Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Cegah Korupsi, Dimulai Dengan Pemerintahan Yang Handal

Cegah Korupsi, Dimulai Dengan Pemerintahan Yang Handal

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
  • visibility 831
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEHANDALAN perangkat desa yang didukung dengan sistem pengelolaan pemerintah yang akuntabel, transparan, dengan melibatkan peran aktif masyarakat, akan meminimalkan terjadinya potensi korupsi pada pengelolaan keuangan di desa.

Dalam keterangan resmi yang diterima InfoPublik, Kamis (2/12/2021), pesan tersebut disampaikan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexader Marwata saat peluncuran Program Desa Antikorupsi di Kampung Mataraman, Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (1/12).

Hadir dalam peluncuran tersebut Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) A. Halim Iskandar, Plt. Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana, Dirjen Bina Pemdes Kementerian Dalam Negeri Yusharto Huntoyungo, Dirjen Perimbangan Kementerian Keuangan Astera Prima Bhakti, Bupati dan Walikota serta Forkominda di seluruh wilayah DIY, Pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), serta perangkat dan masyarakat Desa Panggungharjo.

“Desa adalah miniaturnya Negara Indonesia, di mana Kepala Desa dipilih secara langsung oleh masyarakat dan juga melakukan pengelolaan anggaran secara otonomi. Oleh karenanya, upaya-upaya pencegahan korupsi penting dilakukan sejak pada lingkup desa,” pesan Alex.

Pada pengelolaan anggaran pemerintah daerah dalam rangka pemberdayaan desa, Sri Sultan Hamengku Buwono X menuturkan bahwa dana keistimewaan Pemda DIY akan direalisasikan untuk bantuan bagi seluruh kelurahan dan desa. Di mana pengelolaan dana tersebut harus mengacu pada prinsip-prinsip reformasi birokrasi yang sedang disusun secara khusus untuk tata kelola pemerintah desa/kelurahan di DIY.

Menurutnya, pengelolaan keuangan desa yang akuntabel dan transparan selaras dengan pencanangan desa antikorupsi, yang akhirnya akan menumbuhkan desa yang mandiri, berbudaya, dan memberikan manfaat kesejahteraan bagi masyarakatnya.

Sementara itu, Menteri Desa PDTT A. Halim Iskandar menerangkan bahwa pemerintah pusat dan daerah punya komitmen bersama dalam mendorong pembangunan desa untuk semakin maju dan berkembang.

Ia mengatakan bahwa kini perhatian pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga kepada desa maupun kelurahan semakin meningkat melalui berbagai implementasi program dan kegiatan, seperti halnya Peluncuran Desa Antikorupsi ini.

Hal tersebut lanjutnya, sebagai bukti bahwa desa memiliki sumber daya dan potensi yang bisa terus dikembangkan dan dikelola dengan baik agar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakatnya.

“Desa Antikorupsi harus diimplementasikan pada 74.961 desa yang ada di seluruh Indonesia, sehingga tata kelola pemerintahan yang baik akan tumbuh sejak dari desa,” jelas Halim Iskandar.

Plt. Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana menjelaskan bahwa Desa Antikorupsi bukan sebuah pembangunan sistem baru, tetapi lebih kepada implementasi dan mensinergikan program pemerintah yang ada dengan pelibatan masyarakat sebagai komponen utama dalam mendukung pembangunan desa yang bebas korupsi.

Desa Panggungharjo terpilih menjadi pilot project program peluncuran Desa Antikorupsi berdasarkan lima komponen indikator, yaitu penguatan tata laksana, pengawasan, kualitas pelayanan publik, partisipasi masyarakat, dan kearifan lokal.

KPK berharap nantinya di setiap provinsi terdapat satu desa antikorupsi sebagai percontohan, dan berlanjut pada cakupan kabupaten/kota, hingga akhirnya setiap desa menjadi desa antikorupsi.

“Dapat dibayangkan, jika setiap desa sudah memiliki kemauan dan kesadaran untuk tidak korupsi, maka dengan sendirinya akan berdampak secara bertahap kepada pemerintahan di atasnya. Sehingga terwujud masyarakat Indonesia yang maju, makmur, sejahtera, dengan budaya antikorupsi,” tutup Alex.InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Pakai Baju Adat, Karnaval Rasa ‘Pemilihan Raja Sejagat’ di Tunjungan

    Wali Kota Pakai Baju Adat, Karnaval Rasa ‘Pemilihan Raja Sejagat’ di Tunjungan

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 844
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau ada yang bilang jadi Wali Kota itu kerjanya cuma duduk-duduk tanda tangan, maka jelas dia belum lihat acara Karnaval Budaya Nusantara di Surabaya belum lama. Di situ, para Wali Kota se-Indonesia  termasuk Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan Wakilnya, Prima Salam  bukan cuma berjalan kaki, tapi berjalan hati-hati sambil melambai ala peragawan […]

  • Edukasi Hukum Pertanahan, Dosen FH UMP Beri Penyuluhan Alas Hak Tanah di Ogan Ilir

    Edukasi Hukum Pertanahan, Dosen FH UMP Beri Penyuluhan Alas Hak Tanah di Ogan Ilir

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    OGAN ILIR, Sumatera Selatan – Kesadaran hukum masyarakat terkait kepemilikan tanah masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah pedesaan. Menyikapi hal tersebut, tim dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan hukum tentang pentingnya alas hak tanah di Desa Limbang Jaya II, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan ini […]

  • Piala Dunia 2026 Menggema di Daerah, Sumsel Ikut Larut Euforia

    Piala Dunia 2026 Menggema di Daerah, Sumsel Ikut Larut Euforia

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    EUFORIA Piala Dunia 2026 pelan-pelan tidak lagi terasa seperti milik kota-kota besar di benua lain, namun  mulai mengalir dan menemukan ruangnya sendiri di daerah-daerah Indonesia, termasuk Sumatera Selatan (Sumsel). Di Kambang Iwak, Palembang, suasana minggu pagi biasanya di isi dengan langkah santai warga yang berolahraga berubah menjadi ruang dialog yang sarat makna. Di situlah Gubernur […]

  • Paling signifikan turunkan stunting di Sumsel, Ini hasil yang diperoleh OKI

    Paling signifikan turunkan stunting di Sumsel, Ini hasil yang diperoleh OKI

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.029
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI- Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan dari 32,2 persen pada tahun 2021 menjadi 15,1 persen di 2022. Angka prevalensi stunting di Kabupaten ini  mampu di tekan sebanyak 17,1 % dalam jangka waktu satu tahun saja. Hasil Survei Status Gizi (SSGI) yang diumumkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) […]

  • Gubernur Ajak Warga Desa Nusa Bali Maknai Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

    Gubernur Ajak Warga Desa Nusa Bali Maknai Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.046
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru mengajak Warga Desa Nusa Bali, Kabupaten OKU Timur, untuk maknai Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  dengan selalu bersyukur kepada Allah SWT dan senantiasa menjaga kerukunan antar sesama. “Ini adalah momen kit membangun kekuatan dengan ukhuwah. Karena harta paling besar dan mahal itu adalah kerukunan. Percuma uang banyak kalau tidak rukun, punya […]

  • Lima Guru SMP Di Lahat Ngadu Ke DPRD Provinsi Karena Dimutasi Sepihak

    Lima Guru SMP Di Lahat Ngadu Ke DPRD Provinsi Karena Dimutasi Sepihak

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.185
    • 0Komentar

    SEBANYAK lima guru SMP Negeri 1 Jarai Kabupaten Lahat mendatangi DPRD Provinsi Sumatera Selatan. Kelimanya diterima anggota DPRD Alfrenzi Panggarbesi dan Rudi Hartono dari fraksi Hanura Perindo, Senin (3/2/2020). Ihwal kedatangan guru ini dikarenakan tidak terima dengan keputusan pemkab Lahat lantaran memutasi kelima guru ke tempat mengajar yang baru. Padahal kelima guru tersebut, Eliyati, Mery, […]

expand_less
WordPress Archive Monalisa | Hotel & Resort WordPress Theme Monarch – Innovative WordPress Community Theme Moncler – Food Blog Elementor Template Kit Mondok | Hotel and Accommodations Theme with Booking Moneer – Cryptocurrency Elementor Template Kit Moneris Direct CA Gateway for WooCommerce Monity – CCTV & Security WordPress Theme Monkey Budget Planner Monkey VAT & TAX Calculator Monni – A Creative Multi-Concept Theme for Agencies and Freelancers