Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan-Kaki Bukit » Perubahan Iklim Makin Terasa, Ruang Hidup Masyarakat Ikut Terancam

Perubahan Iklim Makin Terasa, Ruang Hidup Masyarakat Ikut Terancam

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Perubahan iklim sekarang bukan lagi cerita soal apa yang mungkin terjadi puluhan tahun ke depan. Dampaknya mulai terasa dalam hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Musim yang sulit ditebak, hujan dengan intensitas tinggi, cuaca panas yang lebih menyengat, sampai kondisi laut yang berubah menjadi tanda bahwa lingkungan sedang mengalami tekanan.

Bagi masyarakat yang hidup bergantung pada alam, perubahan itu tentu tidak berhenti sebagai persoalan cuaca. Ada pekerjaan dan penghasilan yang ikut dipertaruhkan.

Masyarakat pesisir menjadi salah satu kelompok yang berada di garis depan. Laut dan kawasan pantai merupakan bagian penting dari kehidupan mereka. Ketika kondisi lingkungan berubah, dampaknya bisa langsung terasa.

Perubahan Iklim Memperbesar Risiko

Ada istilah yang menarik untuk memahami persoalan ini, yakni risk multiplier atau pengganda risiko.

Istilah tersebut digunakan Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Penerapan Nilai Ekonomi Karbon KLH/BPLH Ary Sudijanto untuk menggambarkan perubahan iklim sebagai ancaman yang dapat memperbesar risiko yang sudah ada.

Sederhananya, perubahan iklim tidak selalu menciptakan masalah dari nol. Ia bisa membuat persoalan yang sudah ada menjadi lebih berat.

Wilayah yang memang rentan banjir bisa menghadapi risiko lebih besar ketika hujan ekstrem terjadi.

Begitu pula kawasan pesisir yang sudah mengalami abrasi. Tekanan terhadap wilayah tersebut bisa semakin berat ketika cuaca dan kondisi laut ikut berubah.

Masyarakat yang penghasilannya bergantung pada alam juga menghadapi tantangan serupa. Ketika lingkungan berubah, mereka harus beradaptasi dengan keadaan yang belum tentu mudah diprediksi.

Oleh karena itu, persoalan perubahan iklim sebenarnya tidak hanya berkaitan dengan menjaga suhu bumi atau mengurangi emisi. Ada persoalan yang lebih dekat, yaitu bagaimana masyarakat tetap bisa hidup aman di tengah perubahan lingkungan.

Nelayan Merasakan Dampaknya Lebih Cepat

Cerita mengenai perubahan iklim akan terasa berbeda jika dilihat dari kehidupan masyarakat pesisir.

Eriyanto, nelayan asal Pulau Rupat, Riau, membawa gambaran dari lapangan. Dalam diskusi tersebut, ia menyampaikan abrasi pantai yang menggerus permukiman masyarakat pesisir. Ia juga menyoroti perubahan cuaca ekstrem yang berdampak terhadap hasil tangkapan nelayan.

Bagi nelayan, perubahan seperti itu bukan sekadar persoalan lingkungan.

Ketika kondisi cuaca dan laut berubah, aktivitas melaut ikut menghadapi tantangan. Hasil tangkapan yang terdampak pada akhirnya juga berkaitan dengan pendapatan keluarga.

Abrasi pun bukan sekadar persoalan garis pantai yang bergeser. Jika berlangsung terus-menerus, permukiman, fasilitas warga, akses menuju pantai, hingga wilayah yang selama ini menjadi tempat mencari penghasilan bisa ikut terancam.

Sehingga perubahan iklim bersentuhan langsung dengan apa yang disebut sebagai ruang hidup.

Ruang Hidup Bukan Hanya Tempat Tinggal

Ruang hidup masyarakat sebenarnya jauh lebih luas daripada rumah, bahkan nelayan sendiri laut diibarattan periuk nasinya alias tempat mereka bekerja. Sementara masyarakat pesisir, pantai dan wilayah sekitarnya bisa menjadi sumber pangan sekaligus sumber pendapatan.

Ketika kondisi lingkungan berubah, semua itu ikut menghadapi tekanan. Itu, sebabnya kebijakan menghadapi perubahan iklim tidak cukup hanya melihat persoalan lingkungan secara terpisah.

Perlindungan terhadap masyarakat yang tinggal di wilayah rentan juga harus menjadi bagian dari pembahasan.

Kalau tidak, masyarakat yang sejak awal memiliki keterbatasan bisa menjadi kelompok yang paling berat menanggung dampaknya.

Warga Perlu Dilibatkan

Persoalan lain yang tidak kalah penting adalah bagaimana kebijakan lingkungan dibuat. Masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak seharusnya tidak hanya ditempatkan sebagai penerima kebijakan.

Mereka juga memiliki pengalaman dan pengetahuan mengenai perubahan yang terjadi di lingkungannya.

Nelayan, misalnya, memiliki pengalaman langsung menghadapi kondisi laut. Warga pesisir juga bisa melihat bagian pantai mana yang mengalami abrasi dan perubahan apa yang terjadi dari waktu ke waktu.

Pengetahuan semacam ini penting, kebijakan  dibuat pemerintah dan kajian dari akademisi tetap dibutuhkan, tetapi keduanya akan lebih kuat, jika bertemu dengan pengalaman masyarakat di lapangan.

Oleh sebab itu, partisipasi masyarakat dalam kebijakan perubahan iklim bukan hanya formalitas. Suara warga perlu benar-benar dipertimbangkan ketika keputusan menyangkut ruang hidup mereka dibuat.

Menghadapi Perubahan Iklim dari Sekarang

Perubahan iklim memang merupakan persoalan global. Tetapi dampaknya selalu muncul di tempat yang nyata dan dialami orang yang nyata pula.

Ada nelayan yang harus menghadapi perubahan kondisi laut. Ada warga pesisir yang melihat garis pantai semakin dekat dengan permukiman. Ada pula masyarakat yang harus berhadapan dengan cuaca yang semakin sulit diperkirakan.

Semua itu membuktikan perubahan iklim bukan persoalan yang bisa ditunda pembahasannya. Mengurangi risiko tetap membutuhkan kebijakan, tata kelola lingkungan, perlindungan wilayah rentan, dan keterlibatan masyarakat.

Maka dipertaruhkan bukan hanya kondisi alam, perlu ada ruang hidup, pekerjaan, penghasilan, dan masa depan masyarakat yang ikut bergantung pada kemampuan kita menghadapi perubahan iklim. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pegawai Diiskominfo Palembang dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

    Pegawai Diiskominfo Palembang dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.351
    • 0Komentar

    Puluhan pegawai Non Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palembang, menerima kartu pelindungan kerja.   Kartu BPJS Ketenagakerjaann ini diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Palembang H.Edison, Senin (25/7/2022) dihalaman dinas setempat usai apel pagi, kepada enam perwakilan Non ASN Diskominfo Palembang. Kepala […]

  • UKM Indonesia Percepat Pemulihan Ekonomi

    UKM Indonesia Percepat Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 807
    • 0Komentar

    PANDEMI mengawali krisis global yang melanda perekonomian dan bisnis di seluruh dunia. Hal ini tentu membuat segalanya terhenti dan memaksa UKM di Indonesia untuk beradaptasi dan mengubah rencana dan strategi bisnis mereka untuk bertahan. UKM Indonesia merupakan tulang punggung perekonomian negara dan berkontribusi besar terhadap PDB nasional serta pasar tenaga kerja. Terlepas dari pukulan besar […]

  • bpn kota palembang

    Warga Sumsel Wajib Cek! Mulai Senin Besok, Girik dan Letter C Tak Lagi Jadi Bukti Sah Kepemilikan Tanah

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Bono
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Bagi Anda pemilik lahan dengan dokumen lama seperti Girik, Petok D, atau Letter C, Senin (2/2/2026) besok menjadi tanggal yang sangat krusial. Pasalnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021, berbagai dokumen tanah adat tersebut resmi dinyatakan tidak berlaku lagi sebagai alat bukti kepemilikan. Pemerintah memberikan tenggat waktu lima tahun sejak aturan tersebut terbit, […]

  • “Akhirnya Pemain Bola Gak Perlu Ngadu ke Dukun, NDRC Indonesia, Solusi Sengketa Sepak Bola Tanpa Drama Korea!”

    “Akhirnya Pemain Bola Gak Perlu Ngadu ke Dukun, NDRC Indonesia, Solusi Sengketa Sepak Bola Tanpa Drama Korea!”

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    ISU gaji pemain bola yang suka ngadat kayak sepeda tua, sehingga bikin panas, kehadiran NDRC Indonesia (National Dispute Resolution Chamber) jadi angin segar, bukan lembaga santet atau forum curhat pemain yang diputusin pelatih pas lagi sayang-sayangnya. Ini adalah lembaga resmi, diakui FIFA pula sejak 2023, yang khusus menyelesaikan sengketa pemain bola dan klub di Indonesia […]

  • Kasus Positif Covid- 19 di Sumsel Jadi 1.104 Orang, Palembang Tambah 29, Gimana Pendapatnya Bro….?

    Kasus Positif Covid- 19 di Sumsel Jadi 1.104 Orang, Palembang Tambah 29, Gimana Pendapatnya Bro….?

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 967
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumsel, Sabtu (6/6/2020) melaporkan kasus positif covid di Sumsel meningkat secara signifikan, total nya mencapai 1.104 kasus setelah ada penambahan 30 kasus. Penambahan terbesar terjadi di Kota Palembang, sebanyak 29 kasus dan 1 berasal dari Kab Banyuasin. Jubir Percepatan dan Penanganan Covid-19 Prov.Sumsel, Yusri menyebutkan selain ada penambahan pasien, […]

  • Dampak Covid, Pemerintah Terus Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

    Dampak Covid, Pemerintah Terus Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 933
    • 0Komentar

    TREN kasus dan kematian harian COVID-19 global secara agregat menurun. Sampai dengan tanggal 20 Juni 2021, data menunjukkan bahwa program vaksinasi telah dilakukan di 180 negara dengan total dosis yang telah diberikan sebanyak 2,59 miliar dosis, dan 35,28 juta dosis vaksin telah diberikan di Indonesia. Akselerasi vaksinasi di negara-negara maju cenderung berhasil mengendalikan pandemi dan […]

expand_less
WordPress Archive Mora – Modern Blog Elementor Template Kit Morave – Portfolio Elementor WordPress Theme Moreau – Creative Portfolio WordPress Theme Moren – Fashion WooCommerce Theme Moresa – Startup Agency WordPress Theme Morgan – Creative Agency & Portfolio Elementor Template Kit Morii – Adventure Travel & Tourism Elementor Template Kit Moro – Multi-purpose Magazine Theme with Portfolio Moros – eCommerce WordPress Theme Morris – WordPress App & Product Landing Page