Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Bangun Kampung Perikanan Budidaya Berbasis Kearifan Lokal di Kalsel

Bangun Kampung Perikanan Budidaya Berbasis Kearifan Lokal di Kalsel

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
  • visibility 2.615
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP), terus mendorong keberlanjutan ikan endemik, salah satunya pada komoditas ikan gabus di Kalimantan Selatan (Kalsel). Ikan gabus begitu populer dengan permintaan pasar dan bernilai ekonomi yang tinggi. Di sisi lain, keberadaannya di perairan semakin menurun akibat penangkapan secara berlebih, sehingga perlu dibudidayakan. Hal ini, sejalan dengan program prioritas KKP dalam pembangunan kampung-kampung perikanan budidaya berbasis kearifan lokal.

Untuk itu, KKP melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) menggelar kegiatan Temu Lapang Percontohan Penyuluhan Perikanan Pembenihan Ikan Gabus dengan Sistem Jaring Bertingkat di Kota Banjarbaru, Kalsel, Selasa (28/9/2021).

Plt. Kepala BRSDM Kusdiantoro menyampaikan, Kalsel merupakan salah satu sentra potensial komoditas ikan gabus untuk pembangunan kampung-kampung perikanan budidaya. Ia juga menyampaikan, kegiatan ini juga mendukung keberlanjutan ikan endemik lokal.

“Ikan haruan (nama lain ikan gabus) merupakan ikan endemik lokal yang ada di Kota Banjarbaru. Saya kira memang sesuai dengan komitmen Pak Menteri Trenggono dalam pembangunan kampung budidaya yang ditujukan dalam dua hal yaitu untuk meningkatkan perekonomian daerah dan ketahanan pangan. Kemudian yang kedua dalam rangka mendukung, keberlanjutan ikan-ikan endemik lokal, seperti yang terjadi di Banjarbaru yaitu ikan haruan,” tutur Kusdiantoro.

Hal tersebut sejalan dengan program terobosan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, terutama terkait peningkatan budidaya dan pembangunan kampung-kampung perikanan. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Menteri Trenggono mencanangkan tiga program prioritas KKP 2021-2024. Tiga program prioritas yang dimaksud adalah peningkatan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sumber daya alam perikanan tangkap untuk peningkatan kesejahteraan nelayan, pengembangan perikanan budidaya untuk ekspor didukung riset kelautan dan perikanan, dan pembangunan kampung-kampung perikanan budidaya.

Disampaikan Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP) Lilly Aprilya Pregiwati, temu lapang ini merupakan rangkaian dari program percontohan penyuluhan perikanan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi, yang mulai dikembangkan di Kelompok Pembudidaya Perikanan (Pokdakan) Agrowisata Tiga, 17 Juni hingga September 2021.

Menurutnya, percontohan penyuluhan dilakukan dengan menggunakan pendekatan partisipatif yang disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi pelaku utama dan pelaku usaha. Teknologi yang diterapkan pada percontohan pembenihan ikan gabus ini adalah induce breeding hormone oodev, yang memiliki manfaat mempercepat pematangan gonad (maturation) dan pematangan kembali (rematuration) pada induk ikan gabus sehingga ikan gabus dapat menghasilkan benih secara berkelanjutan.

Sistem jaring bertingkat memiliki manfaat untuk memperpanjang masa pengasuhan induk terhadap larva, karena ikan gabus termasuk parental fish. Metode pengasuhan induk ini dilakukan dalam satu wadah, yaitu induk berada di jaring tingkat paling atas, sedangkan larvanya ada di jaring bawahnya. Sehingga pada saat penetasan telur tidak perlu lagi memisahkan induk dengan telur dan tingkat kehidupan larva akan semakin tinggi.

“Dengan adanya percontohan ini, saya mengharapkan terdiseminasikannya inovasi teknologi pembenihan ikan gabus bagi pelaku usaha, khususnya di Kalimantan Selatan dan terjadi difusi teknologi oleh kelompok yang melaksanakan percontohan pada pokdakan lain,” tambah Lilly.

Pada kegiatan temu lapang percontohan ini, dilaksanakan panen benih ikan gabus ukuran lima hingga tujuh sentimeter sebanyak 5.000 ekor, tiga hingga lima sentimeter sebanyak 4.000 ekor, dan larva ikan gabus sebanyak 2.500 ekor. Hal ini merupakan pencapaian demonstrasi cara yang dilakukan oleh penyuluh perikanan, agar teknologi tersebut dapat disebarluaskan pada kelompok lain di Kalimantan Selatan.

Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Said Abdullah menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan percontohan pembenihan ikan gabus. Komoditas ikan gabus memiliki permintaan pasar dan nilai jual yang tinggi karena kandungan albumin dan dagingnya banyak diburu masyarakat. Sekalipun harganya sangat tinggi, masih banyak diminati masyarakat.

“Ikan gabus ini merupakan ikan endemik yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat Banjarbaru. Saking diminatinya, harga ikan gabus di sini dapat mempengaruhi nilai inflasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarbaru Siti Hamidah menyampaikan, meskipun ikan gabus sangat diminati, Pokdakan yang membudidayakannya hanya ada dua di Kota Banjarbaru. Ia mengharapkan setelah adanya keberhasilan percontohan ini, masyarakat mau mengadopsinya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pokdakan Aneka Mina Agrowisata Tiga Amir Hamzah yang juga merupakan pelaksana percontohan pembenihan ikan gabus menyampaikan, penambahan media jaring bertingkat dan induk ikan gabus menjadi rencana ke depan dalam pembenihan ikan gabus.

“Kami berterima kasih kepada KKP, khususnya penyuluh perikanan yang selalu mendampingi kami tanpa henti. Setelah melewati penampingan yang cukup panjang, akhirnya kami mampu membenihkan ikan gabus dengan optimal,” tutup Amir.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serapan APBD Pemda Baru Capai 21,98%, Ini Saran Pusat untuk Pemda Agar Pertumbuhan Ekonomi Lebih Positif

    Serapan APBD Pemda Baru Capai 21,98%, Ini Saran Pusat untuk Pemda Agar Pertumbuhan Ekonomi Lebih Positif

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 930
    • 0Komentar

    PEMERINTAH pusat mendorong pemerintah daerah [pemda] untuk membantu merealisasikan pertumbuhan ekonomi. Oleh sebab itu APBN dan APBD selaku instrumen belanja pemerintah perlu didorong agar realisasinya lebih cepat dan dirasakan langsung masyarakat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2021 mulai menuju positif di angka -0,74%, dari -2,19% di kuartal IV 2020. Pada kuartal II 2021. Presiden berharap […]

  • Ombudsman RI Berikan Penghargaan Kepatuhan Tertinggi kepada Pemkot Palembang

    Ombudsman RI Berikan Penghargaan Kepatuhan Tertinggi kepada Pemkot Palembang

    • calendar_month Rabu, 6 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 940
    • 0Komentar

    Ini jadi motivasi ke depan bagaimana Pemerintah Kota Palembang yang diamanahkan masyarakat untuk melayani agar ke depannya terus ditingkatkan

  • PT Semen Baturaja Masuk Dalam  Holding Semen Indonesia Group, Ini Dapat Kembangkan Ekonomi Nasional

    PT Semen Baturaja Masuk Dalam  Holding Semen Indonesia Group, Ini Dapat Kembangkan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 900
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H. Herman Deru menyambut baik rencana integrasi PT.  Semen Baturaja (PTSB) (Persero) Tbk dengan Semen Indonesia Group. Sejalan dengan dengan himbauan pemerintah pusat Herman Deru, mendukung rencana tersebut dan berharap dibawah Semen Indonesia Grup (SIG), keberadaan  Semen Baturaja bisa lebih leluasa dalam bersaing. Di samping itu PTSB sebagai BUMN yang  pabrik dan bahan […]

  • Visi dan Misi AKHOR : 5G Terealisasi, Palembang Bakal Hebat

    Visi dan Misi AKHOR : 5G Terealisasi, Palembang Bakal Hebat

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.009
    • 0Komentar

    Haruslah menghadirkan solusi yang berkesesuaian dengan kebutuhan warga Palembang.

  • Upaya Selesaikan Pidana Ringan Tanpa Harus ke Pengadilan, Muba Bakal Dirikan 4 Rumah Restorative Justice 

    Upaya Selesaikan Pidana Ringan Tanpa Harus ke Pengadilan, Muba Bakal Dirikan 4 Rumah Restorative Justice 

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 725
    • 0Komentar

    PEMKAB Musi Banyuasin bersama Kejaksaan Negeri Muba bekerjasama menetapkan Rumah Restorative Justice di Empat Kelurahan dalam Wilayah Kecamatan Sekayu, yaitu Kelurahan Balai Agung, Kelurahan Soak Baru, Kelurahan Serasan Jaya, Kelurahan Karyuara, Selasa (10/05/2022) bertempat di Ruang Rapat Randik Pemkab Muba. Rumah Restorative Justice ini merupakan bentuk penyelesaian konflik yang tidak hanya mengadili dan menghukum pelaku […]

  • Pengguna Grab Kini Bisa Top Up Ovo Hanya Rp10.000

    Pengguna Grab Kini Bisa Top Up Ovo Hanya Rp10.000

    • calendar_month Sabtu, 7 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.017
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Pengguna Grab kini bisa melakukan pengisian saldo atau top up melalui pengemudi. Besarannya ditentukan minimal Rp10.000 melalui platform digital Ovo yang digunakan sebagai pembayaran nontunai. “Kami gencar melakukan edukasi kepada para pengemudi saat ini,” kata Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, di Jakarta, mengutip warta ekonomi.co.id,Kamis (5/7/2018). Menurut Ridzki, berkat kemitraan yang didukung tingginya jumlah unduhan […]

expand_less
WordPress Archive WPBookit – Group Booking (Addon) WPBookit – Rating and Review (Addon) WPBookit – Razorpay Payment Gateway (Addon) WPBookit – Stripe Payment (Addon) WPBookit – Twilio SMS/WhatsApp Notification (Addon) WPBookit – WhatsApp Notification (Addon) WPC Events – pauloreg | CodeCanyon WPC Variations Table for WooCommerce Premium Wpcast – Audio Podcast WordPress Theme WpCasterPro – Podcast WordPress Theme