Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Buaya Sinyulong Muncul di Mempawah, Tiga Anakan Baru Menetas Buka Petunjuk soal Habitatnya

Buaya Sinyulong Muncul di Mempawah, Tiga Anakan Baru Menetas Buka Petunjuk soal Habitatnya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Buaya sinyulong kembali ditemukan di Kalimantan Barat. Bukan satu, melainkan tiga anakan yang baru menetas muncul di kawasan permukiman nelayan Dusun Teredu, Desa Anjungan Dalam, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah.

Temuan ini menjadi perhatian bukan hanya karena ketiga satwa tersebut merupakan jenis langka, tetapi juga karena keberadaan anakan yang baru menetas bisa menjadi petunjuk bahwa kawasan Sungai Mempawah Hulu masih mendukung perkembangbiakan buaya sinyulong.

Menurut masyarakat Dayak Kanayatn/Ahe, satwa ini dikenal dengan sebutan Baringayong. Ketiga anakan yang ditemukan memiliki ukuran hampir sama, masing-masing sekitar 33 sentimeter.

Temuan tersebut bermula dari laporan warga pada 20 Agustus 2026. Masyarakat melaporkan adanya telur buaya yang menetas di sekitar kawasan permukiman nelayan. Di saat bersamaan, muncul informasi mengenai dugaan rencana perdagangan satwa tersebut.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti Tim Respon Cepat Balai Pengelolaan Kelautan (Balai PK) Pontianak. Petugas mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi satwa sekaligus mengumpulkan informasi sebelum melakukan evakuasi.

Penanganan dilakukan dengan memperhatikan kondisi dan kesejahteraan satwa. Setelah dievakuasi, ketiga anakan tersebut dibawa ke tempat penampungan sementara milik Balai PK Pontianak untuk mendapatkan perawatan.

Hasil pemeriksaan awal secara daring bersama dokter hewan spesialis, drh. Rio, menunjukkan kondisi ketiganya secara umum cukup baik. Namun, masih terdapat sisa kantung kuning telur atau yolk sac pada bagian bawah tubuh.

Kondisi itu perlu mendapat perhatian karena sisa kantung kuning telur yang tidak tertangani dengan baik dapat meningkatkan risiko infeksi. Karena itu, ketiga anakan kini menjalani pemeliharaan dan inkubasi secara intensif hingga kondisi fisiknya pulih dan stabil.

Bagi Balai PK Pontianak, kemunculan buaya sinyulong Mempawah juga memberikan informasi penting terkait sebaran satwa tersebut di Kalimantan Barat.

Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak, Syarief Iwan Taruna Alkadrie, mengatakan keberadaan anakan yang baru menetas menjadi indikasi bahwa ekosistem Sungai Mempawah Hulu masih memiliki kondisi yang memungkinkan spesies tersebut berkembang biak.

“Sebaran buaya sinyulong di Kalimantan Barat sebelumnya lebih banyak teridentifikasi di Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Ketapang. Temuan anakan yang baru menetas di wilayah Mempawah mengonfirmasi bahwa ekosistem Sungai Mempawah Hulu masih mendukung keberadaan dan reproduksi spesies ini,” kata Iwan dalam siaran resmi, Minggu (30/8).

Menurut dia, temuan tersebut perlu dilihat lebih jauh karena kondisi habitat sangat menentukan keberlangsungan populasi satwa. Degradasi dan fragmentasi rawa gambut, perubahan debit sungai hingga ketersediaan pakan alami menjadi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi habitat buaya sinyulong.

Artinya, kemunculan tiga anakan tersebut bukan sekadar soal penyelamatan satwa dari kawasan permukiman. Temuan ini sekaligus memberikan gambaran baru mengenai keberadaan populasi buaya sinyulong di wilayah Mempawah.

Dengan tambahan tiga anakan tersebut, Balai PK Pontianak kini menangani empat anakan buaya. Selain tiga anakan sinyulong, terdapat satu anakan buaya muara berukuran sekitar 38 sentimeter yang sebelumnya juga telah dievakuasi.

Balai PK Pontianak bersama pemerintah desa dan aparat setempat selanjutnya melakukan pemantauan kawasan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

Masyarakat diminta tidak menangkap, memelihara ataupun memperjualbelikan buaya sinyulong. Satwa ini termasuk yang dilindungi dan berstatus Endangered dalam daftar merah IUCN serta tercantum dalam Appendix I CITES.

Temuan tiga anakan yang baru menetas di Mempawah pada akhirnya menjadi pengingat bahwa menjaga satwa tidak cukup hanya dengan menyelamatkan individunya. Kondisi sungai, rawa dan lingkungan tempat satwa berkembang biak juga ikut menentukan apakah populasi buaya sinyulong dapat terus bertahan di Kalimantan Barat. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru PAI Diminta Ciptakan Dunia Pendidikan Yang Semakin Baik dan Bermoral

    Guru PAI Diminta Ciptakan Dunia Pendidikan Yang Semakin Baik dan Bermoral

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.756
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mengadakan kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Bagi Guru PAI SD, SMP, SMA / SMK. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Pemkab Muba, pada Kamis (9/1/2025) diharapkan mampu memberikan banyak dampak positif bagi para pesertanya. Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr H Iskandar […]

  • Berjasa Dorong Inovasi KI, Sumsel Dapat Penghargaan Dari Menkumham

    Berjasa Dorong Inovasi KI, Sumsel Dapat Penghargaan Dari Menkumham

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 618
    • 0Komentar

    KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan Harun Sulianto, Jumat (15/4) mengatakan bahwa Menkumham Yasonna H. Laoly telah menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Sumsel atas kontribusinya dalam memacu pertumbuhan kreativitas dan inovasi Kekayaan Intelektual (KI) dalam rangka pemulihan ekonomi nasional pada kegiatan Roving Seminar Kekayaan Intelektual, di Hotel JW Mariot Medan belum […]

  • Pesan Plt Bupati  untuk Warganya Jelang Tahun Baru 2022

    Pesan Plt Bupati untuk Warganya Jelang Tahun Baru 2022

    • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 757
    • 0Komentar

    COVID-19 yang masih terjadi, membuat Plt Bupati Beni Hernedi SIP menghimbau warga masyarakat Muba untuk menyambut tahun baru 2022 dengan kegiatan yang berlebihan. Hal ini juga ditegaskan Plt Bupati melalui Surat Himbauan Nomor B-400/627/III/2021 Tentang Menyambut Tahun Baru 2022. “Lebih baik berkumpul bersama keluarga di rumah, doa dan zikir bersama. Jadikan sebagai momentum untuk ibadah […]

  • Dollar AS Naik Belum Berdampak Besar pada Pelumas Mobil 1   

    Dollar AS Naik Belum Berdampak Besar pada Pelumas Mobil 1  

    • calendar_month Minggu, 7 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

    Oleh : As SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Dampak kenaikan dollar AS terhadap rupiah belum berpengaruh besar terhadap pemasaran dan penjualan produk minyak pelumas/Oli /Pelumas mesin sintetis mesin mobil 1 menyusul meningkatnya penjualan kendaraan masih sangat tinggi di Indonesia. “Apalagi pihak pemasaran selalu melaksanakan program-program yang disampaikan melalui program mobil royalti club dan promosi langsung ke customer […]

  • Kwarcab Pramuka Palembang Lantik Badan Kelengkapan Kwarcab

    Kwarcab Pramuka Palembang Lantik Badan Kelengkapan Kwarcab

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 961
    • 0Komentar

    SETELAH dikukuhkannya kepengurusan baru Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Palembang masa Bhakti 2021-2026, kali ini kepengurusan Kwarcab Pramuka Palembang lakukan Pelantikan Badan Kelengkapan Kwarcab di Aula Kwarcab Palembang, Jalan Pramuka, KM 3.5 Palembang, Senin [14/3 2022]. “Alhamdulillah hari ini kita telah melaksanakan pelantikan Pengurus Dewan Kehormatan Kwartir Cabang Pramukan Kota Palembang, Mulai dari Pusdik, Pusat Informasi […]

  • Ditunggu, Generasi Milenial Jadi Pelopor Usaha Pertanian

    Ditunggu, Generasi Milenial Jadi Pelopor Usaha Pertanian

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.117
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya menilai Duta Pertanian milenial  mempunyai inovasi dan gagasan kreatif yang bermanfaat bagi keberlangsungan pertanian, dimana keberadaan para petani milenial memang sangat diperlukan untuk menjadi pelopor sekaligus membuat jejaring usaha pertanian. “Provinsi Sumsel  membutuhkan generasi milenial yang sudah berpengalaman dibidang pertanian. untuk bisa menjadi duta pertanian jadi […]

expand_less
WordPress Archive Pluto Clean Personal WordPress Masonry Blog Theme Pmotion – Animated GIF and Video Maker For WordPress Podgorica – Environment and Renewable Energy WordPress Theme Podium | Fashion Model Agency WordPress Theme Podium – Model Agency WordPress Theme Podzed – Podcaster & Radio Station Elementor Template Kit Pofily – Woocommerce Product Filters – SEO Product Filter Point Finder Directory | Directory & Listing WordPress Theme Point of Sale System for WooCommerce (POS Plugin) Poize – WordPress Theme for Music Events, Festivals & Venues