Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » KKP Targetkan PNBP dari Pemanfaatan Ruang Laut

KKP Targetkan PNBP dari Pemanfaatan Ruang Laut

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 14 Apr 2021
  • visibility 2.664
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari pemanfaatan ruang laut kembali meningkat di tahun ini. Dalam mencapai target itu, KKP memastikan tetap memegang teguh prinsip keberlanjutan sehingga ekosistem laut tetap terjaga.

Salah satu yang dilakukan KKP dalam memastikan kegiatan ekonomi yang ramah lingkungan di ruang laut adalah dengan melibatkan para ahli dari kampus-kampus ternama di Indonesia. Baik itu ahli di bidang kelautan, ekonomi, hingga lingkungan.

“Ruang laut sarat dengan keilmuan makanya kita ajak para ahli untuk membantu dalam menyiapkan kebijakan maupun program-program penataan ruang laut,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam keterangan resmi KKP di Jakarta, Senin (12/4/2021).

Menteri Trenggono menjelaskan, pemanfaatan ruang laut untuk kegiatan ekonomi beragam bentuknya. Seperti penanaman kabel atau pipa bawah laut untuk sarana telekomunikasi, pengeboran minyak dan gas alam, hingga kegiatan wisata.

Selama ini, kegiatan-kegiatan tersebut berkontribusi pada penerimaan negara bukan pajak (PNBP) alias kas negara. Untuk itu kegiatan ekonomi di ruang laut tetap harus didorong agar manfaat yang didapat negara maupun masyarakat menjadi lebih optimal.

Namun di sisi lain, kegiatan ekonomi di ruang laut tidak boleh mengancam kelangsungan makhluk hidup di dalamnya. Sebab keberadaan padang lamun, karang dan semua biota yang ada di lautan juga sangat penting karena memberi banyak manfaat bagi kehidupan manusia.

Diantaranya berperan menghasilkan oksigen, sumber pangan bergizi hingga mengurangi efek pemanasan global. “(Ruang laut) ini harus dijaga. Kalau enggak dijaga, efek lebih luas dalam kurun waktu yang panjang yang akan mengganggu ekosistem kehidupan,” bebernya melansir rilis di situs resmi KKP, rabu [14/4/2021].

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) KKP Tb. Haeru Rahayu mengatakan, PNBP di bidang Pengelolaan Ruang Laut (PRL) pada 2021 melonjak menjadi Rp7,9 miliar dari tahun sebelumnya Rp3,7 miliar. Penerimaan di antaranya berasal dari perizinan, pemanfaatan kawasan konservasi perairan nasional, serta dari kerja sama pemanfaatan (KSP) pulau-pulau kecil.

Untuk mencapai peningkatan penerimaan bagi negara dari bidang pengelolaan ruang laut, pihaknya juga meningkatkan layanan ke masyarakat. Pemanfaatan teknologi akan dikedepankan, salah satunya untuk perizinan sehingga proses pengajuan menjadi lebih mudah, efektif, dan efisien.

Selain itu, aturan turunan Undang Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) di bidang pengelolaan ruang laut juga dikebut penyelesaiannya agar bisa segera terbit. Aturan turunan ini untuk mempercepat implementasi arahan Presiden dalam penataan regulasi dan kegiatan ekonomi, khususnya di ruang laut.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagas Kawasan Perkotaan, Diskusi dengan Guru Besar  IPDN

    Gagas Kawasan Perkotaan, Diskusi dengan Guru Besar  IPDN

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 844
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati (Wabup) Muba Beni Hernedi bertemu dengan Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Prof. Dr. Sadu Wasistiono, MS, selasa malam (08/09/2020). Dalam pertemuan itu terlihat Wakil Bupati Muba didampingi Kabag Kerja Sama Setda Kab. Muba Dicky Meiriando, SSTP, MH, berdiskusi serius dengan Prof. Sadu terkait Pembentukan Kawasan Perkotaan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pemerintahan […]

  • Si Jago Merah Ngebet Ngontrak, Warga Kompak Usir Bareng-bareng!

    Si Jago Merah Ngebet Ngontrak, Warga Kompak Usir Bareng-bareng!

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau api bisa ngomong, mungkin dia bakal bilang, “Aku cuma numpang lewat, jangan galak-galak amat, dong!”. Tapi sayangnya, si jago merah ini bukan tipe tamu yang tahu aturan. Baru aja lewat jam makan siang, Kamis (tanggal menyesuaikan), di Desa Tanah Abang, Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin, dua rumah langsung dilahapnya habis-habisan. […]

  • Qodrat 2, Pabrik Gula, & Jumbo, Trio Lebaran yang Ngalahin Opung-Opung Bagi THR !

    Qodrat 2, Pabrik Gula, & Jumbo, Trio Lebaran yang Ngalahin Opung-Opung Bagi THR !

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.006
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Sejak kapan nonton film di bioskop jadi bagian dari tradisi Lebaran? Ya sejak nenek-nenek kita mulai ngeluh cucunya nggak pulang-pulang karena “lagi di XXI nonton film hantu, Nek.” Bahkan ada emak-emak yang salah masuk studio, niat nonton film religi eh malah nonton film action sampai teriak, “La ilaha illallah kok berdarah semua anaknya!” […]

  • Seperti Guru, Alex Noerdin Kasih Wejangan kepada Pelajar, Mau Tahu ?

    Seperti Guru, Alex Noerdin Kasih Wejangan kepada Pelajar, Mau Tahu ?

    • calendar_month Jumat, 2 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 997
    • 0Komentar

    Agar masyarakat dari berbagai elemen termasuk pelajar mengetahui apa manfaat dari Asian Games bagi pembangunan daerah.

  • Bersama Walikota, KPK Sidak di Rumah Makan Pindang Musi Rawas, Ini yang Pantau..

    Bersama Walikota, KPK Sidak di Rumah Makan Pindang Musi Rawas, Ini yang Pantau..

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.479
    • 0Komentar

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Wali Kota Palembang H Harnojoyo serta pihak terkait lainnya memantau pajak restoran di rumah makan pidang musi rawas tepatnya di Jl Angkatan 45, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang. “Ya pak, kami tadi ke restoran rumah makan pidang musi rawas, Ini semua dalam rangka program optimalisasi pajak […]

  • Nikah Massal, Mahar Minimalis, Cinta Maksimalis

    Nikah Massal, Mahar Minimalis, Cinta Maksimalis

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pepatah lama pernah bilang, “Kalau cinta sudah melekat, wajan gosong pun terasa romantis”. Tapi sayangnya, cinta di zaman sekarang bukan cuma soal rasa, tapi juga soal biaya. Mau akad? Siapkan dana. Mau resepsi? Siapkan tabungan. Bahkan, mau undang tetangga? Minimal punya saldo buat beli tisu dan kuaci. Nah, di tengah hiruk-pikuk dunia cinta […]

expand_less
WordPress Archive Astro – Photography WordPress Theme Astroleeu – Astrology & Numerology Elementor Template Kit Astrum – Responsive Multi-Purpose HTML Template Asya – Modern Architecture Elementor Template Kit Atap – Roofing Service & Construction Elementor Template Kit Atelier – Creative Multi-Purpose eCommerce Theme Atena – College and University template Athens - Law Agency WordPress Theme Athetics – Gym Fitness WordPress Theme (Mobile Layout Ready) Athlete Fitness | Gym and Sport WordPress Theme