Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » KKP hentikan dua operasional proyek PMA di Morowali

KKP hentikan dua operasional proyek PMA di Morowali

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
  • visibility 1.615
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- MOROWALI, – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan dua operasional proyek Penanaman Modal Asing (PMA) pembangunan jetty yang tidak dilengkapi dengan dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) di Morowali, Sulawesi Tengah.

Penyegelan pembangunan jetty seluas 3,49 hektare milik PT MBN dan 2,25 hektare milik PT ADP dilakukan pada Rabu, 18 Desember 2024 setelah Tim KKP menemukan indikasi pelanggaran pemanfaatan ruang laut.

Temuan itu, berdasarkan investigasi berbasis intelijen kelautan (marine intelligence) yang dilakukan oleh Polisi Khusus Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Polsus PWP3K) Pangkalan PSDKP Bitung.

“Kami stop aktivitas reklamasi tersebut untuk menghentikan pelanggaran dan memaksa perusahaan tersebut untuk memenuhi kewajibannya dengan mengurus PKKPRL,” ujar Direktur Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Dr. Pung Nugroho Saksono, A.Pi., MM, (Ipunk) dalam keterangannya di Jakarta, dalam keterangan resminya rilis di laman KKP, Kamis (19/12).

Kepentingan Ekologi

Penyegelan terhadap kegiatan pemanfaatan ruang laut tanpa izin merupakan salah satu upaya penegakan hukum terkait program prioritas blue economy Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menjadikan ekologi sebagai panglima.

Tindakan ini juga berdasarkan pada UU Cipta Kerja, PP 21/2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, dan PP No.5/2021 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, selanjutnya terkait pelaksanaan sanksi administratif yaitu Permen KP 31/2021 dan PP 85/2021.

Lebih lanjut, Direktur Pengawasan Sumber Daya Kelautan Ditjen PSDKP, Sumono Darwinto mendorong PT MBN dan PT ADP untuk segera memenuhi persyaratan dasar PKKPRL yang dapat diajukan melalui sistem terpadu satu pintu (online single submission/OSS) dengan berkoordinasi ke Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah dan BPSPL Makassar.

Sumono menyampaikan bahwa Pemerintah telah menetapkan tingkat risiko usaha sesuai dengan bidang usaha dalam Peraturan Pemerintah 5/2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. 

“Dalam aturan tersebut, reklamasi termasuk dalam kategori kegiatan usaha dengan resiko tinggi,” ujarnya.

Kepala Pangkalan PSDKP Bitung, Kurniawan menambahkan bahwa sebelumnya Pangkalan PSDKP Bitung telah memperoleh laporan indikasi pelanggaran terkait adanya kegiatan reklamasi PT MBN dan PT ADP.

Pihak kemudian mengerahkan Polsus PWP3K untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan di lapangan pada akhir November 2024.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengimbau pelaku usaha maupun masyarakat yang memanfaatkan ruang laut secara menetap untuk mengurus PKKPRL sebagai izin dasar. Hal ini untuk memberikan kepastian hukum serta kegiatan yang dilakukan tidak tumpang tindih dengan kegiatan lainnya. Lebih dari itu, izin dasar pemanfaatan ruang laut demibersinggungan dengan kegiatan lainnya menjaga keberlanjutan ekosistem laut dan pesisir. [***]/ril/kkp

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BATAN Nilai Pemangku Kepentingan Enggan Dukung Perkembangan PLTN di Indonesia

    BATAN Nilai Pemangku Kepentingan Enggan Dukung Perkembangan PLTN di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.133
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Djarot Sulistio Wisnubroto menilai pemangku kepentingan enggan berkomitmen dalam mendukung perkembangan PLTN di Indonesia sehingga energi nuklir masih dijadikan pilihan terakhir dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. Hal itu disampaikannya pada pembukaan Seminar Nasional Teknologi Energi Nuklir di Palembang, Rabu (4/7/2018). Menurutnya, dengan kondisi itu teknologi nuklir […]

  • Tingkatkan Kualitas SDM, Pendidikan Jadi Isu G20

    Tingkatkan Kualitas SDM, Pendidikan Jadi Isu G20

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 747
    • 0Komentar

    INDONESIA mengangkat empat isu utama untuk dibahas bersama oleh negara anggota G20. Yakni, kualitas pendidikan untuk semua, teknologi digital dalam pendidikan, solidaritas dan kemitraan, dan masa depan dunia kerja. Isu pendidikan menjadi hal strategis yang dibahas dalam pertemuan negara-negara Group of Twenty atau G20. Presidensi atau Keketuaan Indonesia berperan menentukan agenda prioritas dalam rangkaian pertemuan […]

  • Percepat Keuangan Digital, Indonesia Manfaatkan G20

    Percepat Keuangan Digital, Indonesia Manfaatkan G20

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.389
    • 0Komentar

    MENSOSIALISASIKAN Literasi dan inklusi keuangan digital serta membangun perlindungan konsumen yang kuat akan menjadi kunci upaya pemerintah dalam membangun sektor keuangan yang kuat dan inklusif, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Untuk mendukung itu salah satunya memanfaatkan momentum G20. Hal ini dikatakan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam acara OECD-OJK Conference on Financial Inclusion, Financial […]

  • Lewat Rakerwil NU di OKI, Bupati Optimistis NU Mampu Menyatukan Umat

    Lewat Rakerwil NU di OKI, Bupati Optimistis NU Mampu Menyatukan Umat

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.204
    • 0Komentar

    BUPATI Ogan Komering Ilir, (OKI), H. Iskandar, SE mengakui Nahdlatul Ulama bersama organisasi keagamaan lain telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Ogan Komering Ilir bahkan bangsa Indonesia. “Selama beberapa dekade perjalanan Republik ini, termasuk di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Nahdlatul Ulama telah menjadi mitra strategis pemerintah, melalui NU kader-kader masa depan yang berpegang […]

  • Mengenal Kanker Nasofaring

    Mengenal Kanker Nasofaring

    • calendar_month Selasa, 2 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.788
    • 0Komentar

    KANKER Nasofaring merupakan sel-sel kanker yang berkembang di area nasofaring, atau setidaknya mulai berkembang dari area tersebut, sebelum akhirnya menyebar ke bagian tubuh lain. Kanker nasofaring merupakan jenis kanker pada mulut dan kepala yang tergolong langka. Nasofaring? Apa itu? Kebanyakan dari Anda tentunya belum terlalu mengerti istilah bagian tubuh yang satu ini. Belum lagi jika […]

  • Bakal Punya Pendidikan Politeknik Penerbangan, Muba Revitalisasi Lapter

    Bakal Punya Pendidikan Politeknik Penerbangan, Muba Revitalisasi Lapter

    • calendar_month Kamis, 13 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 909
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU –  Kabupaten Musibanyuasin [MUBA] akan menggenjot pembangunan fasilitas lapangan terbang (lapter) yang ada di bumi Serasan Sekate menyusul akan membuka pendidikan Politeknik Penerbangan yang ditargetkan beroperasi pada 2019. “Target kita 2019 nanti Politeknik Penerbangan di Sekayu sudah operasional. Oleh sebab itu, revitalisasi lapter akan digencarkan untuk mempercepat realisasi Politeknik Penerbangan di Sekayu yang […]

expand_less
WordPress Archive Themify Builder Tiles Addon Themify Builder Timeline Addon Themify Builder Typewriter Addon Themify Builder WooCommerce Addon Themify Corporate WordPress Theme Themify Elegant WordPress Theme Themify Elemin WordPress Theme Themify Event WordPress Theme Themify Flatshop WooCommerce Theme Themify Float WordPress Theme