SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebanyak 1 ton seragam kerja bekas milik karyawan PT Pusri Palembang tidak berakhir menjadi limbah. Pakaian yang sudah tidak digunakan itu kini memasuki proses pengolahan ulang untuk diubah menjadi produk baru yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Inisiatif ini menjadi langkah nyata Pusri dalam mendorong penerapan ekonomi sirkular sekaligus mengurangi potensi limbah tekstil yang terus menjadi perhatian dalam isu lingkungan.
Pengumpulan seragam bekas dilakukan sebagai bagian dari rangkaian Sustainability Event 2026 dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Program tersebut mendapat respons positif dari karyawan hingga berhasil menghimpun sekitar 1 ton seragam yang sudah tidak terpakai.
Selanjutnya, seluruh seragam tersebut akan dikelola bersama Sadar Lemari dan Eco Touch untuk melalui proses daur ulang menjadi berbagai produk baru yang lebih bermanfaat.
Direktur Manajemen Risiko Pusri, Panji Winanteya Ruky, mengatakan pengelolaan limbah tekstil menjadi salah satu upaya penting dalam membangun kesadaran terhadap keberlanjutan.
Menurutnya, material yang selama ini dianggap tidak bernilai masih memiliki peluang untuk dimanfaatkan kembali melalui proses pengolahan yang tepat.
“Limbah tekstil bukan hanya persoalan sampah, tetapi juga memiliki potensi untuk menciptakan manfaat baru. Melalui daur ulang, kita dapat mengurangi timbulan limbah sekaligus menghasilkan nilai tambah,” ujar Panji.
Program ini juga menjadi bagian dari penerapan prinsip reduce, reuse, recycle (3R) di lingkungan perusahaan. Melalui pendekatan tersebut, Pusri mendorong perubahan perilaku agar pengelolaan barang tidak terpakai dapat dilakukan secara lebih bertanggung jawab.
Tidak hanya mengurangi limbah, langkah ini juga memperkuat konsep ekonomi sirkular, yaitu mengembalikan material bekas agar tetap memiliki fungsi dan manfaat baru.
Melalui Sustainability Event 2026, Pusri menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan berbagai program keberlanjutan, mulai dari pengelolaan limbah, efisiensi sumber daya, hingga peningkatan kepedulian lingkungan di kalangan karyawan. (***)