2021.

Kondisi tersebut terjadi karena adanya ketidakpastian, terutama di negara maju dan adanya dampak inflasi yang cukup tinggi. Outlook 2022 untuk global ekonomi tidak sebaik pada 2021.

“Ini kita perlu waspadai. Berarti outlook pertumbuhan ekonomi 2022 secara global lebih rendah,” kata Sri Mulyani dalam satu acara, Rabu (15/12/2021).

Ada empat penyebab dan isu alasan pertumbuhan ekonomi pada 2022 global bakal lebih berat, pertama, inflasi hingga masalah moneter di AS dan Eropa. Isu pertama yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di 2022 menjadi lebih sulit adalah inflasi yang terjadi AS.

Sri Mulyani menyebut, dengan inflasi tinggi, AS akan melakukan tapering lebih dini dan lebih cepat dan berdampak ke seluruh dunia. “Demikian juga di Eropa di mana bank sentral akan dihadapkan pada opsi untuk melakukan penanganan inflasi melalui pengetatan moneter,” ucapnya.

Kedua, Tiongkok dengan sejumlah kebijakan dan masalahnya yang berpengaruh pada ekonomi dunia. Negeri Tirai Bambu ini masih punya masalah dengan perusahaan properti Tiongkok, Evergrande hingga kebijakan green economy mereka yang memberhentikan pembiayaan di bidang batu bara.

Ketiga, masalah suplai dunia. Ada masalah distrupsi suplai yang memberikan dampak pada inflasi dunia. Distrupsi ini bisa karena transportasi dan distribusi seperti masalah pengiriman dan kontainer.

“Maupun distruption karena labour supply tidak secepat meningkat dengan permintaan yang sekarang melonjak setelah terjadi normalisasi,” ujar Sri Mulyani.

Keempat, komitmen isu lingkungan juga bakal ganggu perekonomian

Isu keempat lain yang bakal bikin ekonomi global 2022 tidak sebaik 2021 adalah komitmen negara-negara dunia untuk menurunkan temperatur dunia atau mencegah kenaikan suhu dunia. Hal ini menimbulkan dampak pada harga komoditas terutama energi.

Bagaimana dalam konteks faktor inflasi dan ekonomi ke depan Indonesia? Sejumlah kalangan, baik pengamat maupun pemerintah sudah seirama bahwa tingkat inflasi pada 2022 diperkirakan meningkat tinggi dibandingkan dengan capaian inflasi pada 2021, seiring pemulihan ekonomi domestik.

Beberapa dari mereka memberikan prediksi tingkat inflasi pada 2022 pada kisaran 3,5 persen secara tahunan. Ada beberapa faktor fundamental yang memicu tekanan inflasi pada 2022, misalnya, kenaikan harga energi yang akan berimplikasi pada peningkatan biaya produksi dan akan terepresentasikan dari harga jual produk atau jasa tersebut.

Memang, tanda-tanda kenaikan inflasi tahun depan tidak hanya terjadi pada perekonomian domestik, melainkan juga di negara-negara maju. Pemulihan yang lebih cepat di negara maju telah mendorong kenaikan inflasi, sementara negara berkembang masih berupaya memulihkan daya beli dan menangani pandemi.

Faktor pemicu inflasi berikutnya yang juga perlu diantisipasi, seperti risiko depresiasi nilai tukar di 2022 yang dapat mendorong kenaikan imported inflation. Faktor gangguan produksi di dalam negeri juga dapat menjadi tantangan yang memicu peningkatan inflasi. Kontributor utama inflasi di Indonesia adalah inflasi yang bersumber dari volatilitas harga bahan pangan.

Akibat curah hujan yang tinggi dan bencana banjir yang umumnya terjadi hampir setiap tahun di berbagai daerah di Indonesia dapat memicu peningkatan inflasi. Faktor pengerek inflasi tersebut pun masih akan diikuti oleh tantangan pemulihan daya beli masyarakat.

Dalam rangka itu, Bank Indonesia bersama pemerintah terus menjaga tingkat inflasi sepanjang 2021 yang diperkirakan berada pada kisaran 1,9 persen secara tahunan.

Artinya, tingkat inflasi pada 2021 itu masih jauh lebih rendah dari sasaran target 2–4 persen sehingga inflasi tahun depan bisa diukur dan disesuaikan dengan menggeliatnya pemulihan ekonomi nasional.Indonesia.go.id (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Datangi TPS, Perkampungan dan Perumahan Sepi

    Warga Datangi TPS, Perkampungan dan Perumahan Sepi

    • calendar_month Rabu, 27 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.075
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Hari ini (Rabu,27 Juni 2018) pesta demokrasi di Palembang mulai dilaksanakan, sejumlah warga di Palembang mulai menyalurkan hak  pilihnya untuk memilih Walikota /wakil wali Kota Palembang selain memilih Gubernur/wakil gubernur Sumsel. Warga Palembang sejak pukul 7.30 WIB mulai terlihat dibeberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di sejumlah perkampungan dan perumahan di Palembang. Pantuan […]

  • Polda Sumsel Musnakan Narkoba Jenis Sabu dan Ekstasi

    Polda Sumsel Musnakan Narkoba Jenis Sabu dan Ekstasi

    • calendar_month Selasa, 22 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.744
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –  Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara memimpin langsung pemusnahan narkoba jenis sabu, pil ekstasi dan ganja. Barang haram yang dimusnakan tersebut merupakan kasus di Kota Palembang khususnya di Sumsel pada umumnya. Dia menilai bahwa narkoba ini sesuatu yang sudah merusak genarasi muda, bangsa. Oleh karena itu dia berharap kepada semua pihak untuk […]

  • Di Acara Zero Emission Vehicle Summit, Sumsel Komit Gunakan Kendaraan Hydrogen

    Di Acara Zero Emission Vehicle Summit, Sumsel Komit Gunakan Kendaraan Hydrogen

    • calendar_month Selasa, 11 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.205
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, BIRMINGHAM – Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam paparanya pada event Zero Emission Vehicle Summit di Kota Birmingham Inggris mengatakan Sumsel telah berkomitmen untuk menggunakan kendaraan hydrogen dengan mencari akses ke berbagai sumber di beberapa negara antara lain dengan pemerintah dan pihak swasta di Inggris. “Saya berterimakasih atas undangan yang diberikan. Hal itu merupakan penghargaan […]

  • Bupati : Buka Kran Peluang Kerja Untuk Milanium, IMMUBA : Muba Makin Kokoh

    Bupati : Buka Kran Peluang Kerja Untuk Milanium, IMMUBA : Muba Makin Kokoh

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.071
    • 0Komentar

    PEMKAB Muba membuka peluang untuk para milanium berkiprah di dunia kerja terutama perusahaan migas asing maupun domestik. Hal itu disampaikan Bupati Muba Dodi Reza Alex Lic Econ MBA saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Mahasiswa Musi Banyuasin (IMMUBA) Periode 2021 – 2023 di Grand Atyasa Convention Center Palembang,akhir pekan ini. “Kerjasama dengan SKK Migas telah direalisasikan, […]

  • OKI Perkuat Integritas Internal

    OKI Perkuat Integritas Internal

    • calendar_month Kamis, 2 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 857
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI – Pemkab OKI membekali para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) dengan budaya integritas anti korupsi guna mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas. Untuk merealisasikannya Pemkab OKI menggandeng unsur Kejaksaan dan Kepolisian serta Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Pemkab OKI. “Pemkab OKI terus meningkatkan kapasitas  dalam mempraktikkan cara kerja birokrasi yang bersih, profesional, […]

  • BEM PGRI-KPU Palembang Sepakati Pemilu Damai

    BEM PGRI-KPU Palembang Sepakati Pemilu Damai

    • calendar_month Senin, 11 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.481
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (Univ PGRI) Palembang bersama Komisi Pemilihan Umum [KPU] Palembang sepakat untuk melaksanakan Pemilu Damai, Pilpres dan Pileg 2019. Kesepakatan ini tertuang dalam Nota Kesepahaman yang diselenggarakan  di Kantor KPU Kota Palembang, Senin (11/9/2019). Presiden Mahasiswa (Presma) BEM Universitas PGRI Palembang, Andi Leo,mengatakan kesepakatan […]

expand_less
WordPress Archive Ninja Forms Conditional Logic Ninja Forms Constant Contact Ninja Forms ConvertKit Ninja Forms Elavon Ninja Forms EmailOctopus Ninja Forms Emma Ninja Forms Excel Export Ninja Forms File Uploads Ninja Forms for AMP Ninja Forms FreshBooks