Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Petani Muda Manfaatkan Lahan Tidur Tanam 30 Jenis Komoditas

Petani Muda Manfaatkan Lahan Tidur Tanam 30 Jenis Komoditas

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 8 Nov 2018
  • visibility 1.297
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, TANGGERANG – Direktur Jenderal Hortikultuta Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi, meninjau lahan pertanian perkotaan seluas 26 hektare yang dikelola petani muda di Kampung Rawa Lini, Teluk Naga, Tangerang, Banten, Rabu (7/11/2018).

Lahan yang letaknya 2 kilometer dengan Bandara  Soekarno Hatta (Soetta) ini ditanami dengan 30 jenis komoditas sayuran dan melon.

Saat melihat lahan pertanian tersebut, Suwandi memuji usaha petani muda dalam memanfaatkan lahan yang semulanya lahan tidur yaitu ditumbuhi semak belukar menjadi lahan pertanian produktif. Sehingga, semangat seperti perlu didorong agar para pemuda tani di daerah lainnya pun bisa bangkit untuk menjadi petani sukses.

“Ini luar biasa. Ada pemuda yang berhasil bertani dengan sistem modern di lahan perkotaan. Ada 30 jenis sayuran plus melon. Hasil panenya dijual di berbagai pasar tradsional Jabodetabek dan pasar ritel. Bahkan melon rencananya mau diekspor. Pasarnya sudah ada, ke Hongkong. Ini perlu ditularkan ke pemuda lain,” ucap Suwandi di Tangerang, Rabu (7/11/2108).

Bagas Suratman (37), adalah sosok petani muda di Tangerang tersebut. Dia mengungkapkan mulai bertani sejak 2004, di mana sebelumnya bekerja sebagai supir angkutan umum tidak tetap bahkan dikenal preman. Awalnya, terjun menjadi petani hanya coba-coba tetap lambat laun usahanya menanam sayuran menghasilkan pendapatan yang cukup besar.

“Sekarang pendapatan per harinya mencapai Rp100 juta. Pendapatan ini diperoleh dari empat supermarket seperti superindo, Alfamidi, Carrefour sebagai mitra usahanya. Sayuran juga dipasok ke berbagai pasat tradisional di Jabodetabek,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Bagas ini menjelaskan sayuran yang dibudidayakan di antaranya terdapat daun pepaya, singkong, kangkung, bayam, caisim, katuk. Setidaknya ada 30 item sayur lebih di lahan 26 hektare. Lahan tersebut milik perusahaan kemudian disewa Rp 10 juta per tahun.

“Di sini kami bermitra dengan 40 orang petani yang mengolah lahan 26 hektare. Kami panen setiap harinya untuk menyuplai empat supermarket,” jelas Bagas.

Untuk melon, harganya Rp10 ribu per kg. Pemasaran tidak masalah, biaya produksi Rp150 juta per hektare. Produksi 25 ton per hektare Minimal keuntungan Rp50 juta sampai Rp100 juta per hektare per musim. Masa tanam selama 70 hari,” tambahnya.

Adapun harga sayuran per ikat cukup kompetitif. Misalnya untuk caisim Rp 2.200 per ikat, kenikir Rp 2.500 per ikta, daun singkong Rp1.500 per ikat, daun pepaya Rp2.500 per ikat, daun bayam Rp2.200, daun katuk Rp3.000 per ikat.

“Untuk memenuhi pasokan, saya satu tahun libur hanya sehari, pas malam takbiran,” sebut Bagas.

Lebih lanjut Bagas jelaskan, setiap harinya mempekerjakan 15 orang dan kalau bulan puasa mencapai 30 orang. Prinsipnya yaitu menggerakkan lapisan masyarakat lain, sehingga pegawai dari lingkungan setempat.

“Ini sebagai solusi pekerjaan. Ibu-ibu yang ngiketin sayur, yang laki-laki bisa di packing house,” jelasnya.

Bagas menuturkan awal usaha budidaya miliknya adalah melalui otodidak. Ia bergabung dengan komunitas petani lain di nusantara untuk mempelajari hal-hal seputar budidaya.

“Saya positive thinking di pertanian ini. Berawal dari kecil tapi bertahan. Sekarang meningkat lebih eksklusif di melon. Cabai dan aneka sayur lainnya sudah dicoba,” terangnya.

Bagas merasakan betul dampak bertani. Sejak bertani, kehidupan ekonominya kian meningkat. Bahkan 7 orang teman supirnya kini sudah mampu memiliki mobil sendiri.

Dalam akhir pertemuan, dirinya berharap agar semakin banyak dicetak petani muda. Anak muda harus bergerak untuk berkarya membangun pertanian yang lebih maju.

“Kalau pemuda sudah bertanam maka pasokan pangan akan aman. Kami berharap pemerintah juga turut membantu,” tutupnya.[**]

Penulis : Warta Ekonomi.Co.id

 

 

Penulis : Warta Ekonomi.Co.id

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Usut Dugaan Penyalahgunaan Nomor Porsi Haji 2026, 15 Saksi Diperiksa

    Kemenhaj Usut Dugaan Penyalahgunaan Nomor Porsi Haji 2026, 15 Saksi Diperiksa

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Dugaan penyalahgunaan pelimpahan nomor porsi dalam operasional haji 2026 tengah diusut Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim). Sebanyak 15 saksi telah diperiksa di Surabaya pada 18–21 Agustus 2026. Pemeriksaan itu merupakan bagian dari penelusuran terhadap 30 pihak yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Sebanyak 15 pihak lainnya […]

  • Alur Registrasi dan Verifikasi Sasaran Penerima Vaksinasi COVID-19

    Alur Registrasi dan Verifikasi Sasaran Penerima Vaksinasi COVID-19

    • calendar_month Kamis, 7 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    PROGRAM pelaksanaan vaksinasi COVID-19 akan segera dilakukan setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan mengeluarkan izin penggunaan darurat (EUA). Proses pemberitahuan pada sasaran penerima vaksinasi sudah dilakukan sejak akhir 2020 dengan notifikasi/pemberitahuan melalui SMS Blast dari ID pengirim: PEDULICOVID. Proses selanjutnya adalah seperti melakukan registrasi ulang untuk memilih tempat serta jadwal layanan, serta melakukan verifikasi. Baca […]

  • Sempat Turun, Positif COVID-19 di Sumsel Hari Ini Bertambah 1 Lagi

    Sempat Turun, Positif COVID-19 di Sumsel Hari Ini Bertambah 1 Lagi

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.031
    • 0Komentar

    MESKIPUN sempat turun, namun hari ini, Selasa [14/4/2020] kasus terinfeski COVID-19 di Sumsel bertambah satu lagi. Sebelumnya kasus positif terinfeksi virus Corona ada 18 orang, sehingga total positif Covid-19 di Sumsel menjadi 19 orang. “Hari ini ada penambah konfirmasi kasus positif Covid-19 satu orang, sehingga totalnya jadi 19 kasus positif Covid-19 di Sumsel,” kata Juru […]

  • Hujan Deras, Presiden Tetap Berikan Bantuan

    Hujan Deras, Presiden Tetap Berikan Bantuan

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 812
    • 0Komentar

    SAAT hujan deras, Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung yang sehari-hari berjualan di Pasar Kertek di Wonosobo, Jawa Tengah (Jateng) pada Selasa (14/12/2021). Atas adanya hal itu, akan menjadikan tambahan modal diharapkan dapat membantu para pedagang untuk mengembangkan usahanya yang terdampak pandemi COVID-19. Kepala Pasar Kertek, Nyuhono, mengatakan bahwa […]

  • Aksi Peduli Bersih Sungai Jilid II Tak Hanya Bersih-Bersih, Sampah Palembang Capai 1.200 Ton Sehari

    Aksi Peduli Bersih Sungai Jilid II Tak Hanya Bersih-Bersih, Sampah Palembang Capai 1.200 Ton Sehari

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Aksi Peduli Bersih Sungai Jilid II di Palembang tidak hanya menjadi gerakan membersihkan bantaran sungai. Di balik puluhan komunitas yang turun bersama, terselip persoalan lebih besar yang dihadapi kota ini: produksi sampah mencapai 1.000 hingga 1.200 ton setiap hari. Aksi yang digagas Mang Dayat bersama berbagai komunitas itu kembali digelar akhir pekan lalu, […]

  • Masih Dalam Pembahasan, Pemerintah Belum Tetapkan Harga Booster Vaksin

    Masih Dalam Pembahasan, Pemerintah Belum Tetapkan Harga Booster Vaksin

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 703
    • 0Komentar

      PEMERINTAH Indonesia akan memulai vaksinasi booster COVID-19 pada 12 Januari 2022. Namun khusus untuk vaksinasi non-program pemerintah atau mandiri diberlakukan pembayaran. Untuk tarif yang beredar saat ini bukanlah tarif vaksinasi dalam negeri, melainkan tarif vaksinasi di luar negeri. Tarif tersebut masih berupa perkiraan rentang harga yang berlaku di beberapa negara. Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 […]

expand_less
WordPress Archive Cleanly – Cleaning Service Elementor Template Kit Cleanox – Laundry Service Elementor Template Kit Cleansee – Cleaning Service Elementor Template Kit ClearView – Eyeglasses & Eyewear Store WooCommerce Ele…or Template Kit Cleener – Cleaning Services WordPress Theme Clenix – Cleaning Services WordPress Theme Cleniz – Cleaning Services Elementor Template Kit Clentac – Cleaning Services WordPress Theme Clevehouse – Smart Home Automation Elementor Template Kit Clever Course – Education / LMS WordPress