Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » MA Tolak Kasasi Dokter PPDS Undip, Vonis Tetap 4 Tahun

MA Tolak Kasasi Dokter PPDS Undip, Vonis Tetap 4 Tahun

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAHKAMAH Agung (MA) menolak permohonan kasasi yang diajukan dr. Taufik Eko Nugroho Sp.An.M.Si.Med dalam perkara pemerasan di lingkungan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang.

Dengan putusan tersebut, MA menguatkan vonis 4 tahun penjara yang sebelumnya dijatuhkan Pengadilan Tinggi Jawa Tengah dan telah berkekuatan hukum tetap.

Putusan kasasi itu tertuang dalam Petikan Putusan Nomor 359 K/Pid/2026 yang diputus dalam musyawarah majelis hakim pada 24 Februari 2026. MA menyatakan menolak permohonan kasasi terdakwa dan membebankan biaya perkara.

Vonis Dua Terdakwa Lain Juga Diperkuat

Dalam klaster perkara yang sama, dua terdakwa lain yakni dr. Zara Yupita Azra (mahasiswi senior PPDS) dan Sri Maryani (staf administrasi PPDS) masing-masing dijatuhi hukuman sembilan bulan penjara. Putusan tersebut juga telah diperkuat di tingkat banding oleh Pengadilan Tinggi Jawa Tengah pada 19 November 2025.

Kasus Bermula dari Dugaan Perundungan dan Pemerasan PPDS

Kasus ini berawal dari dugaan praktik perundungan dan pemerasan terhadap peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi UNDIP. Perkara ini kemudian mencuat setelah Kementerian Kesehatan melakukan investigasi internal terkait dugaan pelanggaran di lingkungan pendidikan kedokteran.

Hasil investigasi tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat penegak hukum hingga akhirnya diproses di pengadilan.

Kemenkes Apresiasi Putusan MA

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyambut putusan Mahkamah Agung tersebut dan menilai hal itu sebagai penguatan komitmen penegakan hukum di sektor pendidikan dan pelayanan kesehatan.

“Kementerian Kesehatan mengapresiasi seluruh proses hukum yang berjalan dan mendukung upaya penegakan hukum demi menciptakan lingkungan pendidikan serta pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan berintegritas,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, dalam keterangan pers di laman resmi kemkes, Kamis (14/5/2026).

Kemenkes juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Jawa Tengah dan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah yang menangani perkara tersebut hingga tuntas.

Evaluasi Sistem Pendidikan Kedokteran

Selain aspek hukum, Kemenkes menegaskan akan terus melakukan evaluasi terhadap sistem pendidikan kedokteran, terutama program residensi, untuk mencegah praktik intimidasi, perundungan, dan penyalahgunaan kewenangan di lingkungan pendidikan tenaga kesehatan.

“Kami akan terus mengevaluasi sistem pendidikan kedokteran, terutama program residensi, guna memastikan perlindungan bagi seluruh peserta didik dari segala bentuk praktik tidak terpuji,” tambah Aji.

Putusan MA ini sekaligus menutup rangkaian proses hukum kasus yang menjadi sorotan publik, sekaligus membuka kembali diskusi mengenai relasi kuasa dalam pendidikan kedokteran spesialis di Indonesia.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Darahmu Menentukan Warna Dunia (Dan Warna Bibirmu Setelah Donor)

    Darahmu Menentukan Warna Dunia (Dan Warna Bibirmu Setelah Donor)

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 792
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Belum lama ini, matahari terik, tapi tetap bersemangat, di salah satu  Kantor Lurah yang lebih rame dari kedai kopi saat ada pertandingan Timnas, berkumpullah manusia manusia baik hati, dengan lengan digulung dan senyum mengembang demi satu tujuan mulia menyumbang darah, bukan menyumbang drama. Acara ini bukan sekadar ajang pamer lengan dan tensi tinggi, […]

  • Tandai Warga Muba yang Sudah Divaksin dengan ID Card

    Tandai Warga Muba yang Sudah Divaksin dengan ID Card

    • calendar_month Rabu, 27 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 985
    • 0Komentar

    BERBEDA dengan daerah lain, pelaksanaan vaksin COVID-19 serentak yang dilakukan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada Selasa (25/1/2020) juga ditandai dengan pemberian kartu Identitas (ID Card) kepada warga yang sudah mendapatkan suntikan vaksin.  Kebijakan ini dilakukan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA untuk memudahkan sebagai penanda masyarakat Muba yang telah mendapatkan […]

  • Pengusaha UMKM di Indonesia di Arab Saudi Diberi Pelatihan Kewirausahaan, Begini Asa KJRI Jeddah

    Pengusaha UMKM di Indonesia di Arab Saudi Diberi Pelatihan Kewirausahaan, Begini Asa KJRI Jeddah

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.426
    • 0Komentar

    KJRI Jeddah mendukung pengembangan kewirausahaan para UMKM Indonesia di wilayah Arab Saudi. Dalam hal ini KJRI Jeddah menyelenggarakan pelatihan pengembangan usaha bagi para pengusaha Indonesia di Arab Saudi (04/10/2021). Materi yang disampaikan diantaranya terkait persiapan usaha, pembetukan jiwa bisnis, trik menjadi pengusaha sukses, pembuatan kemasan produk yang menarik, strategi promosi produk dan pengelolaan keuangan. Kegiatan […]

  • Inflasi Palembang 2025, Rapat Virtual, Mahasiswa Ngamuk Sampai Bedah Rumah

    Inflasi Palembang 2025, Rapat Virtual, Mahasiswa Ngamuk Sampai Bedah Rumah

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 880
    • 0Komentar

    PEPATAH lama yang sering kita dengar “Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga”. Nah, pepatah ini pas banget kalau kita tarik ke kondisi inflasi di Indonesia hari ini. Pemerintah pusat sudah jungkir balik bikin strategi, daerah juga nggak kalah heboh rapat koordinasi sana-sini, tapi tetap saja angka inflasi suka ngeyel kayak layangan putus talinya, kadang naik, […]

  • “Surplus Dagang ala “Iron Man” Sumsel, Kaya, Hemat, tapi Jangan Sampai Kursinya Reyot!”

    “Surplus Dagang ala “Iron Man” Sumsel, Kaya, Hemat, tapi Jangan Sampai Kursinya Reyot!”

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 887
    • 0Komentar

    KALAU Tony Stark alias Iron Man punya reaktor mini di dada yang bikin badannya selalu bertenaga baja, maka Sumatera Selatan sekarang juga lagi pakai “baju besi” ekonomi surplus dagang sebesar US$3,08 miliar. Angka ini bikin dada jembar, alis terangkat, dan senyum melebar sampai ke pojok bibir. Coba pikirkan saja, jika ekspor naik, dan sebaliknya impor […]

  • Legislator Sumsel Ini Sorotin Angka Kemiskinan di Sumsel, Simak, Apa Saja Pengaruhnya  & Begini Harapannya Untuk Sumsel Kedepan ?

    Legislator Sumsel Ini Sorotin Angka Kemiskinan di Sumsel, Simak, Apa Saja Pengaruhnya  & Begini Harapannya Untuk Sumsel Kedepan ?

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.889
    • 0Komentar

    ANGKA Kemikinan di Sumsel yang dirilis BPS kemarin menempatkan Sumsel urut tiga di Sumsel dan 10 besar di Indonesia mendapat tanggapan dari legislator  Provinsi Sumsel. Menurut Badan Pusat Statistik [BPS] Sumsel  angka kemiskinan di Sumsel  mencapai 12,98 % per September 2020. Angka tersebut naik dibanding September 2019, atau sebelum pandemi, yang sebesar 12,56 %. Bahkan […]

expand_less
WordPress Archive Leonard Shop – Responsive WooCommerce WordPress Theme Leonas – Blog & Magazine Elementor Template Kit Leonas – Magazine and Blog WordPress Theme Leopard – WordPress Offload Media Leprechaun – Home Repair Elementor Template Kit Lestin – Directory Listing WordPress Theme Let’s Play | Hockey School & Winter Sports WordPress Theme Let’s Review WordPress Plugin With Affiliate Options Lettuce | Organic Food & Eco Online Store Products WordPress Theme LEVELUP – Responsive Creative Multipurpose WordPress Theme